Desktop ImageDesktop Image
  • best seller
  • medical check up
  • mother & child

Medical Check Up
TORC

  • Home Care
  • Walk In

Pemeriksaan pada calon ibu atau ibu hamil pada trimester pertama untuk mendeteksi infeksi TORC yaitu toksoplasma, rubella dan campak sejak dini agar tidak terdapat penularan pada janin.

GET IT FOR

2.808.000

Detail Pemeriksaan
Isi Pemeriksaan
  1. Anti Toxoplasma IgG

  2. Anti Toxoplasma IgM

  3. Anti Rubella IgG

  4. Anti Rubella IgM

  5. Anti CMV IgG

  6. Anti CMV IgM

Persiapan Pemeriksaan

Tidak diperlukan persiapan khusus

Manfaat Pemeriksaan
  1. Anti Toxoplasma IgG: Mendeteksi riwayat paparan toksoplasma

  2. Anti Toxoplasma IgM: Mendeteksi paparan atau infeksi toksoplasma yang sedang berlangsung

  3. Anti Rubella IgG: Mendeteksi antibodi (protein yang terbentuk untuk melawan infeksi) IgG terhadap virus rubella dalam tubuh

  4. Anti Rubella IgM: Mendeteksi infeksi rubella yang saat sedang berlangsung

  5. Anti CMV IgG: Mendeteksi antibodi IgG terhadap CMV (Cytomegalovirus)

  6. Anti CMV IgM: Mendeteksi infeksi cytomegalovirus yang sedang berlangsung

Tentang Pemeriksaan

Apa itu TORC pada ibu hamil?

TORC (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus) merupakan beberapa infeksi yang berkaitan dengan risiko terjadinya abortus atau kelainan, serta cacat bawaan pada janin pada masa kehamilan.

Apakah ibu hamil wajib tes TORC?

Tes ini sangat dianjurkan bagi ibu hamil dan harus diwaspadai. Bila terinfeksi selama kehamilan, janin yang masih sangat rentan terhadap infeksi dapat ikut terinfeksi.

Kapan harus melakukan pemeriksaan TORC?

  • Pemeriksaan dapat dilakukan pada pertama kali pemeriksaan kondisi kehamilan atau bila mengalami gejala tertentu ketika kehamilan.

  • Pemeriksaan TORC dapat dilakukan pada bayi ketika bayi mulai menunjukkan gejala penyakit tertentu pada saat baru lahir.

Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan TORC?

  • Hasil TORC positif bila salah satu atau kedua antibodi, yaitu IgM dan atau IgG menunjukkan hasil reaktif.

  • Hasil positif menunjukkan ibu hamil mengalami infeksi atau telah mendapatkan vaksin TORC.

Apa penyebab dari infeksi TORC?

Toksoplasma:

  • Toksoplasma disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii

  • Penyebab yang paling umum adalah kontaminasi kotoran kucing. Selain itu, konsumsi daging yang sudah terkontaminasi atau tidak dimasak hingga matang juga dapat mempengaruhi infeksi TORC.

Rubella:

  • Disebabkan infeksi virus rubella melalui percikan air liur, batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan penderita

  • Virus rubella dari ibu hamil ditularkan ke janin melalui aliran darah

Campak:

  • Disebabkan oleh virus campak (paramyxovirus) yang penularannya melalui droplet atau percikan ludah saat batuk, bersin dan berbicara

  • Menyentuh benda yang terkontaminasi virus campak. Virus ini dapat bertahan beberapa jam pada benda-benda.

Bagaimana gejala Rubella?

  • Ruam merah 2-3 minggu sejak terpapar. Bermula di wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.

  • Ruam terasa gatal yang berlangsung hingga 3 hari

  • Demam

  • Batuk dan pilek

  • Mata merah

  • Sakit kepala dan tenggorokan

  • Nyeri pada sendi

  • Mengalami pembengkakan kelenjar getah bening ditandai dengan benjolan disekitar telinga dan leher

Bagaimana gejala Campak?

  • Batuk berdahak

  • Pilek

  • Demam tinggi

  • Mata merah

  • Bintik-bintik koplik (dengan pusat biru atau putih) di dalam mulut sebelum ruam kemerahan di mulai

  • Ruam kemerahan yang muncul 3-5 hari setelah gejala awal

  • Lemas dan letih

  • Diare dan atau muntah

Apakah seseorang yang terinfeksi TORC dapat sembuh?

Seseorang yang pernah terinfeksi TORC dapat pulih total tanpa komplikasi. Pengobatan pada infeksi TORC antara lain:

Toksoplasma:

  • Bila kekebalan tubuh normal, tidak menimbulkan gejala

  • Bila terdapat gejala, dokter akan merekomendasikan istirahat total dan meresepkan perada nyeri

  • Bila akut atau sering kambuh, dokter akan meresepkan antibiotik

Rubella

  • Istirahat total di rumah

  • Dokter meresepkan penurun demam dan anti nyeri bila pasien mengalami gejala tersebut

  • Pada ibu hamil, diresepkan hyperimmune globulin untuk melawan virus

  • Pengobatan dapat mengurangi gejala, namun tidak dapat mencegah kemungkinan bayi menderita sindrom rubella kongenital yang menyebabkan kelainan lahir pada bayi

Campak

  • Mengonsumsi banyak air putih

  • Beristirahat dan menghindari sinar matahari

  • Meminum obat penurun demam dan pereda nyeri

Bagaimana pencegahan infeksi TORC?

  • Pencegahan untuk Rubella dan Campak dapat dilakukan dengan vaksin MMR atau MR (gabungan untuk campak, gondongan, rubella) atau memberikan vaksin TORC yang dapat mencegah ketiga infeksi yaitu Toksoplasma, Rubella, dan Campak.

  • Vaksin TORC sebaiknya diberikan pada wanita sebelum menikah, atau paling tidak diberikan beberapa bulan sebelum memulai kehamilan.

  • Menghindari sumber penularan dari infeksi tersebut, misalnya dengan memasak daging secara matang agar tidak terkena toksoplasma dan lain sebagainya

Artikel Kesehatan

CTA Banner FullCTA Banner Full
Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!