Isi Pemeriksaan
Gambaran darah tepi
Hematologi lengkap
Kolesterol HDL
Kolesterol LDL
Trigliserida
Kolesterol Total
Glukosa puasa
Asam Urat
SGOT
SGPT
Ureum
Kreatinin
ApoB
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Tes obesitas pada anak adalah pemeriksaan gambaran status kesehatan anak pada saat ini, serta menilai risiko kesehatan yang berpotensi muncul di masa yang akan datang sebagai akibat dari kondisi obesitas, seperti penyakit jantung, perlemakan hati, hipertensi, dan gangguan ginjal.
Dapatkan mulai dari
Gambaran darah tepi
Hematologi lengkap
Kolesterol HDL
Kolesterol LDL
Trigliserida
Kolesterol Total
Glukosa puasa
Asam Urat
SGOT
SGPT
Ureum
Kreatinin
ApoB
Berpuasa 8-10 jam sebelum melakukan tes. Diperbolehkan untuk minum air mineral selama berpuasa.
Pemeriksaan obesitas pada anak digunakan untuk:
Melihat gambaran status kesehatan anak
Menilai risiko kesehatan yang mungkin muncul di masa yang akan datang sebagai akibat kondisi obesitas
Mengecek diabetes atau masalah kesehatan lain yang mungkin menyebabkan obesitas
Manfaat pemeriksaan ini antara lain:
Gambaran darah tepi: Memeriksa bentuk dari bagian padat dari penyusun darah manusia, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
Hematologi Lengkap: Mengetahui kondisi dari sel darah merah, sel darah putih, keping darah/ trombosit, dan komponen darah lainnya.
Kolesterol HDL: Mengetahui jumlah zat lemak dalam darah.
Kolesterol LDL: Mengetahui jumlah zat lemak yang dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit ruang pembuluh darah.
Trigliserida: Mengetahui salah satu jenis lemak yang mengalir di dalam darah
Kolesterol Total: Mengetahui jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat dan trigliserida dalam setiap desiliter darah
Glukosa puasa: Mengetahui kadar glukosa yang diproduksi hati setelah berpuasa 8-12 jam sebelum pemeriksaan.
Asam Urat: Mengetahui kadar asam urat dalam darah atau urin.
SGOT/ SGPT: Mengetahui kondisi dan fungsi hati.
Ureum: Mengetahui komponen yang terdapat pada urin seperti protein, albumin, bilirubin, gula, dan darah, serta untuk mengetahui tingkat keasaman (pH) dan pemeriksaan warna urin.
Kreatinin: Mengetahui kondisi organ ginjal melalui pengecekan kadar kreatinin dalam darah.
ApoB: Mengetahui ada atau tidak risiko penyakit kardiovaskular
Siapa yang dapat melakukan tes ini? / Kepada siapa tes ini dapat ditujukan?
Tes obesitas pada anak direkomendasikan oleh dokter untuk:
Anak yang memiliki gejala obesitas
Anak yang sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat
Anak yang jarang bergerak/olahraga
Anak dengan riwayat keluarga obesitas
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan ini?
Pemeriksaan obesitas pada anak sangat direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala.
Apa ciri-ciri anak dapat dikategorikan sebagai obesitas?
Anak-anak dikatakan obesitas apabila hasil IMT masuk dalam kategori obesitas, dengan kategori IMT sebagai berikut:
Kurang : di bawah persentil ke-5
Normal : persentil ke-5 sampai ke-85
Kegemukan : persentil ke-85 hingga ke-95
Obesitas : 95 persen atau lebih tinggi
Apa akibat obesitas pada anak?
Obesitas pada anak bisa mempengaruhi pertumbuhan anak-anak dan remaja, bahkan menyebabkan komplikasi serius. Berikut adalah beberapa akibat obesitas pada anak:
Gejala prediabetes
Sindrom metabolik
Gejala asma
Gangguan tidur
Hepatic steatosis
Pubertas dini
Gangguan pertumbuhan muskuloskeletal
Flat feet
Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!