Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

8 Cara Meredakan Stress yang Mudah Dilakukan Sehari-hari
Kembali ke Artikel & Berita

8 Cara Meredakan Stress yang Mudah Dilakukan Sehari-hari

Redaksi Bumame

Pikiran Terasa Penuh? Coba 8 Cara Meredakan Stress agar Tubuh dan Pikiran Lebih Rileks

Stres merupakan bagian dari kehidupan yang hampir setiap orang alami. Dalam jumlah tertentu, stres dapat membantu tubuh lebih waspada saat menghadapi tantangan. Namun, apabila berlangsung terus-menerus tanpa dikelola dengan baik, stres dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.
Menurut World Health Organization (WHO), stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gangguan tidur, kecemasan, depresi, hingga penyakit kronis tertentu. Oleh karena itu, penting mengetahui cara mengelola stres sejak dini agar kualitas hidup tetap terjaga.

Mengenal Stres dan Dampaknya bagi Tubuh

Stres adalah respons alami tubuh ketika menghadapi tekanan, ancaman, atau perubahan dalam kehidupan. Saat mengalami stres, tubuh akan melepaskan hormon seperti adrenalin dan kortisol yang membuat detak jantung meningkat, napas menjadi lebih cepat, dan tubuh lebih siap menghadapi situasi tertentu.
Respons ini sebenarnya normal. Namun, jika stres terjadi dalam waktu lama, kadar hormon stres yang terus tinggi dapat memengaruhi berbagai organ tubuh.
Menurut American Psychological Association (APA), stres kronis dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, penurunan daya tahan tubuh, hingga gangguan kesehatan mental.
Stres juga diketahui memiliki dampak stres pada imunitas karena kadar hormon kortisol yang tinggi dapat menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi.

Tanda Stres yang Perlu Dikenali

Setiap orang dapat mengalami gejala yang berbeda. Beberapa tanda stres yang sering muncul antara lain:
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mudah marah atau tersinggung.
  • Merasa cemas berlebihan.
  • Sulit tidur.
  • Tubuh mudah lelah.
  • Nyeri kepala.
  • Nafsu makan berubah.
  • Otot terasa tegang.
Jika keluhan tersebut berlangsung dalam waktu lama, sebaiknya jangan diabaikan karena dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.

8 Cara Meredakan Stres yang Efektif

Berikut beberapa cara sederhana yang dapat membantu mengurangi stres sehari-hari.

1. Latihan Pernapasan

Teknik pernapasan dalam dapat membantu memperlambat detak jantung dan membuat tubuh lebih rileks. Luangkan waktu sekitar 5–10 menit untuk menarik napas perlahan melalui hidung, menahannya beberapa detik, lalu mengembuskannya melalui mulut.
Cara ini merupakan salah satu cara cerdas mengurangi stres yang direkomendasikan karena mudah dilakukan kapan saja.

2. Berolahraga Secara Rutin

Aktivitas fisik membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat memperbaiki suasana hati.
WHO menyarankan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit setiap minggu untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus membantu mengurangi stres.

3. Tidur yang Cukup

Kurang tidur dapat memperburuk stres. Sebaliknya, tidur yang berkualitas membantu tubuh dan otak pulih setelah beraktivitas.
Jika sering mengalami gangguan tidur, beberapa tips tidur nyenyak dapat membantu memperbaiki kualitas istirahat. Tidur yang cukup juga membuat tubuh terasa lebih segar dan tidur lebih nyenyak sehingga kemampuan menghadapi tekanan sehari-hari menjadi lebih baik.

4. Konsumsi Makanan Bergizi

Pola makan yang sehat membantu menjaga keseimbangan energi dan fungsi otak. Perbanyak konsumsi buah, sayur, protein tanpa lemak, serta batasi makanan tinggi gula dan kafein berlebihan.

5. Luangkan Waktu untuk Hobi

Melakukan aktivitas yang disukai seperti membaca, berkebun, memasak, atau mendengarkan musik dapat membantu mengalihkan pikiran dari tekanan yang sedang dihadapi.
Aktivitas sederhana seperti ini merupakan bagian dari cara mengatasi stres untuk gaya hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

6. Berbicara dengan Orang Terdekat

Menceritakan perasaan kepada keluarga atau teman yang dipercaya dapat membantu mengurangi beban emosional dan memberikan sudut pandang baru terhadap masalah yang dihadapi.

7. Batasi Paparan Media Sosial

Paparan informasi yang berlebihan dapat meningkatkan kecemasan pada sebagian orang. Mengatur waktu penggunaan media sosial dapat membantu menjaga keseimbangan emosional.

8. Lakukan Relaksasi Secara Rutin

Meditasi, yoga, mindfulness, atau doa dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks dan mengurangi ketegangan pikiran.
Selain itu, menerapkan tips menjaga kesehatan mental secara konsisten juga dapat membantu menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik.

Tanda Stres yang Memerlukan Bantuan Profesional

Tidak semua stres dapat diatasi sendiri. Jika keluhan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau berlangsung dalam waktu lama, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi:
  • Sulit bekerja atau belajar.
  • Sulit tidur selama beberapa minggu.
  • Kehilangan minat terhadap aktivitas yang biasanya disukai.
  • Merasa sedih atau cemas hampir setiap hari.
  • Muncul keinginan menyakiti diri sendiri.
Menurut WHO, mendapatkan bantuan sedini mungkin dapat membantu mencegah kondisi berkembang menjadi gangguan kesehatan mental yang lebih serius.
Selain menerapkan berbagai cara di atas, jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan mental melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik, tidur yang cukup, serta menjaga hubungan sosial yang positif.
Melakukan medical check-up secara berkala juga dapat membantu mengetahui apakah terdapat kondisi kesehatan tertentu yang ikut memengaruhi keluhan, seperti gangguan hormon, anemia, atau penyakit kronis lainnya. Kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu.
Jika stres mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau berlangsung dalam waktu lama, kamu dapat chat gratis dengan dokter untuk konsultasi agar kondisi dapat dievaluasi dan kamu mendapatkan rekomendasi penanganan yang sesuai.

Sumber: World Health Organization (WHO), American Psychological Association (APA), National Health Service (NHS)

Lokasi Klinik Bumame

Klinik Bumame Cideng JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang 1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310 Klinik Bumame Puri Indah Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610

Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed

Frequently Asked Question

Apakah stres bisa menyebabkan penyakit?
Ya. Stres yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko gangguan tidur, tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental.
Berapa lama stres dianggap berbahaya?
Apabila stres berlangsung selama beberapa minggu hingga mengganggu pekerjaan, hubungan sosial, atau kualitas hidup, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Apakah olahraga benar-benar membantu mengurangi stres?
Ya. Aktivitas fisik membantu meningkatkan produksi endorfin yang berperan dalam memperbaiki suasana hati dan mengurangi ketegangan.
Kapan harus ke dokter karena stres?
Segera berkonsultasi apabila stres tidak membaik meski sudah mencoba berbagai cara, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai kecemasan maupun depresi yang berat.