Lampu kamar sudah padam sejak pukul sepuluh, tetapi mata baru terpejam lewat tengah malam. Di rumah lain, dengkuran seseorang berhenti sejenak lalu disusul suara seperti tersedak. Keluhan seperti ini sering dianggap akibat lelah atau banyak pikiran.
Bila terjadi berulang dan mulai terasa di siang hari, keluhan tersebut bisa menjadi tanda gangguan tidur yang berdampak pada konsentrasi, tekanan darah, dan daya tahan tubuh.
Artikel ini membahas jenis gangguan tidur, gejala khasnya, dan kapan perlu ke dokter.
Kapan Sulit Tidur Disebut Gangguan Tidur?
Gangguan tidur adalah kumpulan kondisi yang mengganggu jumlah, kualitas, atau waktu tidur. Cleveland Clinic mencatat ada lebih dari 80 jenisnya, yang memengaruhi kemampuan tubuh beristirahat dan tetap terjaga di siang hari.
Satu malam yang kurang nyenyak belum tentu berarti gangguan. Perhatikan pola keluhan yang berulang, bertahan lama, dan mengganggu aktivitas. Pada insomnia, NHS menyebut keluhan yang berlangsung kurang dari 3 bulan sebagai jangka pendek dan 3 bulan atau lebih sebagai jangka panjang.
Sebagai patokan, Kemenkes mengutip saran CDC agar orang dewasa usia 18 sampai 65 tahun mendapat tidur berkualitas setidaknya 7 jam setiap malam. Untuk kelompok usia lain, jam tidur normal bisa berbeda.
Pemicu Tidur Terganggu dan Kelompok yang Lebih Rentan
Kemenkes menyebut penyebabnya beragam, dari gaya hidup, kamar yang kurang nyaman, hingga masalah psikologis. Pemicu yang sering ditemui antara lain:
Stres dan kesehatan mental. NHS mencatat stres, gangguan kecemasan, dan depresi sebagai pemicu sulit tidur. Kondisi lain seperti gangguan bipolar juga bisa berperan.
Lingkungan dan kebiasaan malam. Kamar yang bising, panas, atau dingin dan kasur yang tidak nyaman bisa memecah tidur. Alkohol, kafein, dan nikotin termasuk penyebab susah tidur yang bisa diubah sendiri.
Jadwal kerja dan perjalanan. Kerja shift dan jet lag menggeser jam biologis tubuh. Menurut Ayo Sehat Kemenkes, jam tidur yang bergeser jauh di akhir pekan juga berefek mirip jet lag.
Penyakit lain. Gangguan tidur bisa menjadi gejala penyakit jantung, asma, nyeri, atau gangguan saraf. Pada sleep apnea obstruktif, kelebihan beban di area dada atas dan leher ikut menghalangi aliran udara.
Cleveland Clinic menyebut perempuan dan orang dengan riwayat keluarga lebih rentan, dan sekitar separuh orang dewasa di atas 65 tahun memiliki gangguan tidur.
Jenis Gangguan Tidur dan Gejala Khasnya
Gejala setiap jenis berbeda, seperti diuraikan berikut.
1. Insomnia, Sulit Memulai atau Mempertahankan Tidur
Orang dengan insomnia sulit terlelap, sering terbangun, atau bangun terlalu pagi lalu tidak bisa tidur lagi. Badan tetap lelah setelah bangun, dan siang hari diwarnai kantuk serta mudah tersinggung. Butuh lebih dari 30 menit untuk terlelap secara rutin juga termasuk tandanya. Gejala insomnia yang bertahan berbulan-bulan perlu dibicarakan dengan dokter.
2. Sleep Apnea, Napas Berhenti Sejenak saat Tidur
Sleep apnea adalah gangguan ketika napas berulang kali berhenti lalu mulai lagi selama tidur. Jenis yang sering ditemui adalah obstructive sleep apnea (OSA), yaitu aliran udara yang terhalang. Jenis yang lebih jarang, central sleep apnea, terjadi saat otak gagal mengirim sinyal teratur ke otot pernapasan. Tandanya bisa berupa dengkuran keras, napas tersengal, atau tersedak saat tidur.
3. Narkolepsi dan Hipersomnia, Kantuk Berat di Siang Hari
Hipersomnia ditandai jumlah tidur yang berlebihan dan rasa mengantuk sepanjang siang. Narkolepsi tergolong kelainan langka dengan gejala kantuk ekstrem di siang hari, serangan tertidur mendadak, otot yang tiba-tiba lemas, dan kelumpuhan tidur. Kantuk seperti ini perlu diperiksakan.
4. Sindrom Kaki Gelisah, Dorongan Menggerakkan Kaki
Sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome menimbulkan dorongan kuat untuk menggerakkan kaki. Rasa tidak nyaman muncul saat berbaring atau duduk dan mereda sebentar setelah kaki digerakkan, sehingga tidur sulit dimulai dan dipertahankan. Penyebabnya sering tidak diketahui, tetapi sebagian berkaitan dengan anemia atau kehamilan.
5. Gangguan Ritme Sirkadian, Jam Biologis Tidak Selaras
Gangguan ini muncul saat jam tidur internal tubuh tidak selaras dengan siklus terang dan gelap. Pada gangguan fase tidur tertunda, seseorang rutin baru terlelap dini hari dan bangun menjelang siang, pola yang lebih sering dialami remaja dan dewasa muda. Pekerja shift juga rentan, khususnya bila jadwal sering berganti atau banyak malam kerja berturut-turut.
6. Parasomnia, Perilaku Tak Biasa saat Tidur
Parasomnia adalah perilaku tidak biasa menjelang tidur, saat tidur, atau ketika bangun, misalnya tidur berjalan pada anak dan remaja, teror malam, dan mimpi buruk. Pada gangguan perilaku tidur REM, seseorang berbicara atau bergerak agresif selama fase tidur REM, saat mimpi berlangsung. Gangguan ini lebih sering pada lansia dan banyak dijumpai bersama penyakit saraf seperti penyakit Parkinson, sehingga perlu dinilai dokter.
Mencocokkan Keluhan Malam dengan Jenis Gangguannya
Catatan tentang apa yang Anda atau orang serumah perhatikan membantu dokter mempersempit kemungkinan.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Apa Dampaknya bila Tidur Terus Terganggu?
Dampaknya bagi tubuh dan pikiran antara lain:
Fokus dan suasana hati. Ayo Sehat Kemenkes menyebut kurang tidur membuat sulit berkonsentrasi dan emosi lebih pendek. Keputusan pun cenderung lebih ceroboh.
Jantung dan metabolisme. Tidur yang singkat atau buruk kualitasnya berhubungan dengan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis. Kurang tidur juga dikaitkan dengan kenaikan berat badan, diabetes, stroke, dan serangan jantung.
Daya tahan tubuh. Kurang tidur bisa melemahkan respons antibodi. Akibatnya, tubuh lebih mudah terserang infeksi.
Keselamatan. Kantuk berat bisa memicu microsleep, yaitu tidur selama beberapa detik tanpa disadari. Saat berkendara, jeda itu setara dengan melaju puluhan hingga ratusan meter tanpa kendali penuh.
Keluhan Tidur yang Sebaiknya Dikonsultasikan ke Dokter
Konsultasikan ke dokter bila mengalami kondisi berikut:
Sulit tidur berbulan-bulan. NHS menyarankan pemeriksaan bila perbaikan kebiasaan tidur tidak membantu atau keluhan berlangsung berbulan-bulan. Keluhan yang mengganggu kehidupan sehari-hari juga perlu dinilai.
Dengkuran dengan napas tersengal. Dengkuran keras yang disertai napas tersengal atau tersedak termasuk gejala gangguan tidur. Ceritakan pengamatan pasangan, karena keluhan ini terjadi saat Anda terlelap.
Tertidur saat beraktivitas. Kantuk yang membuat Anda tertidur saat mengerjakan hal rutin perlu diperiksakan. Hindari berkendara saat sangat mengantuk.
Gerakan berbahaya saat tidur. Gerakan agresif atau berjalan saat tidur bisa melukai diri sendiri maupun orang di sekitar. Kondisi ini perlu dinilai, khususnya bila baru muncul pada usia lanjut.
Catatan Tidur dan Studi Tidur dalam Diagnosis
Dokter biasanya memulai dengan tanya jawab dan pemeriksaan fisik. Anda bisa diminta membuat catatan tidur berisi jam berangkat tidur, jam terlelap, dan jam bangun setiap hari. Pada dugaan gangguan ritme sirkadian, catatan ini biasanya dibuat selama beberapa minggu.
Bila perlu, dokter meminta studi tidur atau polisomnografi yang merekam aktivitas otak dan tubuh selama tidur. MSD Manual menyebut pemeriksaan ini, dengan tambahan perekaman aktivitas otot, dipakai untuk memastikan gangguan perilaku tidur REM.
Bagaimana Gangguan Tidur Ditangani?
Pilihan pengobatan bergantung pada jenis dan penyebabnya, antara lain:
Perbaikan rutinitas. Cleveland Clinic menyebut jadwal tidur yang teratur dan kebiasaan tidur yang sehat sebagai langkah penanganan. Pada gangguan ritme sirkadian, paparan cahaya terang pada waktu yang tepat membantu menyelaraskan jam biologis.
Terapi perilaku kognitif. NHS menyebut terapi perilaku kognitif (CBT) sebagai salah satu pilihan untuk insomnia. Cleveland Clinic juga mencantumkannya dalam penanganan gangguan tidur.
Alat bantu napas. Pada sleep apnea, dokter bisa menyarankan mesin CPAP. Pada kasus tertentu, ada pula alat perangsang saraf yang ditanam di tubuh.
Obat sesuai resep. Dokter bisa meresepkan obat tidur atau obat yang membantu tetap terjaga. NHS menyebut obat tidur hanya diresepkan untuk beberapa hari hingga maksimal beberapa minggu.
Menjaga Tidur Tetap Teratur dari Kebiasaan Sehari-hari
Kebiasaan berikut, bersama cara sederhana untuk tidur lebih nyenyak, membantu menjaga kualitas tidur:
Bangun di jam yang sama. NHS menyarankan berbaring hanya saat mengantuk dan bangun pada jam yang sama setiap hari. Pertahankan jadwal ini di akhir pekan.
Atur kamar tidur. Kamar yang gelap, tenang, dan tidak terlalu panas atau dingin mendukung tidur. Pilih posisi yang nyaman bagi leher dan punggung, termasuk bila terbiasa tidur tengkurap.
Batasi kafein, alkohol, dan rokok. NHS menyarankan menghindari rokok, alkohol, teh, dan kopi setidaknya 6 jam sebelum tidur. Makan besar larut malam juga sebaiknya dihindari.
Bergerak aktif dan sisihkan gawai. Olahraga teratur di siang hari membantu tidur. Jauhkan gawai menjelang tidur dan luangkan sekitar 1 jam untuk relaksasi, misalnya mandi air hangat.
Lindungi Waktu Tidur Anda Setiap Malam
Gangguan tidur punya banyak bentuk, dari sulit terlelap hingga napas yang terhenti. Catatan pola tidur selama beberapa minggu memberi gambaran yang jelas bagi dokter. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Pemeriksaan kesehatan atau medical check up juga membantu dokter melihat kondisi tubuh Anda secara menyeluruh. Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Yuks… Mengenal Gangguan Tidur.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Tidur dan Kesehatan Jantung.
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Bahaya Begadang - Diam-Diam Merusak Otak, Jantung, dan Sistem Imun Anda.
Cleveland Clinic. Sleep Disorders - Types, Causes, Symptoms and Treatment.
National Health Service (NHS). Insomnia.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Restless Legs.
Schwab RJ, MSD Manual Consumer Version. Circadian Rhythm Sleep Disorders.
Schwab RJ, MSD Manual Consumer Version. Parasomnias.
Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing
Frequently Asked Question
Apa saja jenis gangguan tidur?
Jenis gangguan tidur meliputi insomnia, sleep apnea, sindrom kaki gelisah, narkolepsi, hipersomnia, gangguan ritme sirkadian, dan parasomnia. Setiap jenis memiliki gejala berbeda, mulai dari sulit terlelap dan napas terhenti saat tidur hingga kantuk berlebihan pada siang hari atau perilaku tidak biasa selama tidur.
Berapa lama sulit tidur baru disebut insomnia jangka panjang?
Menurut NHS, insomnia yang berlangsung kurang dari tiga bulan tergolong jangka pendek, sedangkan keluhan selama tiga bulan atau lebih tergolong jangka panjang. Sulit tidur yang berulang dan mengganggu aktivitas sehari-hari sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
Apakah mendengkur termasuk gangguan tidur?
Dengkuran keras yang disertai napas tersengal atau tersedak saat tidur dapat menjadi tanda sleep apnea, yaitu gangguan ketika napas berhenti dan mulai kembali berulang kali selama tidur. Jika disertai kantuk berat pada siang hari, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Kapan gangguan tidur perlu diperiksakan ke dokter?
Periksakan diri jika sulit tidur berlangsung berbulan-bulan, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau tidak membaik setelah kebiasaan tidur diperbaiki. Dengkuran dengan napas tersengal, tertidur saat beraktivitas, dan gerakan berbahaya selama tidur juga perlu dinilai dokter. Hindari berkendara ketika sangat mengantuk.
Bagaimana dokter memeriksa gangguan tidur?
Dokter biasanya memulai dengan tanya jawab mengenai keluhan, pemeriksaan fisik, dan catatan tidur yang berisi waktu tidur serta waktu bangun. Jika diperlukan, dokter dapat menyarankan studi tidur atau polisomnografi untuk merekam aktivitas otak dan tubuh selama tidur serta membantu memastikan diagnosis tertentu.
