Trombosit merupakan salah satu bagian darah yang sangat penting untuk pembekuan darah dan membantu mencegah pendarahan berlebihan. Maka dari itu, jumlahnya tidak boleh rendah dan perlu dijaga agar tetap berada di batas normal. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan untuk menaikkan trombosit.
Kenapa Trombosit Bisa Turun?
Trombosit merupakan keping darah yang berfungsi membekukan darah. Pembekuan darah sangat diperlukan ketika seseorang terluka dan trombosit inilah yang bertugas membekukan atau menghentikan pendarahan agar seseorang tidak kehabisan darah. Peran trombosit sangatlah penting untuk kondisi ini sehingga jumlahnya harus selalu normal.
Jika trombosit dalam keadaan rendah, darah jadi sulit membeku dan seseorang akan mengalami pendarahan terus-menerus. Rendahnya kadar trombosit juga menjadi salah satu faktor adanya penyakit tertentu.
Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan angka trombosit rendah:
Sumsum tulang gagal memproduksi trombosit yang cukup karena seseorang mengidap kanker darah.
Meskipun sumsum tulang memproduksi trombosit yang cukup, namun jumlah tersebut berkurang sangat cepat karena beberapa kondisi seperti pengobatan kemoterapi atau radiasi, penyakit autoimun, infeksi dalam darah, dan kehamilan.
Limpa menghalangi saluran trombosit sehingga trombosit tidak bisa menyebar ke peredaran darah.
Pola hidup yang buruk seperti minum alkohol dan pola makan yang tidak sehat.
Makanan untuk Menaikkan Trombosit
Normalnya, jumlah trombosit dalam darah adalah sekitar 150.000-400.000 per mikroliter darah. Jika jumlahnya kurang dari 150.000 per mikroliter, maka tergolong trombosit rendah. Untuk meningkatkannya, berikut adalah pilihan makanan yang bisa dicoba.
1. Makanan Tinggi Asam Folat
Asam folat merupakan salah satu jenis vitamin B yang bisa meningkatkan jumlah trombosit. Orang dewasa membutuhkan sekitar 400 mcg asam folat tiap hari sedangkan ibu hamil membutuhkan 600 mcg per hari.
Asam folat ini bisa berasal dari beberapa makanan berikut:
Sayuran hijau,
Jagung,
Hati sapi,
Sereal yang difortifikasi (sereal yang ditambahkan beberapa macam vitamin dan mineral dalam proses pembuatan),
Produk olahan susu, dan
Nasi.
2. Vitamin B12
Vitamin B12 sangat penting untuk menjaga kesehatan dan peredaran darah. Meskipun jarang, kekurangan vitamin B12 bisa menjadi salah satu faktor turunnya trombosit.
Vitamin B12 ini bisa dengan mudah didapatkan melalui produk hewani seperti:
Hati sapi,
Kerang,
Telur, dan
Beberapa jenis ikan, seperti tuna dan salmon.
Kandungan vitamin B12 ini juga bisa didapat dari suplemen dan sereal yang difortifikasi.
3. Vitamin C
Vitamin C sangatlah penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Kandungan ini juga dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit dan melancarkan penyerapan zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah.
Kebanyakan sudah paham vitamin C ini sangat mudah ditemui dalam berbagai macam buah-buahan, dan perlu diketahui juga bahwa vitamin C juga bisa didapat melalui konsumsi sayuran seperti:
Brokoli,
Sawi,
Cabai,
Paprika,
Bunga kol, dan
Kale.
4. Zat Besi
Zat besi dikenal penting dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan, pada sebagian kasus, berkaitan dengan rendahnya jumlah trombosit meski jarang terjadi. Mencukupi kebutuhan zat besi dapat membantu menjaga kesehatan darah. Namun, zat besi bukan peningkat trombosit secara langsung.
Beberapa makanan yang tinggi zat besi adalah sebagai berikut:
Tiram,
Hati sapi,
Hati ayam,
Sereal terfortifikasi,
Lentil,
Tahu,
Cokelat hitam, dan
Biji labu.
Asupan zat besi, terutama dari sumber nabati, dapat dikonsumsi bersama makanan yang mengandung vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi.
5. Vitamin K
Vitamin K sangat berguna untuk proses pembekuan darah dan juga sangat baik untuk kesehatan tulang. Beberapa makanan yang mengandung banyak vitamin K antara lain:
Turnip,
Brokoli,
Kale,
Bayam,
Kedelai, dan
Labu.
Buah untuk Menaikkan Trombosit
Buah merupakan salah satu makanan yang bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral untuk mendukung pembentukan sel darah. Selain itu, buah juga bisa dengan mudah ditemukan dan banyak digemari sehingga buah bisa jadi salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan pembentukan sel darah.
Berikut adalah beberapa buah yang bisa dipilih:
Pepaya, karena mengandung vitamin C.
Alpukat, karena mengandung asam folat dan vitamin C.
Delima, karena mengandung sejumlah zat besi.
Stroberi dan mangga, karena kaya akan vitamin C.
Jambu biji merah, karena mengandung vitamin C dan antioksidan.
Buah kering seperti prunes dan kismis, karena mengandung zat besi tetapi sebaiknya dikonsumsi secukupnya karena kandungan gula dan kalorinya lebih tinggi.
Perlu diingat bahwa suhu tinggi bisa merusak beberapa kandungan alami di buah terutama vitamin C, sehingga disarankan dikonsumsi dalam keadaan tidak dimasak.
Makanan yang Perlu Diperhatikan
Beberapa makanan, minuman, atau zat tertentu dapat memengaruhi jumlah maupun fungsi trombosit pada kondisi tertentu. Karena itu, konsumsinya sebaiknya dibatasi atau dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter, terutama jika Anda mengalami trombosit rendah atau mudah mengalami perdarahan.
Alkohol, karena dapat mengganggu fungsi sumsum tulang yang berperan dalam pembentukan trombosit.
Kina, yang sering menjadi obat penyembuh malaria dan juga bisa memicu trombosit rendah pada sebagian orang.
Beberapa buah-buahan seperti blueberry, anggur, dan tomat karena dapat memengaruhi proses pembekuan darah.
Jika jumlah trombosit rendah, jangan langsung menghilangkan berbagai makanan dari pola makan tanpa arahan dokter. Batasi alkohol dan tanyakan terlebih dahulu mengenai makanan, minuman, obat, atau suplemen yang aman sesuai kondisi kesehatan Anda.
Contoh Menu untuk Menaikkan Trombosit
Mengendalikan jumlah trombosit agar tetap normal adalah perkara mudah. Diet khusus dan mengatur pola makan secara konsisten adalah kuncinya. Berikut adalah beberapa menu makanan yang bisa Anda masak sebagai bagian dari pola hidup sehat.
1. Sayur Bening Bayam Jagung
Bayam dan jagung merupakan dua bahan makanan yang tinggi asam folat. Anda dapat mengolah keduanya menjadi sayur bening yang mudah dan cepat untuk menu sehari-hari. Kandungan gizinya dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, tetapi tidak secara langsung menjamin peningkatan jumlah trombosit.
2. Sambal Goreng Hati Sapi
Hati sapi merupakan salah satu bahan makanan yang tinggi protein, vitamin A, zat besi, dan vitamin B12 yang sangat penting untuk mendukung pembentukan sel darah. Anda bisa mengolahnya bersama potongan kentang dan bumbu rempah agar rasanya lebih kaya.
3. Sereal Terfortifikasi
Fortifikasi merupakan proses penambahan vitamin dan mineral saat proses produksi untuk meningkatkan nutrisi. Biasanya ditambahkan kalsium, zat besi, serta vitamin B kompleks.
Namun perlu diingat, meskipun ada proses penambahan nutrisi, sereal tetap makanan yang tinggi akan gula tambahan sehingga tetap harus dibatasi porsi per harinya.
4. Olahan Telur
Telur mengandung protein, vitamin B12, dan sejumlah folat yang penting untuk mendukung pembentukan sel darah. Berikut adalah beberapa olahan telur yang bisa menjadi pilihan menu makanan sehari-hari:
Telur rebus atau kukus,
Sup telur tomat,
Sup jagung telur,
Omelet, disarankan mencampur telur dengan berbagai sayuran.
5. Avocado Toast
Alpukat merupakan buah yang tinggi asam folat dan vitamin. Menu ini sangat mudah dibuat karena Anda hanya perlu menghaluskan alpukat lalu mengoleskannya ke roti panggang. Anda juga bisa menambahkan telur dan daging untuk meningkatkan nilai nutrisinya.
Kapan Harus Tes Trombosit Ulang?
Cek trombosit secara rutin harus dilakukan ketika seseorang menderita berbagai macam penyakit seperti kanker darah, stroke, infeksi, atau gangguan pembekuan darah. Pengecekan rutin sangat berguna untuk memonitor perubahan jumlah trombosit dan mengevaluasi respons tubuh terhadap pengobatan.
Frekuensi pemeriksaan bergantung pada kondisi kesehatan dan anjuran dokter. Berikut beberapa alasan seseorang mungkin perlu segera menjalani pemeriksaan trombosit:
Ada indikasi demam berdarah dengue.
Seseorang sering mengalami luka lebam tiba-tiba dan pendarahan yang sulit berhenti.
Ada garis keturunan riwayat penyakit pembekuan darah.
Sedang menjalani pengobatan yang memengaruhi jumlah trombosit.
Merasakan rasa pusing tidak berkesudahan atau gejala lain yang mengkhawatirkan.
Lakukan Tes Darah Sejak Dini!
Bumame menyediakan tes darah atau hematologi lengkap untuk mengecek berbagai komponen darah, seperti sel darah merah, sel darah putih, trombosit, hingga hemoglobin. Tes ini sangat berguna untuk mendeteksi anemia, kelainan darah, sistem imun, dan bahkan gangguan pembekuan darah dengan harga tes mulai dari Rp125.000.
Konsultasikan kebutuhan pemeriksaan Anda selengkapnya melalui Whatsapp Bumame untuk mendapatkan informasi dan penanganan yang sesuai dari tenaga profesional.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Sources:
National Cancer Institute. (2026). Thrombocyte
Cleveland Clinic. (2022). Thrombocytopenia
Mayo Clinic. (2025). Thrombocytopenia (low platelet count)
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2022). Idiopatik Trombositopenik Purpura
Vinmec Healthcare System. (2025). What to Eat to Increase Platelet Count?
Healthline. (2026). What to Know About Increasing Your Platelet Count Naturally
Healthline. (2025). Which Fruits Support Platelets Naturally?
Ironwood Cancer & Research Centers. (2023). Boost Your Platelets With Nutrition
Private Blood Test London. (2026). Platelet Counts and Clotting Disorders: What Your Blood Test Shows
Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani
Frequently Asked Question
Apa saja makanan untuk menaikkan trombosit?
Buah apa yang dapat membantu menaikkan trombosit?
Makanan apa yang perlu dihindari saat trombosit rendah?
Apakah air kelapa bisa menaikkan trombosit?
Air kelapa tidak secara langsung meningkatkan jumlah trombosit, tetapi dapat membantu proses pemulihan tubuh ketika trombosit sedang turun.
.jpg&w=3840&q=75)