Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Vaksin HPV Berapa Kali? Ini Jumlah Dosis dan Jadwalnya
Kembali ke Artikel & Berita

Vaksin HPV Berapa Kali? Ini Jumlah Dosis dan Jadwalnya

Redaksi Bumame

Vaksin HPV Tidak Selalu 3 Kali, Cek Jumlah Dosis Sesuai Usia dan Jadwal Pemberiannya

Vaksin HPV menjadi salah satu langkah pencegahan terhadap infeksi Human Papillomavirus (HPV), virus yang dapat menyebabkan kanker serviks serta sejumlah penyakit lain, termasuk kutil kelamin dan beberapa jenis kanker pada pria maupun wanita.
Namun, masih banyak yang mengira vaksin HPV selalu diberikan sebanyak tiga kali. Padahal, jumlah dosis dapat berbeda tergantung usia saat seseorang mulai mendapatkan vaksin serta kondisi kesehatannya.
CDC merekomendasikan dua dosis bagi sebagian besar orang yang memulai vaksinasi sebelum usia 15 tahun, sedangkan mereka yang memulai pada usia 15 tahun atau lebih umumnya mendapatkan tiga dosis.
Jadi, vaksin HPV berapa kali sebenarnya? Berikut penjelasan mengenai jumlah dosis, interval, jenis vaksin, hingga waktu ideal untuk mendapatkannya.

Jumlah Dosis Vaksin HPV Berdasarkan Usia

Jadwal vaksinasi HPV perlu disesuaikan dengan usia ketika dosis pertama diberikan. Ini berarti dua orang dengan usia berbeda dapat memiliki jumlah dosis yang berbeda meskipun menggunakan jenis vaksin yang sama.

Usia 9–14 Tahun

Menurut jadwal CDC, seseorang yang memulai vaksin HPV pada usia 9–14 tahun umumnya membutuhkan 2 dosis.
Jadwal pemberiannya adalah:
  1. Dosis pertama pada jadwal yang telah ditentukan.
  2. Dosis kedua sekitar 6–12 bulan setelah dosis pertama.
Jika dua dosis diberikan dengan jarak kurang dari lima bulan, dosis tambahan mungkin diperlukan.
Vaksinasi pada usia ini juga sejalan dengan rekomendasi WHO yang menempatkan anak perempuan usia 9–14 tahun sebagai kelompok target utama vaksinasi HPV.

Usia 15 Tahun ke Atas

Jika vaksinasi baru dimulai pada usia 15 tahun atau lebih, CDC menggunakan jadwal 3 dosis, yaitu:
  1. Dosis pertama: bulan ke-0.
  2. Dosis kedua: 1–2 bulan setelah dosis pertama.
  3. Dosis ketiga: sekitar bulan ke-6.
Jadi, tiga dosis tersebut bukan diberikan dalam jarak waktu yang sama. Interval perlu diperhatikan agar rangkaian vaksinasi sesuai dengan rekomendasi.

Jumlah Dosis Vaksin HPV pada Kondisi Imunitas Tertentu

Jumlah dosis juga dapat berbeda pada orang dengan kondisi imunokompromais.
WHO merekomendasikan setidaknya dua dosis dan, bila memungkinkan, tiga dosis bagi individu dengan kondisi imunokompromais atau HIV.
Karena itu, jumlah dosis sebaiknya tidak hanya ditentukan berdasarkan usia jika terdapat kondisi kesehatan tertentu.

Usia Ideal untuk Mendapatkan Vaksin HPV

Vaksin HPV paling optimal diberikan sebelum seseorang terpapar HPV.
Bumame mencantumkan bahwa anak usia 9–14 tahun idealnya mendapatkan dua kali vaksin HPV dengan interval 6–12 bulan. Vaksinasi juga tetap dapat diberikan kepada orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin HPV sebelumnya, dengan jadwal yang disesuaikan.
Untuk memahami pertimbangan pemberian berdasarkan kelompok usia, kamu dapat membaca panduan usia ideal vaksinasi HPV.
Vaksinasi pada usia muda bukan berarti HPV hanya berisiko pada remaja. Tujuannya adalah membangun perlindungan sebelum kemungkinan paparan terhadap virus terjadi.

Penanganan Jadwal Dosis Vaksin HPV yang Terlambat

Terlambat dari jadwal vaksin HPV tidak otomatis berarti rangkaian vaksinasi harus dimulai kembali dari dosis pertama.
CDC menyatakan tidak ada interval maksimum antar dosis dan rangkaian vaksin tidak perlu diulang hanya karena jarak antar dosis menjadi lebih panjang dari jadwal yang direkomendasikan.
Misalnya, jika seseorang sudah menerima dosis pertama tetapi melewatkan jadwal dosis kedua, langkah berikutnya adalah melanjutkan dosis yang belum diberikan sesuai evaluasi tenaga kesehatan.
Sebaliknya, interval yang terlalu pendek dapat membuat dosis tertentu tidak memenuhi interval minimum. Karena itu, simpan riwayat atau bukti vaksinasi agar tenaga medis dapat menentukan dosis berikutnya dengan tepat.

Jenis Vaksin HPV Berdasarkan Cakupan Perlindungan

Vaksin HPV dapat dibedakan berdasarkan jumlah tipe HPV yang menjadi target perlindungannya.
Secara umum, terdapat vaksin bivalen, kuadrivalen, dan nonavalen. Perbedaannya terletak pada tipe HPV yang dicakup.
Pembahasan lebih lengkap mengenai jenis-jenis vaksin HPV dapat membantu memahami perbedaan cakupan setiap vaksin.
Beberapa jenis yang dikenal antara lain:

1. Cervarix

Cervarix merupakan vaksin bivalen yang dikembangkan untuk memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 16 dan 18, dua tipe HPV berisiko tinggi yang berkaitan erat dengan kanker serviks.
Untuk mengetahui perbedaannya dengan vaksin HPV lainnya, kamu dapat membaca pembahasan mengenai vaksin Cervarix.

2. Gardasil 4

Gardasil 4 merupakan vaksin HPV kuadrivalen yang memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18.
Tipe 16 dan 18 berkaitan dengan sejumlah kanker akibat HPV, sedangkan tipe 6 dan 11 merupakan penyebab utama kutil kelamin. Bumame menyediakan Gardasil 4 untuk layanan Walk In maupun Home Care.
Informasi lebih lanjut mengenai vaksin Gardasil dapat membantu mengenali manfaat dan cakupannya.

3. Gardasil 9

Gardasil 9 merupakan vaksin HPV nonavalen yang memberikan perlindungan terhadap sembilan tipe HPV, yaitu 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58.
Dibandingkan Gardasil 4, cakupan tipe HPV pada Gardasil 9 lebih luas karena mencakup lima tipe tambahan.
Bumame menyediakan vaksin HPV Gardasil 9 untuk pria maupun wanita melalui layanan Walk In dan Home Care.
Jika masih mempertimbangkan pilihannya, kamu juga dapat melihat perbedaan Cervarix dan Gardasil sebelum menentukan vaksin bersama tenaga kesehatan.

Pengaruh Jenis Vaksin terhadap Jumlah Dosis HPV

Jumlah dosis tidak semata-mata ditentukan dari apakah seseorang memilih Gardasil 4 atau Gardasil 9.
Usia ketika vaksinasi dimulai dan kondisi sistem imun merupakan faktor penting dalam menentukan jadwal. CDC, misalnya, membedakan regimen dua dan tiga dosis berdasarkan usia saat dosis pertama diberikan serta kondisi imun seseorang.
Karena itu, jangan menentukan jumlah dosis hanya berdasarkan nama atau merek vaksin.
Riwayat vaksinasi sebelumnya juga perlu disampaikan kepada tenaga kesehatan, terutama jika pernah menerima satu atau beberapa dosis vaksin HPV tetapi tidak yakin apakah rangkaiannya sudah lengkap.

Harga Vaksin HPV per Dosis di Bumame

Biaya vaksin HPV dapat berbeda berdasarkan jenis vaksin yang digunakan dan fasilitas tempat vaksinasi.
Saat artikel ini disusun, halaman resmi Bumame mencantumkan harga Gardasil 9 sebesar Rp2.850.000 per dosis, sedangkan Gardasil 4 sebesar Rp1.500.000 per dosis. Harga dapat berubah sehingga sebaiknya periksa kembali harga terbaru sebelum melakukan pemesanan.
Untuk membandingkan pilihan secara lebih khusus, kamu dapat membaca informasi mengenai harga vaksin HPV.
Perlu diingat, total biaya rangkaian vaksinasi dapat berbeda karena jumlah dosis yang dibutuhkan setiap orang tidak selalu sama.

Vaksin HPV Gardasil di Bumame

Bumame menyediakan pilihan vaksin HPV yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Bagi yang menginginkan perlindungan terhadap sembilan tipe HPV, tersedia vaksin Gardasil 9 di Bumame. Gardasil 9 mencakup HPV tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58.
Selain itu, tersedia vaksin HPV Gardasil 4 yang memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18.
Kedua layanan tersebut tersedia melalui Walk In maupun Home Care sehingga jadwal vaksinasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Lengkapi Dosis Vaksin HPV Sesuai Jadwal

Jadi, vaksin HPV berapa kali? Berdasarkan jadwal CDC, vaksinasi yang dimulai pada usia 9–14 tahun umumnya membutuhkan dua dosis, sedangkan vaksinasi yang dimulai pada usia 15 tahun atau lebih menggunakan tiga dosis. Kondisi sistem imun juga dapat memengaruhi jumlah dosis yang diperlukan.
Hal yang tidak kalah penting adalah menyelesaikan rangkaian vaksinasi sesuai jadwal dan menyimpan riwayat dosis yang sudah diterima.
Bagi kamu yang ingin memulai atau melanjutkan vaksinasi, tersedia booking vaksin HPV Gardasil 4 di Bumame. Untuk pilihan dengan cakupan sembilan tipe HPV, tersedia pula vaksin Gardasil 9.
Jika kamu belum mengetahui berapa dosis vaksin HPV yang dibutuhkan berdasarkan usia atau riwayat vaksinasi sebelumnya, kamu dapat chat gratis dengan dokter untuk konsultasi agar kebutuhan vaksinasi dapat dievaluasi dan kamu mendapatkan rekomendasi langkah selanjutnya.

Sumber: World Health Organization (WHO), Centers for Disease Control and Prevention (CDC)

Lokasi Klinik Bumame

Klinik Bumame Cideng JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang 1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310 Klinik Bumame Puri Indah Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Vaksin HPV berapa kali untuk usia 12 tahun?
Jika vaksinasi dimulai pada usia 12 tahun dan tidak terdapat kondisi imunokompromais, jadwal CDC umumnya menggunakan dua dosis dengan jarak 6–12 bulan.
Vaksin HPV berapa kali untuk orang dewasa?
Jika rangkaian vaksinasi baru dimulai pada usia 15 tahun atau lebih, jadwal CDC menggunakan tiga dosis pada bulan ke-0, 1–2, dan 6.
Apakah vaksin HPV harus tepat sesuai tanggal?
Sebaiknya mengikuti interval yang direkomendasikan. Namun, jika dosis berikutnya terlambat, rangkaian umumnya tidak perlu dimulai lagi dari awal.
Apakah vaksin HPV tetap diperlukan jika sudah aktif secara seksual?
Vaksin masih dapat dipertimbangkan karena seseorang belum tentu pernah terpapar seluruh tipe HPV yang dicakup vaksin. Namun, vaksin bekerja untuk mencegah infeksi baru dan tidak mengobati infeksi HPV yang sudah ada. Bumame menyarankan orang dewasa yang sudah aktif secara seksual berkonsultasi dengan dokter sebelum vaksinasi.
Apakah Gardasil 9 lebih banyak dosisnya dibanding Gardasil 4?
Tidak berdasarkan jumlah tipe HPV yang dicakup. Gardasil 9 memang memberikan cakupan terhadap sembilan tipe HPV, sedangkan Gardasil 4 terhadap empat tipe, tetapi jumlah dosis terutama ditentukan oleh usia saat vaksinasi dimulai dan kondisi kesehatan.