Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Sakit Perut Sebelah Kiri saat Hamil Trimester 1: Penyebab dan Kapan Harus ke IGD
Kembali ke Artikel & Berita

Sakit Perut Sebelah Kiri saat Hamil Trimester 1: Penyebab dan Kapan Harus ke IGD

SBATips Kesehatan

Usia kehamilan baru tujuh minggu, lalu perut kiri bawah terasa nyeri setiap kali Anda bangun dari duduk. Wajar bila Anda bertanya-tanya apakah kehamilan baik-baik saja.

Umumnya nyeri ringan di awal kehamilan berasal dari rahim yang tumbuh, sembelit, atau gas. Namun, nyeri di satu sisi juga termasuk gejala kehamilan ektopik, yaitu kehamilan yang tumbuh di luar rahim. Bila nyeri terasa hebat, disertai perdarahan dari vagina, nyeri di ujung bahu, atau pusing hingga hampir pingsan, segera ke IGD.

Berikut tanda yang perlu ditangani segera, penyebab yang umum, dan cara dokter memastikan lokasi kehamilan.

Kapan Sakit Perut Kiri saat Hamil Muda Perlu ke IGD?

Segera ke IGD tanpa menunggu tes di rumah bila nyeri perut kiri datang bersama salah satu tanda berikut:

  • Nyeri tajam dan hebat yang muncul tiba-tiba. NHS menyebut nyeri perut mendadak yang disertai pusing berat atau pingsan, mual, dan wajah sangat pucat bisa menandakan saluran telur pecah akibat kehamilan ektopik. Kondisi ini jarang terjadi dan bisa ditangani bila pertolongan datang cepat.

  • Nyeri di satu sisi bersama flek, perdarahan, atau nyeri di ujung bahu. Menurut NHS, gejala kehamilan ektopik umumnya muncul pada minggu ke-4 sampai ke-12, berupa nyeri perut bawah di satu sisi, perdarahan atau cairan cokelat encer dari vagina, nyeri di ujung bahu, dan rasa tidak nyaman saat buang air kecil atau besar. Flek atau keluar darah saat hamil muda yang disertai nyeri perlu segera diperiksa.

  • Perdarahan dengan nyeri hebat. Kemenkes menyebut perdarahan yang disertai nyeri hebat di perut bawah serta keluarnya jaringan atau gumpalan bisa menjadi tanda keguguran. Perdarahan di usia kehamilan muda juga bisa berkaitan dengan hamil anggur atau kehamilan di luar kandungan.

  • Demam, menggigil, atau nyeri yang memburuk saat bergerak. MSD Manual memasukkan demam dan menggigil, terutama dengan nyeri saat berkemih atau nyeri pinggang, ke dalam tanda bahaya. Pingsan, kepala terasa ringan, atau jantung berdebar cepat juga termasuk di dalamnya.

Mengapa Nyeri Terasa di Sisi Kiri Perut?

Perut kiri bawah berisi beberapa organ yang letaknya berdekatan. Di sana ada indung telur dan saluran telur kiri, bagian akhir usus besar, serta saluran kemih dari ginjal kiri. Karena itu, nyeri di sisi ini bisa berasal dari organ reproduksi, pencernaan, atau saluran kemih.

Letak nyeri belum menunjukkan apakah kehamilan berkembang normal. Saluran telur ada di kiri dan kanan, sehingga kehamilan ektopik bisa memicu nyeri di sisi mana pun. Di luar kehamilan, sakit perut bagian bawah kiri juga punya banyak penyebab, sehingga dokter menilai pola nyeri dan keluhan penyertanya.

Penyebab Ringan yang Sering Muncul di Trimester Pertama

Menurut NHS, nyeri atau kram perut sering terjadi selama kehamilan dan biasanya tidak berbahaya. Penyebab ringan yang umum di trimester pertama antara lain:

  • Rahim tumbuh dan ligamen meregang. MSD Manual menyebut nyeri yang wajar di awal kehamilan bisa terasa tajam atau seperti kram haid lalu datang dan pergi, karena tulang dan ligamen bergeser dan meregang mengikuti pertumbuhan janin. NHS menggambarkan nyeri ligamen sebagai kram tajam di satu sisi perut bawah.

  • Sembelit. NHS menyebut perubahan hormon bisa membuat ibu hamil sembelit sejak awal kehamilan. Kram akibat sembelit biasanya mereda setelah buang air besar. Suplemen zat besi juga bisa memicu sembelit, jadi tanyakan kepada dokter bila keluhan muncul setelah Anda mulai meminumnya.

  • Gas yang terperangkap. NHS juga mencatat gas yang terperangkap sebagai penyebab nyeri yang tidak berbahaya. Rasa begah dan perut kembung seperti ini biasanya mereda setelah buang angin atau berganti posisi.

  • Kista korpus luteum. Korpus luteum terbentuk di indung telur setelah ovulasi dan menghasilkan hormon progesteron untuk mendukung kehamilan hingga plasenta mengambil alih sekitar minggu ke-12. Bagian ini kadang terisi cairan dan membentuk kista ovarium kecil yang sering terlihat saat USG kehamilan. Menurut Cleveland Clinic, kista ini umumnya tidak terasa dan hilang di trimester kedua, tetapi kista berisi darah bisa memicu rasa tertekan atau kram selama beberapa minggu.

Penyebab yang Perlu Diperiksa Dokter

Penyebab berikut perlu dipastikan dokter karena sebagian membutuhkan tindakan cepat.

1. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim, biasanya di salah satu saluran telur. Kehamilan ini tidak bisa diselamatkan dan perlu ditangani dengan obat atau operasi. Menurut MSD Manual, nyerinya bisa tumpul dan hilang timbul, bisa pula hebat, mendadak, dan menetap.

NHS mencatat risiko lebih tinggi pada perempuan dengan riwayat kehamilan ektopik, radang panggul, operasi saluran telur, program bayi tabung, kehamilan saat memakai alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), kebiasaan merokok, dan usia di atas 35 tahun. Gejalanya tidak selalu muncul, sehingga sebagian kasus baru ditemukan saat USG rutin.

2. Keguguran

Kemenkes menyebut keguguran biasanya terjadi pada 3 bulan pertama, sebelum usia kehamilan 12 minggu. Kram perut bawah yang disertai perdarahan perlu segera diperiksa. Perdarahan ringan atau bercak di awal kehamilan tidak selalu berarti keguguran. Mengenali ciri darah keguguran membantu Anda menjelaskan keluhan kepada dokter.

3. Infeksi Saluran Kemih atau Batu Ginjal

MSD Manual menyebut infeksi saluran kemih (ISK) lebih sering terjadi saat hamil, dan infeksinya lebih berisiko menjalar dari kandung kemih ke ginjal. NHS menambahkan ISK bisa memicu nyeri perut, kadang tanpa perih saat buang air kecil. Batu ginjal juga termasuk penyebab umum nyeri panggul. Segera hubungi dokter bila muncul perih saat berkemih, sering ingin berkemih, atau urine keruh, merah muda, merah, atau cokelat.

4. Indung Telur Terpuntir

MSD Manual menjelaskan indung telur bisa terpuntir pada ligamen penyangganya sehingga aliran darahnya terhenti. Kondisi yang disebut torsi adneksa ini lebih sering terjadi saat hamil karena indung telur membesar. Cleveland Clinic menyebut kista korpus luteum yang membesar juga bisa memuntir indung telur, dengan gejala nyeri panggul hebat, mual atau muntah, dan lemas atau pusing. Kondisi ini perlu penanganan darurat.

Membedakan Nyeri Ringan dan Nyeri yang Perlu Diwaspadai

Pola nyeri dan keluhan penyertanya membantu memperkirakan langkah berikutnya.

Pola keluhan

Kemungkinan

Langkah

Nyeri ringan, hilang timbul, reda saat istirahat atau ganti posisi

Rahim tumbuh dan ligamen meregang

Istirahat dan pantau polanya

Kram dengan jarang buang air besar, begah, atau sering buang angin

Sembelit atau gas

Serat, air putih, dan aktif bergerak

Nyeri dengan perih saat berkemih, sering berkemih, atau urine keruh

ISK

Segera ke dokter

Nyeri di satu sisi dengan flek, perdarahan, atau nyeri di ujung bahu

Perlu menyingkirkan kehamilan ektopik

Segera ke IGD

Nyeri hebat mendadak, pusing, pucat, atau pingsan

Kehamilan ektopik yang pecah atau indung telur terpuntir

Segera ke IGD

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Cara Dokter Memastikan Lokasi Kehamilan

Setelah menanyakan keluhan dan memeriksa fisik, dokter biasanya meminta beberapa pemeriksaan berikut:

  • USG panggul. MSD Manual menjelaskan USG dilakukan untuk memastikan kehamilan berada di dalam rahim, dengan alat yang ditempelkan di perut, dimasukkan ke vagina, atau keduanya. Kemenkes juga mencantumkan penentuan lokasi kehamilan, di dalam rahim atau di luar rahim, sebagai salah satu tujuan USG trimester pertama.

  • Tes hCG darah. Bila dokter mencurigai kehamilan ektopik, pemeriksaan darah mencakup kadar hCG, hormon yang dibuat plasenta di awal kehamilan. Pada kehamilan yang masih sangat muda, USG kadang belum bisa memastikan lokasinya, sehingga dokter menentukan langkah berikutnya dari keluhan dan hasil tes.

  • Tes urine dan tes darah lain. Tes urine dan kultur urine membantu memastikan ISK. Bila ada perdarahan, pemeriksaan biasanya mencakup hitung sel darah lengkap serta golongan darah dan rhesus.

Pemeriksaan Laboratorium dalam Kontrol Kehamilan Awal

Kemenkes menempatkan pemeriksaan laboratorium dan USG sebagai bagian dari pemeriksaan kehamilan yang menyeluruh. Setelah keluhan tertangani dan bila dokter menyarankan, tes darah rutin trimester pertama bisa dilakukan lewat Paket Kehamilan Trimester I, yang menurut halaman produknya berisi hematologi lengkap, glukosa puasa, HBsAg kualitatif, anti-HCV, anti-HIV, serta IgM anti-Toxoplasma, anti-rubella, dan anti-CMV, dengan pembacaan hasil bersama dokter. Paket ini tidak dipakai untuk mencari sumber nyeri, dan hasilnya keluar dalam 3 sampai 5 hari kerja. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Langkah di Rumah saat Nyerinya Ringan

Bila nyeri ringan dan tidak disertai tanda bahaya, beberapa langkah berikut bisa membantu:

  • Istirahat dan ubah posisi. NHS menyebut nyeri ringan yang hilang setelah berganti posisi, beristirahat, buang air besar, atau buang angin umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Bila nyeri terasa berat atau belum hilang setelah beristirahat 30 sampai 60 menit, NHS menyarankan segera menghubungi tenaga kesehatan.

  • Cegah sembelit. Pilih makanan tinggi serat seperti roti dan sereal gandum utuh, buah, sayur, serta kacang-kacangan. NHS juga menganjurkan banyak minum air putih dan rutin berolahraga agar otot tetap kencang.

  • Tanyakan obat lebih dulu. Sebelum minum obat pereda nyeri atau obat sembelit, tanyakan dulu kepada dokter atau bidan. Langkah ini juga berlaku untuk obat yang dijual bebas.

Pantau Polanya dan Periksakan Kehamilan Sejak Awal

Banyak keluhan sakit perut kiri di trimester pertama berasal dari perubahan tubuh yang wajar dan mereda dengan istirahat. Kemenkes menganjurkan USG bagi semua ibu hamil di trimester pertama, salah satunya pada kunjungan usia kehamilan 6 sampai 14 minggu, sehingga lokasi kehamilan bisa dipastikan sejak awal. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan kehamilan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. NHS — Ectopic Pregnancy

  2. NHS — Stomach Pain in Pregnancy

  3. Sarah Grace Downs dan Robert P. Heine, MSD Manual Consumer Version — Pelvic Pain During Early Pregnancy

  4. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Tanda-Tanda Bahaya pada Ibu Hamil

  5. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Keguguran

  6. Cleveland Clinic — Corpus Luteum Cyst: Causes, Symptoms & Treatment

  7. NHS — Common Health Problems in Pregnancy

  8. Kementerian Kesehatan RI — Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/75/2023 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Alat Ultrasonografi untuk Antenatal Care bagi Dokter Umum di Layanan Primer

Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed

Frequently Asked Question

Apakah sakit perut sebelah kiri saat hamil trimester 1 normal?

Keluhan ini sering terjadi dan umumnya ringan, misalnya akibat rahim yang tumbuh, sembelit, atau gas. Nyeri hebat, menetap, atau disertai perdarahan perlu segera diperiksa.

Apakah nyeri perut kiri saat hamil muda tanda kehamilan ektopik?

Bisa menjadi salah satu tandanya, terutama bila disertai flek atau perdarahan, nyeri di ujung bahu, atau pusing. Dokter memastikan diagnosis melalui USG dan tes hCG. Jika nyeri hebat disertai tanda tersebut, segera ke IGD.

Bisakah sembelit membuat perut kiri sakit saat hamil?

Bisa. Perubahan hormon dapat menyebabkan sembelit sejak awal kehamilan. Kram akibat sembelit biasanya mereda setelah buang air besar.

Berapa lama nyeri perut ringan saat hamil muda boleh ditunggu?

Menurut NHS, segera hubungi tenaga kesehatan jika nyeri tidak hilang setelah beristirahat selama 30–60 menit. Nyeri hebat atau nyeri disertai perdarahan perlu segera ditangani di IGD.

Apakah kista korpus luteum berbahaya bagi kehamilan?

Umumnya tidak, karena kista ini sering tidak menimbulkan gejala dan dapat hilang sendiri pada trimester kedua. Namun, nyeri hebat mendadak di satu sisi, mual, atau pusing perlu segera diperiksa karena kista dapat menyebabkan indung telur terpuntir.