Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Ciri-Ciri Sperma Sehat: Tanda yang Terlihat dan yang Perlu Dicek di Laboratorium
Kembali ke Artikel & Berita

Ciri-Ciri Sperma Sehat: Tanda yang Terlihat dan yang Perlu Dicek di Laboratorium

SBAOthers

Banyak pria menilai kesuburannya dari tampilan air mani. Cairan yang kental dianggap tanda subur, sedangkan yang encer membuat cemas, padahal penilaian sekilas seperti ini sering keliru.

Kesuburan pria banyak bergantung pada jumlah, gerak, dan bentuk sel sperma, dan ketiganya tidak terlihat dengan mata telanjang. Menurut Mayo Clinic, faktor pria ikut berperan pada hingga separuh pasangan yang sulit memiliki anak, sering tanpa keluhan apa pun.

Artikel ini membahas ciri yang bisa Anda amati sendiri, hasil laboratorium yang normal, tanda kurang subur, penyebab, dan cara menjaganya.

Bisakah Kualitas Sperma Dinilai dari Tampilannya?

Hanya sebagian. Air mani adalah cairan kental yang keluar saat ejakulasi, sedangkan sperma adalah sel di dalamnya yang membawa separuh materi genetik untuk pembuahan.

Warna, kekentalan, dan bau memberi petunjuk tentang kondisi cairannya, misalnya ada tidaknya darah atau tanda infeksi. WHO mencatat gangguan kesuburan pria umumnya berkaitan dengan jumlah sperma yang rendah atau tidak ada, bentuk dan gerak sperma yang tidak normal, serta masalah pengeluaran air mani.

Pemahaman tentang fungsi dan kualitas sperma membantu Anda membaca ciri-ciri berikut dengan lebih tenang.

Ciri Air Mani Sehat yang Bisa Anda Amati Sendiri

Ciri berikut membantu Anda mengenali perubahan sehari-hari.

1. Berwarna Putih Keabu-abuan

Air mani yang sehat umumnya berwarna putih keabu-abuan. Rona kekuningan bisa muncul seiring usia, setelah lama tidak ejakulasi, karena sisa urine, akibat merokok, atau setelah mengonsumsi makanan dan suplemen tertentu seperti kunyit dan vitamin B. Perubahan seperti ini biasanya sementara.

Warna kuning kehijauan bisa menandakan infeksi, termasuk infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore. Periksakan diri bila perubahan warna bertahan lebih dari beberapa hari atau disertai demam dan nyeri, misalnya dengan tes infeksi menular seksual yang disarankan dokter.

2. Kental seperti Jeli, lalu Mencair

Saat baru keluar, air mani yang sehat bertekstur kental dan lengket mirip telur mentah, berkat protein, vitamin, dan mineral yang menjadi bahan bakar sperma. Di laboratorium, proses pencairan atau likuefaksi normalnya selesai dalam 15 sampai 30 menit.

Bila air mani terus tampak lebih encer dari biasanya, kondisi sperma encer seperti ini perlu dinilai lewat analisis sperma.

3. Tidak Berbau Busuk

Air mani atau urine yang berbau busuk perlu diperiksakan, terutama bila disertai demam, menggigil, sering buang air kecil, atau rasa perih saat berkemih. Keluhan ini bisa mengarah ke infeksi saluran kemih atau kelamin.

4. Tidak Bercampur Darah

Darah dalam air mani atau hematospermia tampak merah terang bila perdarahannya baru, atau cokelat kemerahan bila sudah lebih lama. Menurut NHS, kondisi ini umumnya tidak disebabkan masalah serius dan sering hilang sendiri dalam beberapa hari sampai minggu.

Penyebab yang umum meliputi infeksi saluran kemih, infeksi menular seksual, tindakan seperti vasektomi, dan gangguan prostat. Tetap periksakan ke dokter agar penyebabnya diketahui.

Ciri Sperma Sehat Menurut Pemeriksaan Laboratorium

Ciri inti sperma sehat dinilai lewat analisis sperma, yaitu pemeriksaan sampel air mani di laboratorium. Berikut parameter dan rentang yang umum dipakai menurut MedlinePlus, termasuk gerak sperma (motilitas) dan bentuk sperma (morfologi):

Parameter

Yang Dinilai

Rentang Umum

Volume

Banyak air mani per sampel

1,5 sampai 7,6 mL

Jumlah total

Seluruh sperma per sampel

Lebih dari 39 juta

Konsentrasi

Sperma per mililiter air mani

15 sampai 259 juta per mL

Gerak

Sperma yang bergerak efektif

Lebih dari 40 persen

Bentuk

Sperma berbentuk normal

Lebih dari 4 persen

Keasaman (pH)

Tingkat asam atau basa

7,2 sampai 8,0

Pencairan

Waktu dari jeli menjadi cair

15 sampai 30 menit

Sel darah putih

Petunjuk kemungkinan infeksi

Kurang dari 1 juta per mL

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter. Satu hasil di luar rentang tidak berarti Anda tidak subur secara permanen. Karena kualitas sperma bisa berubah dari hari ke hari, dokter bisa meminta dua sampel atau lebih dalam satu sampai dua minggu.

Kondisi saat persentase sperma berbentuk normal berada di bawah batas disebut teratozoospermia, sedangkan kondisi tanpa sperma sama sekali di dalam air mani disebut azoospermia.

Tanda Sperma Kurang Subur yang Perlu Diperhatikan

Tanda utama gangguan kesuburan pria adalah kehamilan yang belum juga terjadi. Menurut Mayo Clinic, kondisi ini sering tidak disertai gejala lain. Meski begitu, keluhan berikut perlu diperiksakan:

  • Sulit ereksi, ejakulasi terlalu cepat, atau nyeri saat berhubungan. Keluhan disfungsi seksual seperti ini bisa ikut menyulitkan kehamilan.

  • Air mani sangat sedikit atau tidak keluar saat orgasme. Pada ejakulasi retrograd, air mani mengalir ke kandung kemih, yang bisa berkaitan dengan diabetes, cedera saraf tulang belakang, obat tertentu, atau operasi prostat.

  • Perubahan warna air mani yang menetap, darah dalam air mani, atau nyeri saat ejakulasi. Keluhan ini bisa menandakan infeksi atau gangguan prostat.

Apa Saja yang Bisa Menurunkan Kualitas Sperma?

Penyebabnya bisa lebih dari satu. Faktor berikut dikenal memengaruhi produksi dan kualitas sperma:

  • Varikokel, yaitu pelebaran pembuluh vena yang mengalirkan darah dari buah zakar. Kondisi ini bisa menurunkan jumlah dan kualitas sperma, dan termasuk penyebab yang bisa diperbaiki.

  • Infeksi, misalnya peradangan saluran di belakang buah zakar (epididimitis), peradangan buah zakar (orkitis), atau infeksi menular seksual. Infeksi bisa mengganggu pembentukan sperma atau meninggalkan jaringan parut yang menyumbat saluran.

  • Gangguan hormon. Testis atau buah zakar membutuhkan testosteron dan hormon lain untuk membentuk sperma, dan WHO mencatat gangguan kelenjar hipofisis atau hipotalamus bisa mengacaukannya.

  • Panas di area buah zakar. Sauna dan berendam air panas bisa menurunkan jumlah sperma untuk sementara, sedangkan efek laptop di pangkuan dan celana ketat masih diteliti.

  • Rokok, alkohol, dan obat tertentu. Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan berbahaya yang bisa mengganggu sistem reproduksi, termasuk menurunkan kualitas sperma. Alkohol bisa menurunkan testosteron, dan steroid anabolik jangka panjang bisa mengecilkan buah zakar.

  • Obesitas, tidur yang buruk, dan riwayat kesehatan. Gondongan, buah zakar yang tidak turun, cedera di area kelamin, dan pengobatan kanker juga perlu diceritakan kepada dokter.

Di Indonesia, Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 meminta tenaga kesehatan menanyakan riwayat gondongan, kebiasaan merokok, alkohol, NAPZA, dan paparan panas di area organ reproduksi pada calon pengantin laki-laki, misalnya karena bekerja sebagai koki atau sering mandi sauna.

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?

Periksakan diri bersama pasangan bila kehamilan belum terjadi setelah 12 bulan berhubungan rutin tanpa pengaman, atau setelah enam bulan bila pasangan berusia lebih dari 35 tahun. WHO memperkirakan sekitar satu dari enam orang usia reproduksi pernah mengalami gangguan kesuburan, jadi Anda tidak sendirian.

Konsultasi lebih awal juga baik bila Anda menduga ada masalah, misalnya karena riwayat gondongan atau keluhan ereksi. Melibatkan suami sejak awal program hamil membuat pemeriksaan pasangan lebih lengkap.

Bagaimana Dokter Menilai Kesuburan Pria?

Dokter biasanya memulai dengan wawancara tentang riwayat penyakit, obat, kebiasaan, dan pekerjaan, lalu pemeriksaan fisik dan analisis sperma. Sampel diambil dengan masturbasi ke wadah steril tanpa pelumas atau air liur, setelah tidak ejakulasi selama 2 sampai 7 hari.

Alat tes sperma rumahan memberi informasi yang lebih terbatas dibanding analisis lengkap. Bila hasil belum normal, dokter bisa meminta USG dan tes darah untuk mencari penyebabnya. Gambaran prosedur cek kesuburan pria membantu Anda bersiap.

Peran Pemeriksaan Hormon dalam Kesuburan Pria

Tubuh membutuhkan testosteron dan hormon lain untuk membentuk sperma, sehingga hormon pengatur yang tidak seimbang bisa mengganggu produksinya. Karena itu, tes hormon darah bisa melengkapi analisis sperma saat dokter menelusuri penyebab kesuburan pria menurun.

Bila dokter menyarankannya, Paket Kesuburan Laki Laki di Bumame berisi pemeriksaan LH, FSH, testosteron, prolaktin, dan urine rutin. Paket ini tidak memerlukan persiapan khusus dan tersedia lewat kunjungan klinik maupun Home Care. Hasilnya dibaca dokter bersama riwayat kesehatan Anda. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan ini, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Apakah Kualitas Sperma Bisa Membaik?

Bisa, tergantung penyebabnya. Infeksi bisa diobati, varikokel bisa diperbaiki, dan kebiasaan seperti merokok bisa dihentikan. Bila perlu, dokter membahas obat, tindakan bedah, atau teknologi reproduksi berbantu seperti inseminasi dan bayi tabung. MedlinePlus mencatat banyak pasangan yang menjalani penanganan kesuburan berhasil memiliki anak.

Cara Menjaga Kualitas Sperma Sehari-hari

Tidak semua gangguan kesuburan pria bisa dicegah. Kebiasaan berikut membantu menjauhkan Anda dari penyebab yang sudah dikenal:

  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok orang lain. Paparan asap rokok pasif juga bisa memengaruhi kesuburan pria.

  • Batasi alkohol dan jauhi NAPZA. Ganja dan kokain bisa menurunkan jumlah dan kualitas sperma untuk sementara.

  • Jaga berat badan ideal dan tidur cukup. Obesitas dan tidur yang buruk sama-sama dikaitkan dengan kualitas sperma yang lebih rendah.

  • Jaga area buah zakar tetap sejuk. Batasi sauna dan berendam air panas, dan beri jeda saat duduk lama.

  • Kelola stres dan kurangi paparan pestisida, logam berat, serta pelarut kimia. Gunakan kondom untuk mencegah infeksi menular seksual.

  • Diskusikan obat yang Anda pakai dengan dokter. Terapi pengganti testosteron dan steroid anabolik jangka panjang bisa menekan produksi sperma.

Periksa Bersama Pasangan, Rencanakan dengan Tenang

Ciri air mani yang Anda lihat sehari-hari berguna sebagai pengingat, sedangkan kesuburan dinilai lewat pemeriksaan. Kehamilan melibatkan dua orang, sehingga pemeriksaan suami sama pentingnya dengan pemeriksaan istri. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ingin bertanya tentang pemeriksaan yang tersedia, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual.

  2. Apriora VD, Amir A, Khairsyaf O. Gambaran Morfologi Spermatozoa pada Perokok Sedang di Lingkungan PE Group yang Datang ke Bagian Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jurnal Kesehatan Andalas.

  3. World Health Organization. Infertility.

  4. MedlinePlus, National Library of Medicine. Semen Analysis.

  5. MedlinePlus, National Library of Medicine. Male Infertility.

  6. Mayo Clinic. Male Infertility, Symptoms and Causes.

  7. Cleveland Clinic. Yellow Semen.

  8. NHS. Blood in Semen.

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Seperti apa ciri-ciri sperma yang sehat?

Air mani yang sehat umumnya berwarna putih keabu-abuan, bertekstur kental seperti jeli saat baru keluar, lalu mencair dalam 15–30 menit. Namun, warna dan kekentalan saja tidak dapat memastikan kesuburan pria.

Apakah sperma yang kental berarti subur?

Tidak. Kekentalan air mani tidak menunjukkan jumlah, gerak, atau bentuk sperma. Ketiga parameter tersebut perlu dinilai melalui analisis sperma di laboratorium untuk membantu mengevaluasi kesuburan pria.

Berapa jumlah sperma yang normal?

Menurut rentang umum MedlinePlus, konsentrasi sperma sekitar 15 juta per mililiter atau lebih, dengan jumlah total lebih dari 39 juta per sampel. Hasil perlu dinilai berdasarkan nilai rujukan laboratorium dan kondisi pasien.

Apa tanda-tanda sperma kurang subur?

Gangguan kesuburan pria sering tidak menimbulkan gejala. Tanda yang perlu diperiksa meliputi belum terjadinya kehamilan setelah 12 bulan berhubungan rutin tanpa pengaman, air mani sangat sedikit, gangguan ereksi, nyeri saat ejakulasi, atau darah dalam air mani.

Bagaimana cara menjaga kualitas sperma?

Jaga berat badan, tidur cukup, berhenti merokok, batasi alkohol, hindari NAPZA, dan batasi paparan panas berlebih di area buah zakar. Kelola stres serta konsultasikan penggunaan obat atau suplemen yang berpotensi mengganggu produksi sperma kepada dokter.