kenali gejala demam berdarah

Demam Berdarah Dengue (DBD): Kenali Tes untuk Diagnosis Dini dan Langkah Penyembuhan

12/06/2026Bumame

Demam Berdarah Dengue (DBD): Kenali Tes untuk Diagnosis Dini dan Langkah Penyembuhan

DBD: Tes Diagnosis Dini dan Langkah Penyembuhan

Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi momok yang kian meresahkan di Indonesia. Peningkatan kasus yang signifikan membuat kita perlu waspada terhadap penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti ini. 

DBD pada Bayi, Dewasa, dan Lansia: Siapa yang Lebih Rentan? 

DBD secara umum dapat menyerang siapa saja, namun kelompok usia tertentu berisiko mengalami kondisi lebih parah, yaitu: 

  • Bayi dan Anak Kecil: Bayi dan anak kecil yang belum pernah terinfeksi DBD sebelumnya lebih rentan mengalami komplikasi. Hal ini karena sistem imun mereka belum berkembang sempurna. 

  • Lansia: Seiring bertambahnya usia, daya tahan tubuh lansia juga menurun. Kondisi ini membuat mereka lebih rentan mengalami gejala DBD yang berat. 

  • Orang dengan Penyakit Komorbid: Mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung, atau penyakit autoimun, berisiko mengalami komplikasi lebih serius akibat DBD. 

Komplikasi berat DBD yang perlu diwaspadai adalah Demam Berdarah Dengue Berat (DBDB). DBDB ditandai dengan kebocoran plasma darah dan penurunan drastis trombosit (keping darah). 

Penting dicatat, semua kelompok usia rentan terhadap DBD. Meskipun kelompok di atas berisiko mengalami kondisi lebih parah, DBD pada orang dewasa juga berpotensi fatal jika terlambat ditangani. 

Membedakan DBD dengan Demam Biasa, Pilek, dan Covid-19 

Demam merupakan gejala umum berbagai penyakit, termasuk DBD, demam biasa, pilek, dan Covid-19. Namun, ada beberapa perbedaan mendasar yang dapat membantu Anda untuk membedakannya: