Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Susah Tidur Terus? Kenali Penyebabnya dan Cara Membuat Tidur Lebih Nyenyak
Kembali ke Artikel & Berita

Susah Tidur Terus? Kenali Penyebabnya dan Cara Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Oak Circle

Sudah berbaring lama tetapi mata tetap sulit terpejam? Susah tidur bisa muncul karena stres, kebiasaan sebelum tidur, hingga kondisi kesehatan tertentu. Kenali penyebabnya agar bisa menemukan cara yang tepat untuk memperbaiki kualitas tidur.

Susah tidur atau insomnia merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk mulai tidur, sering terbangun pada malam hari, atau terbangun terlalu dini dan sulit kembali tidur. Gangguan ini dapat terjadi sesekali atau berlangsung dalam waktu yang lebih lama. Insomnia juga dapat membuat seseorang tetap merasa lelah setelah bangun dan sulit berkonsentrasi pada siang hari. (NHS)
Kebutuhan tidur setiap orang dapat berbeda. Namun, orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7 hingga 9 jam tidur setiap malam. Mengetahui jam tidur normal dapat membantu membangun pola istirahat yang lebih teratur.
Susah tidur yang terjadi sesekali belum tentu berarti insomnia. Kondisi tersebut lebih perlu diperhatikan ketika gangguan tidur terjadi berulang dan mulai memengaruhi aktivitas pada siang hari.

Penyebab Umum Susah Tidur

Stres menjadi salah satu penyebab yang sering membuat seseorang sulit tidur. Pikiran yang terus aktif sebelum tidur dapat membuat tubuh tetap berada dalam kondisi waspada sehingga seseorang membutuhkan waktu lebih lama untuk terlelap.
Konsumsi kafein, nikotin, atau alkohol juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Kafein, khususnya, dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur. (NHS)
Kebiasaan menggunakan ponsel atau perangkat elektronik menjelang tidur juga dapat membuat waktu tidur semakin mundur. Selain itu, jadwal tidur yang tidak teratur, bekerja dengan sistem shift, atau sering tidur larut malam dapat mengganggu pola tidur.
Lingkungan kamar turut berpengaruh. Suara bising, pencahayaan yang terlalu terang, suhu kamar yang tidak nyaman, atau tempat tidur yang kurang nyaman dapat membuat seseorang lebih sulit beristirahat.
Jika ingin mencoba kebiasaan yang lebih mendukung kualitas tidur, beberapa cara sederhana untuk tidur lebih nyenyak dapat diterapkan secara bertahap sebelum waktu tidur.

Penyebab Medis yang Perlu Diwaspadai

Susah tidur tidak selalu berasal dari kebiasaan sehari-hari. Beberapa kondisi kesehatan juga dapat menyebabkan atau memperburuk gangguan tidur. NHS mencatat kondisi seperti restless legs syndrome, sleep apnea, nyeri kronis, menopause, dan tiroid yang terlalu aktif dapat berkaitan dengan insomnia. (NHS)
Gangguan fungsi tiroid, misalnya, dapat disertai jantung berdebar, berkeringat lebih banyak, perubahan berat badan, atau rasa gelisah. Jika sulit tidur muncul bersama keluhan lain yang tidak biasa, pemeriksaan medis dapat membantu mencari kemungkinan penyebabnya.
Pada wanita, perubahan hormon juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Perubahan hormonal selama perimenopause atau menopause, misalnya, dapat disertai gangguan tidur.
Jika terdapat keluhan yang mengarah pada gangguan hormonal, dokter dapat menentukan apakah pemeriksaan diperlukan. Bumame menyediakan pemeriksaan hormon wanita yang menggabungkan evaluasi kesehatan dasar dengan pemeriksaan hormon reproduksi wanita. Paket ini mencakup pemeriksaan hematologi, fungsi hati, fungsi ginjal, profil lipid, gula darah, serta panel hormon reproduksi.
Pemeriksaan hormon tidak ditujukan untuk mendiagnosis insomnia secara langsung. Dokter tetap perlu melihat gejala dan riwayat kesehatan sebelum menentukan pemeriksaan yang sesuai.

Gejala Penyerta yang Perlu Diperhatikan

Gangguan tidur dapat memengaruhi kondisi tubuh pada siang hari. Seseorang dapat merasa lelah, mengantuk, sulit berkonsentrasi, atau menjadi lebih mudah tersinggung setelah tidur yang tidak cukup. (NHS)
Beberapa gejala yang dapat muncul bersamaan dengan susah tidur meliputi:
  • Sulit berkonsentrasi
  • Mudah lelah pada siang hari
  • Mengantuk
  • Mudah tersinggung
  • Sering terbangun pada malam hari
  • Bangun terlalu dini
  • Tidak merasa segar setelah bangun
Perhatikan juga gejala lain yang muncul bersamaan. Mendengkur keras, misalnya, terutama jika disertai jeda napas atau terbangun seperti kehabisan napas, dapat mengarah pada gangguan tidur tertentu dan perlu dievaluasi.
Kualitas tidur juga dapat dipengaruhi oleh rutinitas sebelum tidur. Karena itu, memahami kenapa tidur berkualitas itu penting dapat membantu membangun kebiasaan tidur yang lebih baik.

Pengobatan dan Cara Mengatasi Susah Tidur

Penanganan susah tidur bergantung pada penyebabnya. Jika gangguan tidur dipicu oleh kebiasaan atau pola hidup, memperbaiki sleep hygiene dapat menjadi langkah awal.
Beberapa kebiasaan yang dapat dicoba antara lain:
  • Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari
  • Menghindari kopi dan minuman berkafein menjelang malam
  • Mengurangi penggunaan ponsel sebelum tidur
  • Tidak makan dalam jumlah besar terlalu dekat dengan waktu tidur
  • Melakukan aktivitas yang menenangkan sebelum tidur
  • Menjaga kamar tetap gelap, tenang, dan nyaman
  • Melakukan aktivitas fisik secara rutin
Aktivitas fisik dapat membantu menjaga pola tidur, tetapi olahraga berat sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur. Kebiasaan yang konsisten biasanya lebih membantu dibandingkan mengubah rutinitas secara drastis.
Anda juga dapat menerapkan beberapa tips supaya tidur nyenyak untuk membantu menciptakan rutinitas sebelum tidur yang lebih nyaman.
Jika gangguan tidur terus berlangsung, dokter dapat mencari penyebab yang mendasarinya. Terapi seperti cognitive behavioural therapy for insomnia atau CBT-I dapat digunakan pada kondisi tertentu. Obat tidur tidak selalu menjadi pilihan pertama dan penggunaannya perlu mengikuti anjuran dokter. (NHS)
Bagi orang yang ingin mengetahui kondisi kesehatan secara umum, pemeriksaan kesehatan dasar dari Bumame dapat menjadi salah satu pilihan. Paket ini mencakup pemeriksaan darah dan urine, termasuk gula darah, profil lipid, fungsi hati, fungsi ginjal, dan parameter darah lainnya. Pemeriksaan ini bukan tes khusus insomnia, tetapi dapat membantu memberikan gambaran kondisi kesehatan secara umum.
Jika gangguan tidur muncul setelah perjalanan jauh dan berkaitan dengan perubahan zona waktu, Bumame juga memiliki perawatan untuk jet lag. Layanan ini diformulasikan untuk membantu tubuh beradaptasi setelah perjalanan dan mencakup nutrisi seperti vitamin B kompleks, elektrolit, serta vitamin C.
Layanan tersebut ditujukan untuk kondisi jet lag dan bukan pengobatan khusus untuk insomnia. Jika susah tidur tidak berkaitan dengan perjalanan atau perubahan zona waktu, penyebabnya perlu dievaluasi secara terpisah.

Kapan Harus ke Dokter?

Susah tidur sebaiknya diperiksakan jika terjadi berulang, berlangsung lama, atau mulai mengganggu pekerjaan, aktivitas, konsentrasi, dan kualitas hidup. Konsultasi juga diperlukan jika perubahan kebiasaan tidur tidak memberikan perbaikan. (NHS)
Pemeriksaan semakin penting jika susah tidur disertai perubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, jantung berdebar, gangguan pernapasan saat tidur, nyeri yang menetap, atau perubahan hormon.
Jangan langsung mengonsumsi obat tidur tanpa mengetahui penyebab gangguan tidur. Dokter dapat mengevaluasi pola tidur, kebiasaan sehari-hari, obat yang sedang dikonsumsi, serta kondisi kesehatan yang mungkin berhubungan dengan keluhan.
Jika Anda mengalami susah tidur yang terus berulang atau ingin mengetahui pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi Anda, konsultasikan melalui chat gratis dengan dokter.

Sumber:

National Health Service (NHS),
Centers for Disease Control and Prevention (CDC)

Lokasi Klinik Bumame

Klinik Bumame Cideng JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang 1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310 Klinik Bumame Puri Indah Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Apa penyebab susah tidur yang paling umum?
Stres, konsumsi kafein, perubahan jadwal tidur, penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur, dan lingkungan tidur yang tidak nyaman termasuk penyebab yang umum.
Apakah susah tidur selalu berarti insomnia?
Tidak selalu. Susah tidur dapat terjadi sesekali karena perubahan rutinitas atau stres. Insomnia merupakan gangguan tidur yang ditandai masalah tidur yang berulang dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berapa jam tidur yang dibutuhkan orang dewasa?
Kebutuhan tidur setiap orang dapat berbeda, tetapi orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam.
Kapan susah tidur perlu diperiksakan?
Periksakan diri jika susah tidur berlangsung lama, sering berulang, atau mulai mengganggu aktivitas pada siang hari. Pemeriksaan juga penting jika gangguan tidur disertai gejala lain seperti sulit bernapas saat tidur atau keluhan kesehatan yang menetap.