Ketika merasa dada sakit sebelah kanan, sebagian orang mungkin langsung berpikir penyebabnya berhubungan dengan jantung. Salah satu gejala serangan jantung memang nyeri dada, tetapi lebih sering terjadi di bagian kiri atau tengah. Sementara nyeri yang Anda rasakan di kanan itu bisa jadi disebabkan oleh hal lain.
Kondisinya mungkin tidak darurat jika penyebabnya adalah ketegangan otot atau stres. Namun, Anda harus tetap waspada akan kemungkinan lainnya yang serius seperti masalah yang melibatkan paru-paru. Supaya tetap waspada dan dapat memahami kondisi ini dengan benar, simak penjelasan selengkapnya di sini.
Apa Saja Organ di Area Dada Sebelah Kanan?
Di dalam tubuh manusia terdapat rongga dada yang menampung organ-organ penting dalam banyak sistem tubuh, mulai dari kardiovaskular, pencernaan, saraf, hingga pernapasan.
Pada dada sebelah kanan, terdapat paru-paru kanan beserta selaput tipis yang membungkusnya yaitu pleura. Kemudian, di bagian luar terdapat tulang rusuk yang berfungsi untuk melindungi organ di dalamnya.
Turun ke batas bawah, terdapat otot diafragma berbentuk kubah yang memisahkan rongga dada dan rongga perut. Terkadang, masalah di organ bawah rongga dada bisa menjalar ke area dada atas. Itulah mengapa menemukan penyebab yang pasti terkait nyeri dada sangat penting untuk rencana pengobatan yang tepat sasaran.
Penyebab Umum Dada Sakit Sebelah Kanan
Jika Anda merasa sakit dada sebelah kanan, ada kemungkinan organ-organ yang ada di sekitarnya bermasalah. Berikut adalah beberapa penyebab umum yang membuat dada sakit sebelah kanan selain karena faktor jantung.
1. Cemas atau Stres
Seseorang bisa terkena serangan panik apabila ada kejadian yang memicu stres ekstrem atau kecemasan. Kondisi ini kemudian memunculkan reaksi hiperventilasi (bernapas terlalu cepat atau dalam) yang membuat dada terasa nyeri, baik di sisi kanan maupun kiri.
Selain itu, gejala lainnya yang dirasakan yaitu sulit bernapas, jantung berdebar-debar, hingga gemetaran. Serangan panik ini biasanya berlangsung dalam beberapa menit dan bisa mereda ketika Anda berhasil mengatur pernapasan serta merilekskan otot-otot yang tegang.
2. Cedera Otot
Apakah Anda pernah merasa sakit dada setelah melakukan aktivitas tertentu yang menggunakan otot dada? Kalau begitu, besar kemungkinan nyeri tersebut berasal dari cedera otot akibat penggunaannya yang berlebihan.
Akibatnya, Anda akan merasakan nyeri saat menggerakkan bagian tubuh tertentu, seperti area lengan. Selain itu, mungkin akan muncul sedikit bengkak dan terasa sakit saat diraba. Umumnya, kasus cedera otot ini bisa mereda dengan mengompres area yang sakit atau menggunakan obat pereda nyeri.
3. Gangguan Pencernaan
Penyakit GERD yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dapat menyebabkan penderitanya merasa sensasi nyeri dada seperti terbakar di sisi kanan. Biasanya, kondisi ini juga memunculkan gejala lain seperti rasa asam di mulut, sulit menelan, dan sensasi seperti ada benjolan di tenggorokan.
GERD memang termasuk kondisi yang umum menimpa banyak orang. Anda bisa mengurangi gejalanya dengan mengatur pola makan, seperti menghindari makanan berlemak dan pedas, serta menghindari makan dalam porsi besar sekaligus.
4. Emboli Paru
Nyeri dada sebelah kanan juga bisa berkaitan dengan organ paru-paru. Emboli paru adalah kondisi di mana terdapat gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah di paru-paru. Akibatnya, Anda akan merasakan nyeri dada yang tajam.
Penderitanya juga bisa mengalami gejala lain seperti pusing, sesak napas, keringat berlebih, detak jantung berdebar kencang, hingga batuk berdarah. Cari bantuan medis segera jika merasakan gejala yang serupa karena penyakit emboli paru termasuk keadaan darurat yang mengancam nyawa.
5. Pneumonia
Pneumonia adalah peradangan pada salah satu sisi maupun kedua paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus. Penderitanya rentan merasa sakit di dada ketika bernapas dan batuk.
Adapun gejala lainnya yang menyertai pneumonia antara lain demam, mual, dan sulit bernapas. Biasanya, orang yang lebih berisiko terkena pneumonia adalah mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah.
6. Pleuritis
Pleura adalah selaput tipis yang membungkus paru-paru dan bagian dalam rongga dada. Sementara pleuritis adalah peradangan pada selaput tersebut sehingga lapisannya berubah menjadi kasar dan bergesekan satu sama lain.
Inilah yang menyebabkan rasa nyeri yang menusuk di salah satu sisi dada, termasuk kanan, saat mencoba menarik dan menghembuskan napas. Selain itu, rasa nyeri ini bisa semakin parah saat penderitanya batuk, tertawa, maupun bersin.
7. Asma
Penderita asma umumnya merasakan gejala sulit bernapas karena terdapat alergen atau iritan yang mempersempit saluran pernapasan. Ketika batuk atau mengi, Anda bisa merasa sesak atau nyeri di dada.
Untuk mencegahnya, hindari pemicu yang menyebabkan asma kambuh. Misalnya, olahraga intens, paparan debu, udara dingin, hingga asap rokok.
8. Patah Tulang Rusuk
Tulang rusuk yang melindungi rongga dada bisa menjadi penyebab dada sakit sebelah kanan apabila terdapat indikasi patah tulang. Kondisi ini bisa terjadi ketika seseorang mengalami jatuh, benturan keras di dada, hingga batuk yang parah.
Rasa nyerinya bisa sangat menyakitkan, terutama ketika Anda mencoba mengambil napas dalam-dalam. Selain itu, akan muncul memar-memar pada kulit di sekitarnya. Penting untuk segera ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan.
9. Kostokondritis
Penyebab dada sakit berikutnya yaitu kostokondritis, peradangan tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk dengan tulang dada. Penderitanya bisa merasa nyeri yang tajam ketika berbaring, melakukan aktivitas fisik, menarik napas dalam-dalam, batuk, atau saat memberi tekanan pada dada.
Biasanya, rasa nyeri terasa di tengah dada. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan menjalar ke sisi kanan. Kostokondritis sebenarnya dapat membaik setelah beberapa hari tanpa perlu perawatan khusus. Namun, Anda bisa meminimalkan nyerinya dengan mengompres dingin area yang terkena atau mengonsumsi obat pereda nyeri.
Gejala Penyerta yang Menandakan Kondisi Darurat
Nyeri dada sebelah kanan memang tidak selalu berupa kondisi serius yang mengharuskan pergi ke rumah sakit. Akan tetapi, Anda perlu waspada jika rasa nyeri itu muncul berulang dengan gejala penyerta lainnya. Berikut beberapa contoh gejalanya.
Batuk berdarah.
Kesulitan menelan.
Sesak napas.
Detak jantung terlalu cepat.
Hilang kesadaran.
Demam tinggi.
Rasa nyeri mulai menjalar ke bagian tubuh lain seperti bahu, leher, punggung, rahang, atau perut bagian atas.
Gejala-gejala di atas adalah indikasi darurat yang perlu Anda waspadai. Apalagi, jika dada sakit tiba-tiba dan semakin memburuk. Setiap orang mungkin mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas tergantung dari penyebabnya. Memastikan diagnosisnya bersama dokter profesional akan membantu Anda memilih pengobatan yang tepat.
Kapan Harus Segera ke Dokter?
Setiap orang mengalami jenis rasa sakit dada yang berbeda seperti rasa sakit tajam, menusuk, tertekan, hingga terbakar. Jika sakit dada yang Anda rasakan hanya bersifat sementara atau tahu penyebabnya karena stres atau hal yang bukan darurat, penanganan di rumah mungkin sudah cukup.
Akan tetapi, beberapa faktor penyebab seperti emboli paru, pneumonia, pleuritis, hingga patah tulang rusuk sangat membutuhkan penanganan medis segera. Jangan ragu untuk pergi ke UGD jika nyeri dada sebelah kanan yang Anda rasakan tidak kunjung hilang atau bahkan muncul gejala penyerta lainnya.
Selain itu, nyeri dada di sisi kanan sering membuat sebagian orang kepikiran dan stres berlebihan. Supaya tenang, lebih baik Anda konsultasi ke dokter profesional untuk mendapatkan diagnosis akurat. Dokter mungkin akan mengecek riwayat medis, melakukan pemeriksaan fisik, hingga menjalankan tes tambahan untuk Anda.
Pemeriksaan Penunjang yang Disarankan, Bisa Cek di Bumame!
Dada sakit sebelah kanan bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari masalah pada organ paru-paru, patah tulang rusuk, masalah pencernaan, hingga stres. Faktor yang beragam inilah yang membutuhkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan penyebab pastinya. Dengan begitu, dokter dapat menyarankan langkah penanganan dan pengobatan yang sesuai.
Di Bumame, Anda bisa mendeteksi kemungkinan penyebab sakit dada dengan beberapa tes berikut:
EKG (Ekokardiografi)
Rontgen dada atau CT Scan
Perlu Anda ketahui, nyeri dada sebelah kanan tidak selalu berasal dari otot dada atau paru-paru. Gangguan pada organ hati atau kantung empedu yang terletak di perut kanan atas juga dapat memicu rasa nyeri yang menjalar hingga ke area dada kanan.
Untuk memastikan kondisinya, Bumame juga menyediakan Paket MCU Metabolisme Tubuh yang mengevaluasi tiga organ sekaligus, yaitu hati, pankreas, dan ginjal. Mulai dari Rp1.780.000,00, Anda bisa merasakan pemeriksaan komprehensif yang mencakup profil fungsi hati, profil lipid, pemantauan gula darah, hingga enzim pankreas.
Pentingnya Deteksi Dini untuk Mencegah Penyakit Makin Parah
Nyeri dada bisa menjadi masalah yang serius dan berakibat fatal jika penyebabnya berkaitan dengan masalah paru, seperti emboli paru, pneumonia, atau pleuritis. Maka dari itu, penting sekali untuk rutin melakukan screening kesehatan atau konsultasi ke dokter segera setelah mendapati gejala-gejala dada sakit berulang. Semakin cepat Anda mendapat diagnosis, semakin minim dampak yang akan ditimbulkan.
Dokter bisa membantu mengevaluasi kondisi kesehatan Anda dengan mengidentifikasi sumber dada sakit sebelah kanan yang sebenarnya. Dengan begitu, Anda bisa mendapat rekomendasi perawatan yang tepat, mulai dari obat-obatan hingga tindakan operasi jika perlu.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi:
Cleveland Clinic. (2023). Thoracic Cavity.
Alleviate Pain Clinic. Right Chest Pain Causes: Complete Guide to Understanding & Managing Discomfort.
Healthline. (2024). What’s Causing Pain in the Right Side of My Chest?.
Asian Heart Institute. Why Are You Experiencing Pain in the Right Side of Your Chest?.
Tua Saude. (2026). Right Side Chest Pain: 10 Possible Causes & Treatment.
Medical News Today. (2025). 18 potential causes of right-sided chest pain and the typical outlook.
Cleveland Clinic. (2023). Right-Side Chest Pain.
Verywell Health. (2026). What's Causing Your Right-Side Chest Pain?.
Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri
.jpg&w=3840&q=75)