manfaat-vaksin-hepatitis-b-untuk-orang-dewasa

Manfaat dan Jadwal Vaksin Hepatitis B untuk Orang Dewasa

28/07/2026Bumame

Belum Pernah Vaksin Hepatitis B? Ketahui Manfaatnya dan Siapa Saja yang Dianjurkan Mendapatkannya.

Banyak orang mengira vaksin hepatitis B hanya diperlukan saat masih bayi. Padahal, orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin atau belum memiliki kekebalan terhadap virus hepatitis B juga dianjurkan untuk menjalani vaksinasi.

Hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyerang hati. Pada sebagian orang, infeksi ini dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, pada kasus lain, virus dapat menetap dalam tubuh dan berkembang menjadi penyakit kronis yang meningkatkan risiko sirosis hati hingga kanker hati.

Menurut World Health Organization (WHO), hepatitis B merupakan masalah kesehatan global yang diperkirakan menyerang sekitar 254 juta orang di seluruh dunia. Vaksin hepatitis B menjadi cara paling efektif untuk mencegah infeksi virus hepatitis B.[1]

Lalu, apa saja manfaat vaksin hepatitis B bagi orang dewasa dan siapa yang sebaiknya mendapatkannya?

Apa Itu Vaksin Hepatitis B?

Vaksin hepatitis B adalah vaksin yang membantu tubuh membentuk antibodi terhadap virus hepatitis B (HBV).

Setelah vaksin diberikan, sistem kekebalan tubuh akan mengenali virus hepatitis B sehingga apabila suatu saat terpapar, tubuh dapat melawan infeksi dengan lebih cepat.

Vaksin ini bersifat preventif, artinya berfungsi untuk mencegah infeksi dan bukan untuk mengobati hepatitis B yang sudah terjadi.

Mengapa Orang Dewasa Masih Perlu Vaksin Hepatitis B?

Tidak semua orang dewasa telah mendapatkan vaksin hepatitis B saat kecil, terutama mereka yang lahir sebelum program imunisasi hepatitis B diberikan secara luas.

Selain itu, beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi terpapar virus hepatitis B sehingga membutuhkan perlindungan tambahan melalui vaksinasi.

Virus hepatitis B dapat menular melalui:

  • Kontak dengan darah yang terinfeksi.

  • Hubungan seksual tanpa pengaman dengan penderita hepatitis B.

  • Penggunaan jarum suntik secara bergantian.

  • Penularan dari ibu kepada bayi saat persalinan.

  • Alat medis atau alat tato yang tidak steril.

Karena itu, vaksinasi tetap penting meskipun seseorang merasa sehat.

Manfaat Vaksin Hepatitis B untuk Orang Dewasa

Berikut manfaat vaksin vaksin hepatitis B dewasa

1. Mencegah Infeksi Hepatitis B

Manfaat utama vaksin hepatitis B adalah membantu melindungi tubuh dari infeksi virus hepatitis B.

WHO menyebutkan bahwa vaksin hepatitis B memiliki efektivitas yang sangat tinggi dalam mencegah infeksi apabila diberikan sesuai jadwal.

2. Mengurangi Risiko Hepatitis Kronis

Infeksi hepatitis B dapat berkembang menjadi penyakit kronis yang berlangsung seumur hidup.

Vaksinasi membantu menurunkan risiko terjadinya infeksi kronis tersebut.

3. Menurunkan Risiko Sirosis Hati

Peradangan hati yang berlangsung lama dapat menyebabkan jaringan hati mengalami kerusakan permanen atau sirosis.

Dengan mencegah infeksi hepatitis B, risiko komplikasi tersebut juga dapat dikurangi.

4. Membantu Mencegah Kanker Hati

Hepatitis B kronis merupakan salah satu penyebab utama kanker hati.

Vaksinasi menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pencegahan kanker hati akibat infeksi virus hepatitis B.

5. Melindungi Orang di Sekitar

Ketika seseorang terlindungi dari hepatitis B, risiko penularan kepada pasangan maupun anggota keluarga juga menjadi lebih rendah.

6. Memberikan Perlindungan Jangka Panjang

Pada sebagian besar orang, vaksin hepatitis B mampu memberikan perlindungan jangka panjang setelah rangkaian vaksinasi selesai.

Siapa yang Dianjurkan Mendapatkan Vaksin Hepatitis B?

Vaksin hepatitis B dianjurkan bagi orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin atau belum memiliki kekebalan terhadap virus hepatitis B.

Selain itu, vaksin sangat dianjurkan bagi:

  • Tenaga kesehatan.

  • Orang yang tinggal serumah dengan penderita hepatitis B.

  • Pasangan seksual penderita hepatitis B.

  • Orang dengan lebih dari satu pasangan seksual.

  • Pengguna narkoba suntik.

  • Pasien yang menjalani hemodialisis.

  • Penderita penyakit hati kronis.

  • Orang dengan HIV.

  • Wisatawan yang akan bepergian ke daerah dengan angka hepatitis B yang tinggi.

Dokter dapat menyarankan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah seseorang sudah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B.

Jadwal Vaksin Hepatitis B pada Orang Dewasa

Pada umumnya, vaksin hepatitis B diberikan dalam tiga dosis, yaitu:

  • Dosis pertama sesuai jadwal yang ditentukan.

  • Dosis kedua satu bulan setelah dosis pertama.

  • Dosis ketiga enam bulan setelah dosis pertama.

Namun, jadwal vaksin dapat berbeda tergantung jenis vaksin yang digunakan dan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Apakah Vaksin Hepatitis B Aman?

Ya. Vaksin hepatitis B telah digunakan selama puluhan tahun dan memiliki profil keamanan yang baik.

Efek samping yang paling sering muncul bersifat ringan, seperti:

Keluhan tersebut biasanya membaik dalam satu hingga dua hari.

Apakah Perlu Tes Sebelum Vaksin Hepatitis B?

Pada beberapa kondisi, dokter dapat menyarankan pemeriksaan darah terlebih dahulu, terutama apabila seseorang memiliki risiko tinggi pernah terpapar virus hepatitis B.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah seseorang:

  • Belum pernah terinfeksi.

  • Sudah memiliki kekebalan.

  • Sedang mengalami infeksi hepatitis B.

Hasil pemeriksaan akan membantu menentukan apakah vaksinasi masih diperlukan.

Vaksin Hepatitis B di Bumame

Vaksin hepatitis B merupakan langkah penting untuk membantu melindungi tubuh dari infeksi virus hepatitis B beserta komplikasinya.

Di Bumame, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai kebutuhan vaksin hepatitis B sesuai usia, riwayat vaksinasi, maupun kondisi kesehatan. Jika diperlukan, dokter juga dapat merekomendasikan pemeriksaan penunjang sebelum vaksinasi dilakukan.

Belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis B atau ingin mengetahui status kekebalan Anda? Konsultasikan dengan tim medis Bumame melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi mengenai layanan vaksinasi hepatitis B yang tersedia. Klik di sini untuk chat WhatsApp Bumame.

Lindungi Diri dari Hepatitis B dengan Vaksinasi

Hepatitis B dapat menyebabkan penyakit hati kronis yang berujung pada sirosis maupun kanker hati. Kabar baiknya, penyakit ini dapat dicegah melalui vaksinasi.

Apabila Anda belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis B atau belum mengetahui status kekebalan tubuh terhadap virus hepatitis B, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan apakah vaksinasi diperlukan.

Sumber

  1. World Health Organization. Hepatitis B. Geneva: World Health Organization.

  2. Centers for Disease Control and Prevention. Hepatitis B Vaccine. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention.

Lokasi Klinik Bumame

  • Klinik Bumame Cideng
    JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160

  • Klinik Bumame TB Simatupang
    1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550

  • Klinik Bumame BSD
    Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310

  • Klinik Bumame Puri Indah
    Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610

Ditinjau oleh: dr. Muhammad Reza Kurniawan

FAQ

Apakah orang dewasa masih perlu vaksin hepatitis B?

Ya. Orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis B atau belum memiliki kekebalan tetap dianjurkan menjalani vaksinasi.

Berapa kali vaksin hepatitis B diberikan pada orang dewasa?

Umumnya diberikan sebanyak tiga dosis sesuai jadwal yang ditentukan dokter.

Apakah perlu tes sebelum vaksin hepatitis B?

Pada beberapa kondisi, dokter dapat menyarankan pemeriksaan darah untuk mengetahui status infeksi atau kekebalan terhadap hepatitis B.

Apakah vaksin hepatitis B aman?

Ya. Vaksin hepatitis B memiliki profil keamanan yang baik. Efek samping yang muncul biasanya ringan dan bersifat sementara.

Siapa yang paling dianjurkan mendapatkan vaksin hepatitis B?

Tenaga kesehatan, pasangan penderita hepatitis B, pasien hemodialisis, penderita penyakit hati kronis, serta orang yang memiliki risiko tinggi terpapar virus hepatitis B.