Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Vaksin Demam Kuning
Stamaril

Vaksin Demam Kuning Stamaril

Vaksin Stamaril adalah vaksin untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit demam kuning yang disebabkan oleh virus yellow fever melalui vektor spesies nyamuk Aedes aegypti dan Aedes africanus.

Rp 728.000

Ingin mengenal produk ini lebih dalam?

Jumlah Strain1 strain virus demam kuning, 17D/AB 237
Jumlah Dosis1 dosis
Jadwal Dosis
  • Dosis 1: minimal 10 hari sebelum keberangkatan ke wilayah berisiko.
  • Booster umumnya tidak diperlukan (perlindungan seumur hidup), kecuali kondisi tertentu sesuai penilaian dokter
Jenis TindakanInjeksi
Ketersediaan Layanan
Persiapan Pemeriksaan
  • Tidak memerlukan puasa
  • Gunakan pakaian lengan pendek atau yang mudah digulung di bagian lengan
  • Kondisi kesehatan optimal dan cukup tidur
  • Beritahu staf medis riwayat kondisi kesehatan dengan jujur. Apabila mengalami kondisi tidak enak badan atau sedang sakit, sebaiknya tunda vaksinasi hingga kesehatan kembali optimal
  • Beritahu staf medis bila ada reaksi alergi atau tanda-tanda tidak normal lainnya
Manfaat Pemeriksaan
  • Memberikan perlindungan terhadap Demam Kuning yang ditularkan melalui perantara vektor nyamuk pada negara endemis Afrika dan Amerika Selatan
  • Gejala Infeksi virus penyebab Yellow Fever menimbulkan demam, nyeri kepala, mimisan, mual, muntah darah, nyeri perut, nyeri otot, BAB darah, dan kuning seluruh tubuh
  • Kondisi komplikasi berat dapat mengakibatkan perdarahan hebat, gangguan jantung, gagal ginjal, gagal hati, radang selaput otak hingga kematian.
Untuk Siapa
  • Orang yang akan bepergian ke wilayah berisiko demam kuning, sesuai penilaian tenaga kesehatan.

Sering dibeli bersama

Lengkapi pemeriksaanmu dengan layanan yang paling relevan.

  • Vaksin Campak Biofarma

    Vaksin Campak Biofarma

    • booster & vaccination
    Rp 425.000
    Lihat detail>
  • Vaksin Demam Typhoid Typhim Vi

    Vaksin Demam Typhoid Typhim Vi

    • booster & vaccination
    Rp 545.000
    Lihat detail>
  • Vaksin Demam Typhoid 
Vivaxim (Typhoid dan Hepatitis A)

    Vaksin Demam Typhoid Vivaxim (Typhoid dan Hepatitis A)

    • booster & vaccination
    Rp 965.000
    Lihat detail>
  • Vaksin Hepatitis B Dewasa
Engerix

    Vaksin Hepatitis B Dewasa Engerix

    • booster & vaccination
    Rp 425.000
    Lihat detail>

Lebih Lanjut tentang Vaksin Demam Kuning Stamaril

Penjelasan lebih mendalam untuk membantumu memahami pemeriksaan dan konteks hasilnya.

Baca selengkapnya

Demam kuning adalah penyakit endemik di wilayah tropis Afrika dan Amerika Selatan — dan bagi pelancong yang berkunjung ke sana, vaksinasi bukan sekadar anjuran, melainkan syarat wajib masuk. Vaksin Stamaril memberikan perlindungan yang berlaku seumur hidup hanya dengan satu dosis.

Apa Itu Vaksin Yellow Fever Stamaril?

Vaksin Stamaril mengandung virus yellow fever hidup yang dilemahkan (strain 17D/AB 237). Diberikan dalam 1 dosis dan memberikan kekebalan yang dapat bertahan seumur hidup. Perlindungan mulai aktif 10 hari setelah vaksinasi. Sertifikat vaksin demam kuning yang dikeluarkan setelah vaksinasi berlaku sebagai bukti resmi yang diakui secara internasional. Satu dosis memberikan perlindungan seumur hidup sesuai standar WHO. Booster setelah 10 tahun hanya dipertimbangkan pada kelompok tertentu sesuai anjuran dokter.

Manfaat Vaksinasi

  • Memenuhi syarat wajib vaksinasi bagi pelancong yang akan berkunjung ke negara endemik demam kuning di Afrika dan Amerika Selatan.
  • Memberikan perlindungan jangka panjang dengan perlindungan yang berpotensi berlaku seumur hidup setelah satu dosis.
  • Mencegah komplikasi berat penyakit demam kuning seperti perdarahan hebat, gagal ginjal, gagal hati, dan radang selaput otak.
  • Sertifikat vaksin yang diakui secara internasional sebagai dokumen resmi yang diperlukan untuk keberangkatan ke wilayah endemis.

Kapan dan untuk Siapa?

Vaksin Stamaril direkomendasikan untuk anak di atas 9 bulan, dewasa, dan lansia yang akan bepergian ke kawasan endemik. Vaksinasi harus dilakukan setidaknya 10–14 hari sebelum keberangkatan agar kekebalan mencapai kadar protektif optimal. Tidak disarankan untuk ibu hamil dan individu dengan imunodefisiensi.