Desktop ImageDesktop Image
  • best seller
  • medical check up

Medical Check Up
Premium

  • Home Care
  • Walk In

Paket dasar pemeriksaan kesehatan yang paling umum dirujuk untuk mendeteksi dan mencegah penyakit pada tubuh melalui pengecekan darah terhadap fungsi hati, ginjal, komponen lemak, gula dalam darah, HbA1c, Vitamin D (25-OH), serta dilengkapi dengan pemeriksaan CEA (Carcinoembryonic Antigen) untuk memantau penyakit kanker dan mengukur kinerja intervensi pengobatan kanker pada pengidap kanker.

GET IT FOR

1.827.000

Detail Pemeriksaan
Isi Pemeriksaan
  1. Hematologi lengkap

  2. SGOT

  3. SGPT

  4. Ureum

  5. Kreatinin

  6. Asam urat

  7. Kolesterol Total

  8. Trigliserida

  9. Kolesterol HDL

  10. Kolesterol LDL

  11. Glukosa Puasa

  12. HbA1c

  13. Vitamin D (25-OH)

  14. CEA (Carcinoembryonic Antigen)

  15. Urine Lengkap

Persiapan Pemeriksaan

Berpuasa 8-12 jam sebelum tindakan. (Catatan: Panel pemeriksaan hematologi lengkap untuk mengetahui kadar zat besi, SGOT, SGPT, kolesterol, dan glukosa puasa memerlukan pasien untuk berpuasa)

Sebelum melakukan tindakan pemeriksaan, konsultasikan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.

Manfaat Pemeriksaan
  1. Hematologi lengkap: Mengetahui kondisi dari sel darah merah, sel darah putih, keping darah/ trombosit, dan komponen darah lainnya. SGOT: Mengetahui kondisi dan fungsi hati.

  2. SGPT: Mengetahui kondisi dan fungsi hati.

  3. Ureum: Mengetahui komponen yang terdapat pada urin seperti protein, albumin, bilirubin, gula, dan darah, serta untuk mengetahui tingkat keasaman (pH) dan pemeriksaan warna urin.

  4. Kreatinin: Mengetahui kondisi organ ginjal melalui pengecekan kadar kreatinin dalam darah.

  5. Asam Urat: Mengetahui kadar asam urat dalam darah atau urin.

  6. Kolesterol Total: Mengukur total kadar kolesterol dalam darah, termasuk HDL, LDL, dan trigliserida.

  7. Trigliserida: Mengukur kadar lemak dalam darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung jika terlalu tinggi.

  8. Kolesterol HDL: Mengetahui jumlah zat lemak dalam darah.

  9. Kolesterol LDL: Mengetahui jumlah zat lemak yang dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit ruang pembuluh darah.

  10. Glukosa Puasa: Mengetahui kadar glukosa yang diproduksi hati setelah berpuasa 8-12 jam sebelum pemeriksaan yang dapat dikaitkan dengan penyakit diabetes

  11. HbA1c: Mengetahui kadar gula dalam darah (kadar Hemoglobin A1c) yang berhubungan dengan risiko terjadinya penyakit diabetes.

  12. Vitamin D (25-OH): Mengetahui kadar vitamin D dalam tubuh untuk mendeteksi kelainan yang berhubungan dengan tulang, mineral dalam darah, dan/atau fungsi paratiroid, serta mengetahui potensi tubuh dalam melawan kanker atau tumor jinak

  13. CEA (Carcinoembryonic Antigen) : Memprediksi perkembangan kanker dan mengukur kinerja intervensi pengobatan kanker pada pengidap kanker.

  14. Urine Lengkap: Mengetahui kadar pH, glukosa, nitrit, keton, bilirubin, urobilinogen, sel darah putih, sel darah merah pada satu pemeriksaan urine rutin

Tentang Pemeriksaan

Siapa yang dapat melakukan tes ini?

  1. Pasien usia remaja dan dewasa yang ingin mengecek lebih lanjut kondisi kesehatan tubuh

  2. Pasien dengan penyakit kronis, terutama yang belum terdeteksi dan tertangani

  3. Pasien yang perlu / hendak melakukan tindakan medis lebih lanjut

  4. Pasien dengan defisit paparan sinar matahari atau dengan keperluan mengukur kadar untuk menentukan asupan vitamin D

  5. Pasien yang berisiko dan/atau dicurigai mengidap diabetes sehingga perlu melakukan pemeriksaan HbA1c dan glukosa puasa

  6. Pasien yang memiliki riwayat kanker atau ingin mengetahui adanya kanker dalam tubuh

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes Medical Check Up ini?

  1. Ketika individu sudah berusia 18 tahun ke atas sesuai dengan rekomendasi dokter, serta dianjurkan untuk dilakukan setiap 1 tahun sekali

  2. Sebaiknya tindakan dilakukan saat kondisi tubuh dalam keadaan fit, karena kondisi tubuh yang tidak fit dapat mempengaruhi hasil tes

Apa yang harus saya lakukan agar hasil Medical Check Up saya menjadi lebih baik?

  1. Durasi tidur yang cukup (6-8 jam)

  2. Konsumsi air putih yang ideal (minimal 8 gelas per hari)

  3. Menghindari makanan berminyak dan asin

  4. Menghindari rokok dan minuman berkafein

  5. Memperbanyak konsumsi buah, sayur, daging, dan susu

  6. Berpuasa 8-12 jam sebelum pemeriksaan sesuai anjuran

  7. Menghentikan obat-obatan termasuk vitamin (sesuai anjuran dokter)

Berapa lama proses pengambilan sampel Medical Check Up?

Tergantung jumlah rangkaian tes yang dilakukan. Umumnya, prosedur berlangsung selama kurang lebih 15 menit.

Berapa lama hasil Medical Check Up keluar?

Hasil Medical Check Up dapat selesai tergantung jumlah rangkaian tes yang dilakukan. Umumnya, pemeriksaan Medical Check Up di Bumame rilis dalam rentang waktu 1x24 jam, setelah melewati prosedur interpretasi hasil dan saran kesehatan dari dokter dan tenaga ahli kesehatan Bumame.

Apa yang menyebabkan HbA1c menjadi tinggi?

  1. Mengonsumsi obat steroid. Hal ini dapat menyebabkan nilai HbA1c tinggi karena kontrol gula darah terganggu.

  2. Gaya hidup yang buruk seperti konsumsi makanan tinggi gula dan kurang berolahraga.

Apa yang dapat menyebabkan nilai pemeriksaan Vitamin D (25-OH) tinggi?

Hal ini dapat disebabkan oleh terlalu banyak asupan vitamin D yang mampu mengarah pada kondisi hipervitaminosis D, sehingga dapat menyebabkan gangguan hati atau ginjal.

Mengapa penting untuk melakukan pemeriksaan Vitamin D (25-OH)?

Pemeriksaan penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penyakit osteoporosis, gigi keropos, dan gangguan postur tubuh.

Apa artinya jika CEA positif?

Terdapat kecurigaan adanya kanker bila terjadi peningkatan jumlah CEA dalam darah.

Jenis kanker apa saja yang dapat dideteksi oleh pemeriksaan CEA?

Carcinoembryonic antigen (CEA) adalah penanda untuk beberapa jenis kanker, meliputi kanker usus besar, kanker lambung, kanker tiroid, kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker payudara, kanker ovarium dan kanker kandung kemih.

Mengapa CEA bisa tinggi?

Normalnya, CEA tidak lebih dari 3 mg/ml. CEA dapat meningkat pada individu perokok aktif, pengidap sirosis hati, radang empedu, pankreatitis, tukak lambung, dan beragam infeksi tertentu lainnya.

Artikel Kesehatan

CTA Banner FullCTA Banner Full
Sehat dengan Nyaman
Pesan Home Care atau ke Cabang, pilih cara yang paling sesuai dengan jadwal dan kondisimu