Desktop ImageDesktop Image
  • medical check up

Medical Check Up
D-Dimer

  • Home Care
  • Walk In

Pemeriksaan D-dimer merupakan tes darah yang bertujuan untuk membantu dokter mendiagnosis kondisi medis yang menyebabkan darah mudah menggumpal. Pemeriksaan ini mengukur kadar protein D-dimer dalam darah. Protein D-dimer diproduksi saat tubuh memecah gumpalan darah. Kadar D-dimer yang tinggi dapat mengindikasikan adanya gumpalan darah di pembuluh darah.

GET IT FOR

925.000

Detail Pemeriksaan
Isi Pemeriksaan

D-Dimer

Persiapan Pemeriksaan

Tidak memerlukan persiapan khusus

Manfaat Pemeriksaan
  1. Diagnosis awal: Membantu dokter mendiagnosis berbagai kondisi medis yang terkait dengan pembentukan gumpalan darah secara dini, sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

  2. Pemantauan penyakit: Memantau perkembangan penyakit dan efektivitas pengobatan pada pasien yang sudah diketahui memiliki gangguan pembekuan darah.

  3. Pencegahan komplikasi: Dengan mendeteksi adanya gumpalan darah sejak dini, komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung dapat dicegah.

  4. Pengambilan keputusan klinis: Hasil pemeriksaan D-dimer dapat membantu dokter dalam mengambil keputusan terkait langkah penanganan selanjutnya, seperti pemberian obat-obatan pengencer darah atau tindakan medis lainnya.

Tentang Pemeriksaan

Siapa saja yang perlu melakukan cek D-Dimer?

Pemeriksaan ini direkomendasikan bagi individu yang mengalami:

  • Bengkak pada kaki sebelah (kemungkinan karena penggumpalan darah di pembuluh vena)

  • Penurunan saturasi oksigen

  • Pasien yang diharuskan berbaring lama setelah operasi

  • Pasien dengan diagnosa kanker

  • Seseorang yang disarankan dokter untuk melakukan pengecekan D-Dimer (bila dicurigai ada gejala gangguan pembuluh darah atau stroke)

Apa itu D-dimer?

D-dimer adalah sebuah protein kecil yang terbentuk sebagai hasil pemecahan gumpalan darah. Ketika tubuh mengalami cedera, mekanisme pembekuan darah akan aktif untuk menghentikan perdarahan. Setelah cedera sembuh, gumpalan darah yang terbentuk akan dipecah, dan salah satu produk pemecahannya adalah D-dimer.

Kadar D-dimer dalam darah biasanya sangat rendah atau bahkan tidak terdeteksi. Namun, jika ada gumpalan darah yang terbentuk secara berlebihan atau tidak larut dengan baik, kadar D-dimer akan meningkat. Peningkatan kadar D-dimer dapat menjadi indikasi adanya masalah dengan sistem pembekuan darah. Oleh karena itu, pemeriksaan D-dimer sering dilakukan untuk membantu dokter mendiagnosis, memantau, dan menilai risiko pembentukan gumpalan darah pada pasien.

Berapa nilai normal dari D-Dimer?

Kurang dari 500 ng/mL (nanogram per milliliter)

Apa penyebab meningkatnya penggumpalan darah dalam tubuh?

  • Faktor keturunan

  • Konsumsi obat, seperti obat hormonal, pil KB

  • Adanya kolesterol yang tinggi dan mengumpal

  • Penyakit tertentu yang diderita seperti sirosis, diabetes, radang pembuluh darah, penyakit jantung, sepsis, dan kelainan autoimun

  • Obesitas

  • Memiliki kebiasaan hidup yang kurang sehat seperti merokok dan jarang berolahraga

Apa arti dari nilai D-Dimer tinggi?

Mengindikasikan gumpalan darah misalnya di organ paru atau pembuluh darah vena kaki atau panggul. Kadarnya dapat dipengaruhi oleh penyakit bawaan, perawatan yang dilakukan, dan pola hidup yang dijalani.

Apa arti dari nilai D-Dimer rendah?

Hasil pemeriksaan yang menunjukkan D-Dimer rendah menandakan seseorang tersebut tidak memiliki kondisi atau penyakit akut penyebab terjadinya penggumpalan darah

Bagaimana cara menurunkan kadar D-dimer?

  • Tidak duduk dalam jangka waktu yang cukup lama

  • Minum air mineral yang cukup

  • Berolahraga dan jalani gaya hidup sehat

  • Mengonsumsi obat pengencer darah yang dianjurkan dokter

Artikel Kesehatan

CTA Banner FullCTA Banner Full
Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!