Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Skrining Kanker
Colotect

Skrining Kanker Colotect

Colotect adalah tes skrining kanker kolorektal non-invasif yang mendeteksi status mentilasi gen SDC2, PPP2R5C, ADHFE1 sebagai risiko penyakit kanker kolorektal (usus besar dan rektum) melalui stool DNA atau dengan sampel feses.

Rp 3.200.000

Ingin mengenal produk ini lebih dalam?

Result SLA>1x24 jam

Dikirim melalui WhatsApp

Ketersediaan Layanan
Manfaat Pemeriksaan
  • Dapat mendeteksi kanker kolorektal sedini mungkin
  • Tes skrining aman, mudah, dan tanpa risiko (non-invasif)

Lebih Lanjut tentang Skrining Kanker Colotect

Penjelasan lebih mendalam untuk membantumu memahami pemeriksaan dan konteks hasilnya.

Baca selengkapnya

Isi Pemeriksaan

Pemeriksaan skrining kanker kolorektal

Tentang Pemeriksaan

Siapa yang perlu melakukan pemeriksaan skrining kanker kolorektal?
Tes ini dianjurkan untuk seseorang yang berisiko mengidap kanker kolorektal seperti:
• Berusia 40 tahun ke atas

  • Pernah mengidap polip atau penyakit radang usus
  • Mengonsumsi minuman beralkohol
  • Memiliki kebiasaan merokok
  • Pola hidup dan pola makan kurang sehat
  • Obesitas
  • Memiliki riwayat kanker kolorektal dalam keluarga
  • Riwayat mengidap kanker sebelumnya

Apa yang diperiksa pada tes ini?
Colotect mendeteksi status metilasi gen SDC2, PPP2R5C, ADHFE1.
Mengapa skrining kanker kolorektal penting dilakukan?
Faktanya, 1.8 juta kasus kanker usus besar dan rektum terjadi setiap tahunnya dengan angka kematian hampir mencapai 861,000 per tahun. Kolonoskopi merupakan gold standard untuk pemeriksaan kanker usus besar dan rektum, tetapi kolonoskopi merupakan tindakan invasif dengan biaya yang relatif tinggi untuk skrining kanker kolorektal.
Jika terdeteksi dan ditangani sedini mungkin, 90% kasus kanker kolorektal dapat disembuhkan. Colotect dapat menjadi alternatif sebagai upaya deteksi dini, sebelum risiko menjadi lebih berbahaya.
Bagaimana prosedur tes Colotect?
Tes ini menggunakan sampel feses yang dapat dilakukan secara mandiri, didukung oleh kit Bumame yang memudahkan customer dalam pengambilan sampel feses sendiri. Sampel kemudian diserahkan ke laboratorium untuk pengelolaan lebih lanjut.
Bagaimana bentuk hasil skrining Colotect?
• Positif: Hasil positif menunjukkan kemungkinan tinggi adanya kanker kolorektal atau lesi pra-kanker.

  • Negatif: Hasil negatif menunjukkan kemungkinan rendah adanya kanker kolorektal atau lesi pra-kanker. Dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkala.

Bagaimana jika hasil tes positif?
Dianjurkan untuk mengunjungi dokter spesialis gastroenterologi untuk mendapatkan rekomendasi pemeriksaan diagnosis kolonoskopi.
Berapa besar akurasi tes Colotect?
Tes ini memiliki tingkat sensitivitas hingga >90% untuk mendeteksi kanker usus besar.
Berapa lama hasil tes Colotect keluar?
Hasil akan diterima dalam kurun waktu 12 hari kerja.