Desktop ImageDesktop Image
  • booster & vaccination

Vaksin Pneumonia
Vaxneuvance (PCV 15)

  • Home Care
  • Walk In

Pemberian vaksinasi untuk memberikan perlindungan dari bakteri Streptococcus pneumoniae yang menyebabkan infeksi paru (pneumonia), infeksi hidung (sinusitis), infeksi telinga tengah (otitis media), bakteremia/sepsis, dan radang selaput otak (meningitis).

GET IT FOR

1.200.000

Detail Pemeriksaan
Isi Pemeriksaan

Pemberian vaksin pneumonia

Persiapan Pemeriksaan
  • Tidak memerlukan puasa

  • Gunakan pakaian lengan pendek atau yang mudah digulung di bagian lengan

  • Kondisi kesehatan optimal dan cukup tidur

  • Beritahu staf medis riwayat kondisi kesehatan dengan jujur. Apabila mengalami kondisi tidak enak badan atau sedang sakit, sebaiknya tunda vaksinasi hingga kesehatan kembali optimal

  • Beritahu staf medis bila ada reaksi alergi atau tanda-tanda tidak normal lainnya

Manfaat Vaksinasi
  • Mengurangi risiko terkena penyakit infeksi paru (pneumonia), infeksi hidung (sinusitis), infeksi telinga tengah (otitis media), bakteremia/sepsis, dan radang selaput otak (meningitis)

  • Mengurangi gejala penyakit sehingga gejala dialami akan lebih ringan dibandingkan jika tidak mendapatkan vaksin

  • Mengurangi risiko terjadinya komplikasi penyakit

  • Meningkatkan kesehatan dan imunitas tubuh

Tentang Vaksinasi

Apa penyakit yang dapat dicegah oleh pemberian vaksin pneumonia?

Vaksin pneumonia dapat memberikan perlindungan dari bakteri Streptococcus pneumoniae yang menyebar melalui kontak erat dengan penderita dan menyebabkan penyakit-penyakit sebagai berikut:

Infeksi paru-paru (pneumonia)

Gejala yang dapat muncul berupa:

  • Batuk, dapat disertai dengan dahak berwarna kehijauan ataupun bercampur darah

  • Demam

  • Keringat dingin

  • Sesak napas

  • Nyeri dada

  • Kehilangan nafsu makan, lemah dan lemas

  • Mual dan muntah

Infeksi hidung (sinusitis)

Gejala yang dapat muncul berupa:

  • Nafas yang bau atau kehilangan penciuman

  • Batuk

  • Lemah dan lemas

  • Demam

  • Nyeri kepala

  • Nyeri di belakang mata, gigi, maupun wajah

  • Hidung mengeluarkan lendir

  • Nyeri tenggorokan

Infeksi telinga tengah (otitis media)

Gejala yang muncul dapat berupa:

  • Rasa tidak nyaman pada telinga

  • Nyeri telinga

  • Kesulitan tidur

  • Demam

  • Keluar cairan dari telinga

  • Kehilangan keseimbangan

  • Kesulitan mendengar

Bakteremia/sepsis

  • Merupakan kondisi adanya bakteri dalam darah. Gejala yang muncul dapat berupa:

  • Menggigil

  • Berdebar

  • Tekanan darah rendah

  • Nyeri perut

  • Mual dan muntah

  • Diare

  • Nafas cepat/megap-megap

Radang selaput otak (meningitis)

Gejala yang muncul dapat berupa:

  • Demam

  • Nyeri kepala

  • Kaku leher

  • Tidak nyaman melihat cahaya

  • Kejang

  • Penurunan kesadaran

Siapa yang perlu mendapatkan vaksin pneumonia?

Vaksin pneumonia dianjurkan bagi orang yang berisiko terserang bakteri pneumokokus yaitu anak di bawah 5 tahun dan lansia serta orang-orang dengan kondisi medis tertentu seperti:

  • Memiliki daya tahan tubuh yang lemah (menderita HIV, sedang menjalani pengobatan kemoterapi)

  • Memiliki penyakit kronis (asma, diabetes melitus, gagal ginjal kronis)

  • Memiliki penyakit kelainan darah (thalasemia, anemia sel sabit)

  • Memiliki kelainan bawaan lahir (kelainan kongenital seperti penyakit jantung bawaan)

  • Riwayat menjalani operasi

  • Kebiasaan merokok

Apa saja jenis vaksin pneumonia?

Terdapat 2 jenis vaksin pneumonia, di antaranya adalah:

  • Pneumococcal conjugate vaccine (PCV)

  • Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPV)

Kapan waktu pemberian vaksin pneumonia?

Pada anak-anak, vaksin pneumonia diberikan pada anak di bawah 1 tahun pada saat berusia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Dosis pengulangan diberikan pada usia 12-15 bulan.

Pada orang dewasa, pemberian vaksin pneumonia yang pertama adalah PCV, dilanjutkan dengan pemberian Vaksin Pneumonia PPSV-23 Pneumovax setelah jeda waktu 8 minggu.

Apa saja kontraindikasi pemberian vaksin pneumonia?

Kondisi yang menyebabkan seseorang tidak dapat menerima vaksin pneumonia di antaranya adalah:
Seseorang dengan riwayat alergi berat setelah pemberian vaksin

Selain itu, vaksin pneumonia sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Ibu hamil dan menyusui

  • Orang yang sedang sakit atau demam

Apa efek samping pemberian vaksin pneumonia?

Pemberian vaksin pneumonia tidak selalu menimbulkan efek samping. Sekalipun muncul efek samping, biasanya bersifat ringan dan sementara. Beberapa efek samping yang umum ditemui di antaranya adalah:

  • Rasa sakit, merah, bengkak di tempat suntikan

  • Nyeri kepala ringan

  • Demam

  • Mual

  • Nyeri otot

  • Rasa lelah

Biarpun begitu, pada beberapa kasus risiko alergi berat seperti mata dan bibir bengkak, kemerahan seluruh tubuh, sesak napas, hingga pingsan mungkin saja terjadi. Jika gejala-gejala tersebut muncul, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

Seberapa efektif pemberian vaksin pneumonia?

Berdasarkan The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vaksin pneumonia memiliki efektivitas antara 60-70%.

Mengapa saya harus melakukan vaksin di Bumame?

Selain memenuhi rekomendasi imunisasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), vaksinasi di Bumame memberikan perlindungan ekstra. Bersama Prodigi, Bumame memberikan proteksi asuransi efek samping vaksinasi hingga 50 juta Rupiah untuk setiap pasien selama 1 bulan setelah vaksinasi.

Apa itu Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)?

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) adalah kejadian medik yang berhubungan dengan imunisasi, dapat berupa reaksi vaksin, reaksi suntikan, kesalahan prosedur, ataupun koinsidens, sampai ditentukan adanya hubungan kausal. Secara umum, vaksin tidak menimbulkan reaksi pada tubuh, atau apabila terjadi, hanya menimbulkan reaksi ringan. Vaksinasi memicu kekebalan tubuh dengan menyebabkan sistem kekebalan tubuh penerima bereaksi terhadap antigen yang terkandung dalam vaksin. Reaksi lokal dan sistemik seperti nyeri pada tempat suntikan atau demam dapat terjadi sebagai bagian dari respon imun. Frekuensi terjadinya reaksi ringan vaksinasi ditentukan oleh jenis vaksin.

Apa saja syarat dan ketentuan dalam melakukan vaksin di Bumame?

  • Harga sudah termasuk biaya layanan, transportasi, dan APD vaksinator

  • Tindakan Home Care untuk untuk vaksinasi disarankan untuk dilakukan di rumah atau di lokasi lain yang bersih dan mudah diakses oleh staf medis

  • Customer service Bumame akan menghubungi Anda melalui WhatsApp untuk mengkonfirmasi pesanan Anda

  • Jadwal dapat berubah menyesuaikan ketersediaan staf medis, cuaca, atau kendala force majeure lainnya

  • Pembatalan pesanan dan pengembalian dana (refund) tidak dapat dilakukan jika staf medis Bumame sudah dalam perjalanan menuju lokasi Anda

  • Pembatalan pesanan dapat dilakukan paling lambat 24 jam sebelum jadwal tindakan, dengan cara menghubungi Customer Service Bumame melalui WhatsApp

  • Perubahan jadwal dapat dilakukan paling lambat 3 jam sebelum jadwal tindakan

  • Jika butuh bantuan, hubungi Customer Service Bumame melalui WhatsApp di 0811-1908-8808 atau DM Instagram Bumame di @bumamehealth

Komposisi Kandungan Vaksin

MSD Vaxneuvance (PCV-15)

Tiap 1 dosis (0,5 ml) mengandung:

  • 2μg sakarida serotipe 1, 3, 4, 5, 6A, 7F, 9V, 14, 18C, 19A, 19F, 22F, 23F, dan 33B

  • 4μg sakarida serotipe 6B

  • Conjugated CRM197 carrier protein