Siapa yang dapat melakukan tes ini?
Wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur atau gangguan menstruasi.
Pasangan yang mengalami kesulitan untuk hamil selama 6-12 bulan.
Wanita dengan gejala PCOS seperti jerawat, pertumbuhan rambut berlebih, atau kenaikan berat badan.
Wanita dengan nyeri panggul kronis atau gejala yang mengarah pada endometriosis.
Wanita yang mendekati atau memasuki usia menopause dengan gejala terkait.
Wanita dengan riwayat keluarga kanker ovarium atau kanker terkait hormon lainnya.
Wanita yang mengalami penurunan gairah seksual atau perubahan mood yang signifikan.
Wanita yang merencanakan atau sedang menjalani program kesuburan.
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes ini?
Untuk evaluasi infertilitas: setelah mencoba hamil selama 12 bulan (atau 6 bulan untuk wanita di atas 35 tahun) tanpa keberhasilan.
Untuk diagnosis PCOS atau gangguan hormonal: saat mengalami gejala seperti menstruasi tidak teratur, jerawat, atau pertumbuhan rambut berlebih.
Untuk pemantauan menopause: saat mengalami perubahan pola menstruasi atau gejala menopause pada usia 40-50an.
Untuk pemeriksaan rutin: biasanya setahun sekali untuk wanita dengan riwayat gangguan hormonal.
Sesuai anjuran dokter untuk kondisi medis spesifik.
Apa yang Membuat Pemeriksaan Gagal?
Penggunaan kontrasepsi hormonal atau obat hormonal lainnya yang dapat mempengaruhi hasil tes.
Melakukan pemeriksaan pada fase siklus menstruasi yang tidak tepat.
Stres fisik atau emosional yang ekstrem sebelum pemeriksaan.
Konsumsi makanan atau suplemen tertentu yang dapat mempengaruhi kadar hormon.
Gangguan medis yang tidak terdiagnosis yang mempengaruhi fungsi hormonal.
Sampel dan Waktu Pemeriksaan
Sampel yang digunakan: Darah
Proses pengambilan sampel memakan waktu sekitar 5-10 menit
Hasil pemeriksaan dapat selesai dalam rentang waktu 1-3 hari kerja tergantung kompleksitas pemeriksaan