Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Glukosa Puasa

Glukosa Puasa

Glukosa Puasa adalah tes yang mengukur kadar gula darah setelah kamu tidak makan selama beberapa jam. Kondisi puasa membuat hasilnya tidak terpengaruh makanan terakhir, sehingga lebih menggambarkan kadar gula dasar tubuh kamu. Tes ini dilakukan sebagai pemeriksaan awal untuk skrining risiko diabetes maupun pemantauan berkala.

Rp 38.000
Rp 48.000Hemat 21%
Homecare & 5 klinik
Puasa 10-12 jam sebelum

Setiap tes punya tujuan yang jelas

  • Gula Darah & Metabolisme
    1 tes
    • Glukosa Puasa

      Mengukur kadar gula darah setelah puasa untuk skrining risiko diabetes.

Ingin mengenal produk ini lebih dalam?

Jenis SampelDarah
Result SLA1x24 jam

Dikirim melalui WhatsApp

Ketersediaan Layanan
Persiapan Pemeriksaan
  • Puasa 10–12 jam sebelum pengambilan sampel
  • Air putih tetap boleh diminum
  • Gunakan baju lengan pendek atau yang mudah digulung
  • Info ke tim kami kalau kamu rutin minum obat
  • Sampel darah diambil langsung oleh tim kami
Manfaat Pemeriksaan
  • Ketahui kadar gula darah dasar kamu
  • Skrining risiko diabetes lebih awal
  • Pemeriksaan awal yang sederhana
  • Cukup sekali ambil darah
  • Berguna untuk kontrol berkala
  • Hasil dibahas bersama dokter
Untuk Siapa
  • Kamu yang baru mulai check-up rutin
  • Punya riwayat keluarga diabetes
  • Hasil gula darah sebelumnya di atas normal
  • Punya berat badan berlebih atau jarang olahraga
  • Sedang rutin kontrol gula sesuai saran dokter
  • Perlu satu parameter tambahan di luar paket

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Perlu puasa?

Ya. Puasa 10–12 jam sebelum pengambilan sampel. Ini justru inti dari tesnya, karena tanpa puasa hasilnya tidak bisa dibaca sebagai gula darah puasa. Air putih tetap boleh.

Kalau saya lupa puasa, gimana?

Sampaikan ke tim kami sebelum pengambilan sampel. Hasil tanpa puasa tidak bisa dibaca sebagai glukosa puasa, jadi lebih baik dijadwalkan ulang daripada diambil dan hasilnya tidak bermakna.

Bedanya dengan HbA1c?

Glukosa puasa menunjukkan kadar gula darah kamu saat itu juga, sedangkan HbA1c menunjukkan rata-rata 2-3 bulan terakhir. Keduanya menjawab pertanyaan yang berbeda, jadi dokter sering meminta keduanya.

Kalau hasil saya di atas normal, berarti saya diabetes?

Belum tentu. Hasil ini memberi gambaran, bukan diagnosis. Kadar gula darah bisa dipengaruhi banyak hal, dan penilaiannya perlu mempertimbangkan kondisi kamu secara keseluruhan. Dokter akan menjelaskan hasilnya dan langkah selanjutnya yang sesuai.

Sebaiknya ambil satuan atau paket?

Kalau kamu memang cuma butuh glukosa puasa, misalnya untuk kontrol berkala sesuai permintaan dokter, pemeriksaan satuan ini sudah cukup. Kalau kamu ingin gambaran gula darah yang lebih utuh, ada paket yang menggabungkan glukosa puasa dengan HbA1c.

Kenapa harus puasa selama 10–12 jam?

Supaya makanan terakhir benar-benar tidak lagi memengaruhi kadar gula darah kamu saat sampel diambil. Puasa yang terlalu sebentar bisa membuat hasilnya lebih tinggi dari kondisi sebenarnya.

Lebih Lanjut tentang Glukosa Puasa

Penjelasan lebih mendalam untuk membantumu memahami pemeriksaan dan konteks hasilnya.

Baca selengkapnya

Tentang Pemeriksaan

Apa saja tanda-tanda glukosa darah tinggi?
• Sering merasa haus dan lapar
• Sering buang air kecil
• Pandangan kabur
• Mudah lelah
• Penurunan berat badan yang tidak direncanakan
• Penyembuhan luka yang lama
• Nyeri pada kaki
Berapa nilai normal dari Glukosa puasa?
Normal:
• HbA1c: < 5,7 mg/dL
• Glukosa puasa: < 100 mg/dL
• Glukosa darah 2 jam setelah makan: < 140 mg/dL
Prediabetes:
• HbA1c: 5,7 - 6,4 mg/dL
Diabetes:
• HbA1c: > 6,5 mg/dL
Bagaimana cara menurunkan kadar Glukosa puasa?
• Mengatur porsi makan secukupnya
• Mengonsumsi makanan bernutrisi dan berserat (kentang, bit, kacang polong, jagung)
• Jaga asupan air mineral
• Tidur yang cukup
• Berolahraga teratur
• Jenis sampel: Darah.
• Hasil pemeriksaan dapat diperoleh dalam 1x24 jam.