Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

HDL Kolesterol Adalah Kolesterol Baik, Kenali Fungsi dan Kadar Idealnya
Kembali ke Artikel & Berita

HDL Kolesterol Adalah Kolesterol Baik, Kenali Fungsi dan Kadar Idealnya

Redaksi Bumame

HDL Disebut Kolesterol Baik, tetapi Apa Fungsinya? Kenali Kadar Ideal dan Cara Menjaganya

Kolesterol merupakan zat lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hormon, vitamin D, dan membran sel. Namun, kolesterol terbagi menjadi beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda, salah satunya adalah HDL (High-Density Lipoprotein).
HDL dikenal sebagai "kolesterol baik" karena membantu membawa kolesterol berlebih dari pembuluh darah kembali ke hati untuk diproses dan dikeluarkan dari tubuh. Menurut American Heart Association (AHA), kadar HDL yang cukup dapat membantu melindungi kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.¹

Mengenal HDL sebagai Kolesterol Baik

HDL (High-Density Lipoprotein) adalah lipoprotein yang berfungsi mengangkut kolesterol dari jaringan tubuh dan pembuluh darah kembali ke hati. Di hati, kolesterol tersebut akan digunakan kembali atau dibuang melalui empedu.
Fungsi inilah yang membuat HDL sering disebut sebagai kolesterol baik karena membantu mencegah penumpukan plak pada pembuluh darah.
Sebaliknya, LDL (Low-Density Lipoprotein) membawa kolesterol dari hati menuju jaringan tubuh. Bila kadarnya terlalu tinggi, LDL dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Untuk memahami lebih jauh kolesterol baik vs jahat, penting mengetahui bahwa keseimbangan antara HDL dan LDL jauh lebih penting dibandingkan hanya melihat salah satu angkanya saja.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kadar HDL yang rendah merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung, terutama bila disertai kadar LDL atau trigliserida yang tinggi.²

Fungsi HDL bagi Kesehatan Tubuh

HDL memiliki beberapa fungsi penting bagi tubuh, di antaranya:
  • Membantu mengangkut kolesterol berlebih kembali ke hati.
  • Mengurangi penumpukan plak pada pembuluh darah.
  • Membantu menjaga elastisitas pembuluh darah.
  • Mendukung kesehatan sistem kardiovaskular.
  • Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke bila kadarnya tetap optimal.
Meski demikian, HDL yang tinggi tidak otomatis menghilangkan risiko penyakit jantung apabila seseorang masih memiliki faktor risiko lain, seperti merokok, hipertensi, diabetes, atau obesitas.

Kadar HDL Ideal Berdasarkan Jenis Kelamin

Kadar HDL diketahui melalui pemeriksaan profil lipid atau tes kolesterol.
Secara umum, kategori kadar HDL adalah:
  • Pria: 40 mg/dL atau lebih.
  • Wanita: 50 mg/dL atau lebih.
  • 60 mg/dL atau lebih dianggap memberikan perlindungan tambahan terhadap penyakit jantung.
Interpretasi hasil pemeriksaan tetap perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kadar LDL, trigliserida, usia, dan riwayat penyakit.
Apabila ingin mengetahui apakah hasil pemeriksaanmu sudah sesuai, pahami terlebih dahulu kadar kolesterol normal berdasarkan usia dan faktor risiko yang dimiliki.
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), pemeriksaan profil lipid secara berkala penting untuk membantu menilai risiko penyakit kardiovaskular sejak dini.³

Cara Alami Meningkatkan Kadar HDL

Meningkatkan kadar HDL umumnya dilakukan melalui perubahan gaya hidup sehat.
Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

1. Berolahraga Secara Rutin

Aktivitas fisik seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, atau jogging dapat membantu meningkatkan kadar HDL.
Melakukan olahraga untuk kesehatan kolesterol secara rutin juga membantu menjaga berat badan ideal dan menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Mengonsumsi Lemak Sehat

Pilih sumber lemak sehat seperti ikan berlemak, alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun sebagai bagian dari pola makan seimbang.

3. Menjaga Berat Badan Ideal

Penurunan berat badan pada orang yang mengalami kelebihan berat badan dapat membantu meningkatkan HDL sekaligus menurunkan LDL.

4. Berhenti Merokok

Berhenti merokok terbukti dapat meningkatkan kadar HDL dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung.

5. Memilih Minuman yang Mendukung Pola Hidup Sehat

Selain makanan bergizi, beberapa pilihan menjaga kadar kolesterol lewat minuman sehat juga dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat, misalnya dengan mengurangi minuman tinggi gula dan memperbanyak konsumsi air putih.
Menurut AHA, perubahan gaya hidup merupakan terapi utama untuk memperbaiki profil kolesterol sebelum mempertimbangkan penggunaan obat pada sebagian besar kasus.¹

Risiko Kesehatan akibat Kadar HDL Rendah

HDL yang rendah membuat proses pembuangan kolesterol dari pembuluh darah menjadi kurang optimal. Akibatnya, kolesterol lebih mudah menumpuk dan membentuk plak pada dinding pembuluh darah.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko:
  • Penyakit jantung koroner.
  • Serangan jantung.
  • Stroke.
  • Penyakit pembuluh darah perifer.
Karena itu, dokter biasanya tidak hanya melihat kadar HDL saja, tetapi juga menilai LDL, trigliserida, tekanan darah, kadar gula darah, dan faktor risiko lainnya.

Kondisi yang Memerlukan Pemeriksaan Kolesterol

Pemeriksaan kolesterol dianjurkan bagi orang dewasa secara berkala, terutama apabila memiliki:
  • Riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi.
  • Diabetes.
  • Hipertensi.
  • Obesitas.
  • Kebiasaan merokok.
  • Riwayat penyakit jantung.
Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi gangguan profil lemak sebelum muncul komplikasi.
Apabila ingin mengetahui kadar HDL, LDL, trigliserida, dan kolesterol total secara menyeluruh, kamu dapat melakukan tes kolesterol lengkap di Bumame sesuai rekomendasi dokter.

Jaga Keseimbangan Kolesterol Sejak Dini

HDL merupakan kolesterol baik yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dengan membawa kolesterol berlebih kembali ke hati. Menjaga kadar HDL tetap optimal melalui pola makan sehat, olahraga rutin, dan pemeriksaan berkala merupakan langkah penting untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
Jika kamu memiliki faktor risiko kolesterol tinggi atau ingin mengetahui kondisi profil lemak darahmu, kamu dapat chat gratis dengan dokter untuk konsultasi agar mendapatkan rekomendasi pemeriksaan maupun penanganan yang sesuai.

Sumber: American Heart Association (AHA), Centers for Disease Control and Prevention (CDC), National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI)

Lokasi Klinik Bumame

Klinik Bumame Cideng JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang 1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310 Klinik Bumame Puri Indah Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610

Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed

Frequently Asked Question

Mengapa HDL disebut kolesterol baik?
Karena HDL membantu mengangkut kolesterol berlebih dari pembuluh darah kembali ke hati sehingga mengurangi risiko penumpukan plak.
Berapa kadar HDL yang normal?
Secara umum, kadar HDL minimal 40 mg/dL pada pria dan 50 mg/dL pada wanita dianggap baik. Nilai 60 mg/dL atau lebih memberikan perlindungan tambahan terhadap penyakit jantung.
Apakah HDL tinggi selalu baik?
Sebagian besar penelitian menunjukkan HDL yang cukup bermanfaat bagi kesehatan jantung. Namun, risiko penyakit jantung tetap dipengaruhi oleh faktor lain seperti LDL, tekanan darah, diabetes, dan gaya hidup.

Apakah olahraga dapat meningkatkan HDL?
Ya. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin terbukti membantu meningkatkan kadar HDL sekaligus memperbaiki kesehatan jantung secara keseluruhan.
Kapan sebaiknya melakukan tes kolesterol?
Pemeriksaan kolesterol dianjurkan secara berkala pada orang dewasa, terutama bila memiliki faktor risiko penyakit jantung atau riwayat kolesterol tinggi dalam keluarga.