Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Cek Darah untuk Apa? Kenali Jenis Pemeriksaan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Kembali ke Artikel & Berita

Cek Darah untuk Apa? Kenali Jenis Pemeriksaan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Redaksi Bumame

Bukan Cuma Saat Sakit, Cek Darah Bisa Membantu Memantau Kondisi Tubuh Lebih Awal

Cek darah menjadi salah satu pemeriksaan laboratorium yang paling sering digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Melalui sampel darah, tenaga kesehatan dapat mengevaluasi berbagai komponen, mulai dari sel darah merah, sel darah putih, trombosit, kadar gula darah, kolesterol, hingga fungsi organ tertentu.
Pemeriksaan darah dapat dilakukan sebagai bagian dari medical check-up rutin maupun atas rekomendasi dokter ketika terdapat keluhan atau kondisi tertentu.
Namun, istilah “cek darah” sebenarnya mencakup banyak jenis pemeriksaan. Tes yang dibutuhkan setiap orang pun tidak selalu sama. Karena itu, penting untuk memahami tujuan dan jenis pemeriksaan sebelum melakukan tes.

Mengenal Cek Darah dan Pemeriksaannya

Cek darah adalah pemeriksaan laboratorium yang menggunakan sampel darah untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi tubuh.
Darah membawa berbagai komponen penting, seperti sel darah merah, sel darah putih, trombosit, protein, hormon, glukosa, lemak, elektrolit, dan berbagai zat lainnya. Perubahan pada komponen tersebut dapat memberikan informasi yang membantu tenaga kesehatan mengevaluasi kondisi seseorang.
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) menjelaskan bahwa pemeriksaan darah dapat membantu dokter mengevaluasi fungsi organ, mendiagnosis penyakit dan kondisi tertentu, mengetahui faktor risiko penyakit, hingga menilai efektivitas suatu pengobatan.
Namun, hasil pemeriksaan darah tidak selalu dapat digunakan sendirian untuk menentukan diagnosis. Dokter tetap perlu mempertimbangkan gejala, riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan bila diperlukan pemeriksaan tambahan.

Manfaat Cek Darah untuk Menilai Kondisi Kesehatan

Tujuan cek darah dapat berbeda tergantung jenis pemeriksaan yang dilakukan.
Secara umum, pemeriksaan darah dapat digunakan untuk:
  1. Menilai kondisi kesehatan secara umum.
  2. Mengevaluasi jumlah dan karakteristik sel darah.
  3. Membantu mendeteksi anemia atau gangguan darah tertentu.
  4. Mengevaluasi kemungkinan infeksi.
  5. Mengukur kadar gula dan lemak dalam darah.
  6. Membantu mengevaluasi fungsi hati dan ginjal.
  7. Memantau kondisi kesehatan atau respons terhadap pengobatan.
Karena setiap parameter memberikan informasi berbeda, dokter dapat meminta satu jenis pemeriksaan atau mengombinasikan beberapa tes sesuai kebutuhan.

Jenis Pemeriksaan Darah yang Umum Dilakukan

Ada banyak jenis tes darah lainnya yang dapat dilakukan. Pemilihannya disesuaikan dengan informasi kesehatan yang ingin diketahui.
Beberapa pemeriksaan yang umum antara lain:

1. Hematologi Lengkap

Hematologi lengkap atau complete blood count (CBC) digunakan untuk mengevaluasi komponen utama darah.
Pemeriksaan hematologi lengkap di Bumame mencakup hemoglobin, hematokrit, jumlah eritrosit dan indeks eritrosit, leukosit beserta jenisnya, trombosit, hingga morfologi sel.
Pemeriksaan ini dapat membantu memberikan gambaran mengenai kondisi darah dan digunakan sebagai penunjang dalam evaluasi anemia, infeksi, maupun kelainan darah tertentu.
Informasi mengenai komponen yang diperiksa dapat dipelajari lebih lanjut melalui pembahasan tes darah lengkap.

2. Pemeriksaan Gula Darah

Pemeriksaan gula darah digunakan untuk mengukur kadar glukosa dalam darah.
Jenisnya dapat berupa glukosa puasa, glukosa sewaktu, maupun HbA1c. Masing-masing memiliki fungsi dan metode interpretasi yang berbeda.

3. Profil Lipid

Profil lipid digunakan untuk mengevaluasi kadar lemak dalam darah dan biasanya mencakup kolesterol total, HDL, LDL, serta trigliserida.
Hasil pemeriksaan dapat digunakan bersama faktor risiko lainnya untuk mengevaluasi kesehatan kardiovaskular.

4. Tes Fungsi Hati

Pemeriksaan fungsi hati dapat mencakup parameter seperti SGOT atau AST dan SGPT atau ALT.
Hasilnya dapat membantu tenaga kesehatan mengevaluasi kondisi hati, tetapi peningkatan nilai tertentu tetap membutuhkan interpretasi berdasarkan kondisi pasien.

5. Tes Fungsi Ginjal

Beberapa parameter yang umum digunakan untuk mengevaluasi fungsi ginjal adalah kreatinin, eGFR, dan ureum.

6. Pemeriksaan Golongan Darah

Cek golongan darah digunakan untuk mengetahui golongan darah seseorang, termasuk sistem ABO dan rhesus.
Informasi golongan darah penting dalam berbagai kondisi medis, terutama ketika seseorang membutuhkan transfusi darah atau dalam situasi tertentu yang berkaitan dengan kehamilan.
Jenis pemeriksaan yang diperlukan sebaiknya ditentukan berdasarkan tujuan pemeriksaan, kondisi kesehatan, dan rekomendasi dokter.

Kondisi yang Memerlukan Cek Darah

Tidak harus menunggu sakit untuk melakukan pemeriksaan darah.
Cek darah dapat dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi tubuh. Pemeriksaan juga dapat direkomendasikan ketika seseorang mengalami keluhan tertentu atau memiliki faktor risiko penyakit.
Dokter dapat merekomendasikan tes darah ketika seseorang mengalami keluhan seperti mudah lelah, pucat, demam berkepanjangan, perubahan berat badan tanpa sebab yang jelas, atau keluhan lain yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut.
Pemeriksaan juga dapat digunakan untuk memantau kondisi yang sudah diketahui atau melihat respons tubuh terhadap pengobatan.
Jenis dan frekuensi pemeriksaan tidak sama untuk setiap orang. Usia, riwayat keluarga, kondisi kesehatan, gaya hidup, dan pengobatan yang sedang dijalani dapat memengaruhi pemeriksaan yang dibutuhkan.

Tahapan Prosedur Cek Darah

Sebagian besar pemeriksaan darah dilakukan dengan mengambil sampel dari pembuluh vena pada lengan.
Secara umum, prosesnya meliputi:
  1. Area pengambilan darah dibersihkan.
  2. Tali elastis dapat dipasang pada lengan agar pembuluh darah lebih mudah ditemukan.
  3. Jarum steril dimasukkan ke pembuluh vena.
  4. Darah dikumpulkan dalam tabung sesuai jenis pemeriksaan.
  5. Jarum dilepas dan area bekas suntikan ditutup.
  6. Sampel dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.
Proses pengambilan sampel biasanya hanya berlangsung beberapa menit. Setelahnya, sebagian orang dapat mengalami nyeri ringan atau memar pada area bekas pengambilan darah.

Persiapan Puasa Sebelum Cek Darah

Tidak semua tes darah membutuhkan puasa.
Persiapan ditentukan oleh parameter yang akan diperiksa. Hematologi lengkap sebagai pemeriksaan tersendiri, misalnya, tidak selalu membutuhkan persiapan khusus. Namun, ketika pemeriksaan darah dilakukan bersama glukosa puasa atau parameter tertentu lainnya, pasien dapat diminta berpuasa.
Pada Medical Check Up Basic Bumame yang mencakup hematologi lengkap, glukosa puasa, profil lipid, fungsi hati, fungsi ginjal, dan beberapa parameter lainnya, pasien diminta berpuasa selama 8–12 jam sebelum pemeriksaan.
Karena itu, jangan langsung berpuasa setiap kali akan cek darah. Pastikan terlebih dahulu jenis pemeriksaan yang akan dilakukan dan ikuti instruksi dari fasilitas kesehatan atau dokter.

Cara Memahami Hasil Cek Darah

Hasil pemeriksaan biasanya menampilkan nama parameter, nilai hasil, satuan, dan rentang referensi laboratorium.
Rentang referensi membantu menunjukkan apakah suatu nilai berada dalam rentang yang diharapkan. Namun, angka di luar rentang referensi tidak selalu berarti seseorang memiliki penyakit tertentu.
Nilai laboratorium dapat dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, metode pemeriksaan, obat-obatan, serta berbagai faktor lainnya.
Pada hematologi lengkap, misalnya, beberapa parameter yang dapat ditemukan antara lain:

Hemoglobin

Hemoglobin merupakan protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen.
Bumame mencantumkan rentang hemoglobin 13,2–16,6 g/dL pada laki-laki dan 11,6–15 g/dL pada perempuan dalam pemeriksaan hematologi lengkapnya.
Pemahaman mengenai kadar hemoglobin normal dapat membantu mengenali fungsi parameter ini sebelum membaca hasil pemeriksaan.

Leukosit

Leukosit atau sel darah putih berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Jumlah leukosit yang terlalu tinggi atau rendah dapat ditemukan pada berbagai kondisi sehingga penyebabnya tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan angka tersebut.

Trombosit

Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah. Nilai trombosit dapat membantu dokter mengevaluasi kondisi yang berkaitan dengan perdarahan maupun pembekuan.

Eritrosit dan Hematokrit

Eritrosit merupakan sel darah merah, sedangkan hematokrit menggambarkan persentase sel darah merah terhadap volume darah.
Karena tiap parameter saling berkaitan, hasil pemeriksaan sebaiknya dibaca secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada satu angka.

Cek Darah di Rumah atau Datang ke Klinik?

Pengambilan sampel darah tidak selalu harus dilakukan dengan datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Beberapa layanan laboratorium menyediakan pengambilan sampel dari rumah sehingga pasien tidak perlu melakukan perjalanan ke klinik.
Pilihan cek darah di rumah dapat dipertimbangkan untuk orang yang memiliki keterbatasan mobilitas, jadwal padat, atau menginginkan proses pemeriksaan yang lebih praktis.
Bumame sendiri menyediakan pemeriksaan hematologi lengkap melalui layanan Walk-In dan Home Care. Dengan Home Care, proses pengambilan sampel dapat dilakukan dari lokasi pasien sesuai cakupan layanan yang tersedia.
Pemilihan antara pemeriksaan di rumah atau klinik dapat disesuaikan dengan jenis tes dan kebutuhan masing-masing.

Berapa Harga Cek Darah?

Biaya cek darah bergantung pada jenis dan jumlah parameter yang diperiksa.
Pemeriksaan satu parameter tentu dapat memiliki harga berbeda dibandingkan paket medical check-up yang mencakup hematologi, gula darah, profil lipid, fungsi ginjal, dan fungsi hati sekaligus.
Saat ini, Bumame mencantumkan pemeriksaan hematologi lengkap mulai dari Rp145.000. Pemeriksaan tersebut tersedia melalui Walk-In maupun Home Care.
Harga dapat berubah sehingga sebaiknya periksa kembali informasi terbaru pada halaman layanan sebelum melakukan pemesanan.

Pilihan Cek Darah di Bumame

Jika ingin mengetahui kondisi komponen darah secara lebih menyeluruh, Bumame menyediakan cek darah lengkap melalui pemeriksaan hematologi lengkap.
Pemeriksaan ini mencakup hemoglobin, hematokrit, eritrosit beserta indeksnya, leukosit dan jenisnya, trombosit, serta morfologi sel. Pemeriksaan tersedia untuk kebutuhan pemeriksaan rutin maupun sebagai penunjang evaluasi kondisi kesehatan.
Untuk pemeriksaan kesehatan yang lebih luas, tersedia pula pemeriksaan kesehatan lengkap yang mengombinasikan hematologi lengkap dengan pemeriksaan fungsi hati, fungsi ginjal, asam urat, profil lipid, glukosa puasa, dan urine lengkap.
Dengan begitu, pilihan pemeriksaan dapat disesuaikan dengan tujuan. Jika hanya ingin mengetahui kondisi komponen darah, hematologi lengkap dapat dipertimbangkan. Sementara pemeriksaan yang lebih komprehensif dapat dipilih untuk mengevaluasi lebih banyak parameter kesehatan.

Kenali Kondisi Tubuh Melalui Pemeriksaan Darah

Cek darah dapat memberikan banyak informasi mengenai kondisi tubuh, mulai dari komponen sel darah hingga kadar gula, lemak, dan parameter yang berkaitan dengan fungsi organ. Namun, jenis pemeriksaan perlu disesuaikan dengan tujuan dan kondisi masing-masing orang.
Jika ingin melakukan pemeriksaan, kamu dapat memilih cek darah untuk mengetahui kondisi sel darah merah, sel darah putih, trombosit, hemoglobin, serta berbagai parameter hematologi lainnya.
Jika hasil cek darah menunjukkan nilai di luar rentang referensi atau kamu bingung menentukan pemeriksaan yang sesuai, kamu dapat chat gratis dengan dokter untuk konsultasi agar kondisi dapat dievaluasi dan kamu mendapatkan rekomendasi langkah selanjutnya.

Sumber: National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), MedlinePlus – U.S. National Library of Medicine, Cleveland Clinic

Lokasi Klinik Bumame

Klinik Bumame Cideng JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang 1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310 Klinik Bumame Puri Indah Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610

Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri

Frequently Asked Question

Cek darah bisa mengetahui penyakit apa saja?
Tergantung jenis tes yang dilakukan. Pemeriksaan darah dapat membantu memberikan informasi terkait anemia, infeksi, diabetes, kolesterol, fungsi hati, fungsi ginjal, dan berbagai kondisi lainnya. Diagnosis tetap perlu dilakukan oleh dokter berdasarkan keseluruhan hasil pemeriksaan.

Apakah cek darah harus puasa?
Tidak semua pemeriksaan membutuhkan puasa. Beberapa tes seperti glukosa puasa membutuhkan persiapan tertentu, sedangkan pemeriksaan lainnya dapat dilakukan tanpa puasa. Ikuti instruksi sesuai jenis tes yang dipilih.
Berapa lama hasil cek darah keluar?
Waktu hasil berbeda tergantung jenis pemeriksaan. Bumame menyebut hasil pemeriksaan hematologi lengkap umumnya dapat tersedia dalam rentang 1x24 jam setelah melalui proses pemeriksaan dan interpretasi.
Apakah cek darah lengkap bisa mendeteksi semua penyakit?
Tidak. Tes darah lengkap memberikan informasi mengenai komponen darah, tetapi tidak dapat mendeteksi seluruh penyakit. Pemeriksaan tambahan dapat diperlukan berdasarkan gejala dan kondisi pasien.
Apakah cek darah bisa dilakukan di rumah?
Bisa untuk jenis pemeriksaan tertentu. Bumame menyediakan layanan Home Care untuk pemeriksaan hematologi lengkap sehingga pengambilan sampel dapat dilakukan dari lokasi pasien sesuai ketersediaan layanan.