Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.


Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan diagnosis tifus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Penyakit ini umumnya ditandai dengan demam tinggi.
GET IT FOR
570.000
Hematologi lengkap
IgM Anti Salmonella Typhi
Tidak diperlukan persiapan khusus
Hematologi lengkap: Mengetahui kondisi dari sel darah merah, sel darah putih, keping darah/ trombosit, dan komponen darah lainnya. Pemeriksaan ini dibutuhkan untuk mengetahui kadar komponen darah, khususnya leukosit yang menurun pada seseorang yang kemungkinan terinfeksi bakteri penyebab tifus.
IgM Anti Salmonella Typhi: Mengetahui antibodi IgM Salmonella typhi sebagai bakteri penyebab tifus secara selektif.
Kapan pemeriksaan Tifus sebaiknya dilakukan?
Mengalami demam yang tidak spesifik selama kurang lebih 3 minggu, juga disertai dengan:
Gangguan pencernaan seperti konstipasi dan/atau diare
Malaise atau perasaan lelah, tidak nyaman, dan kurang enak badan yang tidak diketahui apa penyebabnya
Myalgia atau nyeri otot
Pusing
Muncul ruam pada kulit
Apakah itu pemeriksaan hematologi lengkap?
Pemeriksaan dengan mengambil sampel darah untuk mengetahui kondisi dari sel darah merah, sel darah putih, keping darah/ trombosit, dan komponen darah lainnya.
Sel darah yang dapat dijadikan penentu penyakit tifus yaitu:
Leukosit atau sel darah putih
Jumlah normalnya berkisar antara 5.000-10.000 sel per mikroliter (uL). Pada penderita tifus, jumlah leukosit cenderung menurun. Kondisi ini berbeda dengan kebanyakan infeksi bakteri lainnya yang umumnya menyebabkan peningkatan jumlah leukosit.
Limfosit
Jumlah normalnya berkisar antara 1.000-4.800 sel per mikroliter (uL). Pada pasien tifus, sering terjadi limfopenia, yaitu kondisi di mana jumlah limfosit berada di bawah batas normal.
Apa itu pemeriksaan IgM Anti Salmonella typhi?
Pemeriksaan IgM Anti-Salmonella typhi merupakan tes yang lebih spesifik untuk mendiagnosis infeksi demam tifoid akut, terutama jika hasil pemeriksaan darah rutin (hematologi lengkap) menunjukkan adanya kelainan. Pemeriksaan ini secara khusus mendeteksi keberadaan antibodi IgM yang terbentuk sebagai respons tubuh terhadap infeksi bakteri Salmonella typhi.
Mengapa perlu dilakukan pemeriksaan IgM Anti Salmonella Typhi?
Antibodi IgM ini terbentuk secara cepat setelah tubuh terinfeksi oleh Salmonella typhi. Oleh karena itu, IgM sering disebut sebagai penanda infeksi akut karena kehadirannya mengindikasikan adanya infeksi yang sedang berlangsung atau baru saja terjadi.
Bagaimana pemeriksaan dan interpretasi hasil pemeriksaan IgM Anti Salmonella Typhi?
Mengambil sampel darah
Mendiamkan sampel darah selama 2 menit dalam suhu ruang
Memberikan cairan indikator dan dikocok 2 menit
Mendiamkan selama 5 menit
Mengevaluasi perubahan warna dengan teknik skoring 1-10:
≤ 2: negatif (tidak ada infeksi S.typhi yang sedang terjadi)
3: borderline (perlu pengulangan pemeriksaan, pada hari selanjutnya)
4: positif lemah (menunjukkan infeksi awal atau sedang terjadi)
6-10: positif (indikasi kuat adanya infeksi S.typhi)