Desktop ImageDesktop Image
  • booster & vaccination

Vaksin Campak
Biofarma

  • Home Care
  • Walk In

Pemberian vaksinasi untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit campak yang dapat menular melalui air liur ataupun kontak erat dan menyebabkan ruam kemerahan di seluruh tubuh, batuk, hidung berair, iritasi mata, kejang, kerusakan otak, hingga kematian.

GET IT FOR

425.000

Detail Pemeriksaan
Komposisi Kandungan Vaksin

Vaksin Campak Biofarma

Tiap 1 dosis (0,5 ml) mengandung:
Virus campak hidup yang dilemahkan strain CAM 70 tidak kurang dari 1000 CCID50

Isi Pemeriksaan

Pemberian vaksin Campak (Biofarma)

Persiapan Pemeriksaan
  • Tidak memerlukan puasa

  • Gunakan pakaian lengan pendek atau yang mudah digulung di bagian lengan

  • Kondisi kesehatan optimal dan cukup tidur

  • Beritahu staf medis riwayat kondisi kesehatan dengan jujur. Apabila mengalami kondisi tidak enak badan atau sedang sakit, sebaiknya tunda vaksinasi hingga kesehatan kembali optimal

  • Beritahu staf medis bila ada reaksi alergi atau tanda-tanda tidak normal lainnya

Manfaat Pemeriksaan
  • Mengurangi risiko terkena penyakit campak

  • Mengurangi risiko terjadinya komplikasi penyakit

  • Meningkatkan kesehatan dan imunitas tubuh

Tentang Pemeriksaan

Apa penyakit yang dapat dicegah oleh pemberian vaksin Campak (Biofarma)?

Vaksin Campak dapat memberikan perlindungan dari penyakit campak yang ditularkan melalui air liur maupun kontak erat dengan penderita campak. Gejala yang dapat muncul pada penderita campak berupa sakit tenggorokan, mata berair dan kemerahan, bintik putih dalam mulut, serta muncul ruam yang awalnya berupa bintik merah kecil kemudian menyatu hingga tampak lebih besar. Pada campak, ruam bisa bertahan hingga 5-7 hari. Pada penyakit campak berat, dapat timbul kejang, kerusakan otak, hingga kematian.

Siapa dan kapan perlu mendapatkan vaksin Campak?

  • Vaksin campak wajib diberikan kepada anak-anak. Vaksin 0,5 ml disuntikkan di bawah kulit (subkutan) pada saat usia 9 bulan, booster saat berusia 18 bulan dan usia 5-7 tahun.

  • Pada orang dewasa, vaksin campak diberikan 0,5 ml disuntikkan melalui otot (intramuskular) atau di bawah kulit (subkutan). Dosis kedua diberikan 28 hari setelah penyuntikkan dosis pertama.

Apa saja kontraindikasi pemberian vaksin Campak?

Kondisi yang menyebabkan seseorang tidak dapat menerima vaksin Campak di antaranya adalah:

  • Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen vaksin

  • Riwayat alergi berat terhadap vaksin campak sebelumnya

  • Riwayat alergi berat terhadap kanamisin dan eritromisin

  • Anak dengan malnutrisi

  • Anak dengan defisiensi imunologi dan sedang dalam pengobatan imunosupresif

  • Ibu hamil

Apa efek samping pemberian vaksin Campak?

Pemberian vaksin Campak tidak selalu menimbulkan efek samping. Sekalipun muncul efek samping, biasanya bersifat ringan dan sementara. Beberapa efek samping yang umum ditemui di antaranya adalah:

  • Pasca vaksinasi (24 jam): Dapat terjadi nyeri dan bengkak kemerahan di lokasi suntikan, disertai demam ringan

  • Pasca vaksinasi (Hari ke-7-12): Dapat terjadi demam hingga 39 C selama 1-2 hari

  • Pasca vaksinasi (Hari ke-7-10): Dapat muncul ruam kemerahan pada tubuh selama 2 hari

Biarpun begitu, pada beberapa kasus risiko alergi berat seperti mata dan bibir bengkak, kemerahan seluruh tubuh, sesak napas, hingga pingsan mungkin saja terjadi. Jika gejala-gejala tersebut muncul, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

Seberapa efektif pemberian vaksin Campak?

Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa vaksin campak dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit campak hingga 90%.

Mengapa saya harus melakukan vaksin di Bumame?

Selain memenuhi rekomendasi imunisasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), vaksinasi di Bumame memberikan perlindungan ekstra. Bersama Prodigi, Bumame memberikan proteksi asuransi efek samping vaksinasi hingga 50 juta Rupiah untuk setiap pasien selama 1 bulan setelah vaksinasi.

Apa itu Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)?

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) adalah kejadian medik yang berhubungan dengan imunisasi, dapat berupa reaksi vaksin, reaksi suntikan, kesalahan prosedur, ataupun koinsidens, sampai ditentukan adanya hubungan kausal. Secara umum, vaksin tidak menimbulkan reaksi pada tubuh, atau apabila terjadi, hanya menimbulkan reaksi ringan. Vaksinasi memicu kekebalan tubuh dengan menyebabkan sistem kekebalan tubuh penerima bereaksi terhadap antigen yang terkandung dalam vaksin. Reaksi lokal dan sistemik seperti nyeri pada tempat suntikan atau demam dapat terjadi sebagai bagian dari respon imun. Frekuensi terjadinya reaksi ringan vaksinasi ditentukan oleh jenis vaksin.

Apa saja syarat dan ketentuan dalam melakukan vaksin di Bumame?

  • Harga sudah termasuk biaya layanan, transportasi, dan APD vaksinator

  • Tindakan Home Care untuk untuk vaksinasi disarankan untuk dilakukan di rumah atau di lokasi lain yang bersih dan mudah diakses oleh staf medis

  • Customer service Bumame akan menghubungi Anda melalui WhatsApp untuk mengkonfirmasi pesanan Anda

  • Jadwal dapat berubah menyesuaikan ketersediaan staf medis, cuaca, atau kendala force majeure lainnya

  • Pembatalan pesanan dan pengembalian dana (refund) tidak dapat dilakukan jika staf medis Bumame sudah dalam perjalanan menuju lokasi Anda

  • Pembatalan pesanan dapat dilakukan paling lambat 24 jam sebelum jadwal tindakan, dengan cara menghubungi Customer Service Bumame melalui WhatsApp

  • Perubahan jadwal dapat dilakukan paling lambat 3 jam sebelum jadwal tindakan

  • Jika butuh bantuan, hubungi Customer Service Bumame melalui WhatsApp di 0811-1908-8808 atau DM Instagram Bumame di @bumamehealth

Artikel Kesehatan

CTA Banner FullCTA Banner Full
Layanan kesehatan fleksibel
Di klinik atau di rumah - sesuai kebutuhanmu. Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!