Bulking adalah strategi yang paling banyak digunakan para atlet untuk menaikkan massa ototnya. Tapi faktanya, masih banyak yang keliru dalam menerapkannya terutama dalam memilih jenis makanan, sehingga alih-alih massa otot bertambah, justru dapat menyebabkan penumpukan lemak tubuh. Lalu, bagaimana menu makanan untuk bulking yang sehat?
Artikel ini akan membahas berbagai menu yang cocok untuk bulking, contoh menu harian serta tips menerapkannya sehingga bisa mendapatkan tubuh ideal yang Anda impikan.
Apa Itu Bulking dan Kenapa Butuh Strategi Makan Khusus?
Bulking merupakan strategi untuk meningkatkan massa otot secara signifikan melalui pemenuhan gizi yang cukup untuk pertumbuhan dan pemulihan massa otot. Fokus utama strategi ini adalah mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibakar, yang kemudian diimbangi dengan latihan beban secara intens.
Karena melibatkan penambahan kalori, bulking juga memiliki risiko penumpukan lemak jika asupan kalori terlalu berlebihan atau membuat berat badan lebih banyak bertambah karena lemak daripada massa otot. Untuk itulah, proses bulking membutuhkan strategi makan khusus sehingga massa otot bisa bertambah tanpa meningkatkan lemak tubuh secara berlebih.
Prinsip Dasar Menu Bulking Sehat
Pada dasarnya, prinsip makanan untuk bulking adalah memenuhi kebutuhan energi tanpa menghilangkan asupan karbohidrat, lemak, serat, serta vitamin dan mineral yang bagus untuk fungsi otot. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa prinsip dasar bulking.
Asupan kalori tercukupi, yaitu sekitar 200-500 kalori per hari.
Kebutuhan protein terpenuhi, yaitu sekitar 1,6-2,2 gram protein/kg berat badan/hari.
Tetap ada asupan karbohidrat sebagai sumber energi, yaitu sekitar 4-7 gram per kilogram berat badan per hari.
Asupan lemak sehat tetap ada, namun tidak berlebihan.
Kebutuhan serat terpenuhi, yaitu sekitar 28-34 gram perhari (3).
Mengutamakan makanan bergizi seimbang dan juga kaya akan vitamin dan mineral, serta minim proses.
Daftar Makanan untuk Bulking
Secara umum, tidak ada satu jenis makanan yang secara khusus bisa menambah massa otot. Anda perlu mengombinasikan beberapa makanan untuk mendapatkan massa otot terbaik. Berikut ini beberapa makanan untuk bulking.
Telur, karena tinggi protein dan asam amino esensial yang bagus untuk membangun dan memperbaiki jaringan otot setelah latihan.
Dada ayam, karena tinggi protein dan relatif rendah lemak sehingga bisa memenuhi kebutuhan protein tanpa menambah terlalu banyak kalori dari lemak. Selain itu, kandungan vitamin B6 dan niasin di dalamnya juga bisa mendukung metabolisme energi yang dibutuhkan saat olahraga.
Daging sapi tanpa lemak, karena mengandung protein, zat besi, vitamin B12, dan kreatin yang bisa membantu dalam membentuk otot dan produksi energi saat latihan.
Ikan salmon, karena mengandung protein serta asam lemak omega-3 yang bagus untuk pemulihan otot setelah latihan.
Greek yoghurt, karena mengandung protein yang cukup tinggi.
Kedelai, karena selain sebagai sumber protein juga mengandung lemak tidak jenuh, zat besi, vitamin K, dan fosfor yang bisa mendukung kebutuhan nutrisi tubuh.
Oatmeal, karena kaya akan karbohidrat sebagai sumber energi untuk latihan dan aktivitas sehari-hari. Selain itu, oatmeal juga mengandung serat untuk memenuhi kebutuhan serat harian.
Pisang, karena selain mengandung karbohidrat untuk sumber energi juga mengandung kalori yang bisa menambah asupan energi harian selama bulking.
Kentang, karena kaya akan karbohidrat sebagai sumber energi untuk mendukung latihan dan pemulihan. Selain itu, kentang juga mengandung kalium, vitamin C, dan serat, yang baik untuk kesehatan tubuh.
Quinoa, karena kaya karbohidrat dan protein untuk mendukung proses bulking.
Gandum utuh, karena menyediakan karbohidrat kompleks yang bisa memenuhi kebutuhan energi selama latihan, serta kandungan serat, vitamin, dan mineral untuk menyokong kesehatan tubuh selama latihan.
Brokoli, bayam, dan kangkung sebagai sumber serat untuk mendukung kesehatan tubuh selama program bulking.
Contoh Menu Bulking Tinggi Protein dalam Sehari
Menentukan menu bulking harian memang tidak selalu mudah karena Anda perlu memastikan kebutuhan protein, kalori, karbohidrat, dan serat terpenuhi secara seimbang. Agar lebih mempermudah, berikut beberapa contoh menu makanan untuk bulking sebagai bahan referensi.
Contoh 1
Contoh 2
Contoh 3
Kesalahan Umum saat Bulking
Terkadang, keinginan untuk cepat mendapatkan massa otot yang ideal membuat seseorang hanya fokus pada kenaikan berat badan, sehingga malah mengabaikan faktor lainnya dan membuat massa otot susah naik. Lalu, apa saja kesalahan saat bulking? Berikut beberapa contohnya.
Tidak melakukan kardio dengan alasan khawatir akan kehilangan massa otot. Padahal tidak melakukan kardio bisa menurunkan kebugaran kardiovaskular dan daya imun tubuh, sehingga performa latihan pun menjadi turun.
Terlalu banyak melakukan kardio, karena bisa membuat kehabisan energi dan mengganggu pemulihan untuk latihan beban.
Kurang istirahat karena bisa mengganggu proses pemulihan dan perkembangan otot.
Asupan kalori terlalu berlebihan, karena ini adalah salah satu cara menggemukkan badan melalui penambahan lemak tubuh, bukannya massa otot.
Makan makanan untuk bulking terlalu banyak dalam satu waktu, karena bisa membuat asupan nutrisi kurang terdistribusi dengan baik sepanjang hari untuk menyokong pembentukan massa otot.
Kapan Perlu Cek Kondisi Tubuh Sebelum Bulking?
Keberhasilan bulking juga tergantung dari kondisi tubuh. Untuk itulah sebaiknya Anda melakukan tes kesehatan terlebih dahulu sebelum bulking agar lebih tahu strategi seperti apa yang paling cocok untuk diterapkan. Selain itu, pengecekan kesehatan juga sama pentingnya, terlebih jika Anda:
Mempunyai masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau penyakit ginjal.
Sedang mengonsumsi obat-obat tertentu yang bisa berefek ke detak jantung, tekanan darah, atau tingkat energi saat berolahraga.
Sering mengalami keluhan seperti lemas tanpa sebab yang jelas, nyeri dada, pusing, sesak napas, gangguan pencernaan menetap, hingga kelemahan otot.
Mengalami perubahan berat badan yang tidak bisa dijelaskan sendiri.
Pemula atau sedang berencana meningkatkan intensitas latihan secara drastis.
Saat menjalani pemeriksaan kesehatan, dokter dapat menilai kondisi tubuh secara menyeluruh dan memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda sebelum memulai program bulking. Jika mengalami keluhan pencernaan atau nyeri lambung, Anda dapat mempertimbangkan layanan V-Drip Happy Stomach sesuai kebutuhan.
Wujudkan Massa Otot Ideal dengan Program Bulking yang Tepat
Memilih makanan untuk bulking sesuai kebutuhan badan adalah salah satu kunci agar sukses membentuk massa otot. Sebaiknya utamakan makanan bergizi yang tidak hanya kaya akan kalori dan protein, tetapi juga mengandung karbohidrat, vitamin, mineral dan serat untuk menyokong kesehatan tubuh lebih menyeluruh selama latihan.
Selain itu, sebaiknya Anda juga imbangi bulking dengan istirahat yang cukup agar pemulihan dan pertumbuhan otot bisa berlangsung optimal. Akan lebih baik lagi jika Anda mempertimbangkan V-Drip Happy Stomach, karena bisa membantu mendukung kenyamanan dan kesehatan pencernaan selama menjalani pola makan bulking.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi:
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. (2024). Mengenal Bulking dan Kebutuhan Gizi untuk Pembentukan Otot.
Kemenkes Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2025). Apa itu Bulking.
Harvard Health Publishing. (2024). The facts on fiber How much do you need, and why don't you eat enough?.
FTL. (2026). Menu Bulking Saat Puasa: Strategi Makan dan Contoh Pola yang Tepat.
Siloam Hospitals. (2025). Bulking - Manfaat dan Cara Melakukannya dengan Tepat.
Fithub. (2026). Rekomendasi Menu Bulking yang Sehat dan Efektif Bentuk Ototmu.
Ciputra Hospital. (2024). Ini 10 Makanan untuk Bulking yang Sehat dan Lezat.
BNP Provinsi Jambi. (2026). Makanan untuk Bulking: Membangun Otot dengan Harga Terjangkau.
M&S. (2024). 10 Most Common Bulking Mistakes.
Canadian Protein. (2026). Common Mistakes That Bodybuilders Make Whilst Bulking.
M&F. (2026). 10 Common Mistakes To Avoid This Bulking Season.
Apollo 247. (2025). Health Tests To Do Before Starting A Fitness Routine.
Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani
.jpg&w=3840&q=75)