Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Ascites: Penyebab Perut Membesar dan Cara Mengatasinya
Kembali ke Artikel & Berita

Ascites: Penyebab Perut Membesar dan Cara Mengatasinya

SBATips Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila

Frequently Asked Question

Apakah ascites sama dengan perut kembung?

Tidak. Perut kembung biasanya berkaitan dengan gas atau gangguan pencernaan, sedangkan ascites adalah penumpukan cairan di rongga perut. Keduanya dapat menyebabkan perut terasa penuh, sehingga pembesaran yang menetap atau disertai keluhan lain perlu diperiksa oleh dokter.

Apakah ascites selalu disebabkan oleh sirosis hati?

Tidak. Sirosis hati merupakan penyebab paling umum, tetapi ascites juga dapat berkaitan dengan gagal jantung, gangguan ginjal, infeksi tertentu, dan kanker. Penyebab pastinya perlu ditentukan melalui pemeriksaan medis.

Apakah ascites bisa diatasi tanpa tindakan medis?

Penanganan ascites bergantung pada penyebab dan jumlah cairan. Dokter dapat menyarankan pengaturan asupan garam, obat diuretik, atau prosedur parasentesis untuk mengeluarkan cairan. Jangan mengobati ascites sendiri atau membatasi cairan secara ekstrem tanpa arahan tenaga medis.

Apakah tes darah cukup untuk mendeteksi ascites?

Tidak. Tes darah membantu mengevaluasi fungsi hati, ginjal, dan kondisi kesehatan lainnya, tetapi keberadaan cairan biasanya dinilai melalui pemeriksaan fisik dan pencitraan seperti USG. Dalam kondisi tertentu, dokter juga dapat mengambil sampel cairan perut untuk dianalisis.

Apakah ascites bisa kambuh?

Ya. Cairan dapat kembali menumpuk jika penyakit yang mendasarinya masih aktif atau belum terkendali. Pemantauan medis dan penanganan sesuai anjuran dokter membantu mengelola kondisi tersebut. Segera cari pertolongan medis jika ascites disertai demam, nyeri perut hebat, atau sesak napas berat.