Nyeri Haid yang Sangat Hebat Bisa Menjadi Tanda Kista Endometriosis. Kenali Gejalanya Sejak Dini.
Nyeri haid yang hebat sering kali dianggap sebagai hal yang normal. Padahal, jika rasa nyeri terus berulang setiap bulan, semakin berat, atau disertai nyeri saat berhubungan intim maupun sulit hamil, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan pada organ reproduksi, salah satunya kista endometriosis.
Kista endometriosis merupakan salah satu bentuk endometriosis yang cukup sering ditemukan pada wanita usia reproduktif. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup, aktivitas sehari-hari, bahkan kesuburan apabila tidak ditangani dengan tepat.
Menurut World Health Organization (WHO), endometriosis adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tumbuhnya jaringan menyerupai lapisan rahim di luar rahim. Penyakit ini diperkirakan memengaruhi sekitar 10% wanita usia reproduktif di seluruh dunia dan sering menyebabkan nyeri panggul maupun gangguan kesuburan.[1]
Lalu, apa sebenarnya kista endometriosis dan bagaimana cara mengenalinya?
Apa Itu Kista Endometriosis?
Kista endometriosis atau endometrioma adalah kista yang terbentuk ketika jaringan endometriosis tumbuh pada indung telur (ovarium).
Kista ini sering disebut sebagai kista cokelat (chocolate cyst) karena berisi cairan berwarna cokelat tua yang berasal dari darah lama.
Berbeda dengan kista ovarium fungsional yang dapat menghilang dengan sendirinya, kista endometriosis umumnya tidak akan hilang tanpa penanganan medis dan memerlukan pemantauan secara berkala.
Apa Penyebab Kista Endometriosis?
Hingga saat ini, penyebab pasti endometriosis maupun kista endometriosis belum diketahui.
Namun, beberapa teori menyebutkan bahwa kondisi ini berkaitan dengan menstruasi retrograde, yaitu ketika sebagian darah menstruasi mengalir kembali ke rongga panggul sehingga sel-sel endometrium tumbuh di luar rahim.
Selain itu, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko antara lain:
Riwayat keluarga dengan endometriosis.
Menstruasi pertama pada usia yang lebih muda.
Siklus menstruasi yang pendek.
Menstruasi dengan perdarahan yang banyak atau berlangsung lama.
Belum pernah hamil.
Memiliki faktor risiko tersebut tidak berarti seseorang pasti mengalami endometriosis, tetapi risiko terjadinya penyakit ini menjadi lebih tinggi.
Gejala Kista Endometriosis
Tidak semua wanita dengan kista endometriosis mengalami gejala. Namun, apabila gejala muncul, beberapa keluhan berikut paling sering dirasakan.
1. Nyeri Haid yang Sangat Hebat
Nyeri biasanya muncul sebelum menstruasi dimulai dan dapat berlanjut selama beberapa hari.
Rasa nyeri sering kali lebih berat dibandingkan nyeri haid biasa dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
2. Nyeri Panggul yang Berulang
Selain saat menstruasi, sebagian wanita juga mengalami nyeri pada area panggul meskipun sedang tidak haid.
3. Nyeri Saat Berhubungan Intim
Endometriosis dapat menyebabkan rasa nyeri saat atau setelah berhubungan seksual, terutama apabila jaringan endometriosis tumbuh di area panggul bagian dalam.
4. Sulit Hamil
Kista endometriosis dapat memengaruhi fungsi ovarium sehingga sebagian penderita mengalami gangguan kesuburan.
Meski demikian, tidak semua wanita dengan endometriosis akan mengalami infertilitas.
5. Nyeri Saat Buang Air Besar atau Buang Air Kecil
Keluhan ini umumnya muncul ketika menstruasi, terutama jika jaringan endometriosis tumbuh di sekitar usus atau kandung kemih.
6. Menstruasi Berlebihan
Sebagian wanita mengalami perdarahan menstruasi yang lebih banyak atau berlangsung lebih lama dibandingkan biasanya.
7. Perut Terasa Kembung
Perut dapat terasa penuh atau kembung, terutama menjelang dan selama menstruasi.
Gejala ini sering disebut sebagai endo belly, meskipun tidak dialami oleh semua penderita.
8. Mudah Lelah
Nyeri kronis yang berlangsung setiap bulan dapat membuat tubuh terasa lebih mudah lelah dan memengaruhi kualitas hidup.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Segera berkonsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami:
Nyeri haid yang semakin berat dari bulan ke bulan.
Nyeri panggul yang berlangsung terus-menerus.
Nyeri saat berhubungan seksual.
Sulit hamil setelah rutin berhubungan tanpa kontrasepsi.
Menstruasi sangat banyak atau berlangsung lebih dari tujuh hari.
Nyeri saat buang air besar atau buang air kecil ketika menstruasi.
Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mengetahui penyebab keluhan sekaligus menentukan penanganan yang sesuai.
Bagaimana Dokter Mendeteksi Kista Endometriosis?
Diagnosis diawali dengan wawancara mengenai pola menstruasi, lokasi nyeri, serta riwayat kesehatan pasien.
Selanjutnya, dokter dapat melakukan pemeriksaan panggul dan menyarankan pemeriksaan penunjang, seperti:
USG transvaginal, untuk melihat adanya kista pada ovarium.
MRI, apabila diperlukan untuk menilai penyebaran endometriosis.
Laparoskopi, yang merupakan metode paling akurat untuk memastikan diagnosis sekaligus menilai tingkat keparahan endometriosis.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), pemeriksaan pencitraan dapat membantu mendeteksi endometrioma, sedangkan laparoskopi masih menjadi standar untuk memastikan diagnosis endometriosis pada kondisi tertentu.[2]
Apakah Kista Endometriosis Harus Dioperasi?
Tidak selalu.
Penanganan akan disesuaikan dengan ukuran kista, tingkat keparahan gejala, usia pasien, serta rencana kehamilan.
Pada beberapa kasus, dokter dapat memberikan terapi obat untuk membantu mengurangi nyeri dan mengendalikan pertumbuhan jaringan endometriosis.
Apabila kista berukuran besar, menimbulkan nyeri berat, atau mengganggu kesuburan, tindakan operasi dapat dipertimbangkan sesuai hasil pemeriksaan dokter.
Bisakah Kista Endometriosis Dicegah?
Hingga saat ini belum ada cara yang terbukti dapat mencegah endometriosis sepenuhnya.
Namun, pemeriksaan sejak dini ketika muncul gejala dapat membantu mengurangi risiko komplikasi, mempertahankan fungsi ovarium, serta meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.
Karena itu, jangan menganggap nyeri haid yang sangat berat sebagai kondisi yang wajar apabila keluhan terus berulang setiap bulan.
Periksakan Keluhan Endometriosis di Bumame
Nyeri haid yang hebat, nyeri panggul, atau sulit hamil sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mengetahui penyebab keluhan sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum memengaruhi kualitas hidup maupun kesehatan reproduksi.
Di Bumame, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan yang dialami. Jika diperlukan, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan laboratorium maupun pemeriksaan penunjang sesuai kondisi kesehatan Anda.
Mengalami nyeri haid yang berat atau keluhan yang mengarah pada endometriosis? Konsultasikan dengan tim medis Bumame melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi mengenai layanan pemeriksaan yang sesuai. Klik di sini untuk chat WhatsApp Bumame.
Jangan Abaikan Nyeri Haid yang Tidak Biasa
Nyeri haid yang sangat hebat bukanlah sesuatu yang harus selalu dianggap normal. Pada sebagian wanita, keluhan tersebut dapat menjadi tanda adanya kista endometriosis yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Semakin cepat kondisi ini dikenali, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi di kemudian hari.
Sumber
World Health Organization. Endometriosis. Geneva: World Health Organization.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Endometriosis.
Lokasi Klinik Bumame
Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160Klinik Bumame TB Simatupang
1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310Klinik Bumame Puri Indah
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ditinjau oleh: dr. Arina Dyga Putri
FAQ
Apa perbedaan endometriosis dan kista endometriosis?
Apa perbedaan endometriosis dan kista endometriosis?
Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan menyerupai lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Sementara itu, kista endometriosis atau endometrioma adalah kista yang terbentuk akibat jaringan tersebut tumbuh pada ovarium.
Apakah kista endometriosis berbahaya?
Apakah kista endometriosis berbahaya?
Tidak selalu. Namun, kista endometriosis dapat menyebabkan nyeri kronis, mengganggu aktivitas, serta memengaruhi kesuburan apabila tidak ditangani.
Apakah kista endometriosis bisa hilang sendiri?
Apakah kista endometriosis bisa hilang sendiri?
Berbeda dengan beberapa jenis kista ovarium lainnya, kista endometriosis umumnya tidak hilang dengan sendirinya dan memerlukan pemantauan atau penanganan medis.
Bagaimana cara mengetahui apakah saya mengalami kista endometriosis?
Bagaimana cara mengetahui apakah saya mengalami kista endometriosis?
Dokter dapat melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang seperti USG atau MRI. Pada kondisi tertentu, laparoskopi diperlukan untuk memastikan diagnosis.
Kapan saya harus memeriksakan diri ke dokter?
Kapan saya harus memeriksakan diri ke dokter?
Segera lakukan pemeriksaan jika mengalami nyeri haid yang sangat berat, nyeri panggul berkepanjangan, nyeri saat berhubungan seksual, atau mengalami kesulitan untuk hamil.








