Hasil tespek positif dan ciri awal kehamilan yang mulai terasa biasanya membawa banyak harapan. Wajar bila bercak darah di celana dalam pada minggu-minggu pertama langsung memunculkan satu pertanyaan, apakah ini tanda keguguran?
Kemenkes menyebut perdarahan ringan atau bercak saat hamil muda belum tentu menandakan keguguran. Meski begitu, perdarahan yang banyak perlu ditangani hari itu juga. Segera ke IGD bila darah membasahi pembalut, atau perdarahan disertai nyeri perut hebat, nyeri di bahu, mual, pusing, atau pingsan.
Artikel ini membahas ciri darah keguguran, bedanya dengan flek, serta pemeriksaan, penanganan, dan pemulihan setelahnya.
Seperti Apa Darah Keguguran Saat Hamil Muda?
Tampilan darah keguguran berbeda pada tiap perempuan. Menurut Kemenkes, perdarahan patut dicurigai sebagai tanda keguguran bila disertai nyeri hebat di perut bagian bawah serta keluarnya jaringan atau gumpalan dari vagina.
1. Warna Merah Muda, Cokelat, hingga Merah Terang
NHS menyebut gejala keguguran bisa berupa bercak merah muda, merah, atau cokelat di celana dalam atau tisu. MSD Manual menambahkan darahnya bisa berupa flek merah terang atau merah gelap. Kemenkes mencatat ancaman keguguran atau abortus imminens ditandai flek kecokelatan, kadang disertai gumpalan darah.
2. Jumlah yang Makin Banyak
Cleveland Clinic menjelaskan perdarahan keguguran bisa dimulai sedikit lalu makin banyak. Pada perdarahan berat, NHS menggambarkan darah merah yang sampai membasahi pembalut.
3. Gumpalan Darah atau Jaringan
Keguguran bisa disertai keluarnya gumpalan darah atau jaringan kehamilan. NHS juga mencatat gumpalan berwarna merah muda, abu-abu, atau putih yang keluar dari vagina dan bisa tampak atau terasa berserat.
4. Kram yang Lebih Kuat dari Nyeri Haid
Menurut MSD Manual, rahim berkontraksi saat keguguran sehingga memicu kram. Cleveland Clinic menyebut kram di perut bawah ini sering terasa seperti nyeri haid yang kuat, dan bisa disertai nyeri punggung bawah dari ringan hingga berat.
5. Cairan yang Tiba-tiba Keluar
NHS mencatat cairan yang tiba-tiba keluar dari vagina sebagai salah satu gejala keguguran. Bila ini terjadi saat hamil muda, segera hubungi dokter kandungan atau bidan Anda.
Keguguran juga bisa terjadi tanpa perdarahan. Pada missed abortion, janin berhenti berkembang tanpa menimbulkan gejala, sehingga kondisinya baru diketahui lewat pemeriksaan kehamilan.
Flek Implantasi atau Darah Keguguran, Apa Bedanya?
Flek implantasi muncul saat sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim. Tabel berikut membandingkannya dengan perdarahan yang mengarah ke keguguran, menurut Cleveland Clinic dan NHS.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Flek kecokelatan bisa muncul pada implantasi maupun ancaman keguguran, sehingga pola flek hamil muda dan perdarahan keguguran bisa tumpang tindih. Kemenkes mencatat sebagian kehamilan dengan ancaman keguguran tetap bisa diselamatkan. Kemenkes juga menyebut perdarahan di awal kehamilan bisa menjadi tanda hamil anggur atau kehamilan di luar kandungan yang terganggu, sehingga sumbernya perlu dipastikan dokter.
Kondisi yang Perlu Segera Ditangani di IGD
Perdarahan saat hamil muda dengan tanda berikut perlu segera ditangani di IGD, menurut NHS dan Ayo Sehat Kemenkes:
Darah membasahi pembalut. NHS menggolongkan darah merah yang membasahi pembalut sebagai perdarahan berat. Keluarnya gumpalan atau jaringan juga perlu segera diperiksa.
Nyeri perut hebat atau nyeri di bahu. NHS memasukkan keduanya ke daftar keadaan darurat bila muncul bersama perdarahan. Nyeri ini perlu segera dinilai dokter.
Mual, pusing, lemas, atau pingsan. NHS dan Ayo Sehat mencatat keluhan ini sebagai tanda perdarahan yang membutuhkan pertolongan segera. Ayo Sehat juga menyebut wajah pucat dan tekanan darah yang turun.
Untuk flek atau perdarahan ringan tanpa tanda di atas, NHS tetap menyarankan segera menghubungi layanan kehamilan, misalnya dokter kandungan atau bidan Anda. Pakai pembalut agar jumlah darah mudah dinilai. Pada ancaman keguguran, Kemenkes menyarankan tidak memakai tampon dan tidak berhubungan seksual.
Bagaimana Dokter Memastikan Terjadinya Keguguran?
Menurut Kemenkes dan MSD Manual, pemeriksaan yang umum dilakukan meliputi:
Pemeriksaan panggul. Dokter memeriksa serviks atau leher rahim untuk melihat apakah sudah membuka. Leher rahim yang masih tertutup mengarah ke ancaman keguguran, sedangkan yang sudah membuka menandakan keguguran sedang berlangsung.
USG. Cleveland Clinic menyebut pemeriksaan USG kehamilan sebagai cara utama memastikan keguguran. Menurut MSD Manual, USG juga menunjukkan apakah janin dan plasenta sudah keluar seluruhnya.
Tes urine dan tes darah. NHS menyebut dokter bisa memakai tes kehamilan lewat urine atau tes darah. Kemenkes mencantumkan tes darah lengkap, tes urine, dan tes beta-hCG pada pemeriksaan ancaman keguguran.
Hasil pemeriksaan membantu dokter membedakan ancaman keguguran, keguguran tidak lengkap atau abortus inkomplit saat sebagian jaringan masih tertinggal di rahim, dan keguguran lengkap atau abortus komplit saat seluruh jaringan sudah keluar. Dokter juga perlu menyingkirkan kehamilan ektopik, yaitu kehamilan di luar rahim.
Pemantauan Kadar hCG Setelah Perdarahan
Cleveland Clinic menjelaskan tes darah memeriksa hormon kehamilan bernama hCG, dan kadar yang turun bisa menandakan keguguran. Menurut MSD Manual, tes ini biasanya diulang setiap beberapa hari atau sekali seminggu untuk menyingkirkan kehamilan di luar rahim dan memastikan proses keguguran sudah selesai. Hasil tes darah saat hamil ini dibaca dokter bersama temuan USG dan keluhan Anda.
Bila dokter meminta pemantauan hCG setelah kondisi darurat tertangani, Bumame menyediakan B-HCG (serum). Menurut halaman produknya, tes ini mengukur hormon beta-hCG dalam darah, tidak memerlukan puasa, dan bisa dilakukan secara Walk In maupun Home Care. Hasilnya keluar dalam lebih dari 1x24 jam, sehingga perdarahan dengan tanda bahaya tetap ditangani lebih dulu di IGD. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Pilihan Penanganan Setelah Keguguran Dipastikan
Penanganan bergantung pada ada tidaknya jaringan yang tertinggal di rahim. MSD Manual menyebut tidak diperlukan penanganan lanjutan bila janin dan plasenta sudah keluar seluruhnya. Bila masih ada jaringan, pilihannya meliputi:
Menunggu jaringan keluar sendiri. NHS menyebut proses ini biasanya berlangsung sekitar 2 minggu, sementara Cleveland Clinic mencatat lamanya bisa beberapa hari hingga sekitar dua bulan. Selama menunggu, dokter memantau gejala yang muncul.
Obat. Dokter bisa memberikan obat untuk membantu rahim mengeluarkan sisa kehamilan. Jenis dan cara pemberiannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Tindakan. Pada kuretase, Kemenkes menjelaskan dokter melebarkan leher rahim dengan alat khusus untuk mengeluarkan sisa jaringan. NHS juga menjelaskan tindakan dengan selang tipis yang dimasukkan lewat vagina ke rahim.
Bila golongan darah ibu rhesus negatif, MSD Manual menyebut dokter akan memberikan suntikan khusus setelah keguguran. Suntikan ini bertujuan mencegah penyakit hemolitik pada janin, yaitu kerusakan sel darah merah janin, di kehamilan berikutnya.
Berapa Lama Perdarahan Berlangsung Setelah Keguguran?
NHS menyebut perdarahan atau flek setelah keguguran bisa berlangsung hingga 2 minggu, disertai nyeri perut selama beberapa hari. Menurut Cleveland Clinic, perdarahan biasanya berangsur berkurang, dan sebagian orang masih mengalami flek hingga 3 atau 4 minggu.
Haid pertama bisa baru datang hingga 8 minggu setelah keguguran, menurut NHS. Mencatat tanggalnya membantu Anda dan dokter memantau kembalinya siklus menstruasi normal. NHS juga menyarankan menunda hubungan seksual sampai gejala keguguran hilang karena ada risiko infeksi.
Periksakan diri kembali bila muncul keluhan berikut selama masa pemulihan:
Perdarahan makin banyak atau muncul lagi. Cleveland Clinic menyebut perdarahan yang memburuk atau kembali setelah sempat berhenti sebagai alasan untuk menghubungi dokter. Hal yang sama berlaku untuk gumpalan yang lebih besar dari bola golf.
Nyeri panggul hebat atau tidak kunjung reda. Nyeri panggul yang berat atau berlangsung lebih dari seminggu perlu dinilai dokter. Pusing, lemas, atau jantung berdebar cepat juga termasuk tanda yang perlu diperiksa.
Demam. MSD Manual menjelaskan sisa jaringan di rahim bisa memicu infeksi yang serius. Demam, atau nyeri perut dan perdarahan yang menetap atau memburuk beberapa hari setelah keguguran, perlu segera diperiksakan.
Perasaan Setelah Keguguran dan Rencana Hamil Kembali
Cleveland Clinic memperkirakan sekitar 1 dari 10 kehamilan yang diketahui berakhir dengan keguguran, sebagian besar sebelum usia kehamilan 12 minggu. Kelainan kromosom menjadi penyebab sekitar separuh keguguran, dan belum ada bukti ilmiah bahwa stres, olahraga, atau hubungan seksual memicunya.
Menurut MSD Manual, perempuan dan pasangannya bisa merasakan duka, sedih, marah, rasa bersalah, atau cemas menghadapi kehamilan berikutnya. Sebagian perempuan mengira dirinya penyebab keguguran, dan MSD Manual menyebut anggapan ini umumnya keliru. NHS menyarankan berbagi perasaan dengan pasangan, keluarga, atau teman, dan layanan konseling juga bisa membantu.
Cleveland Clinic mencatat kesuburan bisa kembali secepat dua minggu setelah keguguran. MSD Manual menyebut sebagian besar perempuan yang pernah keguguran bisa hamil lagi dan melahirkan bayi yang sehat. Bila sudah mengalami keguguran dua kali atau lebih, konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba hamil lagi untuk memeriksa kelainan genetik, kelainan bentuk rahim, dan kondisi lain. Pemeriksaan seperti tes darah saat program hamil bisa menjadi bagian dari persiapan tersebut.
Dengarkan Tubuh dan Pulih Bersama Dukungan Dokter
Ciri darah keguguran membantu Anda menentukan seberapa cepat perlu pertolongan, sedangkan kepastiannya datang dari pemeriksaan dokter. Setelahnya, beri tubuh dan perasaan Anda waktu untuk pulih. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan kehamilan, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Keguguran.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Sebab Terjadinya Abortus imminens.
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Pendarahan Ibu.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Tanda-Tanda Bahaya pada Ibu Hamil.
NHS. Miscarriage.
Cleveland Clinic. Miscarriage: Pregnancy Loss, Causes & Signs.
MSD Manual Consumer Version, Aparna Sridhar. Miscarriage.
Cleveland Clinic. Implantation Bleeding: Causes, Symptoms & What To Expect.
Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing
Frequently Asked Question
Seperti apa ciri darah keguguran saat hamil muda?
Darah keguguran dapat berwarna merah muda, cokelat, merah terang, atau merah gelap. Perdarahan bisa semakin banyak dan disertai gumpalan darah, jaringan kehamilan, kram perut hebat, atau nyeri punggung bawah.
Apa perbedaan flek implantasi dan darah keguguran?
Flek implantasi biasanya berupa noda kecil berwarna merah muda atau cokelat, tanpa gumpalan, dan berlangsung beberapa jam hingga sekitar dua hari. Perdarahan yang mengarah ke keguguran dapat bertambah banyak, disertai gumpalan atau jaringan, serta kram kuat. Namun, keduanya tidak dapat dibedakan secara pasti hanya dari tampilan darah.
Kapan perdarahan saat hamil muda harus segera dibawa ke IGD?
Segera ke IGD jika darah membasahi pembalut, perdarahan disertai nyeri perut hebat atau nyeri bahu, maupun muncul pusing, lemas, mual, atau pingsan. Flek ringan tanpa tanda bahaya tetap perlu dikonsultasikan kepada dokter kandungan atau bidan.
Bagaimana dokter memastikan terjadinya keguguran?
Dokter dapat melakukan pemeriksaan panggul, USG, serta tes urine dan darah, termasuk pemeriksaan kadar beta-hCG. Hasil pemeriksaan membantu memastikan kondisi kehamilan, mengetahui apakah jaringan kehamilan masih tertinggal, dan menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik.
Berapa lama perdarahan berlangsung setelah keguguran dan kapan bisa hamil kembali?
Perdarahan atau flek setelah keguguran dapat berlangsung hingga dua minggu, meski sebagian orang masih mengalami flek selama tiga hingga empat minggu. Kesuburan dapat kembali secepat dua minggu setelah keguguran. Konsultasikan rencana kehamilan berikutnya dengan dokter, terutama jika pernah mengalami keguguran dua kali atau lebih.
