Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Gondongan
Kembali ke Artikel & Berita

Gondongan: Gejala, Penyebab, dan Cara Penularan

SBA

Gondongan merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi di banyak negara di dunia. Masih banyaknya orang dewasa dan anak-anak yang belum melakukan vaksinasi membuat gondongan berpotensi menjadi sebuah wabah di tengah masyarakat.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena gondongan merupakan penyakit yang bisa disembuhkan dan dihindari. Artikel ini akan membantu Anda dalam mengetahui tindakan yang tepat untuk menghindari penularannya.

Apa Itu Gondongan?

Gondongan atau mumps adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus paramyxovirus yang menyerang kelenjar ludah. Penyakit mumps biasanya terjadi pada anak-anak tapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terjangkit.

Virus ini dapat tersebar melalui batuk, bersin, dan air liur. Bahkan virus mumps juga bisa tersebar melalui peralatan makan atau benda lainnya yang terkontaminasi, seperti tisu, gelas, bahkan tangan yang telah menyentuh hidung. Infeksi ini kemudian dapat memicu peradangan dan rasa nyeri pada penderitanya.

Selain di kelenjar ludah, virus yang menyebabkan mumps juga bisa menyerang kelenjar yang lain di dalam tubuh yang disalurkan melalui peredaran darah. Seseorang bisa merasakan nyeri ataupun peradangan di alat kelamin, pankreas, dan bahkan otak.

Gondongan sendiri merupakan salah satu penyakit yang banyak terjadi di seluruh dunia. Oleh karena itu, banyak sekali informasi mengenai cara pencegahan dan penanganan yang bisa dilakukan seperti melakukan vaksinasi dan isolasi mandiri ketika terpapar.

Penyebab Seseorang Bisa Tertular Gondongan

Ada banyak penyebab seseorang bisa terkena gondongan. Anda harus tetap berhati-hati ketika berada di tempat yang ramai karena banyak kemungkinan bisa terjadi. Berikut adalah beberapa penyebab seseorang bisa terjangkit gondongan.

  • Sedang berada di dekat penderita ketika mereka sedang bersin, batuk, ataupun berbicara.

  • Berbagi makanan dan minuman dari peralatan makan yang sama dengan penderita.

  • Berada di tempat yang sama dengan jarak yang cukup dekat.

Anda harus sadar akan sekitar dan terus berhati-hati karena virus bisa datang dari mana saja.

Cara Penularan Gondongan

Virus gondongan bereplikasi di saluran pernapasan bagian atas ditularkan langsung melalui air liur atau cipratan liur dari orang yang terinfeksi, sama seperti mekanisme penularan flu. Risiko penyebarannya akan semakin meningkat ketika seseorang semakin lama berinteraksi dengan penderita.

Anda juga bisa tertular mumps meskipun penderita belum menunjukan gejala peradangan di sekitar leher. Penderita berkemungkinan besar akan menularkan gejala di dua hari pertama setelah terpapar dan mungkin ada pembengkakan di pipi atau dagu bagian depan setelah lima hari terpapar.

Pada fase tanpa gejala ini, para penderita sering kali belum sadar bahwa mereka terpapar dan sedang menyebarkan virus. Maka dari itu, penting untuk melakukan pencegahan dengan melakukan vaksinasi mumps.

Gejala Gondongan pada Anak dan Dewasa

Meskipun banyak terjadi di anak-anak, orang dewasa juga bisa terpapar virus gondongan. Maka dari itu, semua orang harus memahami gejala yang muncul sebelum terjadi wabah di tengah masyarakat. Berikut adalah beberapa gejala gondongan pada anak dan orang dewasa.

Gejala pada Anak

Para orang tua wajib mengetahui gejala gondongan pada anak untuk melakukan isolasi secepatnya. Anak-anak cukup rentan terserang virus, terlebih bagi mereka yang sudah mulai bersekolah atau berada di lingkungan yang sering mengalami interaksi fisik dekat, menggunakan fasilitas bersama, bahkan terbiasa saling berbagi makanan.

Berikut adalah beberapa gejala yang wajib Anda waspadai.

  • Peradangan di area pipi dan dagu. Penderita bisa mengalami peradangan di salah satu sisi, kedua sisi, atau bahkan tidak mengalami peradangan sama sekali. 

  • Pusing dan lemas. Biasanya anak akan lebih lemas dari biasanya dan merasa pusing ketika terpapar virus. 

  • Demam tinggi. Suhu tubuh anak dapat meningkat ketika sedang terinfeksi. Maka dari itu, selalu sediakan termometer di rumah untuk selalu mengecek suhu anak.

  • Tidak nafsu makan sama sekali. Rasa nyeri di area leher dan rahang saat menelan sering kali membuat anak enggan untuk makan.

Terlepas dari apapun jenis sakit yang anak derita, orang tua harus selalu siaga memantau kondisi anak. Sediakan pengobatan yang lengkap dan segera pergi ke klinik terdekat jika dirasa kondisinya perlu mendapatkan perhatian medis lebih lanjut.

Gejala pada Orang Dewasa

Gondongan juga bisa terjadi pada orang dewasa. Berikut adalah gejala yang wajib anda waspadai.

  • Rasa nyeri di leher tepatnya di bawah telinga sedikit ke depan.

  • Susah menelan dan mengunyah yang membuat nafsu makan ikut menurun.

  • Pusing, lelah, dan demam tinggi.

Gejala pada orang dewasa kurang lebih sama dengan anak-anak. Namun jika Anda merasakan gejala di atas di waktu bersamaan, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan ke dokter sebagai tindak pencegahan wabah di lingkungan sekitar.

Komplikasi jika Tidak Ditangani

Mengetahui gejala gondongan sangatlah penting untuk menghindari berbagai macam komplikasi yang bisa terjadi jika telat ditangani. Komplikasi ini biasanya lebih banyak terjadi di orang dewasa dibanding anak-anak. Berikut adalah beberapa komplikasi yang terjadi yang wajib Anda ketahui.

1. Meningitis 

Meningitis merupakan peradangan yang disebabkan oleh virus mumps yang terjadi pada selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Peradangan ini bisa menyebabkan kejang, stroke, atau bahkan kematian.

2. Peradangan di Area Alat Kelamin

Untuk pria peradangan ini dinamakan orchitis yang menyebabkan nyeri cukup parah dan biasanya terjadi setelah masa pubertas. Peradangan ini bisa berakibat menurunnya kesuburan.

Sementara pada perempuan, infeksi ini dapat menyebabkan oophoritis (peradangan ovarium) yang biasanya menyebabkan nyeri, perut sakit, muntah, dan demam. Komplikasi ini juga biasanya terjadi setelah seseorang mengalami pubertas namun tidak berdampak buruk terhadap kesuburan.

3. Kehilangan Pendengaran 

Karena peradangan terjadi di sekitar telinga, ada kemungkinan penderita mengalami kehilangan pendengaran. Namun Anda tidak perlu khawatir karena biasanya ini akan membaik setelah peradangan mengempis.

4. Peradangan Pankreas (Pankreatitis)

Virus mumps juga dapat menyebar melalui aliran darah hingga mencapai organ pankreas dan memicu peradangan. Peradangan ini umumnya menyebabkan rasa sakit di perut bagian atas yang menjalar ke punggung, disertai mual dan muntah.

5. Keguguran

Terinfeksi gondongan di trimester awal kehamilan akan meningkatkan risiko keguguran. Meski begitu, risiko ini dapat diminimalkan melalui perawatan suportif yang tepat di bawah pengawasan dokter, seperti pemantauan suhu tubuh, konsumsi pereda demam yang aman untuk kehamilan, istirahat total, dan mendapat asupan cairan yang cukup.

Diagnosis Gondongan

Jika Anda merasa nyeri tidak berkesudahan dan obat-obatan sudah tidak menolong, ini adalah waktu yang tepat untuk segera pergi ke dokter. Berikut adalah beberapa rangkaian yang mungkin dokter akan lakukan untuk mengetahui apakah yang Anda derita gondongan atau jenis gangguan yang lain.

  • Tes usap air liur, bertujuan mendeteksi keberadaan virus mumps di bagian dalam pipi atau tenggorokan.

  • Pemeriksaan darah, untuk melihat bagaimana reaksi imun tubuh terhadap virus tersebut.

  • Tes urine, untuk mengecek apakah infeksi virus telah menyebar ke saluran kemih atau ginjal. Namun kemungkinan besar prosedur ini jarang dilakukan dan umumnya hanya dilakukan jika dokter mencurigai adanya komplikasi lanjutan.

Upaya Pencegahan untuk Menghindari Penyakit Gondongan

Meskipun penyakit ini bisa disembuhkan, namun ada langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk menghindari gondongan serta komplikasi yang bisa terjadi, yaitu dengan melakukan vaksinasi

Vaksin yang Anda butuhkan adalah vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk pencegahan terjangkit penyakit campak, gondongan, dan rubella. Vaksin ini diberikan untuk semua orang yang berusia 12 bulan ke atas, sehingga anak-anak sampai orang dewasa bisa menjalani vaksinasi ini.

Anda tidak perlu mencari tempat vaksinasi karena di Bumame tersedia Vaksin MMR yang sudah memenuhi rekomendasi PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) dan dilengkapi proteksi efek samping hingga Rp50 juta.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Terjangkit Gondongan?

Meskipun gondongan bisa membaik dengan sendirinya setelah kurang lebih 2 minggu, Anda tetap harus melakukan beberapa hal untuk meringankan gejalanya. Setelah pergi ke dokter, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah seperti:

  • istirahat teratur;

  • minum banyak air untuk menghindari dehidrasi;

  • mencoba konsumsi paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan peradangan dan nyeri;

  • mengompres peradangan dengan handuk dan air hangat untuk meringankan rasa sakit.

Kapan Harus ke Dokter?

Anda perlu segera ke dokter jika mendapati gejala gondongan. Dokter akan menyarankan beberapa tindakan dan memberikan pengobatan yang sesuai dengan keluhan penderita. Berikut adalah beberapa hal yang merupakan tanda Anda harus segera pergi ke dokter.

  • Bingung dan linglung. Minta orang terdekat Anda mengantar ke dokter jika merasa kesulitan.

  • Leher kaku.

  • Lemas dan tidak sanggup melakukan aktivitas.

  • Pusing yang tidak berkesudahan

  • Tidak buang air kecil sama sekali atau buang air kecil dalam jumlah sedikit.

Jangan Sepelekan Gondongan!

Jika merasa nyeri di leher sudah mengganggu pekerjaan dan aktivitas Anda, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Anda bisa mengunjungi klinik Bumame untuk imunisasi MMR. Konsultasikan kunjungan Anda melalui WhatsApp Bumame dan dapatkan pelayanan profesional untuk kesehatan Anda.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

Sources:

  1. U.S. Centers for Disease Control and Prevention. (2025). About Mumps.

  2. Harvard Health Publishing. (2026). Mumps.

  3. Cleveland Clinic.  (2026). Mumps.

  4. U.S. Centers for Disease Control and Prevention. (2025). Clinical Overview of Mumps.

  5. Government of Canada. (2026). Mumps: Spread, prevention, and risks.

  6. National Health Service. (2025). Mumps.

  7. John Hopkins Medicine. (2026). Mumps in Adults.

  8. Mayo Clinic (2022). Mumps.

Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing

Frequently Asked Question

Apa itu gondongan dan apa penyebabnya?
Gondongan atau mumps adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus paramyxovirus dan terutama menyerang kelenjar ludah.
Bagaimana cara gondongan menular?
Gondongan dapat menular melalui air liur atau cipratan saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, serta melalui makanan, minuman, dan benda yang terkontaminasi. 
Apa saja gejala gondongan pada anak dan orang dewasa?
Gejalanya dapat berupa nyeri atau peradangan di sekitar pipi, dagu, dan leher, demam, pusing, lemas, serta kesulitan menelan atau mengunyah. 
Apa saja komplikasi yang dapat terjadi akibat gondongan?
Gondongan dapat menyebabkan komplikasi seperti meningitis, peradangan pada alat kelamin, kehilangan pendengaran, pankreatitis, dan peningkatan risiko keguguran pada kehamilan trimester awal.
Bagaimana cara mencegah gondongan?

Pencegahan utama yang dijelaskan dalam artikel adalah vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk membantu melindungi dari campak, gondongan, dan rubella.