Stroke, penyakit jantung, serangan jantung, ketiga penyakit tersebut kebanyakan bermula dari tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh. Meski masalah kolesterol bisa karena faktor genetik, risiko ini dapat diminimalkan melalui penerapan gaya hidup sehat, terutama dengan mengonsumsi makanan untuk kolesterol tinggi atau minuman penurun kolesterol secara konsisten dan sesuai porsi.
Artikel ini menyediakan daftar makanan yang bisa Anda konsumsi untuk membantu mengatur kadar kolesterol dalam tubuh. Anda bisa memilih makanan yang Anda suka dan mengatur jumlahnya dalam seminggu untuk bantu menurunkan kadar kolesterol.
Kenapa Pola Makan Penting untuk Kolesterol Tinggi?
Kolesterol yang tinggi akan meningkatkan risiko penyakit jantung, bahkan sampai serangan jantung. Salah satu cara untuk membuat kolesterol tetap di batas normal adalah dengan memakan makanan yang bergizi dan sehat.
Apa yang seseorang makan akan selalu berdampak terhadap tinggi rendahnya kolesterol seseorang. Untuk menurunkan kolesterol, Anda harus bisa menjaga pola makan dengan menghindari makanan mengandung lemak trans. Lemak trans inilah yang akan meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) dalam tubuh.
Maka dari itu, Anda perlu mengatur pola makan sehat karena untuk mengatur kolesterol dalam tubuh, dan perlu paham dengan gejala kolesterol tinggi sejak dini. Menambahkan serat ke makanan akan membantu dalam mengatur kadar kolesterol dalam tubuh.
Selain itu, pengaturan porsi makan yang pas juga perlu dibiasakan agar tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup tanpa berlebihan. Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar sekaligus, apalagi yang tinggi lemak jenuh, dapat memicu penumpukan lemak tubuh yang lambat laun mendorong peningkatan kadar kolesterol.
Tips Memilih Makanan Sehat untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi
Menjaga kadar kolesterol jahat tetap terkontrol dapat dimulai dengan membatasi konsumsi makanan olahan atau ultra-processed food (UPF). Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi beberapa pilihan makanan untuk kolesterol tinggi untuk mendukung pola makan lebih sehat.
1. Perbanyak Serat Larut
Serat larut ini merupakan salah satu jenis serat yang bisa dilarutkan di air dan juga bisa membantu dalam menurunkan kolesterol. Serat ini akan menghilangkan kolesterol yang ada di tubuh dan dibuang melalui saluran pencernaan. Konsumsi sebanyak 10-25 gram serat larut per hari akan membantu dalam menjaga kadar kolesterol di tubuh.
Berikut adalah beberapa pilihan makanan yang mengandung serat larut yang bisa Anda pertimbangkan.
Kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang almond, kacang kenari, kacang pistachio, dan banyak pilihan kacang lain yang bisa dikonsumsi langsung, disantap bersama yogurt, atau sebagai pendamping salad. Namun, tetap jaga porsi makan Anda karena kacang-kacangan memiliki kalori yang cukup tinggi.
Kacang polong-polongan, seperti lentil, kacang polong yang sudah terbelah, kacang merah, atau kacang lima, untuk bisa ditambahkan ke makanan sehari-hari.
Biji-bijian, seperti gandum, barley, dan nasi merah sebagai menjadi pengganti nasi putih.
2. Pilih Lemak Sehat
Meskipun terkadang banyak orang menganggap semua lemak itu jahat, namun ada beberapa jenis makanan untuk kolesterol tinggi dengan kandungan lemak baik yang sangat dibutuhkan tubuh untuk berfungsi optimal. Selain itu, lemak baik ini juga bisa bantu mengontrol kadar kolesterol di tubuh dengan cara meningkatkan kadar HDL, yaitu kolesterol baik yang bertugas menyapu kelebihan kolesterol jahat di pembuluh darah.
Agar pola makan harian tidak membosankan, Anda dapat mempertimbangkan beberapa jenis makanan tinggi lemak sehat ini.
Alpukat, buah yang kaya akan nutrisi dan merupakan sumber lemak baik yang Anda butuhkan untuk menurunkan kadar kolesterol. Anda bisa menyajikannya di atas roti panggang dan menjadikannya sebagai bahan membuat guacamole, smoothie, atau kreasi menu lainnya.
Ikan berlemak, seperti salmon, tuna, dan tongkol, merupakan sumber omega-3 tinggi yang akan membantu mengendalikan kolesterol. Anda bisa menjadikan jenis ikan ini sebagai menu harian beberapa kali seminggu untuk menggantikan asupan protein lain yang tinggi lemak jenuh.
Minyak zaitun, jenis minyak ini kaya akan antioksidan dan lemak tak jenuh tunggal yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Anda bisa menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak goreng biasa atau mentega untuk memasak agar lebih lezat dan sehat.
3. Konsumsi Sayur dan Buah Tinggi Antioksidan
Sejak kecil, membangun kebiasaan makan sayur dan buah secara rutin merupakan salah satu upaya membangun pola hidup sehat. Bahkan, manfaatnya pun tidak habis sampai dewasa. Konsumsi sayur dan buah membantu menekan kolesterol tinggi karena kaya akan serat, antioksidan, serta berbagai vitamin.
Berikut adalah beberapa jenis buah dan sayur yang bisa Anda pilih untuk dalam upaya menurunkan kolesterol di tubuh.
Sayur-sayuran, seperti bayam, brokoli, kubis, wortel, hingga ubi kaya akan serat yang dapat membantu menekan kolesterol sekaligus menjaga kesehatan jantung.
Buah-buahan, seperti alpukat, pir, apel, jambu biji, jeruk, kiwi, dan buah naga yang tinggi antioksidan dan pas dijadikan sebagai camilan sehat sebelum makan untuk menggantikan camilan tinggi gula.
4. Batasi Lemak Jenuh dan Makanan Olahan
Lemak jenuh merupakan salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk membuat makanan olahan. Lemak jenuh ini banyak ditemukan di makanan cepat saji dan makanan olahan yang bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh.
Meskipun banyak regulasi yang mengatur tentang keamanan pangan, hal tersebut tidak menutup kemungkinan munculnya lemak trans yang berbahaya untuk tubuh. Lemak trans ini bisa muncul melalui proses penggorengan, sehingga makanan akan memiliki kadar kolesterol terlalu tinggi untuk dikonsumsi.
Contoh makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh tinggi yang perlu Anda hindari, yaitu sosis, bacon, pepperoni, atau olahan daging lainnya. Anda juga perlu menghindari produk olahan susu seperti butter, cream, dan cream cheese, serta makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan.
5. Tambahkan Makanan Tinggi Omega-3
Makanan untuk kolesterol tinggi adalah yang mengandung omega-3 karena terbukti sangat baik untuk jantung. Meski tidak secara langsung menurunkan kolesterol, omega-3 ini bekerja menurunkan trigliserida, yaitu bentuk lemak darah lain yang juga perlu diwaspadai.
Trigliserida ini merupakan jenis lemak yang disimpan tubuh sebagai cadangan energi. Setelah makan, kelebihan kalori atau energi yang tidak langsung digunakan akan diubah oleh tubuh menjadi trigliserida dan disimpan di dalam sel-sel lemak.
Sama seperti kolesterol, kadar trigliserida perlu berada dalam batas normal agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Trigliserida yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, mencukupi asupan omega-3 sangat penting untuk membantu menjaga kadar trigliserida tetap seimbang.
6. Lengkapi dengan Menerapkan Pola Hidup Sehat
Tak hanya dari makanan, kontrol kolesterol yang optimal juga perlu didukung oleh gaya hidup sehat. Anda dapat memulainya melalui beberapa langkah berikut.
Berolahraga, tidak perlu melakukan olahraga berat, cukup mulai dengan berjalan, bersepeda, dan berenang. Usahakan untuk berolahraga ringan minimal 150 menit (2,5 jam) per minggu secara konsisten.
Berhenti merokok, bagi perokok, karena kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan panduan berhenti merokok yang tepat dan aman.
Hindari mengonsumsi alkohol, karena penting untuk menekan kadar kolesterol berlebih dan menjaga sistem metabolisme tubuh tetap optimal.
Kapan dan Seberapa Sering Anda Perlu Cek Kolesterol Berkala?
Pemeriksaan kolesterol secara berkala sangat penting untuk memantau kesehatan tubuh dan membantu Anda mengantisipasi berbagai risiko penyakit serius, seperti serangan jantung dan stroke. Karena kadar kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala awal, Anda disarankan untuk segera atau lebih sering melakukan tes kolesterol berdasarkan kondisi dan faktor risiko berikut.
Usia 40 ke atas. Semakin bertambah usia, pemeriksaan perlu dilakukan lebih sering. Laki-laki umumnya memerlukan tes yang lebih rutin dibanding perempuan.
Memiliki riwayat penyakit diabetes, darah tinggi, dan penyakit serius lainnya.
Anak atau orang dewasa yang kelebihan berat badan atau obesitas.
Memiliki anggota keluarga dengan riwayat kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau stroke.
Tanpa perlu menunggu usia lanjut, anak-anak juga dianjurkan menjalani cek kolesterol sejak usia 9–12 tahun. Setelah tes pertama, pemeriksaan dapat diulangi setiap 5 tahun sekali, atau dilakukan lebih sering apabila terdapat riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Pantau Kadar Kolesterol Anda di Bumame
Selain mengutamakan konsumsi makanan untuk kolesterol tinggi, melakukan cek kolesterol secara berkala penting untuk mengantisipasi risiko penyakit kardiovaskular secara efektif. Anda tidak perlu bingung harus cek dimana, karena di Bumame tersedia Paket Cek Kolesterol Lengkap dengan harga terjangkau hanya sebesar Rp280.000,00.
Pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi yang memiliki kondisi berikut:
Riwayat kolesterol tinggi atau serangan jantung.
Obesitas atau kelebihan berat badan.
Kurang berolahraga atau tidak aktif secara fisik.
Mengidap diabetes atau memiliki kadar gula darah tinggi.
Sering mengonsumsi makanan tidak sehat.
Merokok dan menjalani pola hidup tidak sehat.
Hubungi WhatsApp Bumame untuk berkonsultasi atau merencanakan jadwal tes kolesterol untuk Anda maupun keluarga.
Kendalikan Kolesterol dengan Pola Hidup Sehat
Pada dasarnya, mengelola kolesterol tinggi dapat Anda mulai dengan menerapkan prinsip nutrisi yang seimbang. Anda disarankan untuk beralih ke pilihan makanan untuk kolesterol tinggi yang kaya serat larut seperti kacang-kacangan, mengonsumsi sayur serta buah kaya antioksidan, hingga mencukupi kebutuhan omega-3.
Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan pilihan obat alami kolesterol sebagai pendamping pola makan sehat harian.
Memulai pola hidup baru bila sebelumnya belum terbiasa mungkin akan terasa menantang. Namun, apabila dilakukan dengan perencanaan yang matang dan komitmen yang kuat, kadar kolesterol Anda tentu dapat dikendalikan.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
Sources:
Better Health. (2025). Cholesterol - Healthy eating tips.
Cleveland Clinic. (2022). Cholesterol and Nutrition.
Brown Health. (2024). Top 10 Foods to Lower Cholesterol.
Healthline. (2026). Top 20 Foods High in Soluble Fibre.
Mayo Clinic. (2026). Cholesterol: Top Foods to Improve Your Numbers.
National Health Service. (2026). How to Lower Your Cholesterol.
Centers of Disease Control and Prevention. (2024). Preventing High Cholesterol.
Cleveland Clinic. (2025). Cholesterol Levels.
Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri
Frequently Asked Question
Apa saja makanan yang baik untuk membantu menurunkan kolesterol tinggi?
Makanan yang dapat mendukung pengelolaan kolesterol meliputi makanan tinggi serat larut, lemak sehat, sayur dan buah kaya antioksidan, serta makanan yang mengandung omega-3.
.jpg&w=3840&q=75)