Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mual saat Haid: Penyebab, Cara Meredakan, dan Tanda Perlu ke Dokter
Kembali ke Artikel & Berita

Mual saat Haid: Penyebab, Cara Meredakan, dan Tanda Perlu ke Dokter

SBATips Kesehatan

Hari pertama haid, perut bagian bawah mulai kram, lalu terasa diaduk hingga sarapan pun tidak menarik. Banyak perempuan mengalami mual seperti ini dan menganggapnya bagian biasa dari haid.

Mual saat haid memang sering datang bersama nyeri haid dan umumnya mereda dalam beberapa hari. Meski begitu, mual dengan muntah terus-menerus, nyeri yang makin berat, atau haid yang terlambat perlu dicermati. Bila mual disertai nyeri perut hebat yang muncul mendadak, penurunan kesadaran, atau perdarahan saat hamil, segera ke IGD.

Artikel ini membahas penyebabnya, cara membedakannya dari mual karena hamil, langkah meredakannya, dan kapan perlu ke dokter.

Mengapa Perut Terasa Mual Ketika Haid Datang?

Penyebabnya sering bermula dari rahim. Menjelang haid, lapisan dinding rahim melepaskan zat kimia bernama prostaglandin yang membuat otot rahim berkontraksi agar lapisannya luruh. Kontraksi inilah yang terasa sebagai kram haid, atau dalam istilah medis disebut dismenore.

Dokter kandungan di Cleveland Clinic menjelaskan bahwa prostaglandin dari rahim juga bisa memicu diare, mual, dan kadang demam ringan menjelang haid. MSD Manual mencatat kadarnya tinggi pada dismenore primer, yaitu nyeri haid yang tidak disebabkan penyakit lain. Banyak perempuan dengan kram haid juga merasakan sakit kepala serta mual yang kadang disertai muntah.

Kadar prostaglandin naik tepat sebelum haid dan turun setelah darah keluar. Karena itu, kram biasanya muncul sehari sebelum atau pada hari pertama haid, lalu mereda dalam dua sampai tiga hari. Kemenkes juga mencatat mual bisa muncul karena gangguan hormonal, misalnya saat haid atau saat hamil.

Pemicu Lain yang Membuat Mual Makin Terasa

Beberapa kondisi berikut bisa ikut memicu atau memperberat mual selama haid.

1. Nyeri Haid yang Berat

Kontraksi rahim termasuk penyebab nyeri haid yang umum, dan kram yang kuat bisa datang bersama mual, pusing, serta sakit kepala. Cleveland Clinic mencatat sekitar 60% orang yang haid mengalami kram ringan, sedangkan 5 sampai 15% merasakan nyeri berat hingga mengganggu kegiatan sehari-hari.

2. Perubahan Hormon Menjelang Haid

Bila tidak terjadi kehamilan, kadar estrogen dan progesteron turun menjelang haid. Menurut Cleveland Clinic, penurunan ini bisa memicu sakit kepala, perubahan suasana hati, lelah, dan keluhan sindrom pramenstruasi (PMS) lain. Sebagian keluhan ini juga dikenal sebagai tanda mau haid.

3. Migrain yang Terkait Siklus Haid

Kemenkes menyebut fluktuasi hormon selama siklus menstruasi bisa memicu migrain, yaitu sakit kepala berat yang biasanya kambuh berulang. Serangannya sering terasa di satu sisi kepala dan bisa disertai mual atau muntah serta rasa peka terhadap cahaya, suara, atau bau. Catat sakit kepala sebelah yang datang bersama mual, lalu sampaikan kepada dokter.

4. Efek Samping Obat

Kemenkes mencatat beberapa obat bisa menimbulkan mual sebagai efek samping dan menganjurkan untuk memperhatikan kandungan serta cara pemakaiannya. Saran ini juga berlaku untuk obat pereda nyeri haid. MedlinePlus mengingatkan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) sebaiknya tidak dipakai oleh orang dengan tukak lambung atau masalah lambung lain, gangguan perdarahan, atau penyakit hati.

5. Gangguan pada Organ Reproduksi

Nyeri haid juga bisa muncul karena kondisi seperti endometriosis, adenomiosis, mioma, atau penyakit radang panggul, yang disebut dismenore sekunder. MedlinePlus menjelaskan nyerinya sering mulai di usia lebih dewasa, makin berat dari waktu ke waktu, dan bisa dimulai sebelum haid lalu berlanjut setelah haid selesai.

Faktor yang Membuat Keluhan Haid Lebih Berat

Cleveland Clinic dan MSD Manual mencatat keluhan haid cenderung lebih berat pada kondisi berikut:

  • Usia muda dan haid pertama lebih awal. Risikonya lebih tinggi bila haid pertama datang sebelum usia 12 tahun atau usia masih di bawah 20 tahun. Keluhan biasanya berkurang seiring bertambahnya usia dan setelah melahirkan.

  • Haid banyak, lama, atau ada riwayat keluarga. Haid yang deras atau lebih dari tujuh hari menambah risiko, begitu juga bila orang tua kandung punya keluhan serupa. Sampaikan keduanya saat konsultasi.

  • Rokok dan alkohol. Merokok dan alkohol berlebihan meningkatkan risiko keluhan berat. Penelitian pada 95 mahasiswi kedokteran Universitas Andalas mencatat 71,6% mengalami dismenore primer, dan paparan asap rokok di lingkungan berhubungan dengan kejadiannya.

  • Stres dan kecemasan. MSD Manual menyebut stres tinggi, kecemasan, dan depresi sebagai faktor risiko. Kemenkes juga mencatat rasa stres atau gugup bisa memicu mual.

Mual Menjelang Haid atau Tanda Hamil Muda?

Mual juga termasuk ciri awal kehamilan, sehingga keduanya mudah tertukar. NHS mencatat sebagian orang hamil mengalami perdarahan ringan mirip haid sekitar waktu haid seharusnya datang. Pola berikut membantu membedakannya:

Ciri

Mual karena haid

Mual karena hamil muda

Waktu muncul

Menjelang atau pada hari pertama haid, reda dalam dua sampai tiga hari

Sekitar minggu ke-4 sampai ke-6 kehamilan, kapan saja siang atau malam

Perdarahan

Darah haid seperti biasanya

Haid terlambat, atau hanya bercak (perdarahan implantasi)

Keluhan penyerta

Kram perut bawah, nyeri punggung bawah, diare, sakit kepala

Lelah berlebihan, sering buang air kecil, peka terhadap bau

Langkah awal

Istirahat, kompres hangat, makan porsi kecil

Tes kehamilan

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Payudara yang nyeri bisa muncul menjelang haid maupun saat hamil. Bila haid terlambat atau darah jauh lebih sedikit dari biasanya, tes kehamilan membantu memastikan penyebab mual sebelum Anda memilih obat.

Kapan Mual saat Haid Perlu Diperiksakan?

Segera ke IGD bila mual disertai muntah lebih dari 24 jam, muntah darah berwarna merah atau gelap seperti kopi, demam tinggi, linglung, atau penurunan kesadaran. Kemenkes menyebutnya tanda untuk segera mencari pertolongan medis. Nyeri hebat yang mendadak, nyeri tajam yang makin berat saat perut disentuh, atau perdarahan dengan nyeri perut saat hamil juga perlu diperiksa pada hari yang sama.

Jadwalkan konsultasi dengan dokter bila:

  • Keluhan tidak membaik. MedlinePlus menyarankan pemeriksaan bila pereda nyeri dan perawatan di rumah tidak membantu dan nyeri mengganggu kegiatan. Kemenkes juga menganjurkan ke dokter bila mual disertai diare, muntah, dehidrasi, atau berlangsung lama.

  • Pola nyeri berubah. Kram yang tiba-tiba memburuk, berlangsung lebih dari tiga hari, muncul di luar masa haid, atau disertai demam perlu dinilai dokter. Hal yang sama berlaku untuk kram berat yang baru pertama kali muncul setelah usia 25 tahun.

  • Mual saat haid terlambat. Kemenkes menyarankan pemeriksaan ke dokter bila mual muncul di awal kehamilan. Tes kehamilan di rumah bisa menjadi langkah pertama.

Pemeriksaan yang Biasa Dilakukan Dokter

Dokter akan menanyakan riwayat haid, mulai dari usia haid pertama, lama dan banyaknya darah, keteraturan siklus, hingga kapan keluhan muncul. Catatan tanggal haid dan hari ketika nyeri atau mual terasa berat membantu dokter membandingkannya dengan siklus menstruasi normal. Setelah pemeriksaan panggul, dokter bisa meminta USG, histeroskopi, atau laparoskopi bila menduga dismenore sekunder. Sampaikan sejak awal bila ada kemungkinan Anda sedang hamil.

Layanan Infus sebagai Pilihan Pendukung

Mual dan kram bisa membuat Anda sulit makan dan minum di awal haid. Bila Anda dan dokter mempertimbangkan dukungan tambahan, Bumame menyediakan V-Drip Menstrual Remedy secara Walk In maupun Home Care. Halaman produknya mencantumkan kandungan electrolytes, gastric protector, analgesic, thiamine, pyridoxine, dan cyanocobalamin, serta menyebut layanan ini tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan orang dengan riwayat epilepsi atau alergi terhadap kandungannya. Untuk pertanyaan seputar layanan ini, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Langkah Sederhana Meredakan Mual di Rumah

Langkah berikut dianjurkan Kemenkes, MedlinePlus, dan Cleveland Clinic:

  • Istirahat dan minum perlahan. Berbaring sejenak dan minum air putih hangat sedikit demi sedikit bisa meredakan mual. Bila muntah, minum cairan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

  • Makan porsi kecil tetapi sering. Tunda makan berat sampai mual mereda. Hindari makanan pedas, tinggi lemak, dan bau yang menyengat, lalu coba aroma segar seperti buah jeruk.

  • Kompres hangat. Botol berisi air hangat di perut bawah atau punggung, mandi air hangat, dan pijatan ringan termasuk cara mengurangi kram perut saat haid yang bisa dilakukan sendiri. Langkah ini meredakan kram yang sering menyertai mual.

  • Bergerak ringan dan relaksasi. Yoga, meditasi, atau latihan napas bisa membantu. Cleveland Clinic mencatat orang yang rutin berolahraga cenderung mengalami nyeri haid lebih ringan.

  • Batasi kafein, alkohol, dan rokok. Cleveland Clinic menyarankan menghindari asupan berkafein, rokok, dan alkohol saat nyeri haid. Bila keluhan terasa berat, tinjau kembali kebiasaan minum kopi saat haid.

Pilihan Pengobatan dari Dokter

Dokter menyesuaikan pengobatan dengan penyebabnya:

  • Pereda nyeri golongan OAINS. Obat ini meredakan nyeri sekaligus menurunkan jumlah prostaglandin yang dibuat rahim. Pemilihan obat pereda nyeri haid perlu mempertimbangkan kondisi lambung Anda.

  • Kontrasepsi hormonal. Untuk dismenore primer, dokter bisa menyarankan pil, koyo, cincin vagina, atau IUD hormonal. Cleveland Clinic menyebut pengguna obat hormonal cenderung mengalami nyeri haid lebih ringan.

  • Obat untuk meredakan mual. Bila mual tidak juga reda, dokter memberikan obat sesuai hasil pemeriksaan. Jenisnya bergantung pada penyebab yang ditemukan.

  • Penanganan penyebab lain. Pada dismenore sekunder, pengobatan mengikuti kondisi yang mendasarinya, seperti endometriosis atau mioma. Sebagian kasus memerlukan operasi.

Catat Polanya, Jalani Hari Haid dengan Lebih Nyaman

Mual saat haid umumnya berkaitan dengan prostaglandin dan perubahan hormon, dan sering membaik dengan istirahat, pola makan seimbang, olahraga teratur, serta penanganan nyeri. Catatan siklus membantu Anda dan dokter melihat apakah polanya wajar atau mengarah ke kondisi lain. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ada pertanyaan seputar keluhan haid, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. MedlinePlus, National Library of Medicine. Period Pain.

  2. Cleveland Clinic. Dysmenorrhea (Menstrual Cramps).

  3. Cleveland Clinic Health Essentials. What Is Period Flu? How Your Period Can Cause Flu-Like Symptoms.

  4. Pinkerton JV (MSD Manual Consumer Version). Menstrual Cramps.

  5. NHS. Signs and symptoms that might mean you're pregnant.

  6. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Faktor-faktor yang Menyebabkan Rasa Mual.

  7. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Migrain.

  8. Rifki YS, Ermawati, Medison I (Jurnal Kesehatan Andalas, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas). Hubungan Paparan Asap Rokok Lingkungan dengan Kejadian Dismenorea Primer.

Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani

Frequently Asked Question

Apakah mual saat haid normal?

Mual ringan yang muncul bersama kram pada awal haid cukup sering dialami dan biasanya mereda dalam dua sampai tiga hari. Periksakan diri jika mual disertai muntah terus-menerus, demam, atau nyeri yang semakin berat.

Kenapa saat haid perut mual seperti mau muntah?

Prostaglandin yang dilepaskan rahim menjelang haid membuat rahim berkontraksi dan juga bisa memicu mual serta diare. Perubahan hormon dan migrain yang berkaitan dengan siklus menstruasi juga dapat berperan.

Bagaimana membedakan mual haid dan mual hamil?

Mual karena haid biasanya muncul menjelang atau saat menstruasi dan mereda dalam beberapa hari. Mual kehamilan dapat muncul ketika haid terlambat atau hanya keluar bercak. Tes kehamilan membantu memastikan penyebabnya.

Bagaimana cara meredakan mual saat haid di rumah?

Istirahat, minum air sedikit demi sedikit, makan dalam porsi kecil tetapi sering, dan menghindari makanan pedas atau berlemak dapat membantu. Kompres hangat di perut bawah juga bisa meredakan kram yang menyertai mual.

Kapan mual saat haid harus diperiksakan ke dokter?

Periksakan diri jika mual disertai muntah lebih dari 24 jam, tanda dehidrasi, demam, atau nyeri yang tiba-tiba memburuk. Kram berat yang baru muncul setelah usia 25 tahun juga perlu dinilai dokter. Segera ke IGD jika terjadi penurunan kesadaran, muntah darah, atau nyeri perut hebat yang mendadak.