Avaxim 160 adalah salah satu vaksin hepatitis A untuk dewasa. Ketahui perbedaan Avaxim 160 dengan vaksin hepatitis A lainnya
Vaksin hepatitis A berperan penting dalam melindungi tubuh dari infeksi virus hepatitis A yang menyerang hati. Penyakit ini umumnya menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi serta kebersihan yang kurang terjaga. Karena itu, vaksinasi menjadi salah satu langkah pencegahan paling efektif.
Di antara berbagai pilihan vaksin hepatitis A, Avaxim 160 merupakan salah satu vaksin yang sering digunakan untuk orang dewasa. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya apa perbedaan Avaxim 160 dengan vaksin hepatitis A lainnya. Berikut penjelasan lengkapnya.
Mengenal Vaksin Hepatitis A
Vaksin hepatitis A adalah vaksin yang berfungsi untuk merangsang sistem kekebalan tubuh agar membentuk antibodi terhadap virus hepatitis A. Dengan adanya antibodi ini, tubuh dapat melawan virus jika sewaktu-waktu terpapar.
Vaksin ini umumnya direkomendasikan untuk:
Orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis A
Orang yang sering bepergian ke daerah dengan risiko hepatitis A tinggi
Tenaga kesehatan
Pekerja di bidang makanan dan minuman
Individu dengan penyakit hati kronis
Sebagian besar vaksin hepatitis A diberikan dalam dua dosis dengan jarak waktu tertentu agar perlindungan lebih optimal dan tahan lama.
Apa Itu Avaxim 160?
Avaxim 160 adalah vaksin hepatitis A yang digunakan untuk orang dewasa berusia 16 tahun ke atas. Vaksin ini mengandung virus hepatitis A yang telah diinaktivasi (dimatikan), sehingga tidak dapat menyebabkan penyakit tetapi tetap mampu merangsang pembentukan antibodi.
Beberapa karakteristik Avaxim 160 antara lain:
Digunakan untuk vaksinasi hepatitis A pada dewasa
Mengandung virus hepatitis A yang telah diinaktivasi
Diberikan melalui suntikan intramuskular
Umumnya memerlukan dua dosis untuk perlindungan jangka panjang
Setelah dosis pertama diberikan, tubuh biasanya mulai membentuk perlindungan dalam beberapa minggu.
Perbedaan Avaxim 160 dan Vaksin Hepatitis A Lainnya
Meskipun memiliki tujuan yang sama, beberapa vaksin hepatitis A memiliki perbedaan pada komposisi, produsen, serta indikasi penggunaannya. Berikut beberapa perbedaannya.
1. Produsen Vaksin
Perbedaan utama terletak pada perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin tersebut.
Avaxim 160 diproduksi oleh Sanofi Pasteur
Havrix 1440 Adult diproduksi oleh GlaxoSmithKline (GSK)
Meski berasal dari produsen berbeda, keduanya telah melalui uji klinis dan memenuhi standar keamanan serta efektivitas.
2. Kandungan Antigen
Setiap vaksin memiliki kadar antigen virus hepatitis A yang berbeda. Angka pada nama vaksin biasanya menunjukkan jumlah unit antigen yang digunakan.
Contohnya:
Avaxim 160 mengandung 160 antigen unit
Havrix 1440 Adult mengandung 1440 ELISA unit
Perbedaan ini berkaitan dengan metode pengukuran yang digunakan masing-masing produsen, sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung sebagai “lebih kuat” atau “lebih lemah”.
3. Indikasi Usia
Vaksin hepatitis A di Bumame tersedia dalam formulasi yang disesuaikan dengan usia.
Avaxim 80: untuk anak-anak

Havrix 720 : untuk anak-anak

4. Jadwal Pemberian
Secara umum, jadwal vaksin hepatitis A relatif mirip.
Sebagian besar vaksin hepatitis A diberikan dalam dua dosis, dengan jarak sekitar 6–12 bulan antara dosis pertama dan kedua. Dosis kedua berfungsi sebagai booster untuk memperkuat perlindungan jangka panjang.
5. Ketersediaan dan Rekomendasi Medis
Pemilihan jenis vaksin sering kali bergantung pada:
Ketersediaan vaksin di fasilitas kesehatan
Rekomendasi dokter
Riwayat vaksinasi sebelumnya
Jika seseorang sudah menerima dosis pertama dengan merek tertentu, biasanya dianjurkan untuk melanjutkan dengan vaksin yang sama, meskipun dalam beberapa kondisi vaksin lain masih dapat digunakan.
Apakah Avaxim 160 Efektif untuk Mencegah Hepatitis A?
Seperti vaksin hepatitis A lainnya, Avaxim 160 dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi virus hepatitis A. Setelah vaksinasi lengkap, perlindungan dapat bertahan bertahun-tahun dan membantu menurunkan risiko penyakit serta komplikasinya.
Vaksin ini juga membantu mengurangi penyebaran virus di masyarakat, terutama pada daerah dengan risiko penularan yang lebih tinggi.
Kapan Sebaiknya Mendapatkan Vaksin Hepatitis A?
Vaksin hepatitis A sebaiknya diberikan sebelum seseorang terpapar virus. Beberapa kondisi yang dianjurkan untuk vaksinasi antara lain:
Sebelum bepergian ke daerah dengan sanitasi kurang baik
Bekerja di bidang makanan dan minuman
Memiliki penyakit hati kronis
Tinggal di lingkungan dengan risiko penularan tinggi
Jika belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis A sebelumnya, vaksinasi dapat dilakukan kapan saja setelah berkonsultasi dengan tenaga medis.
Avaxim 160 merupakan salah satu vaksin hepatitis A yang digunakan untuk orang dewasa dan memiliki fungsi utama melindungi tubuh dari infeksi virus hepatitis A. Perbedaan antara Avaxim 160 dan vaksin hepatitis A lainnya umumnya terletak pada produsen, kadar antigen, serta indikasi usia penggunaannya.
Meskipun demikian, semua vaksin hepatitis A yang telah mendapat izin edar telah melalui pengujian keamanan dan efektivitas yang ketat. Oleh karena itu, pemilihan vaksin biasanya disesuaikan dengan rekomendasi dokter serta ketersediaan di fasilitas kesehatan.
Melakukan vaksinasi hepatitis A merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan hati serta mencegah penyebaran infeksi di masyarakat. Dengan perlindungan yang optimal, risiko terkena hepatitis A dapat diminimalkan secara signifikan.
Lokasi Clinic Bumame:
Bumame Health Clinic Cideng:
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160Bumame Health Clinic TB Simatupang:
1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550Bumame Health Clinic BSD:
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310Bumame Health Clinic Karawang:
Ruko Court Yard, Blk. C12 Jl. Galuh Mas Raya Blok VII-A No, Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat 41361












