Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Nilai normal gula darah
Kembali ke Artikel & Berita

Nilai Normal Gula Darah: Tabel dan Harga Cek

SBA

Pernah merasa cepat lapar lagi padahal baru selesai makan, atau tiba-tiba lemas dan mengantuk di siang hari? Keluhan ini sering dipicu oleh lonjakan gula darah mendadak setelah makan. Namun, rasa lemas berlebih juga bisa menjadi gejala gula darah rendah yang perlu diwaspadai.

Baik kadar gula darah yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah sama-sama tidak baik bagi tubuh. Anda perlu mengetahui nilai normal gula darah supaya tahu langkah pengendalian yang terbaik.

Artikel ini akan menguraikan kadar normal gula darah dalam tubuh, seperti gula darah sewaktu, gula darah 2 jam setelah makan, serta gula darah puasa dan HbA1c. Selain itu, Anda juga akan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhinya serta cara menjaganya, sehingga kadar gula darah Anda tetap normal dan kesehatan bisa terus terjaga.

Apa Itu Gula Darah dan Kenapa Penting untuk Selalu Dipantau?

Gula darah adalah glukosa di aliran darah yang biasanya bersumber dari makanan berkandungan karbohidrat yang kita konsumsi sehari-hari. Umumnya, glukosa ini digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi utama untuk menunjang berbagai aktivitas.

Jika kadarnya terlalu rendah, Anda mungkin akan merasakan gejala seperti gemetar, berkeringat, lapar, pusing, hingga lemas. Namun jika nilainya terlalu tinggi dan berlangsung lama, maka bisa memunculkan risiko penyakit diabetes.

Untuk itulah, sangat disarankan untuk tahu nilai normal gula darah Anda dan memantaunya tetap pada batas normal agar risiko masalah kesehatan akibat ketidakseimbangan gula darah bisa diminimalkan.

Nilai Normal Gula Darah Puasa, Sewaktu, dan 2 Jam PP

Secara umum, kadar glukosa darah bisa berubah sepanjang harinya, terutama saat sebelum dan setelah makan, sehingga nilai normalnya akan berbeda tergantung jenis pemeriksaannya. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa nilai normal gula darah berdasarkan berbagai pemeriksaan.

Jenis Pemeriksaan

Kondisi Pemeriksaan

Nilai Normal

Gula Darah Puasa (GDP)

Setelah puasa minimal 8 jam. Konsumsi air putih masih diperolehkan

70-99 mg/dL

Gula Darah Sewaktu (GDS)

Dilakukan kapan saja, tanpa perlu puasa

<200 mg/dL

Gula Darah 2 Jam Post Prandial (GD2JPP)

Pengecekan 2 jam setelah makan

<140 mg/dL

Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

Pengecekan 2 jam setelah minum larutan dengan 75 gram glukosa

<140 mg/dL

Nilai Normal HbA1c untuk Memantau Gula Darah

Tes HbA1c (hemoglobin A1c) adalah metode pemeriksaan yang mengukur rata-rata kadar gula darah Anda dalam jangka waktu sekitar 2 hingga 3 bulan terakhir. 

Jenis pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengukur persentase gula darah yang terikat pada hemoglobin, yaitu protein pembawa oksigen di dalam sel darah merah. Untuk nilai normal gula darah pada tes HbA1c yaitu di bawah 5,7% yang menandakan metabolisme glukosa di dalam tubuh berada dalam kondisi baik.

Semakin tinggi persentasenya, maka semakin tinggi pula kadar gula darahnya selama  beberapa bulan terakhir.

Perbedaan Nilai Normal Berdasarkan Usia dan Kondisi

Nilai gula darah setiap orang bisa memiliki target yang berbeda-beda tergantung pada usia dan kondisi tubuh Anda. Misalnya, target nilai normal gula darah antara orang dewasa yang sedang hamil dengan yang tidak, serta orang yang diabetes dan tidak, akan berbeda. Lebih jelasnya, berikut kadar normal gula darah sesuai usia dan kondisi untuk acuan Anda dalam mendiagnosis.

Usia/Kondisi

Status

Gula Darah Puasa/Sebelum Makan

Gula Darah Setelah Makan

Anak-anak dan remaja

Normal

80-100 mg/dL

<140 mg/dL

Diabetes

90–130 mg/dL

<150 mg/dL

Dewasa

Normal

70 dan 100 mg/dL

<140 mg/dL

Diabetes

90–130 mg/dL

<180 mg/dL

Lansia

 

Normal

70 dan 120 mg/dL

<150 mg/dL

Ada masalah kesehatan atau komplikasi

90–150 mg/dL 

<180 mg/dL

Ibu hamil

Umum

<95 mg/dL

1 jam: <140 mg/dL atau 2 jam: <120 mg/dL

Kapan Gula Darah Disebut Prediabetes atau Diabetes

Ciri-ciri diabetes biasanya ditandai dengan frekuensi buang air kecil yang semakin sering atau berat badan menjadi turun drastis. Tapi, pertanyaannya adalah kapan seseorang dikatakan diabetes atau pradiabetes? 

Pada dasarnya, seseorang dikatakan prediabetes jika kadar gula darahnya sudah berada di atas rentang normal, tapi belum mencapai batas yang dikategorikan diabetes. 

Sedangkan, diabetes adalah ketika hasil pemeriksaan kadar gula darah mencapai batas prediabetes. Lebih lengkapnya, ini nilai kadar gula darah seseorang yang masuk prediabetes dan diabetes.

Jenis Pemeriksaan

Prediabetes

Diabetes

Gula Darah Puasa

100–125 mg/dL

≥126 mg/dL

Gula Darah 2 Jam setelah TTGO

140–199 mg/dL

≥200 mg/dL

HbA1c

5,7–6,4%

≥6,5%

Cek Kadar Gula Darah di Klinik Bumame: Akurat dan Tepercaya

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang perlu penanganan khusus. Untuk itulah, akan lebih baik jika Anda melakukan tindak pencegahan sedini mungkin dengan rutin cek diabetes dan tes gula darah.

Jenis pemeriksaan yang direkomendasikan adalah melakukan pemeriksaan diabetes melitus dengan harga Rp185.000,00 dengan layanan cek gula darah puasa dan HbA1c. Anda juga dapat memilih layanan pemeriksaan HbA1c langsung dengan harga Rp165.000,00.

Berbeda dengan cek gula darah biasanya, tes HbA1c dapat dilakukan tanpa perlu berpuasa terlebih dahulu. Pemeriksaan ini juga efektif dalam mengevaluasi kadar gula darah sekaligus mendiagnosis apakah kondisi Anda tergolong normal, prediabetes, atau diabetes.

Selain itu, hasil pemeriksaan HbA1c dapat langsung diketahui setelah 1×24 jam, sehingga Anda bisa melakukan langkah penanganan lebih cepat.

Cara Menjaga Gula Darah Tetap Normal

Menjaga nilai normal gula darah bisa Anda mulai dengan memperbaiki pola hidup sehari-hari seperti memerhatikan makanan yang Anda makan setiap hari, rutin bergerak, hingga cukup tidur. Selengkapnya, berikut langkah pencegahan yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kadar glukosa tubuh tetap stabil.

  • Makan makanan dengan gizi seimbang, seperti memadukan makanan berkarbohidrat dengan protein, sayur, dan buah dalam porsi yang pas. Selain itu, lebih disarankan lagi jika Anda memilih sumber karbohidrat yang kaya akan serat seperti biji-bijian utuh dan perbanyak serat karena ini bisa membantu membantu memperlambat penyerapan gula ke darah. 

  • Batasi atau kurangi makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan, seperti minuman bersoda, teh manis, kopi dengan tambahan gula atau sirup, minuman energi, boba, serta jus kemasan. Serta, makanan manis, seperti kue, donat, biskuit manis, permen, cokelat, es krim, hingga jajanan dengan pemanis buatan.

  • Makan secara teratur dan sebaiknya tidak melewatkan waktu makan, karena jika asupan energi berkurang bisa memicu rasa lapar berlebihan dan berakhir pada makan berlebihan.

  • Rutin olahraga atau melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, senam, atau jogging ringan sekitar 150 menit per minggu atau 30 menit dalam 5 hari untuk membantu tubuh memanfaatkan gula dengan lebih baik.

  • Jaga berat badan tetap ideal, karena berat yang berlebihan merupakan salah satu jalan untuk mempercepat munculnya diabetes. Selain itu, berat badan yang turun secara bertahap, yakni sekitar 5–7% dari berat awal, bisa membantu menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2, terutama untuk orang-orang dengan risiko yang lebih tinggi.

  • Penuhi kebutuhan cairan sehari-hari dengan memperbanyak minum air putih, yaitu sekitar 2 liter atau 8 gelas per hari sesuai kebutuhan tubuh. Air putih bisa membantu tubuh tetap terhidrasi tanpa menambah gula di dalam tubuh dan juga memperlancar metabolisme.

  • Kelola stres dengan baik, misalnya dengan rutin melakukan relaksasi, menjalankan hobi, dan berbagai aktivitas lain yang bisa membuat stres berkurang. Stres yang berkepanjangan bisa memicu tubuh untuk melepas hormon kortisol dan adrenalin yang dapat berefek pada kadar gula darah.

  • Tidur yang cukup selama 7-9 jam setiap harinya karena kurang tidur dapat menyebabkan resistensi insulin (kondisi dimana tubuh kurang sensitif terhadap insulin yang menyebabkan gula darah lebih sulit diatur) dan meningkatkan nafsu makan sehingga akan cenderung makan lebih banyak.

  • Lakukan pengecekan gula darah secara teratur untuk memantau nilai gula darah dari waktu ke waktu, sehingga jika terjadi kelebihan atau kekurangan akan bisa langsung diketahui dan dicari solusinya dengan cepat. 

Jaga Kadar Gula Darah Tetap Normal!

Mengetahui nilai normal gula darah bisa membantu Anda lebih paham kondisi tubuh saat ini dan bisa menjaga kesehatan dengan lebih baik. Salah satu komitmen mengendalikan keseimbangan gula darah selain menerapkan pola hidup sehat adalah rutin melakukan pemeriksaan gula darah. 

Bila perlu, Anda juga dapat melakukan cek gula darah dan kolesterol karena keduanya dapat memberikan gambaran mengenai kondisi metabolisme dan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi kesehatan, dan risikonya bisa semakin besar jika disertai kadar kolesterol yang juga tidak terkontrol.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan perlu melibatkan upaya memeriksa kondisi tubuh ke ahlinya secara rutin agar potensi masalah dapat dikenali dan ditangani sejak dini.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

Referensi: 

  1. Jurnal Implementa Husada. (2022). Pemeriksaan Kadar Gula Darah untuk Screening Hiperglikemia dan Hipoglikemia.  

  2. Kemenkes Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2025). Diabetes Bisa Dicegah! Yuk Rajin Periksa Gula Darah. BlueNet Hospitals. (2026). Why Monitoring Your Blood Glucose Levels is Important?.

  3. UNESA. (2025). Kenali Gejalanya, Kendalikan Gula Darahnya: Langkah Kecil untuk Cegah Diabetes.

  4. Journal of Medical Laboratory and Science. (2023). Analisis Kadar Glukosa Darah Puasa Menggunakan Serum dan Plasma Natrium Fluorida. Rumah Sakit Royal Progress. (2024). Kadar Gula darah Normal Pria & Wanita Sesuai dengan Usia.

  5. Rumah Sakit Royal Progress. (2024). Nilai Gula Darah Normal Puasa Sesuai Jenis Kelamin & Usia.

  6. Eka Hospital. (2024). Berapa Kadar Gula Darah Normal Orang Dewasa?.

  7. Care CHL Hospital. (2024). Grafik Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia.

  8. Ultra Human. (2026). Blood Sugar Levels Chart by Age: What's Normal at Every Life Stage. Every Step in Diabetes. (2022). Prediabetes dan Diabetes.

  9. Eka Hospital. (2025). Cara Menjaga Gula Darah Agar Tetap Aman.

  10. Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya. (2025). 9 Cara Menurunkan Kadar Gula Darah Tapi Tetap Bisa Makan Enak.

Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing

Frequently Asked Question

Berapa nilai normal gula darah puasa, sewaktu, dan 2 jam setelah makan?
Gula darah puasa normal adalah 70–99 mg/dL, gula darah sewaktu <200 mg/dL, dan gula darah 2 jam setelah makan <140 mg/dL.
Berapa nilai HbA1c yang dianggap normal?
Nilai HbA1c normal adalah di bawah 5,7%, yang menunjukkan metabolisme glukosa berada dalam kondisi baik.
Kapan kadar gula darah disebut prediabetes atau diabetes?
Prediabetes ditandai gula darah puasa 100–125 mg/dL atau HbA1c 5,7–6,4%, sedangkan diabetes mulai dari gula darah puasa ≥126 mg/dL atau HbA1c ≥6,5%.
Bagaimana cara menjaga gula darah tetap normal?
Gula darah dapat dijaga dengan pola makan seimbang, membatasi gula tambahan, rutin beraktivitas fisik, menjaga berat badan, cukup minum, mengelola stres, tidur cukup, dan melakukan pemeriksaan secara teratur. 
Mengapa penting melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin?
Pemeriksaan rutin membantu memantau kadar gula dari waktu ke waktu sehingga kondisi seperti kadar gula terlalu tinggi atau rendah dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.