Sehat dengan Nyaman
Pesan Home Care atau ke Cabang, pilih cara yang paling sesuai dengan jadwal dan kondisimu
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.


Paket MCU Plus & Hati Lengkap adalah pemeriksaan kesehatan komprehensif yang berfokus pada fungsi hati dan metabolisme tubuh secara menyeluruh.
Paket ini mencakup serangkaian tes darah dan urine untuk mengevaluasi fungsi hati, profil lipid, kadar gula darah, fungsi ginjal, serta parameter kesehatan penting lainnya.
Ideal untuk deteksi dini gangguan hati, penyakit metabolik, dan pemantauan kesehatan organ vital tubuh.
GET IT FOR
1.982.000
Hematologi Lengkap: Mengevaluasi kesehatan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
SGOT/AST: Enzim yang meningkat ketika terjadi kerusakan sel hati.
SGPT/ALT: Enzim yang lebih spesifik terhadap kerusakan hati.
Ureum: Mengukur kadar ureum dalam darah untuk menilai fungsi ginjal.
Kreatinin + eGFR: Menilai fungsi ginjal dan kemampuan filtrasi ginjal.
Asam Urat: Mengukur kadar asam urat dalam darah.
Kolesterol Total: Menilai risiko penyakit kardiovaskular.
Trigliserida: Mengukur kadar lemak dalam darah.
Kolesterol HDL: Menilai kadar kolesterol baik.
Kolesterol LDL Direk: Menilai kadar kolesterol jahat secara langsung.
HbA1c: Mengukur rata-rata kadar gula darah selama 2-3 bulan terakhir.
Vitamin D 25-OH Total: Menilai status vitamin D dalam tubuh.
Urine Lengkap: Mendeteksi kelainan pada ginjal dan saluran kemih.
Glukosa Puasa: Mengukur kadar gula darah setelah puasa.
Gamma GT: Enzim yang sensitif terhadap kerusakan hati dan saluran empedu.
Protein Total: Menilai status nutrisi dan fungsi hati.
Alkali Fosfatase: Enzim yang meningkat pada gangguan hati atau tulang.
Bilirubin Total: Produk pemecahan sel darah merah yang diproses oleh hati.
Bilirubin Direk: Komponen bilirubin yang telah diproses oleh hati.
Konsultasi dokter (opsional)
Puasa selama 10-12 jam sebelum pengambilan sampel darah.
Hindari konsumsi alkohol minimal 24 jam sebelum pemeriksaan.
Hentikan konsumsi suplemen dan obat-obatan non-esensial (konsultasikan dengan dokter) 24-48 jam sebelum tes.
Minum cukup air putih (diperbolehkan saat puasa).
Hindari olahraga berat 24 jam sebelum pemeriksaan.
Informasikan kepada petugas medis jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Deteksi dini gangguan fungsi hati seperti hepatitis, sirosis, atau perlemakan hati.
Mengevaluasi fungsi metabolisme tubuh secara keseluruhan.
Penilaian risiko penyakit kardiovaskular melalui profil lipid lengkap.
Pemantauan kadar gula darah dan risiko diabetes.
Evaluasi fungsi ginjal dan saluran kemih.
Deteksi kelainan pada sistem pembentukan darah.
Penilaian status nutrisi dan kesehatan umum tubuh.
Mencegah komplikasi lanjut dari gangguan metabolik dan hati.
Siapa yang dapat melakukan tes ini?
Individu dengan gejala gangguan hati seperti penyakit kuning, nyeri perut kanan atas, atau kelelahan kronik.
Orang dengan riwayat keluarga penyakit hati seperti hepatitis, sirosis, atau kanker hati.
Individu dengan pola konsumsi alkohol berlebihan atau riwayat penyalahgunaan obat.
Penderita obesitas atau sindrom metabolik yang berisiko mengalami perlemakan hati.
Pasien dengan penyakit autoimun yang dapat mempengaruhi fungsi hati.
Individu yang mengonsumsi obat-obatan jangka panjang yang berpotensi hepatotoksik.
Orang dengan gejala kelelahan kronik, penurunan berat badan tanpa sebab, atau perubahan warna urine/feses.
Individu berusia di atas 40 tahun untuk pemeriksaan kesehatan rutin.
Penderita diabetes yang memerlukan evaluasi komplikasi pada organ hati.
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes ini?
Sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin tahunan, terutama bagi individu berusia di atas 40 tahun.
Segera ketika muncul gejala yang mengarah pada gangguan fungsi hati.
Setelah didiagnosis dengan kondisi yang dapat mempengaruhi fungsi hati.
Sebelum memulai pengobatan jangka panjang dengan obat-obatan yang berpotensi mempengaruhi fungsi hati.
Saat mengevaluasi perkembangan penyakit hati atau efektivitas pengobatan.
Ketika terdapat perubahan signifikan pada pola makan, berat badan, atau gaya hidup.
Apa yang Membuat Pemeriksaan Gagal?
Tidak berpuasa sesuai dengan instruksi sebelum pengambilan sampel darah.
Konsumsi alkohol dalam 24 jam sebelum pemeriksaan.
Tidak menginformasikan obat-obatan yang sedang dikonsumsi kepada dokter atau petugas laboratorium.
Aktivitas fisik berat sebelum pemeriksaan yang dapat mempengaruhi hasil tes.
Kondisi dehidrasi yang dapat mempengaruhi konsentrasi beberapa parameter darah.
Sampel dan Waktu Pemeriksaan
Sampel yang digunakan: Darah dan urine
Proses pengambilan sampel memakan waktu sekitar 15-20 menit
Hasil pemeriksaan dapat selesai dalam rentang waktu 1-2x24 jam setelah pengambilan sampel