Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Paket TORC
Best Seller

Paket TORC

Paket TORC adalah pemeriksaan pada calon ibu atau ibu hamil pada trimester pertama untuk mendeteksi infeksi TORC yaitu toksoplasma, rubella dan campak sejak dini agar tidak terdapat penularan pada janin.

Rp 1.790.000
Rp 2.839.000Hemat 37%

Setiap tes punya tujuan yang jelas

  • Infeksi & Penyakit Menular
    6 tes
    • Anti-CMV IgM

      Mendeteksi antibodi IgM terhadap Cytomegalovirus (CMV).

    • Anti-Rubella IgG

      Mendeteksi antibodi IgG terhadap virus rubella.

    • Anti-Toxoplasma IgG

      Mendeteksi antibodi IgG terhadap Toxoplasma gondii sebagai informasi paparan sebelumnya.

    • Anti-Toxoplasma IgM

      Mendeteksi antibodi IgM terhadap Toxoplasma gondii.

    • Anti-CMV IgG

      Mendeteksi antibodi IgG terhadap Cytomegalovirus (CMV).

    • Anti-Rubella IgM

      Mendeteksi antibodi IgM terhadap virus rubella.

Ingin mengenal produk ini lebih dalam?

Jenis SampelDarah
Result SLA1x24 jam

Dikirim melalui WhatsApp

Ketersediaan Layanan
Persiapan Pemeriksaan
  • Tidak perlu puasa.
  • Informasikan obat, vitamin, dan suplemen yang rutin dikonsumsi. Jangan menghentikan obat tanpa arahan tenaga medis.
Manfaat Pemeriksaan
  • Membantu menilai antibodi terhadap toksoplasma, rubella, dan Cytomegalovirus (CMV).
  • Memberikan informasi mengenai kemungkinan paparan sebelumnya serta dugaan infeksi yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
  • Membantu dokter menilai kebutuhan pemeriksaan lanjutan dan tindak lanjut kesehatan sebelum atau selama kehamilan, sesuai gejala dan riwayat paparan.
Untuk Siapa
  • Individu yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai cakupan produk.
  • Individu yang memiliki keluhan atau faktor risiko yang berkaitan dengan parameter pemeriksaan.
  • Individu yang menjalani pemantauan berdasarkan arahan tenaga medis.

Lebih Lanjut tentang Paket TORC

Penjelasan lebih mendalam untuk membantumu memahami pemeriksaan dan konteks hasilnya.

Baca selengkapnya

Isi Pemeriksaan

• Anti-Toxoplasma IgG:
Mendeteksi riwayat paparan toksoplasma
• Anti-Toxoplasma IgM:
Mendeteksi paparan atau infeksi toksoplasma yang sedang berlangsung
• Anti-Rubella IgG:
Mendeteksi antibodi (protein yang terbentuk untuk melawan infeksi) IgG terhadap virus rubella dalam tubuh
• Anti-Rubella IgM:
Mendeteksi infeksi rubella yang saat sedang berlangsung
• Anti-CMV IgG:
Mendeteksi antibodi IgG terhadap CMV (Cytomegalovirus)
• Anti-CMV IgM:
Mendeteksi infeksi cytomegalovirus yang sedang berlangsung
────────────────────

Tentang Pemeriksaan

TORC (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus) merupakan beberapa infeksi yang berkaitan dengan risiko terjadinya abortus atau kelainan, serta cacat bawaan pada janin pada masa kehamilan.
Apakah ibu hamil wajib tes TORC?
Tes ini sangat dianjurkan bagi ibu hamil dan harus diwaspadai. Bila terinfeksi selama kehamilan, janin yang masih sangat rentan terhadap infeksi dapat ikut terinfeksi.
Kapan harus melakukan pemeriksaan TORC?
• Pemeriksaan dapat dilakukan pada pertama kali pemeriksaan kondisi kehamilan atau bila mengalami gejala tertentu ketika kehamilan.
• Pemeriksaan TORC dapat dilakukan pada bayi ketika bayi mulai menunjukkan gejala penyakit tertentu pada saat baru lahir.
Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan TORC?
• Hasil TORC positif bila salah satu atau kedua antibodi, yaitu IgM dan atau IgG menunjukkan hasil reaktif.
• Hasil positif menunjukkan ibu hamil mengalami infeksi atau telah mendapatkan vaksin TORC.
Apa penyebab dari infeksi TORC?
Toksoplasma:
• Toksoplasma disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii
• Penyebab yang paling umum adalah kontaminasi kotoran kucing. Selain itu, konsumsi daging yang sudah terkontaminasi atau tidak dimasak hingga matang juga dapat mempengaruhi infeksi TORC.
Rubella:
• Disebabkan infeksi virus rubella melalui percikan air liur, batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan penderita
• Virus rubella dari ibu hamil ditularkan ke janin melalui aliran darah
Campak:
• Disebabkan oleh virus campak (paramyxovirus) yang penularannya melalui droplet atau percikan ludah saat batuk, bersin dan berbicara
• Menyentuh benda yang terkontaminasi virus campak. Virus ini dapat bertahan beberapa jam pada benda-benda.
Bagaimana gejala Rubella?
• Ruam merah 2-3 minggu sejak terpapar. Bermula di wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.
• Ruam terasa gatal yang berlangsung hingga 3 hari
• Demam
• Batuk dan pilek
• Mata merah
• Sakit kepala dan tenggorokan
• Nyeri pada sendi
• Mengalami pembengkakan kelenjar getah bening ditandai dengan benjolan disekitar telinga dan leher
Bagaimana gejala Campak?
• Batuk berdahak
• Pilek
• Demam tinggi
• Mata merah
• Bintik-bintik koplik (dengan pusat biru atau putih) di dalam mulut sebelum ruam kemerahan di mulai
• Ruam kemerahan yang muncul 3-5 hari setelah gejala awal
• Lemas dan letih
• Diare dan atau muntah
Apakah seseorang yang terinfeksi TORC dapat sembuh?
Seseorang yang pernah terinfeksi TORC dapat pulih total tanpa komplikasi. Pengobatan pada infeksi TORC antara lain:
Toksoplasma:
• Bila kekebalan tubuh normal, tidak menimbulkan gejala
• Bila terdapat gejala, dokter akan merekomendasikan istirahat total dan meresepkan perada nyeri
• Bila akut atau sering kambuh, dokter akan meresepkan antibiotik
Rubella
• Istirahat total di rumah
• Dokter meresepkan penurun demam dan anti nyeri bila pasien mengalami gejala tersebut
• Pada ibu hamil, diresepkan hyperimmune globulin untuk melawan virus
• Pengobatan dapat mengurangi gejala, namun tidak dapat mencegah kemungkinan bayi menderita sindrom rubella kongenital yang menyebabkan kelainan lahir pada bayi
Campak
• Mengonsumsi banyak air putih
• Beristirahat dan menghindari sinar matahari
• Meminum obat penurun demam dan pereda nyeri
Bagaimana pencegahan infeksi TORC?
• Pencegahan untuk Rubella dan Campak dapat dilakukan dengan vaksin MMR atau MR (gabungan untuk campak, gondongan, rubella) atau memberikan vaksin TORC yang dapat mencegah ketiga infeksi yaitu Toksoplasma, Rubella, dan Campak.
• Vaksin TORC sebaiknya diberikan pada wanita sebelum menikah, atau paling tidak diberikan beberapa bulan sebelum memulai kehamilan.
• Menghindari sumber penularan dari infeksi tersebut, misalnya dengan memasak daging secara matang agar tidak terkena toksoplasma dan lain sebagainya
• Jenis sampel: Darah.
• Hasil pemeriksaan dapat diperoleh dalam 1x24 jam.