Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Kenali Gejala Ambeien, Tingkat Keparahan & Pilihan Pengobatannya
Kembali ke Artikel & Berita

Kenali Gejala Ambeien, Tingkat Keparahan & Pilihan Pengobatan

SBATips Kesehatan

Pernah merasa tidak nyaman di sekitar anus setelah duduk terlalu lama? Atau pernahkah Anda melihat bercak darah setelah buang air besar? Kondisi ini cukup umum terjadi dan sering dikaitkan dengan gejala ambeien, atau dalam istilah medis disebut hemoroid.

Ambeien sendiri dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia. Meski terlihat sepele, mengenali tanda-tandanya sejak awal sangat penting agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat dan tidak mengganggu aktivitas. Mari cari tahu gejala dan pilihan penanganannya di bawah ini! 

Apa Itu Ambeien (Wasir)?

Orang-orang sering kali mengenali ambeien sebagai wasir, atau dunia medis menyebutnya hemoroid, yaitu pembengkakan pembuluh darah balik (vena) di anus dan bagian bawah rektum (ujung usus besar sebelum anus). Kondisi ini menyerupai varises yang muncul di kaki. Berdasarkan lokasinya, ambeien pun terbagi menjadi dua jenis.

  • Ambeien dalam (internal): tumbuh di dalam rektum, biasanya tidak terlihat dan jarang terasa sakit, tetapi dapat menyebabkan perdarahan.

  • Ambeien luar (eksternal): tumbuh di bawah kulit di sekitar anus dan lebih sering menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri.

Lembaga kesehatan AS, NIDDK (National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases), menyatakan bahwa ambeien (hemoroid) merupakan penyebab paling umum dari keluhan di area anus. 

Namun, tidak semua keluhan di area tersebut berasal dari ambeien karena gejalanya dapat menyerupai gangguan saluran cerna lainnya. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah seseorang terkena ambeien atau tidak.

Gejala Ambeien Berdasarkan Tingkat Keparahan

Gejala berbeda pada setiap orang tergantung pada jenis dan seberapa berat kondisi yang dialami. Berdasarkan tingkat keparahannya, dunia medis membagi gejala menjadi empat derajat berdasarkan seberapa jauh benjolan turun atau menonjol keluar dari anus. Dokter hanya memakai pembagian derajat ini untuk ambeien dalam.

Ambeien Dalam

  • Derajat I: Benjolan hanya ada di dalam dan tidak menonjol keluar. Tanda yang paling mungkin muncul adalah keluarnya darah setelah buang air besar. 

  • Derajat II: Benjolan menonjol keluar saat buang air besar atau mengejan, lalu masuk dengan sendirinya. Keluarnya darah pada kondisi ini bisa terjadi.

  • Derajat III: Benjolan menonjol keluar dan baru masuk jika didorong dengan tangan. Area anus bisa terasa nyeri dan iritasi.

  • Derajat IV: Benjolan tetap berada di luar dan tidak dapat didorong masuk. Kasus ini perlu ditangani oleh dokter.

Pada kondisi di atas, kita perlu mencatat bahwa ambeien dalam yang belum menonjol umumnya tidak menimbulkan nyeri, sehingga tanda satu-satunya bisa berupa darah yang keluar saat buang air besar. Oleh karena itu, Anda tetap perlu memperhatikan darah saat BAB meskipun tidak terasa sakit.

Ambeien luar

Secara klinis, penderita umumnya mengalami beberapa gejala ambeien luar berikut.

  • Gatal atau iritasi di sekitar anus.

  • Nyeri atau tidak nyaman, terutama saat duduk.

  • Bengkak di sekitar anus.

  • Darah keluar saat BAB.

Ambeien Luar dengan Bekuan Darah (Trombosis)

Pada kondisi ini, terkadang darah dapat menggumpal di dalam ambeien luar, yang disebut trombosis. Tandanya meliputi nyeri hebat, pembengkakan, peradangan, serta munculnya benjolan keras yang warnanya berubah di bagian anus. 

Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa terasa nyeri. Pada beberapa kasus, diperlukan bantuan dokter untuk mengeluarkan bekuan darahnya.

Penyebab dan Faktor Risiko Ambeien

Ambeien muncul ketika tekanan di bagian bawah rektum meningkat sehingga pembuluh darah di sekitarnya meregang dan membengkak. Berikut hal-hal yang bisa memicu munculnya gejala ambeien.

  • Mengejan saat BAB

  • Duduk terlalu lama, terutama di toilet

  • Sembelit atau diare yang berlangsung lama

  • Berat badan berlebih (obesitas)

  • Kehamilan

  • Hubungan seks anal

  • Pola makan rendah serat

  • Sering mengangkat beban berat

Sembelit dan diare yang berlangsung lama merupakan salah satu pemicu ambeien. Diare sendiri memiliki banyak penyebab, salah satunya adalah infeksi usus. Jika diare Anda tidak kunjung reda, kenali terlebih dahulu tanda-tandanya; bisa jadi itu merupakan gejala infeksi usus.

Selain kebiasaan di atas, berikut beberapa faktor yang membuat seseorang rentan terkena ambeien

  • Bertambahnya usia karena jaringan yang menyangga pembuluh darah di rektum dan anus melemah dan mengendur.

  • Kehamilan, karena berat janin menekan area anus.

  • Berat badan berlebih (obesitas).

Cara Mengobati Ambeien

Anda dapat menangani ambeien secara mandiri di rumah. Tetapi, penanganan ini hanya bertujuan untuk meredakan gejala ambeien dan membuat BAB lebih lancar, bukan untuk menghilangkan ambeien secara langsung.

Perawatan di Rumah

  • Makan makanan berserat seperti buah, sayur, dan biji-bijian agar tinja lebih lunak. 

  • Minum air putih sekitar 6 sampai 8 gelas per hari untuk menjaga tinja tetap lunak. 

  • Mengonsumsi suplemen pelunak tinja (obat yang membuat tinja lebih lunak), seperti psyllium atau methylcellulose, jika serat dari makanan belum cukup. 

  • Duduk di rendaman air hangat (sitz bath) beberapa kali sehari untuk meredakan nyeri.

  • Menghindari mengejan terlalu keras saat buang air besar.

Prosedur di Rumah Sakit

Untuk kondisi ambeien dalam yang berdarah atau menonjol, dokter dapat melakukan beberapa prosedur di klinik atau rumah sakit. Berikut di antaranya.

  • Ligasi karet (rubber band ligation): Dokter akan memasang karet kecil di pangkal ambeien untuk menghentikan aliran darah, sehingga ambeien mengerut dan lepas. 

  • Skleroterapi (sclerotherapy): Dokter akan menyuntikkan zat khusus ke ambeien. yang menyebabkan terbentuknya jaringan parut. Jaringan parut tersebut memutus suplai darah yang dapat mengecilkan ambeien. 

  • Koagulasi inframerah (infrared photocoagulation): Pada prosedur ini ambeien akan dihancurkan dengan sinar inframerah.

Kapan Ambeien Perlu Tindakan Medis?

Tidak semua ambeien memerlukan operasi. Pada umumnya, dokter hanya akan melakukan operasi saat kondisi ambeien menimbulkan keluhan yang semakin memperburuk aktivitas sehari-hari, seperti ambeien besar dan terus menonjol. Berikut beberapa kondisi yang biasanya membuat dokter mempertimbangkan tindakan lebih lanjut.

  • Keluhan tidak membaik setelah perawatan di rumah.

  • Perdarahan keluar dari anus terus-menerus disertai pusing, lemas, pucat (tanda anemia).

  • Ambeien dalam sudah masuk derajat III atau IV, yaitu benjolan yang harus didorong masuk dengan tangan atau tidak bisa dikembalikan sama sekali. 

  • Ambeien luar yang besar, atau ambeien dalam yang terus menonjol dan tidak membaik dengan pengobatan lain. 

  • Ambeien yang berat atau sering kambuh. 

  • Muncul komplikasi, seperti ambeien dalam yang terjepit atau bekuan darah yang sangat nyeri.

  • Tinja berwarna hitam pekat atau perubahan pola BAB yang tidak dapat dijelaskan, terutama bila disertai penurunan berat badan.

Cara Mencegah Ambeien

Salah satu kunci untuk mencegah munculnya gejala ambeien adalah dengan menjaga tinja tetap lunak supaya mudah keluar tanpa perlu mengejan terlalu keras. Berikut beberapa cara yang bisa Anda mulai untuk mencegahnya.

  • Makan makanan tinggi serat: buah, sayur, dan biji-bijian utuh.

  • Minum cukup air, sekitar 6 sampai 8 gelas sehari, dan batasi alkohol.

  • Jangan mengejan terlalu keras saat BAB.

  • Jangan menunda atau menahan BAB, dan hindari berlama-lama di toilet. 

  • Aktif bergerak. Olahraga membantu mencegah sembelit dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah di area anus.

  • Hindari duduk terlalu lama dalam satu waktu.

Kebiasaan-kebiasaan di atas dapat membantu Anda menurunkan risiko terkena ambeien, tetapi tidak menjamin ambeien sama sekali tidak muncul. Anda sangat dianjurkan untuk terus konsisten menjalani pola hidup sehat dan melakukan kontrol kesehatan secara rutin. 

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun tidak merasakan nyeri atau keluhan berat, mengenali berbagai gejala ambeien sejak dini serta memeriksakan diri sangat penting untuk pencegahan. Segera buat janji ke dokter jika Anda mengalami gejala ambeien berikut.

  • Ada darah saat BAB, sekecil apa pun. Meskipun keluarnya darah saat BAB juga dapat mengindikasikan hal lain, memastikan dari mana darah itu berasal sangat penting untuk pencegahan dini.

  • Keluhan gejala ambeien belum membaik setelah sekitar satu minggu perawatan di rumah. 

  • Kebiasaan BAB berubah, misalnya lebih sering sembelit atau diare, atau warna dan bentuk tinja berubah dari biasanya. 

  • Ada nyeri hebat disertai munculnya benjolan keras di pinggir anus. Itu bisa jadi tanda bekuan darah di dalam ambeien luar. 

Banyak orang enggan melakukan pemeriksaan karena merasa malu, namun mereka perlu melakukan hal ini supaya dokter dapat mengenali kondisi dari keluhan dan pemeriksaan fisik.

Menurut panduan ASCRS (American Society of Colon and Rectal Surgeons), para dokter hampir selalu menegakkan diagnosis ambeien secara klinis, yaitu lewat tanya jawab dan pemeriksaan langsung. Jadi, Anda tidak perlu sungkan untuk berkonsultasi.

Kenali Kondisi Pencernaan Lebih Awal!

Jika Anda sering mengalami gejala ambeien seperti rasa nyeri dan keluar darah saat BAB, atau menghadapi keluhan pencernaan yang berulang, jangan menunggu sampai aktivitas harian Anda makin terganggu. Medical Check-up (MCU) Bumame dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi pencernaan.

Pemeriksaan ini juga dapat memberikan gambaran bagi dokter dalam menentukan langkah medis berikutnya. Namun, Anda perlu memahami bahwa, MCU bukanlah pengobatan ambeien dan hasilnya tetap perlu dibahas bersama dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat!

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi:

  1. Mayo Clinic Staff. (2025). Hemorrhoids: Symptoms and causes. Mayo Clinic.

  2. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). (2016). Symptoms & Causes of Hemorrhoids. National Institutes of Health, AS.

  3. NewYork-Presbyterian. (2026). What is Hemorrhoids?

  4. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). (2020). Treatment of Hemorrhoids (atau panduan terkait Eating, Diet, & Nutrition for Hemorrhoids / Treatment NIDDK yang diperbarui sekitar periode tersebut).

  5. Mott, T. F., Latimer, K., & Edwards, C. R. (2018). Hemorrhoids: Diagnosis and Treatment Options. American Family Physician, 97(3), 172-179.

  6. Mayo Clinic Staff. (2025). Hemorrhoids: Diagnosis and treatment. Mayo Clinic.

  7. Davis, B. R., Lee-Kong, S. A., Migaly, J., Feingold, D. L., & Steele, S. R. (2018). The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for the Management of Hemorrhoids. Diseases of the Colon & Rectum, 61(3), 284-292. doi:10.1097/DCR.0000000000001030.

Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia

Frequently Asked Question

Apa saja gejala ambeien yang perlu diwaspadai?
Gejala ambeien meliputi gatal atau iritasi di sekitar anus, nyeri saat duduk, pembengkakan, dan darah saat buang air besar. Pada kondisi tertentu, benjolan dapat menonjol keluar, sedangkan ambeien luar dengan bekuan darah bisa menyebabkan nyeri hebat dan benjolan keras.
Apa penyebab dan faktor risiko ambeien?
Ambeien terjadi ketika tekanan di bagian bawah rektum meningkat sehingga pembuluh darah di sekitarnya meregang dan membengkak. Pemicunya meliputi mengejan saat BAB, duduk terlalu lama, sembelit atau diare berkepanjangan, pola makan rendah serat, obesitas, kehamilan, hubungan seks anal, dan sering mengangkat beban berat.
Bagaimana cara mengobati ambeien di rumah?
Perawatan di rumah dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan tinggi serat, minum sekitar 6–8 gelas air per hari, menggunakan suplemen pelunak tinja jika diperlukan, berendam dalam air hangat, dan menghindari mengejan terlalu keras saat BAB. Perawatan ini membantu meredakan gejala, tetapi tidak langsung menghilangkan ambeien.
Kapan ambeien perlu ditangani oleh dokter?
Periksakan diri jika keluhan tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan di rumah, terdapat darah saat BAB, pola BAB berubah, atau muncul nyeri hebat disertai benjolan keras. Perdarahan terus-menerus yang disertai pusing, lemas, atau pucat serta benjolan yang tidak dapat dimasukkan kembali juga memerlukan evaluasi medis.
Apakah penderita ambeien selalu harus menjalani operasi?
Tidak selalu. Ambeien ringan dapat membaik dengan perawatan di rumah, sedangkan kondisi tertentu dapat ditangani melalui prosedur seperti ligasi karet, skleroterapi, atau koagulasi inframerah. Operasi biasanya dipertimbangkan jika ambeien berat, terus menonjol, sering kambuh, atau tidak membaik dengan penanganan lain.