Pemeriksaan HbA1C (glycated hemoglobin/Hemoglobin AIC test)
Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.
Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik di sini.


Pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan untuk mendeteksi dini adanya peningkatan kadar gula darah pada individu yang belum menunjukkan gejala diabetes. Tujuannya adalah untuk mencegah perkembangan menjadi diabetes melitus dan komplikasi yang mungkin timbul.
GET IT FOR
210.000
Pemeriksaan HbA1C (glycated hemoglobin/Hemoglobin AIC test)
Tidak memerlukan persiapan khusus
Pemeriksaan HbA1c bermanfaat untuk mengukur kadar gula darah rata-rata dalam tubuh seseorang selama 2-3 bulan terakhir. Hal ini memungkinkan dokter untuk menilai sejauh mana kadar gula darah terkontrol dan mendiagnosis kondisi diabetes dengan lebih akurat.
Apa itu Pemeriksaan HbA1C (glycated hemoglobin test)?
Pemeriksaan HbA1c adalah pemeriksaan dengan mengukur kadar atau persentase glukosa yang terikat dengan hemoglobin.
Pemeriksaan HbA1c ini dapat memperkirakan kadar rata-rata gula darah dalam 3 bulan terakhir.
Siapa yang dapat melakukan tes ini?
Tes pre- diabetes melitus direkomendasikan oleh dokter untuk:
Individu yang memiliki risiko tinggi diabetes, meski tidak menunjukkan gejala.
Individu yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat diabetes, mengalami obesitas, mengidap sindrom polikistik ovarium (PCOS), dan mengidap hipertensi, atau kolesterol tinggi.
Bagaimana cara mencegah prediabetes agar tidak berkembang menjadi diabetes melitus?
Prediabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah puasa seseorang berada antara 140-199 mg/dl. Meskipun bukan diabetes, kondisi ini merupakan tanda awal tubuh tidak mampu mengatur gula darah dengan baik. Jika tidak ditangani dengan baik, prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2. Perubahan gaya hidup, seperti menjaga pola makan sehat dan berolahraga secara teratur, sangat penting untuk mencegah hal ini.
Apa saja tipe-tipe penyakit diabetes?
Terdapat 2 jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan 2.
Diabetes tipe 1: Bila tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin
Diabetes tipe 2: Bila tubuh mengalami penurunan dalam memproduksi hormon insulin
Apa saja faktor yang menyebabkan kondisi prediabetes maupun diabetes melitus tipe 2?
Memiliki pola diet yang buruk seperti terlalu banyak konsumsi minuman dan makanan dengan pemanis buatan
Tidak memiliki kebiasaan olahraga
Memiliki riwayat keluarga dengan diabetes
Memiliki tekanan darah tinggi
Memiliki kadar kolesterol HDL yang rendah
Memiliki kadar Trigliserida yang tinggi
Pada wanita hamil dengan riwayat diabetes gestasional
Pada wanita yang memiliki kondisi sindroma ovarium polikistik
Pada seseorang dengan gangguan tidur seperti obstructive sleep apnea
Pada individu dengan diagnosis obesitas
Apa saja tanda-tanda yang harus diwaspadai agar kondisi tidak berubah menjadi diabetes melitus?
Pada dasarnya, individu prediabetes tidak memiliki gejala. Tanda-tanda berikut ini merupakan gejala penderita diabetes melitus.
Mudah haus
Mudah lapar
Sering buang air kecil
Pandangan kabur
Mudah lelah
Berapa kadar normal pemeriksaan HbA1C?
Normal:
Glukosa darah puasa (mg/dL): < 5,7
Glukosa darah 2 jam setelah minum glukosa 75 gram: < 100
Prediabetes:
Glukosa darah puasa (mg/dL): 5,7-6,4
Glukosa darah 2 jam setelah minum glukosa 75 gram: 100-125
Diabetes:
Glukosa darah puasa (mg/dL): < 6,5
Glukosa darah 2 jam setelah minum glukosa 75 gram: ≥126