Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.


Pemeriksaan ureum atau tes nitrogen urea darah adalah tes medis yang dilakukan untuk mengukur jumlah zat sisa bernama urea dalam darah. Urea dihasilkan oleh hati sebagai produk akhir dari pemecahan protein. Ginjal yang sehat akan menyaring dan membuang urea dari darah melalui urin. Oleh karena itu, kadar urea yang tinggi dalam darah dapat menjadi indikasi adanya masalah pada ginjal, seperti kerusakan atau gangguan fungsi ginjal.
GET IT FOR
77.000
Ureum
Pemeriksaan tidak memerlukan persiapan khusus, namun berpuasa sangat direkomendasikan untuk meningkatkan keakuratan hasil pemeriksaan
Menegakkan diagnosis gagal ginjal akut: Peningkatan kadar ureum secara mendadak dapat menjadi tanda awal terjadinya gagal ginjal akut. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh kerusakan mendadak pada ginjal akibat penyakit, cedera, atau kondisi medis lainnya.
Mengevaluasi fungsi ginjal: Kadar ureum yang tinggi menunjukkan bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik dalam menyaring dan membuang limbah dari darah. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter menilai seberapa parah gangguan fungsi ginjal yang dialami pasien.
Menilai progresivitas penyakit ginjal kronis: Pada pasien dengan penyakit ginjal kronis, pemeriksaan ureum secara berkala dapat digunakan untuk memantau perkembangan penyakit dan menilai efektivitas pengobatan. Peningkatan kadar ureum yang terus-menerus mengindikasikan bahwa fungsi ginjal semakin memburuk.
Menilai status hidrasi: Selain gangguan ginjal, peningkatan kadar ureum juga dapat terjadi pada kondisi dehidrasi. Hal ini karena ketika tubuh kekurangan cairan, konsentrasi zat-zat dalam darah, termasuk urea, akan meningkat.
Apa itu ureum?
Ureum sebagai hasil akhir dari pemecahan protein, merupakan zat yang harus dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Ketika ginjal mengalami gangguan, kemampuannya untuk menyaring ureum akan berkurang, menyebabkan penumpukan ureum dalam darah dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lainnya.
Berapa nilai normal dari ureum?
Pada laki-laki: 14-39 mg/dL
Pada perempuan: 12-33 mg/dL
Apa yang terjadi jika ureum tinggi?
Uremia adalah kondisi ketika kadar ureum dalam darah sangat tinggi, melebihi 50 mg/dL. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala seperti pusing, mual, muntah, kram kaki, dan kelelahan yang mudah. Uremia umumnya terjadi akibat gangguan fungsi ginjal yang tidak mampu menyaring dan membuang urea dari darah secara efektif.
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan uremia antara lain infeksi saluran kemih, penyakit ginjal, kerusakan ginjal, dehidrasi, sindrom nefrotik, gangguan tiroid dan peningkatan asupan obat seperti aspirin dan diuretik, dan penyakit kronis lainnya.
Berapa nilai ureum yang dicurigai gagal ginjal?
> 200 mg/dL
Apa yang harus dilakukan bila ureum tinggi?
Hindari makanan dari produk olahan susu sapi seperti keju, yoghurt, dan eskrim karena tinggi lemak dan fosfor
Konsumsi makanan berserat
Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Apa yang terjadi bila ureum rendah?
Menandakan adanya gangguan hati, malnutrisi, overhidrasi. Namun perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter untuk menegakkan diagnosis
Bagaimana agar fungsi ginjal kembali normal?
Berhenti merokok
Membatasi asupan garam kurang lebih 1 sendok teh per hari
Olahraga rutin dan teratur
Tidak minum alkohol
Meningkatkan makanan berserat seperti pada sayur dan buah