Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mengatasi Mual setelah Makan: Cara Meredakan dan Menemukan Pemicunya
Kembali ke Artikel & Berita

Mengatasi Mual setelah Makan: Cara Meredakan dan Menemukan Pemicunya

SBATips Kesehatan

Selesai makan siang, perut terasa begah lalu muncul rasa ingin muntah. Banyak orang memilih langsung berbaring sambil menunggu keluhan itu hilang sendiri.

NHS menyebut mual umumnya mereda sendiri. Meski begitu, waktu munculnya dan keluhan yang menyertainya sering memberi petunjuk tentang pemicunya, dari makan berat hingga asam lambung naik. Sebagian keadaan juga membutuhkan pertolongan segera.

Artikel ini membahas tanda yang perlu segera ditangani, langkah meredakan mual di rumah, pemicu yang sering ditemui, dan pemeriksaan yang mungkin dilakukan dokter.

Mual setelah Makan yang Perlu Segera Ditangani

Segera cari pertolongan medis, atau langsung ke IGD, bila mual setelah makan disertai salah satu keadaan berikut:

  • Muntah darah. Muntahan bisa berwarna merah terang atau gelap seperti ampas kopi. MedlinePlus menganjurkan langsung ke unit gawat darurat bila tanda ini muncul.

  • Nyeri perut hebat. MedlinePlus dan NIDDK meminta nyeri perut yang berat dan terus-menerus segera diperiksa. Hal yang sama berlaku untuk nyeri perut kanan atas yang berlangsung beberapa jam.

  • Tanda kekurangan cairan atau dehidrasi. Gejalanya antara lain mulut kering, rasa haus berlebihan, jarang buang air kecil, atau urine kuning gelap. MedlinePlus meminta segera mencari pertolongan bila Anda tidak bisa menahan minuman selama 12 jam atau lebih, atau tidak buang air kecil selama 8 jam atau lebih.

  • Nyeri dada atau sesak napas. Menurut NHS, mual mendadak yang disertai nyeri dada terasa berat, nyeri yang menjalar ke lengan, punggung, leher, atau rahang, atau sesak napas bisa menandakan serangan jantung. Kemenkes mencatat keluhannya bisa mirip sakit maag, seperti mual dan nyeri ulu hati, disertai keringat dingin.

  • Bengkak di bibir, mulut, lidah, atau tenggorokan. Bengkak yang muncul tiba-tiba, tenggorokan terasa tercekat, atau napas berbunyi dan sesak setelah makan bisa menandakan reaksi alergi berat. NHS meminta keadaan ini segera ditangani di rumah sakit.

Yang Bisa Dilakukan saat Perut Mual setelah Makan

Bila tidak ada tanda di atas, langkah sederhana berikut bisa dicoba.

1. Duduk Tegak dan Longgarkan Pakaian

NHS menganjurkan tidak berbaring segera setelah makan, jadi pilih duduk tegak sambil beristirahat sejenak. Longgarkan juga ikat pinggang atau pakaian yang menekan perut.

2. Cari Udara Segar dan Alihkan Perhatian

Cari tempat dengan udara segar dan jauhi makanan yang baunya menyengat. NHS juga menyarankan mengalihkan perhatian, misalnya dengan musik atau film. Kemenkes menyebut aroma jeruk sebagai salah satu pilihan aromaterapi.

3. Minum Sedikit demi Sedikit

Teguk minuman dingin secara teratur seperti saran NHS, atau minum air putih hangat perlahan seperti anjuran Kemenkes. Bila mual disertai muntah, Kemenkes menganjurkan cairan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

4. Coba Jahe atau Peppermint

NHS mencantumkan teh jahe atau peppermint, serta makanan yang mengandung jahe, sebagai pilihan untuk meredakan mual. Bila rasanya tidak cocok, kembali saja ke air putih.

5. Tunda Makan Berat sampai Mual Mereda

Kemenkes menganjurkan menghindari makan berat sampai mual mereda. Setelah perut terasa lebih nyaman, mulailah dengan porsi kecil dan makanan yang tidak pedas atau berminyak.

Apa yang Membuat Perut Mual setelah Makan?

Kemenkes menggambarkan mual sebagai mekanisme pertahanan diri berupa rasa tidak nyaman di perut yang disertai keinginan muntah. Pemicu yang sering berkaitan dengan waktu makan antara lain:

  • Gangguan pencernaan atau dispepsia. NIDDK menggambarkannya sebagai rasa penuh terlalu cepat saat makan, begah setelah porsi kecil, kembung, mual, atau sendawa, kadang dengan nyeri atau rasa terbakar di perut atas. Kemenkes mencatat mual, sendawa, dan begah juga sering dialami penderita sakit maag, termasuk saat maag kambuh.

  • Asam lambung naik atau refluks. Kemenkes menjelaskan sakit maag dan asam lambung bisa membuat isi perut naik ke kerongkongan sehingga muncul mual. NHS menyebut mual yang disertai rasa panas di dada atau kembung setelah makan sebagai salah satu ciri asam lambung naik. Keluhan jantung juga termasuk penyebab dada terasa panas.

  • Keracunan makanan atau infeksi. Kemenkes menyebut kuman dari makanan atau minuman bisa memicu mual, yang dikenal sebagai keracunan makanan. Menurut NHS, mual yang disertai diare atau muntah bisa menjadi gejala infeksi usus akibat virus atau keracunan makanan. Petunjuk lain muncul bila orang yang makan di tempat yang sama ikut sakit.

  • Alergi atau intoleransi makanan. MedlinePlus memasukkan alergi makanan sebagai pemicu mual dan muntah, dengan gejala yang menurut NHS bisa muncul segera setelah makan atau beberapa hari kemudian. Intoleransi makanan biasanya menimbulkan perut kembung dan sakit perut beberapa jam setelah menyantap makanan pemicunya.

  • Batu empedu. NIDDK menyebut serangan akibat batu empedu sering muncul setelah makan berat dan biasanya terjadi pada petang atau malam hari. Nyerinya terasa di perut kanan atas dan bisa berlangsung beberapa jam. Segera ke dokter bila serangan disertai muntah, demam, atau kulit dan bagian putih mata menguning.

  • Pengosongan lambung yang lambat atau gastroparesis. NIDDK mencatat gejalanya berupa cepat kenyang setelah mulai makan, rasa penuh lama setelah makan, mual, muntah, dan kembung. Diabetes menjadi penyebab yang sering ditemukan, sehingga penyandang diabetes dengan keluhan ini perlu memeriksakan diri.

  • Obat dan kecemasan. NIDDK menyebut beberapa obat bisa memicu gangguan pencernaan, misalnya sebagian antibiotik, obat antinyeri golongan NSAID, suplemen zat besi, dan kortikosteroid. Kemenkes dan NHS juga mencatat stres, rasa gugup, atau cemas sebagai pemicu mual. Tanyakan kepada dokter sebelum menghentikan obat yang dicurigai.

  • Perubahan hormon. Kemenkes mencatat perubahan hormon saat haid maupun hamil sebagai pemicu mual. MedlinePlus juga menyebut morning sickness atau mual di pagi hari pada kehamilan. Kemenkes menganjurkan pemeriksaan ke dokter bila mual muncul di awal kehamilan.

Kapan Mual setelah Makan Perlu Diperiksakan?

Di luar tanda darurat, NHS menganjurkan konsultasi bila mual tidak membaik dalam beberapa hari atau terus berulang. MedlinePlus menambahkan muntah yang berlangsung lebih dari 24 jam atau terjadi 3 kali atau lebih dalam sehari sebagai alasan segera mencari pertolongan medis.

NIDDK juga meminta pemeriksaan segera bila gangguan pencernaan disertai berat badan turun tanpa sebab, nafsu makan hilang, sulit atau nyeri saat menelan, atau BAB hitam seperti ter. Kemenkes mencatat serangan jantung lebih sering terjadi pada orang dengan riwayat diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan obesitas, sehingga keluhan mirip maag pada kelompok ini perlu dinilai lebih cermat.

Cara Dokter Mencari Sumber Mual

Menurut MedlinePlus, dokter akan memeriksa fisik, termasuk tanda dehidrasi, lalu menanyakan kapan mual mulai, apakah muncul setelah makan atau saat perut kosong, dan keluhan yang menyertainya. Pertanyaan lain mencakup berat badan, obat yang diminum, dan kemungkinan hamil. Sampaikan juga keluhan seperti mulut terasa pahit dan mual atau rasa panas di dada.

Pemeriksaan lanjutan dipilih sesuai dugaan penyebab:

  • Tes darah dan urine. Tes darah bisa mencakup darah lengkap, kadar elektrolit, serta fungsi ginjal dan hati. Pemeriksaan urine melengkapi gambaran kondisi tubuh.

  • Pencitraan perut. USG atau CT scan perut memperlihatkan organ di rongga perut. Pemeriksaan ini dipilih bila keluhan mengarah ke gangguan organ tertentu.

  • Endoskopi saluran cerna atas. Lewat prosedur endoskopi, dokter bisa melihat langsung bagian dalam kerongkongan dan lambung. Dokter mempertimbangkannya sesuai keluhan dan hasil pemeriksaan awal.

  • Tes pengosongan lambung. Tes ini menilai seberapa cepat makanan meninggalkan lambung. Dokter memintanya bila curiga ada gastroparesis.

Injeksi Antimual sebagai Pilihan setelah Konsultasi

Pada mual yang berat, dokter lebih dulu mencari pemicunya. NHS menyebut dokter bisa meresepkan obat antimual bila diperlukan.

Setelah konsultasi, Anti Nausea bisa didiskusikan sebagai pilihan pendukung. Halaman produknya mencantumkan satu kandungan obat yang diberikan lewat injeksi atau infus, dengan layanan Walk In maupun Home Care. Layanan ini disarankan untuk usia di atas 12 tahun dan tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui, orang dengan riwayat epilepsi, alergi terhadap kandungannya, atau yang sedang memakai obat tertentu. Untuk menanyakan kesesuaiannya dengan kondisi Anda, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Pengobatan Mual Disesuaikan dengan Penyebabnya

MedlinePlus menyebut penanganan dimulai setelah dokter menemukan penyebabnya. Langkahnya bisa berupa obat, perubahan pola makan, atau penghentian obat yang memicu mual atas arahan dokter.

Saat mual disertai muntah atau diare, cairan perlu dicukupi sedikit demi sedikit. Bila tubuh kekurangan cairan, MedlinePlus menyebut cairan bisa diberikan lewat infus, kadang disertai rawat inap sementara. Keluhan yang berkaitan dengan asam lambung, batu empedu, atau gastroparesis ditangani sesuai penyakitnya, dengan jenis dan dosis obat yang ditentukan dokter.

Kebiasaan Makan agar Mual Tidak Mudah Berulang

Beberapa kebiasaan berikut membantu mengurangi peluang mual muncul lagi:

  • Makan perlahan dalam porsi kecil. NHS menyarankan tidak makan terlalu cepat dan memilih porsi kecil yang lebih sering, sejalan dengan anjuran Kemenkes. Waktu makan yang tenang, seperti pada konsep mindful eating, memudahkan Anda makan tanpa terburu-buru.

  • Batasi makanan pedas, berlemak, dan gorengan. Kemenkes menganjurkan menghindari makanan pedas dan berlemak tinggi, dan NHS menyarankan menjauhi gorengan saat mual. Menurut NIDDK, makanan tertentu memicu keluhan pada sebagian orang dengan dispepsia fungsional, jadi pemicu tiap orang bisa berbeda.

  • Atur minum dan jeda sebelum berbaring. NHS menyarankan tidak minum dalam jumlah besar bersamaan dengan makan dan tidak langsung berbaring setelahnya. Beri jeda sebelum tidur, khususnya setelah makan malam.

  • Catat menu dan keluhan. Tulis jam makan, menu, dan keluhan selama beberapa hari. Catatan ini membantu menjawab pertanyaan dokter tentang waktu dan pemicu mual.

Makan dengan Tenang dan Perhatikan Sinyal Perut

Mual setelah makan umumnya ringan dan bisa diredakan dengan langkah sederhana. Bila keluhan terus berulang, periksakan diri lebih awal. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. NHS — Feeling sick (nausea)

  2. MedlinePlus, National Library of Medicine — Nausea and vomiting - adults

  3. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) — Symptoms & Causes of Indigestion

  4. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Jangan Anggap Remeh, Bergejala Sakit Maag Ternyata Serangan Jantung

  5. NHS — Food allergy

  6. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Faktor-faktor yang Menyebabkan Rasa Mual

  7. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) — Symptoms & Causes of Gallstones

  8. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) — Symptoms & Causes of Gastroparesis

Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna

Frequently Asked Question

Apa yang bisa dilakukan saat mual setelah makan?

Duduk tegak, cari udara segar, minum sedikit demi sedikit, dan tunda makan berat sampai mual mereda.

Kenapa perut terasa mual setelah makan?

Mual setelah makan dapat disebabkan gangguan pencernaan, asam lambung naik, keracunan makanan, intoleransi makanan, batu empedu, gastroparesis, obat-obatan, kecemasan, atau perubahan hormon.

Apakah mual setelah makan merupakan tanda asam lambung naik?

Bisa, terutama jika disertai rasa panas di dada atau kembung setelah makan. Namun, mual juga dapat disebabkan kondisi lain.

Kapan mual setelah makan harus diperiksakan ke dokter?

Periksakan diri jika mual tidak membaik dalam beberapa hari atau terus berulang. Segera ke IGD jika muntah darah, nyeri perut hebat, nyeri dada, sesak napas, atau tanda dehidrasi berat muncul.

Apakah boleh langsung tidur setelah makan saat mual?

Sebaiknya tidak langsung berbaring setelah makan. Duduk tegak dan beri jeda sebelum tidur untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan.