ciri-ciri-kencing-batu

7 Ciri dan Gejala Kencing Batu yang Perlu Diwaspadai

28/07/2026Bumame

Nyeri Saat Buang Air Kecil atau Pinggang Belum Tentu Masuk Angin. Kenali Ciri-Ciri Kencing Batu Sejak Dini.

Nyeri pinggang sering kali dianggap sebagai akibat kelelahan, terlalu lama duduk, atau salah posisi saat tidur. Sementara itu, rasa perih saat buang air kecil kerap dikira hanya infeksi saluran kemih yang akan membaik dengan sendirinya. Padahal, kedua keluhan tersebut juga dapat menjadi tanda adanya batu pada saluran kemih.

Kencing batu atau batu saluran kemih merupakan kondisi ketika mineral dan garam di dalam urine mengendap, membentuk kristal, lalu berkembang menjadi batu. Ukurannya dapat sangat kecil seperti butiran pasir, tetapi ada pula yang cukup besar hingga menyumbat saluran kemih dan mengganggu proses buang air kecil.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), batu saluran kemih terbentuk ketika urine mengandung kadar mineral tertentu yang terlalu tinggi sehingga membentuk kristal. Seiring waktu, kristal tersebut dapat membesar menjadi batu dan menimbulkan berbagai keluhan ketika bergerak di sepanjang saluran kemih.[1]

Semakin cepat gejalanya dikenali, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat sekaligus mencegah komplikasi yang dapat memengaruhi fungsi ginjal.

Apa Itu Kencing Batu?

Kencing batu merupakan istilah yang umum digunakan masyarakat untuk menggambarkan batu saluran kemih (urolithiasis). Batu dapat terbentuk di ginjal, ureter, kandung kemih, maupun uretra.

Tidak semua batu langsung menimbulkan gejala. Batu yang masih berukuran kecil terkadang dapat keluar bersama urine tanpa disadari. Namun, ketika ukurannya semakin besar atau menyumbat saluran kemih, penderita biasanya mulai merasakan nyeri yang cukup hebat.

Selain ukuran batu, lokasi batu juga memengaruhi gejala yang muncul. Batu yang masih berada di ginjal dapat menyebabkan nyeri pinggang, sedangkan batu yang sudah berada di dekat kandung kemih sering menimbulkan keluhan saat buang air kecil.

Mengapa Batu Saluran Kemih Bisa Terbentuk?

Gejala kencing batu tidak terbentuk secara tiba-tiba. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), pembentukan batu saluran kemih dipengaruhi oleh kombinasi pola makan, kurangnya asupan cairan, kondisi medis tertentu, serta faktor genetik.[2]

Beberapa faktor risiko yang paling sering ditemukan meliputi:

  • Kurang minum air putih.

  • Riwayat batu saluran kemih.

  • Pola makan tinggi garam.

  • Konsumsi protein hewani berlebihan.

  • Obesitas.

  • Gangguan metabolisme tertentu.

7 Ciri-Ciri Kencing Batu yang Perlu Diwaspadai

1. Nyeri Hebat di Pinggang

Nyeri biasanya muncul secara tiba-tiba pada salah satu sisi pinggang atau punggung bagian bawah.

Rasa sakit dapat datang dan pergi, kemudian menjalar hingga ke perut bawah atau selangkangan ketika batu bergerak mengikuti saluran kemih.

2. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Apabila batu berada di bagian bawah saluran kemih, proses buang air kecil dapat terasa perih atau seperti terbakar.

Keluhan ini sering disalahartikan sebagai infeksi saluran kemih karena memiliki gejala yang hampir serupa.

3. Urine Berdarah

Gesekan batu dengan dinding saluran kemih dapat menyebabkan perdarahan sehingga urine tampak berwarna merah muda, merah, atau kecokelatan.

Pada beberapa kasus, darah hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan urine.

4. Buang Air Kecil Lebih Sering

Penderita batu saluran kemih sering merasa ingin buang air kecil meskipun urine yang keluar hanya sedikit.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika batu sudah mendekati kandung kemih.

5. Mual dan Muntah

Nyeri yang sangat hebat akibat batu saluran kemih dapat memicu rasa mual hingga muntah.

Keluhan ini muncul karena ginjal dan saluran pencernaan memiliki jalur saraf yang saling berhubungan.

6. Urine Keruh atau Berbau Menyengat

Jika batu disertai infeksi, urine dapat tampak lebih keruh dan memiliki bau yang lebih menyengat dibandingkan biasanya.

Kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis karena dapat menandakan adanya infeksi pada saluran kemih.

7. Demam dan Menggigil

Demam bukan merupakan gejala utama batu saluran kemih. Namun, apabila muncul bersamaan dengan nyeri pinggang atau sulit buang air kecil, kondisi ini dapat menandakan adanya infeksi yang memerlukan penanganan segera.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Segera lakukan pemeriksaan apabila Anda mengalami:

  • Nyeri pinggang yang sangat hebat.

  • Nyeri saat buang air kecil disertai darah pada urine.

  • Sulit buang air kecil.

  • Demam dan menggigil.

  • Mual serta muntah yang tidak membaik.

  • Nyeri yang menjalar hingga ke selangkangan.

Pemeriksaan sejak dini membantu mengetahui lokasi batu sekaligus menentukan penanganan yang paling sesuai sebelum menyebabkan komplikasi.

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Kencing Batu?

Diagnosis diawali dengan wawancara mengenai keluhan yang dialami serta pemeriksaan fisik.

Apabila dicurigai terdapat batu saluran kemih, dokter dapat menyarankan pemeriksaan urine, pemeriksaan darah, USG, maupun CT Scan untuk mengetahui ukuran, lokasi, dan jumlah batu.

Apakah Batu Saluran Kemih Selalu Harus Dioperasi?

Tidak.

Batu yang berukuran kecil sering kali masih dapat keluar secara alami melalui urine dengan bantuan konsumsi cairan yang cukup serta obat-obatan sesuai anjuran dokter.

Namun, apabila batu berukuran besar, menyebabkan sumbatan, infeksi, atau tidak dapat keluar dengan sendirinya, dokter dapat menyarankan tindakan seperti Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL), ureteroskopi, maupun prosedur lainnya sesuai kondisi pasien.

Periksakan Keluhan Kencing Batu Lebih Awal di Bumame

Nyeri pinggang, urine berdarah, atau rasa nyeri saat buang air kecil sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika keluhan muncul berulang atau semakin berat. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mengetahui penyebab keluhan sekaligus menentukan penanganan yang tepat sebelum menimbulkan komplikasi.

Di Bumame, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan yang dialami. Jika diperlukan, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan laboratorium maupun pemeriksaan penunjang sesuai kondisi kesehatan Anda.

Masih sering mengalami nyeri pinggang atau nyeri saat buang air kecil? Konsultasikan keluhan Anda dengan tim medis Bumame melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi mengenai layanan pemeriksaan yang sesuai. Klik di sini untuk chat WhatsApp Bumame.

Kenali Gejalanya, Cegah Komplikasinya

Batu saluran kemih sering kali diawali dengan gejala yang tampak ringan, tetapi dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius apabila tidak ditangani. Mengenali ciri-ciri kencing batu sejak dini dan melakukan pemeriksaan ketika gejala muncul dapat membantu mencegah komplikasi sekaligus menjaga kesehatan ginjal.

Sumber

  1. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Kidney Stones. Bethesda: National Institutes of Health.

  2. Mayo Clinic. Kidney Stones - Symptoms and Causes. Rochester: Mayo Foundation for Medical Education and Research.

Lokasi Klinik Bumame

  • Klinik Bumame Cideng
    JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160

  • Klinik Bumame TB Simatupang
    1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550

  • Klinik Bumame BSD
    Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310

  • Klinik Bumame Puri Indah
    Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610

Ditinjau oleh: dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing

FAQ

Apakah nyeri pinggang selalu merupakan tanda kencing batu?

Tidak. Nyeri pinggang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Namun, jika disertai urine berdarah, nyeri saat buang air kecil, atau demam, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.

Apakah batu saluran kemih bisa keluar sendiri?

Ya. Batu berukuran kecil dapat keluar bersama urine. Sementara batu yang lebih besar mungkin memerlukan tindakan medis.

Apa penyebab utama kencing batu?

Kurang minum air putih, pola makan tinggi garam, konsumsi protein hewani berlebihan, obesitas, dan riwayat batu saluran kemih merupakan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya.

Apakah kencing batu bisa kambuh?

Bisa. Seseorang yang pernah mengalami batu saluran kemih memiliki risiko lebih tinggi mengalaminya kembali sehingga perubahan pola hidup sangat dianjurkan.

Kapan saya harus memeriksakan diri ke dokter?

Jika mengalami nyeri pinggang hebat, urine berdarah, sulit buang air kecil, atau demam, segera lakukan pemeriksaan.