Free T4 (FT4 atau Free Thyroxine)
TSHs (Thyroid Stimulating Hormones)
Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.


Pemeriksaan kadar hormon tiroid untuk deteksi gangguan pada kelenjar tiroid
GET IT FOR
825.000
Free T4 (FT4 atau Free Thyroxine)
TSHs (Thyroid Stimulating Hormones)
Tidak terdapat persiapan khusus
Free T4 (FT4):
Mengukur jumlah hormon tiroksin bebas dalam darah. Hormon ini berperan penting dalam mengatur metabolisme tubuh.
TSHs:
Mengukur kadar hormon perangsang tiroid dalam darah. Hormon ini berperan penting dalam mengatur produksi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid.
Kapan pemeriksaan hormon tiroid sebaiknya dilakukan?
Pemeriksaan hormon tiroid disarankan jika individu mengalami gejala seperti adanya benjolan di leher. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosis lebih lanjut kondisi kelenjar tiroid tersebut.
Apa itu T4 dan TSHs dan perbedaannya?
TSH (Thyroid Stimulating Hormone) dan T4 (Free Thyroxine) adalah dua hormon yang berperan penting dalam mengatur fungsi kelenjar tiroid. Keduanya sering digunakan dalam pemeriksaan untuk menilai adanya gangguan pada kelenjar tiroid.
TSH
Hormon ini diproduksi di kelenjar pituitari di otak, berfungsi sebagai sebagai "pengirim pesan" untuk merangsang kelenjar tiroid agar menghasilkan hormon tiroid (T3 dan T4). Kadar TSH dapat menunjukkan apakah kelenjar tiroid terlalu aktif (hipertiroidisme) atau kurang aktif (hipotiroidisme).
T4
Hormon ini merupakan salah satu bentuk hormon tiroid yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang berperan mengatur metabolisme tubuh. Kadar T4 menunjukkan seberapa banyak hormon tiroid yang beredar dalam darah.
Dengan kata lain, TSH adalah "perintah" dari otak untuk kelenjar tiroid, sedangkan T4 adalah "hasil kerja" dari kelenjar tiroid.
Berapa nilai normal hasil pemeriksaan hormon tiroid?
Nilai normal untuk pemeriksaan hormon tiroid umumnya adalah:
TSH: 0,5 - 5 mIU/L
FT4: 0,7 - 1,9 ng/dL
Namun, penting untuk diingat bahwa nilai normal ini dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti:
Laboratorium: Setiap laboratorium memiliki rentang nilai normal yang sedikit berbeda.
Usia: Nilai normal pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa dapat berbeda.
Kondisi medis: Individu dengan kondisi tertentu, seperti penyakit ginjal atau hati, mungkin memiliki rentang nilai normal yang berbeda.
Penggunaan obat-obatan: Obat-obatan tertentu, seperti obat tiroid atau obat-obatan lain yang dapat mempengaruhi metabolisme, dapat mengubah nilai normal TSH dan FT4.
Riwayat penyakit: Individu dengan riwayat penyakit tiroid, kanker tiroid, atau penyakit kelenjar pituitari mungkin memiliki nilai rujukan yang berbeda.
Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk interpretasi hasil pemeriksaan hormon tiroid. Dokter akan mempertimbangkan semua faktor yang relevan untuk menentukan apakah hasil pemeriksaan berada dalam rentang normal dan apakah diperlukan tindakan lebih lanjut.
Di mana letak benjolan tiroid?
Letak kelenjar tiroid berada di dalam leher dan memiliki bentuk menyerupai kupu kupu kecil. Benjolan karena penyakit hormon tiroid dapat terjadi di area leher, tepatnya di bagian depan bawah jakun. Benjolan ini bisa terasa keras atau lunak, kecil atau besar, dan bisa bergerak atau tetap pada posisinya. Selain itu, benjolan tiroid juga bisa muncul di bagian samping leher. Penting untuk diingat bahwa tidak semua benjolan di leher merupakan tanda penyakit tiroid. Ada banyak kemungkinan penyebab lain, seperti infeksi kelenjar getah bening, kista, atau tumor jinak lainnya. Oleh karena itu, jika Anda menemukan benjolan di leher, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Bagaimana gejala dari hipotiroid dan hipertiroid?
Gejala umum yang sering dirasakan adalah merasa tidak tahan udara panas, mudah lelah, pembesaran leher (gondok), sering lapar, dan sering buang air besar.
Gejala spesifik yang dapat muncul antara lain:
Sistem pencernaan: Mudah terasa lapar, haus, muntah, dan kesulitan menelan
Kulit: keringat berlebih, kulit lembap, dan rambut rontok
Jantung: mudah berdebar (takikardia), hipertensi
Otot dan tulang: mudah lelah, nyeri tulang, dan osteoporosis
Sistem saraf: mudah gemetar dan sulit tidur
Bagaimana cara menyembuhkan kelenjar tiroid?
Ada dua jenis:
Hipotiroidisme
Kondisi di mana kelenjar tiroid kurang aktif dalam menghasilkan hormon tiroid. Kondisi ini biasanya diobati dengan levotiroksin (LT4). Levotiroksin adalah hormon tiroid sintetis yang berfungsi menggantikan hormon tiroid yang kurang diproduksi oleh tubuh.
Hipertiroidisme
Kondisi di mana kelenjar tiroid terlalu aktif dalam menghasilkan hormon tiroid. Pengobatan hipertiroidisme dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain obat antitiroid (untuk menghambat produksi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid), iodium radioaktif (untuk menghancurkan sebagian jaringan kelenjar tiroid yang terlalu aktif), atau pembedahan untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.
Pilihan pengobatan untuk untuk penyakit tiroid akan disesuaikan dengan penyebab, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Pengobatan penyakit tiroid umumnya bersifat jangka panjang.
Efek samping pengobatan dapat terjadi, namun biasanya dapat diatasi dengan penyesuaian dosis atau penggantian obat.
Penting untuk melakukan kontrol secara teratur ke dokter untuk memantau kondisi kesehatan dan memastikan pengobatan berjalan efektif.
Selain pengobatan medis, beberapa perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengelola penyakit tiroid, seperti mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, mengatur berat badan ideal, mengelola stres, serta istirahat yang cukup.
Apa yang terjadi bila hormon tiroid tidak seimbang?
Nilai TSH yang tinggi mengindikasikan bahwa kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid yang cukup (hipotiroidisme primer). Hal ini disebabkan ketidaknormalan kelenjar pituitari
Nilai TSH yang rendah mengindikasi produksi hormon tiroid yang berlebih (hipertiroidisme)
Nilai T4 dipengaruhi oleh pengobatan dan kondisi medis yang mengubah perlekatan protein dari hormon tiroid.
Tingginya T4 dapat dipengaruhi oleh obat kontraseptif, kehamilan, penyakit liver, virus hepatitis C. Hal ini mengindikasikan fungsi dari kelenjar tiroid yang terganggu.
Diagnosis dari hormon tiroid yang tidak normal antara lain sebagai berikut:
Kemungkinan Diagnosis | Hasil Laboratorium |
|---|---|
TSH tinggi, T4 rendah | Hipotiroidisme primer |
TSH tinggi, T4 normal | Hipotiroidisme subklinik |
TSH rendah, T4 tinggi | Hipertiroidisme primer |
TSH rendah, T4 normal | Hipertiroidisme awal atau mild |
TSH Rendah, T4 rendah | Penyakit kelenjar pituitary |