Saat istri mulai rutin minum asam folat untuk program hamil, banyak suami ikut bertanya apakah mereka juga perlu. Apalagi, suplemen yang dipasarkan untuk kesuburan pria umumnya berisi asam folat dan zinc.
Folat memang dibutuhkan tubuh pria setiap hari, mulai dari pembentukan sel darah merah hingga pembuatan DNA. Namun, hasil uji klinis tentang pengaruhnya pada sperma tidak sejelas klaim yang beredar.
Artikel ini membahas kebutuhan folat pria, perannya di dalam tubuh, temuan penelitian soal sperma, sumber makanan, batas aman suplemen, dan kapan perlu ke dokter.
Apakah Pria Juga Membutuhkan Asam Folat?
Ya. Folat atau vitamin B9 adalah salah satu anggota vitamin B kompleks yang dibutuhkan semua orang, termasuk pria. Asam folat adalah bentuk sintetisnya, yang dipakai dalam suplemen dan pangan yang diperkaya atau difortifikasi.
Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019 dari Kementerian Kesehatan menetapkan kebutuhan folat pria sebesar 400 mcg per hari, sejak usia 10 tahun hingga lebih dari 80 tahun. Angkanya sama dengan kebutuhan perempuan. Kebutuhan baru bertambah saat perempuan hamil dan menyusui, masa ketika anjuran asam folat untuk ibu hamil berlaku.
Peran Folat dalam Tubuh Pria
Linus Pauling Institute menjelaskan bahwa pembuatan DNA dan pembelahan sel bergantung pada folat. Berikut perannya bagi tubuh pria:
Membentuk sel darah merah yang sehat. Sel di sumsum tulang membelah dengan cepat, sehingga sangat rentan saat asupan folat kurang. Kekurangan folat bisa memicu anemia megaloblastik, yaitu kurang darah dengan sel darah merah yang lebih sedikit, berukuran besar, dan belum matang. Keluhannya berupa mudah lelah, lemas, pucat, hingga sesak napas.
Membantu tubuh membuat sel baru. MedlinePlus menyebut vitamin B9 membantu tubuh membuat sel baru yang sehat. Materi edukasi Kemenkes juga mencatat perannya dalam sintesis DNA serta pertumbuhan dan perkembangan sel.
Mengolah homosistein. Folat bersama vitamin B12 dibutuhkan untuk mengolah homosistein, sejenis asam amino yang kadar tingginya lama dianggap sebagai faktor risiko penyakit jantung. Namun, analisis gabungan 19 uji klinis pada orang dengan penyakit jantung, pembuluh darah, atau ginjal menemukan suplemen asam folat dan vitamin B lain tidak menurunkan kejadian penyakit kardiovaskular.
Setelah pubertas, testis memproduksi sperma secara terus-menerus. Menurut panduan Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), sperma butuh kurang lebih 72 sampai 74 hari untuk matang. Karena itu, pengaruh perubahan asupan pada sperma baru bisa dinilai setelah beberapa bulan. Peran folat dalam pembuatan DNA membuatnya sering dikaitkan dengan kualitas sperma.
Benarkah Asam Folat Bisa Memperbaiki Kualitas Sperma?
Jawaban singkatnya, bukti yang ada belum mendukung. Menurut peneliti uji FAZST, kandungan asam folat dan zinc dalam suplemen kesuburan pria berangkat dari bukti awal yang terbatas, termasuk meta-analisis yang menemukan perbaikan kualitas air mani, khususnya konsentrasi sperma. Hasil dua uji klinis tahun 2020, salah satunya berskala besar, dirangkum berikut ini:
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Uji FAZST juga mencatat fragmentasi DNA sperma, yaitu putusnya untai materi genetik sperma, sedikit lebih tinggi pada kelompok suplemen, yakni 29,7 persen dibanding 27,2 persen. Para peneliti menyimpulkan temuan ini tidak mendukung pemberian asam folat dan zinc pada pria untuk terapi gangguan kesuburan.
Panduan IAUI tahun 2025 juga berhati-hati soal suplemen. Panduan tersebut tidak menyarankan pemberian antioksidan secara rutin pada infertilitas idiopatik, yaitu gangguan kesuburan yang penyebabnya tidak diketahui. Rekomendasi kuat justru diberikan untuk perbaikan gaya hidup, mencakup informasi tentang dampak obesitas, kurang gerak, merokok, dan alkohol berlebih pada kualitas sperma. Perbaikan ini dianjurkan bagi pria dengan kesuburan yang menurun untuk meningkatkan peluang pembuahan.
Memenuhi Folat dari Menu Sehari-hari
Kemenkes menyarankan pria yang ingin menjaga kesuburan memulai dari pola makan gizi seimbang, karena pola makan sehat berhubungan dengan kualitas sperma yang baik. Dari sisi folat, kelompok bahan makanan berikut bisa diandalkan:
Sayuran berdaun hijau. Bayam, kangkung, dan brokoli tercantum sebagai sumber asam folat dalam materi edukasi Kemenkes. Sajikan bergantian setiap hari, misalnya sebagai sayur bening atau tumisan.
Kacang-kacangan dan biji-bijian utuh. Kacang hijau termasuk contoh bahan makanan tinggi asam folat dalam artikel Kemenkes tentang kesuburan pria. Karbohidrat kompleks seperti oat, beras merah, dan gandum juga menyumbang serat, vitamin B, dan asam folat.
Buah-buahan. Jeruk, alpukat, dan pisang termasuk buah sumber asam folat. Kemenkes menganjurkan sayur dan buah dikonsumsi lima porsi atau lebih setiap hari untuk mendukung kualitas sperma.
Hati sapi dan produk gandum yang difortifikasi. Keduanya juga tercantum sebagai sumber asam folat. Pada roti atau sereal kemasan, cek label gizi untuk melihat apakah produknya diperkaya asam folat.
Daftar makanan mengandung asam folat beserta kadarnya per 100 gram bisa membantu menyusun menu yang beragam. Ikan, telur, dan protein nabati seperti tempe juga melengkapi pilihan makanan penambah sperma yang dikaitkan dengan kualitas sperma yang baik.
Kapan Pria Perlu Suplemen Asam Folat?
Pria yang menjalani program hamil bersama pasangan tidak otomatis membutuhkan suplemen asam folat. Kebutuhannya biasanya muncul saat asupan atau penyerapan folat terganggu, seperti berikut:
Gangguan penyerapan di usus. Penyakit celiac dan penyakit Crohn bisa mengurangi penyerapan zat gizi, termasuk folat. Riwayat operasi saluran cerna, seperti operasi bypass lambung, juga termasuk faktor risiko kekurangan vitamin B.
Kebiasaan minum alkohol. Alkohol mengganggu penyerapan dan pengolahan folat di dalam tubuh. MedlinePlus juga memasukkan gangguan penggunaan alkohol ke dalam faktor risiko kekurangan vitamin B.
Cuci darah. Pada pasien penyakit ginjal yang menjalani dialisis atau cuci darah, asam folat sering terbuang selama prosesnya. Dokter akan menilai kebutuhan suplemennya.
Menu yang kurang sayur. Kebiasaan sering makan makanan olahan dan jarang makan sayuran hijau bisa membuat asupan folat tidak cukup. Langkah pertamanya adalah memperbaiki menu harian.
Obat yang diminum rutin. Beberapa obat termasuk faktor risiko kekurangan vitamin B, dan suplemen vitamin B juga bisa memengaruhi cara kerja obat tertentu. Beri tahu dokter tentang semua obat dan suplemen yang Anda konsumsi.
Prinsip yang sama berlaku untuk multivitamin lain, yaitu dipakai sesuai kebutuhan yang sudah dinilai dokter.
Batas Aman dan Efek Samping Suplemen Asam Folat
Menurut Linus Pauling Institute, folat dari makanan tidak dikaitkan dengan efek samping, dan perhatian soal keamanan hanya berlaku untuk asam folat sintetis. Hal berikut perlu diperhatikan sebelum minum suplemen:
Batas atas asupan harian. Food and Nutrition Board Amerika Serikat menganjurkan orang dewasa membatasi asam folat dari suplemen dan pangan fortifikasi hingga 1.000 mcg atau 1 mg per hari. Batas ini dibuat untuk melindungi saraf orang yang kekurangan vitamin B12.
Kekurangan vitamin B12 bisa tersamarkan. Kekurangan vitamin B12 juga bisa menimbulkan anemia megaloblastik yang tampak sama dengan kekurangan folat. Asam folat dosis tinggi bisa memperbaiki anemia tersebut tanpa mengatasi kekurangan B12, sehingga diagnosis tertunda dan saraf berisiko rusak permanen.
Keluhan pencernaan. Dalam uji FAZST, rasa tidak nyaman atau nyeri perut dialami 6 persen pria pada kelompok suplemen dan 3 persen pada kelompok plasebo. Mual juga lebih sering muncul, yaitu 4 persen dibanding 2 persen.
Kapan Sebaiknya Pria Berkonsultasi ke Dokter?
Beberapa kondisi berikut sebaiknya dibicarakan dengan dokter sebelum Anda memutuskan minum suplemen:
Belum ada kehamilan setelah 12 bulan. Panduan IAUI menganjurkan pemeriksaan awal pada pria bila pasangan belum hamil setelah 12 bulan berhubungan seksual teratur tanpa kontrasepsi, atau setelah 6 bulan bila usia pasangan wanita di atas 35 tahun. Evaluasi bisa lebih cepat bila ada riwayat medis atau penyakit penyerta yang memengaruhi kesuburan. Pemeriksaannya meliputi riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan analisis semen atau pemeriksaan air mani sebagai bagian dari pemeriksaan kesuburan pria.
Mudah lelah, lemas, dan pucat. Keluhan ini bisa menjadi tanda kurang darah, termasuk anemia megaloblastik akibat kekurangan folat atau vitamin B12. Ciri-ciri anemia yang menetap perlu diperiksa agar penyebabnya diketahui.
Kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki. MedlinePlus mencatat keluhan ini sebagai salah satu gejala kekurangan vitamin B12. Periksakan diri lebih dulu agar kekurangan B12 tidak tersamarkan oleh asam folat dosis tinggi.
Cek Kadar Folat lewat Tes Darah
Karena anemia akibat kekurangan folat dan vitamin B12 bisa tampak sama, dokter menilai kadarnya lewat tes darah, dan keduanya sering diperiksa bersamaan. Bila dokter menyarankan, pemeriksaan Asam Folat di Bumame mengukur kadar folat dari sampel darah. Pemeriksaan ini tersedia secara Walk In maupun Home Care, dengan puasa 8 sampai 12 jam sesuai konfirmasi tim Bumame. Beri tahu petugas tentang obat, vitamin, dan suplemen yang rutin Anda konsumsi.
Penuhi Folat dari Piring, Bicarakan Suplemen dengan Dokter
Asam folat tetap penting bagi pria, khususnya untuk pembentukan sel darah merah dan sel baru. Penuhi kebutuhan 400 mcg per hari dari sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah, lalu jalani gaya hidup sehat bersama pasangan. Untuk berdiskusi soal pemeriksaan kesehatan sebelum program hamil, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Pentingnya Asam Folat.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Makanan yang Baik untuk Kesuburan Pria.
Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) — Panduan Penanganan Infertilitas Pria, Edisi Keempat.
Schisterman EF, et al., JAMA — Effect of Folic Acid and Zinc Supplementation in Men on Semen Quality and Live Birth Among Couples Undergoing Infertility Treatment: A Randomized Clinical Trial.
Steiner AZ, et al., Fertility and Sterility — The Effect of Antioxidants on Male Factor Infertility: The Males, Antioxidants, and Infertility (MOXI) Randomized Clinical Trial.
Linus Pauling Institute, Oregon State University — Folate.
MedlinePlus, National Library of Medicine — Vitamin B Test.
Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed
Frequently Asked Question
Apakah pria perlu minum asam folat?
Pria membutuhkan 400 mcg folat per hari menurut Angka Kecukupan Gizi 2019. Kebutuhan ini dapat dipenuhi melalui sayuran hijau, kacang-kacangan, buah, dan makanan lain yang mengandung folat. Suplemen sebaiknya digunakan jika dokter menilai ada kebutuhan khusus.
Apakah asam folat bisa meningkatkan kualitas sperma?
Bukti uji klinis belum menunjukkan manfaat yang meyakinkan. Uji FAZST terhadap 2.370 pasangan menemukan kombinasi asam folat dan zinc tidak memperbaiki sebagian besar parameter kualitas sperma maupun angka kelahiran hidup. Uji MOXI juga tidak menemukan perbaikan parameter sperma dari campuran antioksidan yang mengandung asam folat.
Berapa lama sperma terbentuk hingga matang?
Menurut panduan Ikatan Ahli Urologi Indonesia, sperma membutuhkan sekitar 72–74 hari untuk matang. Karena itu, perubahan pola makan dan gaya hidup perlu dijalani selama beberapa bulan sebelum dampaknya terhadap kualitas sperma dinilai.
Berapa batas aman asam folat dari suplemen?
Batas atas untuk orang dewasa adalah 1.000 mcg atau 1 mg per hari dari asam folat sintetis dalam suplemen dan pangan fortifikasi. Konsumsi dosis tinggi dapat menyamarkan kekurangan vitamin B12, sehingga diagnosis terlambat dan kerusakan saraf berisiko terjadi.
Kapan pria perlu memeriksakan kadar folat?
Pemeriksaan dapat dipertimbangkan jika muncul keluhan seperti mudah lelah, lemas, dan pucat, atau terdapat faktor risiko kekurangan folat, misalnya gangguan penyerapan usus dan konsumsi alkohol berlebih. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan kebutuhan tes darah dan menilai kemungkinan kekurangan vitamin B12.
.jpg&w=3840&q=75)