Kadang tubuh terasa baik-baik saja, tetapi begitu aktivitas sedang padat, rasa lelah dan tidak enak badan mulai muncul. Apalagi kalau Anda cukup sering sakit, mungkin sudah saatnya memperhatikan cara meningkatkan imun tubuh agar daya tahan tetap terjaga.
Menjaga imun tubuh tidak selalu berarti harus melakukan hal yang sulit. Ada banyak kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu, mulai dari memperhatikan makanan yang Anda konsumsi, tidur yang cukup, hingga tetap aktif bergerak.
Kenapa Imun Tubuh Perlu Dijaga?
Sistem imun merupakan bagian dari tubuh yang bertugas membantu melindungi kita dari berbagai penyebab penyakit, seperti bakteri, virus, dan parasit. Setiap hari, sistem ini bekerja untuk mengenali zat atau organisme asing yang masuk ke dalam tubuh, kemudian membantu melawannya agar tubuh tetap dapat berfungsi dengan baik.
Melansir Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kemampuan sistem imun dapat berubah seiring bertambahnya usia. Pada bayi dan anak-anak, sistem imun masih dalam tahap perkembangan.
Sistem imun kemudian bekerja lebih optimal saat memasuki usia remaja hingga dewasa awal, sebelum perlahan mengalami penurunan saat memasuki masa lanjut usia. Karena itu, menjaga daya tahan tubuh penting dilakukan pada setiap tahap kehidupan.
Cara Meningkatkan Imun Tubuh
Ada berbagai cara meningkatkan imun tubuh yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari memperhatikan asupan nutrisi seimbang dan cukup gizi, aktif bergerak, beristirahat dengan cukup, tidak merokok, dan menjaga kondisi kesehatan. Berikut ini penjelasan selengkapnya.
1. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Apa yang Anda makan setiap hari turut berpengaruh pada kemampuan tubuh dalam menjaga sistem imun. Karena itu, memperhatikan pola makan menjadi salah satu bagian penting dalam cara meningkatkan imun tubuh.
Usahakan menu harian tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin D3, dan mineral. WHO juga menganjurkan pola makan yang beragam dengan memperbanyak sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, serta sumber protein seperti ikan, telur, daging, dan produk susu.
Vitamin C juga penting untuk diperhatikan karena berperan dalam fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Anda bisa mendapatkannya dari berbagai makanan penambah energi, terutama buah dan sayuran seperti jeruk, jambu biji, pepaya, stroberi, kiwi, tomat, brokoli, dan paprika.
Namun, bukan berarti semakin banyak vitamin C yang dikonsumsi akan semakin memperkuat imunitas. Faktor terpenting adalah memenuhi kebutuhan tubuh melalui pola makan yang beragam dan seimbang.
Selain memilih makanan bergizi, batasi juga makanan yang tinggi gula, garam, lemak jenuh, dan lemak trans. Menetapkan pola makan yang baik sebaiknya Anda lakukan secara konsisten karena sistem imun membutuhkan berbagai zat gizi untuk menjalankan fungsinya dengan baik.
2. Cukup Tidur dan Kelola Stres
Kualitas tidur juga berpengaruh pada kemampuan tubuh dalam menjaga sistem imun. Saat tidur, tubuh memiliki kesempatan untuk beristirahat dan melakukan berbagai proses pemulihan. Jika waktu tidur terlalu sedikit, maka waktu tubuh untuk memulihkan diri pun ikut berkurang, sehingga Anda bisa lebih mudah merasa lelah dan kurang fit.
Menurut WHO, orang dewasa sebaiknya mendapatkan setidaknya 7 jam tidur setiap malam. Sementara itu, anak-anak membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang sesuai usianya, umumnya sekitar 8–12 jam per malam.
Selain tidur, mengelola stres juga penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Stres yang berlangsung terus-menerus dapat membuat tubuh terasa lebih lelah dan mengganggu kualitas tidur.
Untuk membantu mengelolanya, Anda bisa melakukan aktivitas sederhana yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks, seperti berjalan santai, melakukan peregangan, menarik napas dalam-dalam, meditasi, menulis jurnal, atau berbicara dengan orang yang dipercaya.
3. Rutin Berolahraga
Cara meningkatkan imun tubuh yang bisa Anda lakukan berikutnya adalah rutin berolahraga. Dalam aspek ini, Anda tidak perlu langsung melakukan olahraga berat untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik.
Jika Anda baru mulai berolahraga, cobalah dari aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda santai, berenang, atau senam ringan. Mulailah dengan durasi dan intensitas yang sesuai kemampuan, kemudian tingkatkan secara bertahap ketika tubuh sudah terbiasa.
WHO merekomendasikan orang dewasa setidaknya menghabiskan waktu selama 150–300 menit per minggu untuk beraktivitas fisik dengan intensitas sedang atau 75–150 menit aktivitas dengan intensitas berat.
Latihan yang memperkuat otot juga dianjurkan untuk dilakukan setidaknya dua kali dalam seminggu. Jenis aktivitasnya dapat Anda sesuaikan dengan kemampuan dan kondisi tubuh, mulai dari jalan cepat hingga latihan kekuatan atau olahraga dengan intensitas lebih tinggi bagi yang sudah terbiasa.
Tidak kalah penting, hindari memaksakan tubuh. Beri tubuh waktu untuk beristirahat, lakukan pemanasan sebelum berolahraga, dan tingkatkan intensitas secara perlahan. Aktivitas fisik yang berulang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus memberi manfaat bagi kualitas tidur dan kesehatan mental.
4. Cukup Minum Air Putih
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga menjadi bagian dari cara meningkatkan imun tubuh yang bisa Anda terapkan sehari-hari. Sekitar 60–70 persen tubuh manusia terdiri dari air, sehingga air tidak hanya dibutuhkan untuk menghilangkan rasa haus. Cairan membantu sel, jaringan, dan berbagai organ tubuh menjalankan fungsinya dengan baik.
Orang dewasa sering menggunakan patokan sekitar 8 gelas atau 2 liter air per hari. Namun, kebutuhan cairan sebenarnya dapat berbeda pada setiap orang, tergantung usia, berat badan, tingkat aktivitas, kondisi kesehatan, dan lingkungan.
Saat cuaca panas atau setelah berolahraga, misalnya, tubuh dapat membutuhkan lebih banyak cairan karena kehilangan air melalui keringat. Selain itu, minum air putih dalam jumlah cukup dapat membantu mencegah dehidrasi dan mendukung berbagai fungsi tubuh.
Cairan yang cukup juga membantu menjaga kesehatan sendi dan otot, melancarkan pencernaan, membantu mencegah sembelit, serta mendukung konsentrasi dan stamina. Karena itu, biasakan minum secara teratur sepanjang hari dan jangan menunggu sampai merasa sangat haus.
5. Lengkapi Vaksinasi sesuai Anjuran
Vaksinasi sejak dini dapat membantu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang bisa dicegah melalui imunisasi. Pemberian vaksin membuat sistem imun belajar mengenali penyebab penyakit sehingga tubuh dapat lebih siap memberikan perlindungan ketika menghadapi infeksi.
Kebutuhan vaksin juga tidak sama pada setiap orang. Usia, kondisi kesehatan, riwayat imunisasi, serta risiko terpapar penyakit menjadi beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan vaksin yang sesuai. Beberapa vaksin yang umum diberikan meliputi influenza, hepatitis B, COVID-19, HPV, dan campak-rubela.
Selain vaksinasi, kebutuhan vitamin dan nutrisi juga perlu Anda pertimbangkan untuk mendukung kesehatan tubuh. V-Drip Ultimate dapat menjadi salah satu pilihan asupan vitamin tambahan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Vaksinasi dan pemenuhan kebutuhan nutrisi dapat dilakukan bersamaan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh. Jika Anda memiliki kondisi tertentu seperti lupus atau ingin mendapatkan tambahan vitamin melalui V-Drip, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu kepada dokter atau tenaga kesehatan.
Kapan Perlu Suplemen atau Pemeriksaan Tambahan?
Suplemen tidak selalu diperlukan untuk menjaga sistem imun, terutama jika kebutuhan nutrisi sudah terpenuhi melalui makanan sehari-hari. Penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan anjuran dokter atau tenaga kesehatan.
Jika Anda masih sering sakit, mudah lelah, atau mengalami infeksi yang berulang bahkan setelah menerapkan berbagai cara meningkatkan imun tubuh di atas, kondisi tersebut sebaiknya perlu mendapat perhatian. Keluhan lain seperti mual, muntah, kehilangan nafsu makan, atau keterlambatan tumbuh kembang pada anak juga tidak boleh Anda abaikan.
Jika keluhan terus berulang atau tidak membaik meskipun sudah menjalani pola hidup sehat, sebaiknya konsultasikan kondisi Anda kepada dokter. Pemeriksaan dapat membantu mencari penyebabnya dan menentukan apakah Anda membutuhkan suplemen atau pemeriksaan tambahan.
Dukung Daya Tahan Tubuh dengan Immune Booster
Jika berbagai cara meningkatkan imun tubuh sudah dilakukan tetapi tubuh masih mudah lelah atau Anda ingin mendapatkan asupan vitamin tambahan, konsultasi dengan tenaga medis bisa menjadi solusi. Salah satunya adalah V-Boost Immune Booster dari Bumame.
V-Boost merupakan prosedur injeksi vitamin C yang dilakukan oleh tenaga medis terlatih. Vitamin C memiliki peran dalam mendukung fungsi normal sistem imun sekaligus bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Penggunaan injeksi juga disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.
Selain V-Boost, Bumame juga menyediakan V-Drip B Complex, yang mengandung vitamin B kompleks untuk mendukung kesehatan saraf dan metabolisme. Layanan ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan asupan vitamin B tambahan, terutama ketika tubuh terasa mudah lelah atau terdapat risiko kekurangan vitamin B.
Sebelum menjalani prosedur, alangkah baiknya Anda konsultasikan kondisi kesehatan dengan tenaga medis terlebih dahulu. Dengan begitu, jenis vitamin serta layanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
Jaga Imun dengan Vaksinasi dan Kebiasaan Sehat
Menjaga daya tahan tubuh dapat dimulai dengan berbagai cara meningkatkan imun tubuh, seperti mengonsumsi makanan bergizi, tidur cukup, rutin berolahraga, memenuhi kebutuhan cairan, dan melengkapi vaksinasi sesuai anjuran. Jika tubuh masih sering sakit atau mudah lelah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui kondisi dan kebutuhan tubuh Anda.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi:
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Upaya Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh.
Puskesmas Kalitanjung. (2024). Diabetes.
World Health Organization. (2026). Pola Makan Sehat.
Eka Hospital. (2025). 10 Cara Meningkatkan Imunitas Agar Selalu Sehat.
CDC. (2026). Mengelola Stres.
WHO. (2026). Aktivitas Fisik.
Kemenkes Corporate University. (2025). Minum Air Putih untuk Kesehatan.
Ayosehat Kemenkes. (2026). Seputar Imunisasi.
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
Frequently Asked Question
Apa saja cara meningkatkan imun tubuh agar tetap sehat?
Makanan apa yang dapat membantu menjaga sistem imun tubuh?
Berapa lama waktu tidur yang dianjurkan untuk menjaga daya tahan tubuh?
Apakah olahraga dapat membantu meningkatkan imun tubuh?
Rutin berolahraga dapat mendukung kesehatan tubuh. WHO merekomendasikan orang dewasa melakukan 150–300 menit aktivitas fisik intensitas sedang atau 75–150 menit intensitas berat per minggu.
.png&w=3840&q=75)