Oak Circle
Storke Iskemik
Stroke iskemik merupakan jenis stroke yang terjadi ketika aliran darah menuju bagian otak terhambat. Sumbatan tersebut membuat jaringan otak tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi sehingga sel otak dapat mengalami kerusakan dalam waktu singkat.
Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah perubahan pada wajah dan kemampuan berbicara yang muncul secara tiba-tiba. Wajah dapat terlihat mencong pada satu sisi, sementara bicara menjadi pelo atau sulit dipahami.
Stroke iskemik membutuhkan penanganan segera. Semakin cepat seseorang mendapatkan pertolongan, semakin besar peluang untuk mengurangi kerusakan otak dan komplikasi yang dapat terjadi.
Apa Itu Stroke Iskemik?
Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah yang membawa darah ke otak tersumbat. Sumbatan dapat disebabkan oleh bekuan darah yang terbentuk di pembuluh darah atau berasal dari bagian tubuh lain dan kemudian terbawa menuju otak.
Ketika aliran darah terhenti, bagian otak yang berada di balik sumbatan tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan pada fungsi tubuh yang dikendalikan oleh area otak tersebut.
Stroke iskemik berbeda dengan stroke hemoragik. Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan, sedangkan stroke iskemik disebabkan oleh sumbatan.
Mengenali stroke sejak awal penting karena kedua jenis stroke tersebut membutuhkan penanganan medis segera.
Wajah Mencong dan Bicara Pelo sebagai Tanda Stroke
Gejala stroke iskemik dapat muncul secara tiba-tiba. Perubahan pada wajah dan kemampuan berbicara merupakan beberapa tanda yang perlu segera diperhatikan.
Ketika stroke memengaruhi bagian otak yang mengatur gerakan wajah, salah satu sisi wajah dapat menjadi lemah. Kondisi ini dapat membuat sudut mulut terlihat turun atau wajah tampak tidak simetris ketika tersenyum.
Gangguan pada area otak yang berperan dalam kemampuan berbahasa juga dapat membuat seseorang sulit berbicara atau memahami pembicaraan. Bicara dapat terdengar pelo, tidak jelas, atau seseorang kesulitan menemukan kata yang tepat.
Selain wajah mencong dan bicara pelo, tanda lain dapat berupa:
- Kelemahan atau mati rasa pada salah satu sisi tubuh
- Kesulitan mengangkat salah satu lengan
- Penglihatan tiba-tiba terganggu
- Pusing atau kehilangan keseimbangan
- Kesulitan berjalan
- Kebingungan
- Sakit kepala yang muncul secara tiba-tiba
Gejala stroke tidak selalu muncul dengan pola yang sama pada setiap orang. Namun, keluhan yang terjadi secara mendadak perlu dianggap serius dan segera diperiksakan.
Penyebab dan Faktor Risiko Stroke Iskemik
Stroke iskemik paling sering terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh darah otak. Sumbatan dapat terbentuk akibat penumpukan plak pada pembuluh darah atau berasal dari bekuan darah.
Beberapa kondisi dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke iskemik, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik, serta gangguan irama jantung tertentu.
Usia dan riwayat keluarga juga dapat memengaruhi risiko. Meskipun beberapa faktor tidak dapat diubah, pengendalian tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, berat badan, dan kebiasaan hidup dapat membantu menurunkan risiko.
Karena faktor risikonya dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas, pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mengetahui kondisi yang perlu diperhatikan.
Diagnosis Stroke Iskemik
Ketika stroke dicurigai, dokter perlu melakukan pemeriksaan dengan cepat untuk menentukan jenis stroke dan lokasi gangguan pada otak.
CT scan atau MRI otak dapat digunakan untuk melihat kondisi jaringan otak dan membantu membedakan stroke akibat sumbatan dengan stroke akibat perdarahan. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan neurologis untuk menilai kemampuan berbicara, gerakan, kekuatan otot, penglihatan, dan keseimbangan.
Pemeriksaan tambahan dapat dilakukan sesuai kondisi pasien. Dokter dapat mengevaluasi tekanan darah, kadar gula darah, kadar kolesterol, kondisi jantung, serta faktor lain yang mungkin berkaitan dengan penyebab stroke.
Informasi mengenai cara diagnosis penanganan stroke dapat membantu memahami pemeriksaan yang dilakukan ketika seseorang mengalami tanda-tanda stroke.
Penanganan Stroke Iskemik
Penanganan stroke iskemik bertujuan mengembalikan aliran darah ke otak dan mencegah kerusakan jaringan yang lebih luas. Jenis terapi bergantung pada waktu munculnya gejala, lokasi sumbatan, kondisi pasien, dan hasil pemeriksaan.
Pada pasien tertentu yang memenuhi kriteria, dokter dapat memberikan obat untuk membantu melarutkan bekuan darah. Tindakan untuk mengambil atau mengeluarkan bekuan dari pembuluh darah juga dapat dipertimbangkan pada kondisi tertentu.
Setelah kondisi akut tertangani, pasien mungkin membutuhkan rehabilitasi. Terapi fisik, terapi bicara, dan terapi okupasi dapat membantu memulihkan kemampuan yang terganggu akibat stroke.
Penanganan tidak boleh dilakukan sendiri. Seseorang yang mengalami wajah mencong atau bicara pelo secara tiba-tiba harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
Wajah Mencong dan Bicara Pelo Harus Segera Ditangani
Stroke merupakan keadaan darurat medis. Jangan menunggu gejala membaik sendiri meskipun keluhannya terlihat ringan atau hanya berlangsung beberapa menit.
Gunakan prinsip FAST untuk mengenali tanda stroke dengan cepat:
- Face: apakah salah satu sisi wajah turun ketika tersenyum?
- Arms: apakah salah satu lengan terasa lemah atau sulit diangkat?
- Speech: apakah bicara menjadi pelo, tidak jelas, atau sulit dipahami?
- Time: segera cari pertolongan medis ketika tanda tersebut muncul.
Catat waktu ketika gejala pertama kali terlihat. Informasi tersebut dapat membantu dokter menentukan pilihan penanganan yang sesuai.
Gejala yang berlangsung sementara juga tetap membutuhkan evaluasi karena dapat berkaitan dengan stroke ringan atau transient ischemic attack. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya risiko stroke yang lebih serius.
Mencegah Risiko Stroke dengan Memantau Kesehatan
Pencegahan stroke iskemik dapat dilakukan dengan mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Menjaga tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, berat badan, serta tetap aktif secara fisik merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan pembuluh darah.
Pemeriksaan kesehatan juga dapat membantu mengetahui faktor risiko sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai deteksi dini penyakit jantung untuk memahami faktor risiko dan pemeriksaan yang dapat dilakukan.
Bumame menyediakan pemeriksaan kesehatan yang dapat membantu memantau beberapa faktor metabolik yang berkaitan dengan kesehatan pembuluh darah. Pemeriksaan seperti gula darah dan profil lemak dapat menjadi bagian dari pemantauan kesehatan sesuai kebutuhan.
Namun, pemeriksaan rutin bukan pengganti penanganan darurat. Jika wajah tiba-tiba mencong, bicara mendadak menjadi pelo, atau muncul kelemahan pada salah satu sisi tubuh, segera cari pertolongan medis.
Jika Anda ingin mengetahui pemeriksaan kesehatan yang sesuai dengan kondisi Anda, konsultasikan terlebih dahulu melalui WhatsApp Bumame.
Sumber:
World Health Organization (WHO)
Centers for Disease Control and Prevention (CDC)
Lokasi Klinik Bumame
Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang
1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310
Klinik Bumame Puri Indah
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani
Frequently Asked Question
Apa tanda stroke iskemik yang paling mudah dikenali?
Wajah mencong, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, dan bicara pelo yang muncul secara tiba-tiba merupakan beberapa tanda yang perlu segera diwaspadai.
Apakah stroke iskemik bisa sembuh?
Sebagian pasien dapat mengalami pemulihan setelah mendapatkan penanganan yang cepat dan menjalani rehabilitasi. Tingkat pemulihan bergantung pada lokasi dan luas kerusakan otak serta kondisi pasien.
Apa perbedaan stroke iskemik dan stroke hemoragik?
Stroke iskemik terjadi akibat sumbatan pembuluh darah, sedangkan stroke hemoragik terjadi akibat pecahnya pembuluh darah dan perdarahan di otak.
Apakah wajah mencong selalu berarti stroke?
Tidak selalu. Namun, jika wajah mencong muncul secara tiba-tiba, terutama bersama bicara pelo atau kelemahan pada satu sisi tubuh, kondisi tersebut harus segera mendapatkan pemeriksaan medis.
