Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Manfaat Ikan Gabus untuk Pemulihan Tubuh: Fakta Gizi dan Bukti Penelitiannya
Kembali ke Artikel & Berita

Manfaat Ikan Gabus untuk Pemulihan Tubuh: Fakta Gizi dan Bukti Penelitiannya

SBATips Kesehatan

Setelah operasi sesar atau pulang dari rawat inap, tidak sedikit orang yang dibawakan sup ikan gabus atau kapsul ekstraknya oleh keluarga. Harapannya, luka cepat kering dan kadar albumin segera naik.

Ikan gabus memang lauk yang bergizi. Namun, harapan yang terlalu besar pada satu jenis makanan bisa membuat penyebab kadar albumin rendah terlewat, padahal penyebabnya bisa berasal dari hati, ginjal, atau kekurangan gizi. Isi produk ekstrak di pasaran juga beragam.

Artikel ini membahas kandungan gizinya, bukti penelitian beserta jumlah pesertanya, cara mengolahnya, siapa yang perlu berkonsultasi lebih dulu, dan tanda yang perlu diperiksakan ke dokter.

Apa Manfaat Ikan Gabus yang Sudah Didukung Penelitian?

Ikan gabus atau Channa striata adalah ikan air tawar yang sejak lama dikonsumsi di Asia Tenggara untuk membantu pemulihan setelah operasi dan persalinan. Manfaat utamanya adalah sebagai lauk hewani sumber protein. Menurut Kementerian Kesehatan, lauk hewani memiliki asam amino yang lebih lengkap dan mudah diserap tubuh.

Klaim yang lebih spesifik, seperti mempercepat penyembuhan luka atau menaikkan albumin, sebagian besar berasal dari penelitian ekstrak ikan gabus pada kelompok pasien tertentu. Hasilnya menjanjikan, tetapi jumlah uji klinisnya masih sedikit. Ikan gabus bisa melengkapi menu pemulihan, sementara pengobatan tetap mengikuti arahan dokter.

Zat Gizi dalam Daging dan Ekstrak Ikan Gabus

Sebuah tinjauan sistematis tahun 2025, yaitu kajian yang merangkum banyak penelitian dengan metode baku, mencatat beberapa zat gizi yang menonjol pada ikan gabus:

  • Protein dan albumin. Kadar albumin dalam ekstrak ikan gabus yang dianalisis berkisar 0,76 sampai 10,73 gram per 100 gram. Rentang yang lebar ini menunjukkan bahwa isi ekstrak bisa sangat berbeda antara satu sediaan dan sediaan lain.

  • Asam amino. Ikan gabus mengandung asam amino esensial dan nonesensial, terutama asam glutamat, arginin, dan glisin. Asam amino adalah bahan penyusun protein yang dibutuhkan tubuh saat memperbaiki jaringan.

  • Asam lemak. Jenis yang ditemukan antara lain asam palmitat, asam arakidonat, dan asam linoleat. Proses penyembuhan luka membutuhkan dukungan gizi yang cukup, termasuk protein, asam amino, asam lemak, dan mineral.

  • Mineral seng dan tembaga. Kedua mineral ini ikut tercatat dalam analisis ikan gabus. Sebuah kajian pustaka dari Indonesia juga menyebut kandungan zat besi dan asam lemak tak jenuh di dalamnya.

Angka kadar albumin di atas berasal dari ekstrak, sehingga belum bisa disamakan dengan seporsi ikan gabus yang dimasak di rumah.

Dari Mana Albumin dalam Darah Berasal?

Albumin adalah protein yang dibuat oleh hati. Protein ini menjaga cairan darah agar tetap berada di dalam pembuluh darah dan membantu membawa berbagai zat penting ke seluruh tubuh.

Karena dibuat oleh hati, kadar albumin darah dipengaruhi banyak hal di luar menu harian. Kadar albumin yang rendah, atau hipoalbuminemia, bisa menjadi tanda gangguan fungsi hati, penyakit ginjal, kekurangan gizi, infeksi, penyakit saluran cerna, luka bakar yang luas, atau penyakit tiroid. Kajian pustaka dari Indonesia juga mengaitkan albumin rendah dengan peradangan dan stres tubuh setelah operasi.

Jadi, makan ikan yang kaya albumin belum tentu langsung menaikkan kadar albumin darah. Kadar yang rendah perlu dicari penyebabnya oleh dokter, dan tes albumin saja belum cukup untuk menegakkan diagnosis.

Seberapa Kuat Bukti Ikan Gabus untuk Luka dan Albumin?

Penelitian tentang ikan gabus cukup banyak, tetapi sebagian besar dilakukan di laboratorium atau pada hewan percobaan. Kajian tahun 2025 tadi menyaring 2.898 publikasi dan menemukan 22 studi yang memenuhi syarat. Dari jumlah itu, hanya empat yang merupakan uji klinis pada manusia, termasuk pada ibu setelah operasi sesar.

Pada penelitian laboratorium dan hewan percobaan, ekstrak ikan gabus meningkatkan pembentukan kolagen dan pertumbuhan lapisan kulit baru. Temuan ini belum tentu berlaku pada manusia. Dalam uji acak terkontrol, peserta dibagi secara acak ke kelompok ekstrak atau kelompok plasebo, yaitu sediaan pembanding tanpa zat aktif. Tabel berikut merangkum beberapa penelitian pada manusia.

Penelitian

Peserta

Yang Diberikan

Temuan

Uji acak terkontrol di Indonesia, 2017

109 lansia rawat inap berusia 60 tahun ke atas dengan gizi kurang dan albumin di bawah 3,5 g/dL. Sebanyak 90 orang menyelesaikan studi.

10 gram ekstrak per hari atau plasebo selama 14 hari

Kenaikan albumin median 0,5 g/dL pada kelompok ekstrak dan 0,1 g/dL pada kelompok plasebo, berbeda bermakna

Uji acak terkontrol di Malaysia, 2018

102 pasien setelah operasi bersih terencana. Sebanyak 81 orang menyelesaikan pemantauan.

Semprotan ekstrak atau plasebo pada luka setiap hari selama 2 minggu

Skor nyeri dan tampilan bekas luka lebih baik pada kelompok ekstrak

Penelitian eksperimen acak di Jember dan Situbondo, 2020

200 pasien tuberkulosis (TBC) paru

Ekstrak atau plasebo tiga kali sehari selama 1 bulan

Indeks massa tubuh, ukuran berat dibanding tinggi badan, tidak berbeda bermakna antara kedua kelompok

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Jumlah pesertanya relatif sedikit, waktu pemantauannya singkat, dan kelompok pasiennya spesifik. Pada studi luka operasi, ekstrak disemprotkan langsung ke luka dan peserta justru diminta tidak makan ikan gabus selama penelitian, sehingga hasilnya belum bisa dipakai untuk menilai manfaat makan ikan gabus.

Para peneliti sendiri menilai uji klinis yang lebih besar dan lebih lama masih dibutuhkan. Hasil ini belum bisa menjadi janji untuk setiap orang yang sedang memulihkan diri.

Cara Mengolah Ikan Gabus agar Gizinya Tetap Terjaga

Bila ingin memasukkan ikan gabus ke menu keluarga, kebiasaan berikut bisa membantu:

  • Pilih cara masak berkuah, kukus, atau pepes. Cara ini memakai lebih sedikit minyak dibanding menggoreng. Pedoman gizi seimbang Kemenkes menganjurkan untuk membatasi makanan asin, manis, dan berlemak, sehingga takaran garam dan santan juga perlu diperhatikan.

  • Atur porsi dengan Isi Piringku. Setiap kali makan, separuh piring diisi sayur dan buah, sedangkan separuh lainnya diisi makanan pokok dan lauk pauk. Ikan gabus bisa mengisi bagian lauk, dengan porsi yang menyesuaikan kebutuhan protein harian masing-masing orang.

  • Variasikan sumber protein. Kemenkes mengingatkan bahwa tidak ada satu pun bahan makanan yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Selingi ikan gabus dengan telur, ayam, tahu, tempe, atau makanan protein tinggi lainnya.

  • Jadikan lauk berprotein sebagai kebiasaan. Salah satu pesan gizi seimbang Kemenkes adalah membiasakan makan lauk pauk yang kaya protein. Ikan gabus bisa menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi nutrisi harian keluarga.

Siapa yang Perlu Berkonsultasi sebelum Minum Ekstrak Ikan Gabus?

Sebagai lauk, ikan gabus umumnya bisa dinikmati banyak orang. Untuk ekstrak dalam bentuk kapsul atau serbuk, kelompok berikut sebaiknya bertanya ke dokter lebih dulu:

  • Orang dengan alergi ikan. Bila Anda pernah mengalami alergi makanan setelah makan ikan, bicarakan dengan dokter sebelum mencoba ikan gabus maupun ekstraknya. Dokter bisa membantu menilai risiko reaksi yang mungkin muncul.

  • Orang dengan penyakit hati atau ginjal. Kedua organ ini ikut menentukan kadar albumin dalam darah. Bila Anda sedang menjalani pengaturan makan dari dokter atau pernah didiagnosis gangguan metabolisme protein, tanyakan dulu apakah ekstrak boleh ditambahkan.

  • Ibu hamil dan menyusui. Uji klinis ekstrak ikan gabus pada ibu setelah persalinan masih sedikit. Diskusikan dengan dokter atau bidan sebelum memakai suplemen apa pun selama hamil dan menyusui.

  • Orang yang rutin minum obat atau suplemen lain. Ceritakan semua produk yang Anda konsumsi kepada dokter, termasuk ekstrak hewani dan jamu. Langkah ini membantu dokter menilai kecocokannya dengan pengobatan yang sedang berjalan.

Saat membeli ekstrak, pilih produk yang mencantumkan nomor izin edar BPOM dan baca komposisinya. Kadar zat di dalamnya bisa berbeda dari satu produk ke produk lain.

Luka dan Bengkak yang Sebaiknya Diperiksa Dokter

Apa pun menu pemulihan yang sedang dijalani, periksakan diri ke dokter bila muncul keluhan berikut:

  • Luka yang memburuk. Luka yang mengeluarkan cairan atau nanah, berbau tidak sedap, makin merah, atau bengkak perlu segera diperiksa. Pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi menghambat aliran darah yang membawa nutrisi ke luka, sehingga luka diabetes butuh perhatian khusus.

  • Bengkak di kaki atau perut. Kaki bengkak serta perut yang bengkak atau nyeri termasuk gejala penyakit hati. Keluhan ini kadang disertai lemas, mual, kulit dan mata menguning, atau urine berwarna gelap.

  • Perubahan buang air kecil. Urine berbusa atau berdarah, jumlah buang air kecil yang berubah, serta bengkak di tangan, kaki, atau kelopak mata bisa menjadi tanda gangguan ginjal. Dokter akan menilainya bersama hasil pemeriksaan lain.

  • Berat badan turun tanpa sebab. Nafsu makan yang hilang dan berat badan yang terus turun perlu dievaluasi, terutama pada lansia atau setelah sakit berat. Dokter akan mencari penyebabnya dan menentukan apakah perlu dukungan gizi khusus.

Tes Albumin untuk Melihat Kerja Hati, Ginjal, dan Status Gizi

Kadar albumin darah mencerminkan kerja hati, ginjal, dan kecukupan gizi, sehingga dokter bisa memintanya saat menilai keluhan seperti bengkak, lemas berkepanjangan, atau berat badan turun tanpa rencana. Bumame menyediakan pemeriksaan Albumin dari sampel darah tanpa perlu puasa, dengan pilihan Walk In di klinik atau Home Care. Dokter akan membaca hasilnya bersama keluhan dan pemeriksaan lain.

Nikmati Ikan Gabus sebagai Bagian dari Menu yang Seimbang

Ikan gabus adalah lauk hewani sumber protein, dan ekstraknya menunjukkan hasil menjanjikan dalam beberapa penelitian kecil. Nikmati sebagai bagian dari piring yang beragam, olah dengan cara yang sehat, dan bicarakan dengan dokter sebelum memakai ekstraknya.

Bila luka terasa lama pulih atau muncul bengkak yang tidak biasa, pemeriksaan membantu dokter menemukan penyebabnya. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk bertanya seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Hapsari R, Tjandrawinata R, Narra Journal — Nutritional Composition and Action Mechanism of Channa striata Meat in Wound Healing: A Systematic Review

  2. Mulyana R, Setiati S, Martini RD, Harimurti K, Dwimartutie N, Acta Medica Indonesiana — The Effect of Ophiocephalus striatus Extract on the Levels of IGF-1 and Albumin in Elderly Patients with Hypoalbuminemia

  3. Ma'rufi I, Ali K, Jati SK, Sukmawati A, Ardiansyah K, Ningtyias FW, BioMed Research International — Improvement of Nutritional Status among Tuberculosis Patients by Channa striata Supplementation: A True Experimental Study in Indonesia

  4. Sahid NA, Hayati F, Rao CV, Ramely R, Sani I, Dzulkarnaen A, Zakaria Z, Hassan S, Zahari A, Ali AA, Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine — Snakehead Consumption Enhances Wound Healing? From Tradition to Modern Clinical Practice: A Prospective Randomized Controlled Trial

  5. Mustafa A, Khoirunnisa AA, Rahman N, Journal of Local Therapy, Politeknik Kesehatan Malang — Effect of Giving Snakehead Fish Extract (Channa striata) on Albumin, Neutrophil, and Lymphocyte Levels in Hypoalbuminemia Patients

  6. MedlinePlus, National Library of Medicine — Albumin Blood Test

  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat — Isi Piringku: Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian

  8. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Mengenal Luka Diabetes

Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri

Frequently Asked Question

Apa saja manfaat ikan gabus untuk kesehatan?

Ikan gabus merupakan sumber protein yang mengandung albumin, asam amino, asam lemak, seng, dan tembaga. Ekstraknya diteliti untuk mendukung penyembuhan luka dan meningkatkan kadar albumin, tetapi bukti uji klinis pada manusia masih terbatas.

Apakah makan ikan gabus bisa menaikkan albumin?

Penelitian pada 90 lansia dengan albumin rendah menemukan kenaikan median albumin sebesar 0,5 g/dL setelah mengonsumsi ekstrak 10 gram per hari selama 14 hari, dibandingkan 0,1 g/dL pada kelompok plasebo. Hasil tersebut belum dapat disamakan dengan mengonsumsi ikan gabus yang dimasak. Albumin rendah tetap perlu dievaluasi dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Apakah ikan gabus bisa mempercepat penyembuhan luka operasi?

Beberapa penelitian ekstrak ikan gabus menunjukkan hasil yang menjanjikan terhadap penyembuhan luka. Namun, kajian tahun 2025 hanya menemukan empat uji klinis pada manusia, sehingga penelitian yang lebih besar dan lebih lama masih diperlukan. Perawatan luka tetap harus mengikuti arahan dokter.

Apa beda ikan gabus segar dengan ekstrak kapsul?

Ikan gabus segar dapat dikonsumsi sebagai lauk sumber protein, sedangkan ekstrak merupakan sediaan yang kandungan zatnya dapat berbeda antarproduk. Penelitian yang tersedia banyak menggunakan ekstrak, sehingga hasilnya tidak otomatis berlaku untuk ikan gabus yang dimasak. Konsultasikan penggunaan ekstrak dengan dokter.

Siapa yang perlu berhati-hati mengonsumsi ekstrak ikan gabus?

Orang yang memiliki alergi ikan, penyakit hati atau ginjal, ibu hamil dan menyusui, serta orang yang rutin mengonsumsi obat atau suplemen lain sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan ekstrak ikan gabus.