Pernah melihat ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah dengue (DBD) yang muncul di kulit saat tubuh sedang demam? Bintik tersebut biasanya terlihat seperti titik-titik merah kecil yang tidak selalu terasa gatal, tetapi kemunculannya tetap perlu Anda perhatikan, terutama jika muncul keluhan lain.
Demam berdarah tidak hanya ditandai dengan munculnya bintik merah pada kulit. Demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, hingga tubuh terasa lemas juga dapat muncul selama infeksi, sehingga penting untuk mengenali gejalanya sejak awal agar bisa mendapatkan penanganan demam berdarah yang sesuai.
Apa Itu Bintik Merah pada Demam Berdarah (DBD)?
Ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah dapat berupa petekie (petechiae), yaitu bintik merah kecil pada kulit yang umumnya berukuran sekitar 1–2 mm. Bintik ini berbeda dari ruam biasa karena muncul akibat pendarahan kecil di bawah kulit ketika pembuluh darah kapiler pecah.
Petekie dapat muncul di berbagai bagian tubuh, seperti wajah, leher, dan dada. Bintik ini juga bisa muncul di dalam mulut atau kelopak mata, serta memiliki ciri khas berupa warna yang tidak memudar ketika kulit ditekan.
Pada demam berdarah, petekie merupakan salah satu tanda yang dapat muncul selama infeksi virus dengue. Meski begitu, kemunculan bintik merah saja tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami DBD karena kondisi serupa dapat terjadi akibat penyebab lain.
Pentingnya mengenali tanda DBD juga berkaitan dengan masih banyaknya kasus di Indonesia. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hingga minggu ke-17 tahun 2024 tercatat 88.593 kasus DBD dan 621 kematian yang tersebar di 456 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Ciri-ciri Bintik Merah Awal Demam Berdarah
Pada keluhan DBD, bintik merah biasanya muncul ketika demam tinggi mulai menurun. Bentuknya berupa bintik merah terang yang halus, sedikit menonjol, dan dapat menyebar di hampir seluruh tubuh tanpa meninggalkan bekas.
Kondisi ini berbeda dengan ruam penyakit campak yang biasanya pertama kali muncul di belakang telinga, kemudian menyebar ke wajah, dada, perut, hingga seluruh tubuh. Ruamnya sedikit menonjol dan setelah menghilang dapat meninggalkan noda kecoklatan pada kulit.
Perbedaan juga dapat Anda lihat dengan menekan bintik secara perlahan. Bintik yang tetap terlihat saat ditekan dapat menjadi salah satu ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah. Sedangkan ruam yang memudar saat ditekan lebih mengarah pada jenis ruam lain.
Gejala Demam Berdarah yang Menyertai
Pada beberapa kejadian, gejala DBD bisa ringan di awal, tetapi memburuk dengan cepat seiring waktu. Agar tidak salah menafsirkan, penting untuk mengenali tanda DBD sejak awal
1. Demam Tinggi
Salah satu gejala yang cukup sering muncul pada keluhan DBD adalah demam tinggi yang datang secara mendadak. Suhu tubuh dapat mencapai sekitar 38–40°C dan biasanya bertahan selama 2–7 hari, sehingga tubuh terasa lemas dan tidak nyaman.
Demam bisa saja turun setelah beberapa hari, tetapi kondisi tersebut tetap perlu menjadi perhatian karena gejala DBD dapat berubah seiring perjalanan penyakit.
2. Nyeri Hebat di Kepala
Selain demam, sakit kepala juga bisa terasa cukup kuat, terutama di bagian dahi. Rasa nyerinya bisa bertahan cukup lama dan membuat penderita sulit beraktivitas seperti biasa. Keluhan ini terkadang dianggap sebagai sakit kepala biasa karena sekilas mirip dengan gejala flu.
3. Nyeri di Belakang Mata, Sendi, Otot dan Tulang
Rasa tidak nyaman saat terkena DBD juga dapat terasa di berbagai bagian tubuh. Nyeri di belakang mata biasanya lebih terasa ketika mata gerak, sementara otot, sendi, dan tulang dapat terasa pegal atau sakit sehingga tubuh ingin terus beristirahat.
Karena nyerinya bisa terasa cukup kuat, infeksi dengue juga dikenal dengan istilah breakbone fever atau demam yang membuat tubuh terasa seperti sedang mengalami nyeri hebat.
4. Mual, Muntah dan Tidak Nafsu Makan
Mual dan muntah cukup sering terjadi pada penderita DBD karena infeksi virus dapat memengaruhi saluran pencernaan. Kondisi ini juga bisa membuat nafsu makan menurun, sehingga tubuh menjadi lebih lemas karena asupan makanan dan cairan berkurang. Jika muntah terjadi berulang kali, risiko kekurangan cairan juga semakin besar dan perlu diwaspadai.
5. Muncul Bintik Merah (Ruam) pada Kulit
Ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah dapat berupa ruam kemerahan yang muncul di kulit selama infeksi. Ruam ini dapat menyebar dari wajah dan leher hingga ke bagian dada, lengan, dan kaki sebagai bagian dari respons tubuh terhadap infeksi virus dengue. Namun, tidak semua penderita DBD mengalami ruam, sehingga tanda ini perlu diperhatikan bersama gejala lainnya.
Tahapan Gejala Demam Berdarah
Berikut adalah fase demam berdarah (DBD) beserta gejala-gejala yang perlu Anda waspadai.
1. Fase Demam
Fase demam merupakan tahap awal ketika gejala DBD mulai muncul. Fase ini biasanya berlangsung sekitar 2–7 hari dan muncul dengan demam tinggi yang dapat mencapai 39–40°C.
Selain demam, penderita dapat mengalami sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, serta keluhan seperti mual dan muntah. Pada sebagian anak, infeksi juga dapat terjadi dengan keluhan pada saluran pernapasan bagian atas. Di tahap ini, ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah juga mungkin terlihat pada kulit, meskipun tidak semua penderita mengalaminya.
2. Kritis
Fase kritis biasanya terjadi ketika demam mulai turun, sehingga penderita dapat terlihat lebih baik dari sebelumnya. Padahal, tahap ini justru perlu mendapat perhatian lebih karena dapat terjadi kebocoran plasma dari pembuluh darah yang berisiko menyebabkan kondisi serius, termasuk syok dengue.
Suhu tubuh dapat turun hingga sekitar 37–38°C atau lebih rendah, sementara beberapa keluhan sebelumnya mungkin berkurang. Di sisi lain, jumlah trombosit dapat menurun dan tanda perdarahan, seperti muntah darah atau buang air besar berdarah, dapat muncul. Karena perubahan kondisi bisa berlangsung cepat, seseorang yang mengalami DBD perlu dipantau dengan saksama ketika demam mulai mereda.
3. Pemulihan
Setelah melewati fase kritis, tubuh mulai memasuki fase pemulihan. Pada tahap ini, cairan yang sebelumnya keluar dari pembuluh darah secara bertahap diserap kembali oleh tubuh dan kondisi umum biasanya mulai membaik.
Suhu tubuh dapat kembali meningkat untuk sementara, tetapi anak umumnya terlihat lebih segar dan nafsu makan mulai kembali. Ruam kulit yang terasa gatal juga dapat muncul pada fase ini.
Jadi, ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah tidak selalu menjadi tanda yang menetap sepanjang penyakit karena perubahan ruam dapat terjadi seiring perpindahan fase.
Kapan Harus ke Dokter?
Demam memang bisa terjadi pada banyak jenis infeksi, tetapi ada kondisi yang sebaiknya tidak perlu ditunggu sampai membaik sendiri. Jika demam tinggi muncul bersama bintik merah, mimisan, muntah berulang, atau tubuh terasa sangat lemas dan kekurangan cairan, sebaiknya segera periksakan ke fasilitas kesehatan.
Terlebih jika ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah muncul bersamaan dengan beberapa gejala tersebut. Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui penyebab keluhan dan melihat kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan tes darah untuk membantu memastikan apakah gejala berkaitan dengan infeksi dengue. Jangan menunda pemeriksaan jika kondisi justru memburuk, terutama saat demam mulai turun tetapi tubuh terlihat semakin lemas atau muncul tanda perdarahan.
Skrining DBD Lengkap untuk Diagnosis Terbaik
Jika demam tinggi sudah berlangsung selama beberapa hari dan kondisi tubuh semakin lemas, pemeriksaan dapat membantu mengetahui penyebab keluhan dengan lebih jelas. Salah satu pilihan yang tersedia adalah Skrining DBD Lengkap dari Bumame, yang terdiri dari hematologi lengkap dan Dengue NS-1 Rapid untuk membantu mendeteksi infeksi dengue sejak awal.
Pemeriksaan hematologi lengkap dilakukan untuk melihat kondisi berbagai komponen darah, termasuk sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Sementara itu, Dengue NS-1 Rapid digunakan untuk mendeteksi protein NS-1 yang terdapat pada virus dengue, sehingga dapat membantu mendeteksi infeksi dengue pada tahap awal.
Kedua pemeriksaan ini memberikan informasi yang dapat membantu dokter menilai kondisi pasien secara lebih menyeluruh. Skrining ini dapat dipertimbangkan ketika demam tinggi muncul secara mendadak dan berlangsung selama beberapa hari, terutama jika disertai nyeri otot dan sendi, ruam atau ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah, mimisan, gusi berdarah, mual, muntah, atau kondisi tubuh yang semakin lemah.
Pemeriksaan tidak memerlukan persiapan khusus, sehingga dapat dilakukan tanpa persiapan tertentu sebelumnya. Dengan begitu, Anda bisa lebih nyaman selama melakukan pemeriksaan.
Cegah Risiko DBD dan Lindungi Kesehatan dengan Vaksinasi
Mengenali ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah dapat membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap infeksi dengue. Selain mengenali gejalanya, langkah pencegahan juga penting dilakukan untuk membantu mengurangi risiko terkena DBD, salah satunya melalui vaksinasi.
Vaksin DBD Qdenga diberikan untuk membantu memberikan perlindungan terhadap infeksi demam berdarah akibat empat serotipe virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi:
Klinik Utama Pandawa. (2025). Petekie (Bintik Merah pada Kulit) Penyebab dan Pengobatan.
Medisindo Bahana. (2026). Mengenali Bintik Merah Tanda Demam Berdarah.
Kemenkes. (2024). Waspada DBD di Musim Kemarau. Ciputra Hospital. (2025). Cara Mengenali Perbedaan Bintik merah DBD dan Campak.
Rumah Sakit Royal Progress. (2025). 11 Tanda-Tanda DBD yang Harus Diwaspadai.
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences. (2025). Hubungan Antara Ketersediaan Tutup Penampung Air Dan Frekuensi Pengurangan Penampung Air Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue.
Eka Hospital. (2026). Gejala DBD pada Anak yang Harus Diwaspadai.
Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed
Frequently Asked Question
Apa yang dimaksud dengan bintik merah pada demam berdarah?
Apa ciri-ciri bintik merah awal demam berdarah?
Bintik merah DBD biasanya muncul ketika demam tinggi mulai menurun, berbentuk titik merah terang yang halus dan dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh. Bintik yang tetap terlihat saat ditekan dapat menjadi salah satu cirinya.
_(1).png&w=3840&q=75)