Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

Booking layanan Bumame tanpa antri. Klik disini.

penyebab bisul
Kembali ke Artikel & Berita

Penyebab Bisul dan Cara Mengatasinya

Bumame Editor

Benjolan merah yang terasa nyeri saat disentuh, membesar dalam beberapa hari, lalu tampak berisi nanah. Banyak orang mengenalnya sebagai bisul. Sebagian orang bahkan mengalaminya berkali-kali, muncul di tempat yang sama seolah tidak pernah benar-benar pergi.

Kebanyakan bisul memang sembuh dengan perawatan sederhana di rumah. Namun bisul yang sering kambuh punya cerita lain. Ada faktor dari dalam tubuh yang membuat kulit lebih mudah terinfeksi, dan salah satunya berkaitan dengan kadar gula darah.

Artikel ini membahas penyebab bisul, faktor risiko yang membuatnya berulang, cara menanganinya di rumah, dan kapan Anda perlu berkonsultasi ke dokter.

Apa Itu Bisul?

Bisul, dalam istilah medis disebut furunkel, adalah infeksi bakteri pada folikel rambut, yaitu kantong kecil di kulit tempat akar rambut tumbuh. Infeksi ini memicu peradangan yang membentuk benjolan merah berisi nanah. Penyebabnya biasanya bakteri Staphylococcus aureus, kuman yang sebenarnya hidup di permukaan kulit dan rongga hidung tanpa menimbulkan masalah.

Sekilas bisul mirip jerawat berukuran besar. Bedanya, bisul tumbuh lebih dalam dan terasa lebih nyeri. Bisul bisa muncul di bagian tubuh mana pun yang ditumbuhi rambut, tetapi area yang lembap dan sering bergesekan, seperti leher, ketiak, paha, dan bokong, lebih sering menjadi tempat munculnya.

Penyebab Bisul

Bisul terjadi ketika bakteri berhasil masuk ke dalam folikel rambut dan berkembang biak di sana. Berikut enam penyebab dan pemicu yang sering ditemui.

1. Infeksi Bakteri pada Folikel Rambut

Inilah penyebab langsung setiap bisul. Bakteri masuk melalui luka kecil yang sering luput dari perhatian, misalnya bekas garukan, lecet akibat gesekan, atau sayatan halus setelah bercukur. Begitu berada di dalam folikel, bakteri berkembang dan tubuh melawannya dengan mengirim sel darah putih. Nanah yang terbentuk merupakan campuran sel darah putih, bakteri, dan sisa jaringan.

2. Kebersihan Kulit dan Keringat Berlebih

Keringat yang dibiarkan menempel lama membuat kulit lembap, dan kulit yang lembap adalah lingkungan yang nyaman bagi bakteri. Kebiasaan menunda mandi setelah berolahraga atau bekerja seharian di luar ruangan membuat folikel lebih mudah tersumbat, lalu terinfeksi. Sisa keringat yang bercampur dengan minyak alami kulit dan debu ikut menempel di pori-pori, sehingga permukaan kulit lebih lama berada dalam kondisi kotor. Membilas tubuh dengan air bersih segera setelah banyak berkeringat sudah cukup membantu menurunkan risikonya.

3. Gesekan Pakaian Ketat

Pakaian yang terlalu ketat menggesek kulit terus-menerus sepanjang hari. Gesekan ini menimbulkan lecet halus yang menjadi pintu masuk bakteri. Area yang sering terkena adalah paha bagian dalam, bokong, ketiak, dan leher, terutama saat cuaca panas dan tubuh banyak berkeringat.

4. Daya Tahan Tubuh yang Menurun

Saat daya tahan tubuh melemah, misalnya karena kurang tidur, stres berkepanjangan, atau sedang menjalani pengobatan tertentu, kulit kehilangan sebagian kemampuannya menahan bakteri. Infeksi kecil yang biasanya selesai tanpa disadari justru berkembang menjadi bisul. Pada kondisi seperti ini bisul juga cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dan mengering, karena sel pertahanan tubuh bekerja lebih lambat membersihkan area yang terinfeksi.

5. Kontak dengan Penderita Bisul

Bakteri penyebab bisul bisa berpindah melalui sentuhan dengan cairan nanah atau lewat barang pribadi yang dipakai bersama, seperti handuk, pisau cukur, dan pakaian. Karena itu bisul kadang muncul bergantian pada orang-orang yang tinggal serumah. Mencuci tangan setiap kali selesai merawat bisul dan memisahkan barang pribadi antaranggota keluarga membantu memutus perpindahan bakteri tersebut.

6. Kondisi Kulit Lain seperti Eksim

Kulit yang sudah bermasalah lebih mudah ditembus bakteri. Eksim adalah salah satu contohnya. Rasa gatal mendorong Anda menggaruk, dan bekas garukan membuka jalan bagi bakteri menuju folikel rambut. Memahami penyebab eksim bisa membantu Anda mengendalikan gatal dan lecet, sehingga risiko munculnya bisul ikut berkurang.

Faktor Risiko Bisul Berulang

Bisul yang muncul sesekali umumnya sembuh lalu selesai begitu saja. Bisul yang kambuh berkali-kali dalam hitungan bulan biasanya punya faktor pendorong. Beberapa kondisi berikut membuat seseorang lebih rentan.

  • Gula darah tinggi atau diabetes. Kadar gula yang tinggi dalam darah melemahkan sel pertahanan tubuh sekaligus menyediakan nutrisi tambahan bagi bakteri. Luka pada orang dengan gula darah tinggi juga cenderung lebih lambat menutup, sehingga bisul lebih mudah muncul dan lebih sering kambuh. Kenali juga ciri-ciri diabetes lain yang kerap menyertainya, seperti mudah haus, sering buang air kecil, dan cepat lelah.

  • Kelebihan berat badan atau obesitas. Lipatan kulit menciptakan area yang lembap dan terus bergesekan, dua kondisi yang disukai bakteri penyebab bisul.

  • Anemia atau kekurangan zat besi. Pada sebagian orang, kekurangan zat besi berjalan beriringan dengan bisul yang berulang karena zat besi ikut berperan dalam kerja sel imun.

  • Kontak erat berulang dalam satu rumah. Bakteri mudah berpindah bolak-balik antar anggota keluarga melalui handuk, sprei, atau sentuhan langsung, sehingga bisul terasa datang bergiliran.


Gejala dan Tahapannya

Bisul berkembang mengikuti tahapan yang cukup khas. Awalnya muncul benjolan merah kecil yang terasa nyeri saat disentuh. Dalam beberapa hari benjolan membesar, terasa hangat, dan memunculkan titik putih kekuningan di puncaknya. Titik yang sering disebut mata bisul ini menandakan nanah sudah terkumpul di bawah permukaan kulit. Ukurannya bervariasi, dari seukuran kacang polong sampai sebesar bola golf pada kasus tertentu.

Setelah matang, bisul biasanya pecah dengan sendirinya, mengeluarkan nanah, lalu mengering dan sembuh perlahan. Seluruh prosesnya berlangsung sekitar satu sampai dua minggu. Setelah pecah, kemerahan di bekasnya bisa bertahan beberapa hari sebelum kulit kembali seperti semula.

Ada pula bisul yang tumbuh bergerombol dan saling terhubung di bawah kulit. Kondisi ini disebut karbunkel, yaitu kumpulan beberapa bisul yang membentuk satu area infeksi yang lebih dalam. Karbunkel terasa lebih nyeri, sembuhnya lebih lama, dan sering disertai demam serta badan lemas.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Sebagian besar bisul membaik dengan perawatan di rumah. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang sebaiknya diperiksakan ke dokter. Orang dengan diabetes atau daya tahan tubuh yang sedang lemah juga sebaiknya memeriksakan bisulnya lebih awal.

  • Bisul muncul di wajah, terutama di sekitar hidung atau mata

  • Bisul lebih dari satu atau tumbuh bergerombol

  • Disertai demam atau badan meriang

  • Tidak membaik dalam waktu sekitar dua minggu

  • Terasa sangat nyeri atau membesar dengan cepat

  • Sering kambuh, hilang lalu muncul lagi dalam hitungan minggu atau bulan

Satu hal penting, jangan memencet bisul sendiri, terutama di area wajah. Pembuluh darah di sekitar hidung dan mata terhubung dengan pembuluh darah di dalam kepala, sehingga infeksi yang terdorong masuk berisiko menyebar lebih luas. Biarkan dokter yang menanganinya dengan prosedur yang aman. Untuk bisul yang sering kambuh, dokter biasanya juga menelusuri faktor pendorongnya, salah satunya lewat pemeriksaan gula darah.

Cara Mengatasi Bisul di Rumah

Untuk bisul kecil yang baru muncul, langkah sederhana berikut bisa membantu proses penyembuhan.

  • Kompres hangat 3-4 kali sehari. Tempelkan kain bersih yang sudah direndam air hangat selama 10-15 menit. Kompres membantu bisul lebih cepat matang dan pecah secara alami. Gunakan kain yang bersih setiap kali mengompres.

  • Jaga kebersihan. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah menyentuh area bisul agar bakteri tidak berpindah.

  • Jangan dipencet atau ditusuk. Memecahkan bisul secara paksa berisiko mendorong bakteri lebih dalam dan memperluas infeksi.

  • Tutup bisul yang sudah pecah. Gunakan perban bersih dan ganti secara teratur sampai lukanya mengering.

  • Cuci pakaian dan handuk secara terpisah. Langkah ini mencegah bakteri berpindah ke anggota keluarga lain.

Jika bisul berukuran besar, sangat nyeri, atau tidak kunjung matang, dokter bisa mengeluarkan nanahnya melalui prosedur kecil di klinik. Dokter juga bisa meresepkan obat bila infeksi dinilai membutuhkan penanganan tambahan. Hindari membeli antibiotik sendiri tanpa resep dokter.

Bisul Sering Kambuh? Saatnya Cek Gula Darah

Bisul yang terus kambuh bisa menjadi sinyal dari dalam tubuh. Gula darah yang tinggi dalam jangka panjang melemahkan kerja sel pertahanan tubuh, sehingga bakteri yang masuk lewat luka kecil lebih leluasa berkembang. Pada saat yang sama, kadar gula yang berlebih di jaringan menyediakan lingkungan yang disukai bakteri. Karena itu orang dengan diabetes yang belum terkontrol lebih sering mengalami bisul berulang dan penyembuhannya berjalan lebih lambat.

Jika bisul Anda hilang timbul dalam beberapa bulan terakhir, pemeriksaan gula darah menjadi langkah awal yang tepat. Hasilnya membantu dokter menilai apakah ada kadar gula tinggi yang selama ini berjalan tanpa gejala. Prosesnya cepat karena hanya membutuhkan pengambilan sampel darah beberapa menit.


Di Bumame, Anda bisa mengecek kadar gula darah melalui Paket MCU Plus Bumame yang mencakup pemeriksaan gula darah bersama panel kesehatan lainnya. Konsultasi gratis dengan CS Bumame tersedia sebelum pemeriksaan, jadi Anda bisa menanyakan persiapan yang diperlukan sebelum datang.

Pencegahan Bisul

Beberapa kebiasaan sederhana bisa menurunkan peluang bisul datang kembali, terutama bila Anda termasuk yang sering mengalaminya.

  • Mandi secara teratur, terutama setelah banyak berkeringat

  • Pilih pakaian longgar yang menyerap keringat, terutama di cuaca panas

  • Bersihkan luka kecil dengan air mengalir dan sabun, lalu tutup sampai kering

  • Ganti alat cukur secara rutin dan simpan untuk pemakaian pribadi

  • Jangan berbagi handuk dan barang pribadi lain

  • Kelola gula darah dan berat badan lewat pola makan seimbang serta aktivitas fisik rutin

Kenali Pola Bisul Anda

Bisul sesekali adalah hal wajar dan pernah dialami hampir semua orang. Bisul yang berulang di tempat yang sama layak mendapat perhatian lebih, dan kabar baiknya, penyebabnya bisa mulai ditelusuri dari pemeriksaan yang sederhana, yaitu cek gula darah. Dengan mengenali pola bisul Anda sejak awal, kulit mendapat kesempatan untuk pulih sepenuhnya.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

Referensi

  • Mayo Clinic. Boils and carbuncles. Retrieved 2 September 2026 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/boils-and-carbuncles/symptoms-causes/syc-20353770

  • Cleveland Clinic. Boils (Furuncles). Retrieved 2 September 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15153-boils-and-carbuncles

  • NHS. Boils. Retrieved 2 September 2026 from https://www.nhs.uk/conditions/boils/

  • StatPearls, NCBI Bookshelf. Furuncle. Retrieved 2 September 2026 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK535403/

  • American Academy of Dermatology. How to treat boils and styes. Retrieved 2 September 2026 from https://www.aad.org/public/everyday-care/injured-skin/burns/treat-boils-styes

Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila

Frequently Asked Question

Apa penyebab bisul?
Penyebab bisul adalah infeksi bakteri pada folikel rambut. Bakteri masuk melalui luka kecil di kulit, misalnya karena garukan, gesekan pakaian, atau bercukur, lalu berkembang dan membentuk benjolan berisi nanah. Kulit yang lembap oleh keringat dan daya tahan tubuh yang menurun membuat infeksi lebih mudah terjadi.
Kenapa bisul sering muncul berulang?
Bisul berulang bisa dipengaruhi oleh gula darah tinggi atau diabetes yang belum terkontrol, kelebihan berat badan, kekurangan zat besi, dan kontak erat dengan penderita bisul di rumah. Jika bisul terus kambuh, pemeriksaan gula darah menjadi langkah awal yang disarankan.
Apakah bisul boleh dipencet?
Tidak. Memencet bisul berisiko mendorong bakteri lebih dalam dan memperluas infeksi ke jaringan di sekitarnya. Biarkan bisul matang dan pecah sendiri dengan bantuan kompres hangat.
Berapa lama bisul sembuh?
Umumnya bisul sembuh dalam 1-2 minggu. Kompres hangat 3-4 kali sehari membantu bisul lebih cepat matang sehingga masa penyembuhannya lebih singkat.
Kapan bisul perlu diperiksa ke dokter?
Periksakan bisul ke dokter jika muncul di wajah, jumlahnya lebih dari satu atau bergerombol, disertai demam, tidak membaik dalam sekitar dua minggu, terasa sangat nyeri, atau sering kambuh dalam hitungan minggu sampai bulan.