Pernah mendapati lidah terlihat lebih putih dari biasanya setelah bangun tidur? Kondisi tersebut bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari mulut yang kering hingga penumpukan bakteri dan sel mati pada permukaan lidah. Kondisi ini pun sering disebut sebagai lidah putih (white tongue).
Pada sebagian orang, lidah berwarna putih dapat membaik dengan cara menjaga kebersihan mulut secara rutin. Namun, jika lapisan putih menetap atau disertai rasa tidak nyaman, kondisi tersebut perlu diperhatikan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
Apa Itu Lidah Putih?
Lidah putih adalah kondisi ketika permukaan lidah tampak dilapisi warna putih, baik pada seluruh permukaan, bagian belakang, maupun dalam bentuk bercak. Lidah putih kenapa bisa terjadi? Kondisi ini umumnya disebabkan oleh penumpukan bakteri, sisa makanan, gula, dan sel-sel mati yang terperangkap di permukaan lidah.
Meski terkadang membuat orang khawatir, white tongue umumnya tidak membahayakan dan bisa sembuh sendiri. Namun, kondisi ini juga bisa muncul bersamaan dengan masalah lidah lainnya, seperti lidah berbulu hitam, yang membuat permukaan lidah tampak gelap dan berbulu.
Dalam banyak kasus, lidah berwarna putih dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun, jika lapisan putih tidak kunjung hilang atau disertai kesulitan makan dan berbicara, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Gejala Lidah Putih
White tongue dapat dikenali dari perubahan warna dan tampilan permukaan lidah. Kondisi ini terkadang tidak menimbulkan keluhan, tetapi bisa disertai beberapa gejala berikut.
Lapisan putih pada lidah, menutupi sebagian atau seluruh permukaan lidah.
Bercak putih, muncul pada bagian tertentu di permukaan lidah.
Bau mulut, akibat penumpukan bakteri dan sisa makanan.
Rasa tidak nyaman di mulut, seperti munculnya rasa tidak enak pada lidah.
Permukaan lidah tampak berbulu, akibat penumpukan sel mati dan kotoran.
Nyeri atau sensasi terbakar, terutama jika berkaitan dengan iritasi atau kondisi tertentu.
Kesulitan makan atau berbicara, jika perubahan pada lidah cukup mengganggu.
Penyebab dan Faktor Risiko Lidah Putih
Lidah putih bisa muncul karena berbagai hal, mulai dari kebersihan mulut yang kurang terjaga hingga infeksi tertentu. Berikut sejumlah penyebab lidah berwarna putih yang perlu Anda pahami.
1. Dehidrasi
Ketika tubuh kekurangan cairan, produksi air liur juga akan ikut berkurang, sehingga mulut akan terasa lebih kering daripada sebelumnya. Akibatnya, bakteri dan sel-sel mati lebih mudah menumpuk di permukaan lidah dan membentuk lapisan putih.
2. Kebersihan Mulut yang Kurang Terjaga
Selain itu, jarang menyikat gigi atau membersihkan lidah bisa membuat sisa makanan dan bakteri menumpuk. Lama-kelamaan, permukaan lidah pun terlihat lebih putih.
3. Infeksi Jamur pada Mulut
Penyebab lidah putih berikutnya adalah infeksi jamur pada mulut. Hal tersebut terjadi karena adanya pertumbuhan jamur Candida albicans yang berlebihan, hingga dapat menyebabkan kandidiasis oral. Kondisi ini biasanya ditandai dengan bercak putih pada lidah atau bagian dalam pipi, terkadang disertai rasa perih dan sensasi terbakar.
4. Glossitis dan Leukoplakia
Glossitis merupakan peradangan pada lidah yang bisa mengubah tampilan permukaannya. Sementara itu, leukoplakia ditandai dengan bercak putih yang sulit dihilangkan saat dibersihkan dan dapat berkaitan dengan iritasi berkepanjangan, termasuk akibat merokok.
5. Sariawan dan Iritasi Mulut
Terakhir adalah sariawan di lidah. Lidah yang tidak sengaja tergigit, atau konsumsi makanan yang terlalu panas bisa membuat jaringan mulut mengalami iritasi. Dalam kondisi tertentu, peradangan atau luka tersebut dapat disertai perubahan tampilan permukaan lidah.
Cara Mendiagnosis Lidah Putih
Untuk mengetahui penyebab white tongue, dokter akan memeriksa kondisi mulut dan menanyakan keluhan yang Anda alami, riwayat kesehatan, serta kebiasaan menjaga kebersihan mulut. Jika pemeriksaan awal belum cukup untuk memastikan penyebabnya, dokter mungkin menyarankan beberapa pemeriksaan berikut.
1. Usap atau Kultur Oral
Jika white tongue diduga terjadi karena infeksi jamur, dokter dapat mengambil sampel dari bagian mulut yang mengalami perubahan warna. Sampel tersebut kemudian diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat infeksi.
2. Tes Darah
Dokter mungkin menyarankan tes darah jika lidah putih dicurigai berkaitan dengan kekurangan vitamin atau kondisi kesehatan tertentu. Hasil pemeriksaan dapat membantu mengetahui apakah ada masalah lain yang mendasarinya.
3. Pemeriksaan Air Liur
Namun, jika white tongue disertai mulut kering, pemeriksaan air liur dapat membantu menilai produksi air liur atau mencari kemungkinan penyebab keluhan tersebut.
Namun, tidak semua kasus lidah putih memerlukan pemeriksaan tambahan ini. Dokter akan menentukan jenis pemeriksaan berdasarkan kondisi lidah dan gejala lain yang Anda alami.
Cara Mengatasi Lidah Putih
Cara mengatasi white tongue perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, jika disebabkan oleh penumpukan bakteri, sel mati, atau kurangnya kebersihan mulut, beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat membantu mengurangi lapisan putih pada lidah.
1. Bersihkan Lidah Secara Rutin
Pertama, biasakan membersihkan lidah setiap kali menyikat gigi untuk membantu mengangkat bakteri, sisa makanan, dan sel-sel mati yang menumpuk. Gunakan sikat gigi berbulu lembut atau pembersih lidah, lalu bersihkan secara perlahan agar permukaan lidah tidak mengalami iritasi.
2. Gunakan Obat Kumur bila Diperlukan
Selain menyikat gigi dan membersihkan lidah, obat kumur dapat digunakan untuk membantu menjaga kebersihan mulut. Pilih obat kumur yang sesuai dengan kondisi Anda dan gunakan sesuai petunjuk pada kemasan, terutama jika memiliki keluhan tertentu pada mulut.
3. Cukupi Kebutuhan Cairan
Selanjutnya, pastikan Anda minum air yang cukup sepanjang hari agar mulut tetap lembap. Produksi air liur yang baik membantu membersihkan sisa makanan dan menjaga keseimbangan bakteri di dalam mulut, sehingga penumpukan pada lidah putih dapat diminimalkan.
4. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi
Pola makan juga penting untuk menjaga kesehatan mulut dan lidah. Pilih makanan bergizi seimbang, dan jika lidah sedang terasa perih atau sensitif, kurangi makanan yang terlalu pedas atau asam karena dapat membuat iritasi terasa semakin tidak nyaman.
5. Hindari Rokok dan Alkohol
Selain menjaga kebersihan mulut, sebaiknya hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Kedua kebiasaan ini dapat membuat iritasi jaringan yang ada di dalam mulut serta meningkatkan risiko berbagai masalah pada kesehatan mulut, termasuk white tongue.
6. Periksakan Jika Tidak Kunjung Membaik
Terakhir, jangan mengabaikan lapisan pada lidah yang tidak kunjung hilang meski sudah menjaga kebersihan mulut. Jika kondisi tersebut disertai nyeri, sensasi terbakar, pembengkakan, atau keluhan lain, periksakan ke dokter atau dokter gigi agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisi.
Cara Mencegah Lidah Putih
White tongue tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, tetapi risikonya dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan mulut. Caranya, sikat gigi setidaknya dua kali sehari, bersihkan lidah, gunakan benang gigi setiap hari, dan konsumsi makanan bergizi yang dilengkapi buah serta sayuran.
Selain itu, lakukan pemeriksaan gigi secara rutin untuk menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh. Jika Anda merokok atau mengonsumsi alkohol, sebaiknya batasi atau hentikan kebiasaan tersebut karena dapat meningkatkan risiko masalah pada mulut.
Kapan Harus ke Dokter?
Lidah putih umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan menjaga kebersihan mulut. Namun, jika lapisan putih tidak kunjung hilang selama beberapa minggu atau justru semakin tebal, sebaiknya periksakan diri ke dokter atau dokter gigi untuk mengetahui penyebabnya.
Selain itu, segera cari pemeriksaan jika lidah putih disertai nyeri, sensasi terbakar, pembengkakan, bercak putih yang sulit dibersihkan, atau kesulitan makan dan berbicara. Dokter akan memeriksa kondisi mulut dan menentukan apakah diperlukan pemeriksaan tambahan sesuai gejala yang dialami.
Untuk membantu memantau kesehatan secara umum, Anda juga dapat mempertimbangkan Paket MCU Basic Bumame. Pemeriksaan ini mencakup profil darah dan urine lengkap, termasuk pemeriksaan kolesterol, gula darah, asam urat, serta indikator anemia dan infeksi.
Namun, perlu diingat bahwa MCU Basic bukan pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis penyebab lidah putih. Jadi, konsultasi dengan dokter atau dokter gigi tetap diperlukan jika keluhan menetap.
Jaga Kesehatan Mulut dengan Mengenali Penyebab Lidah Putih!
Lidah putih adalah kondisi ketika permukaan lidah tampak dilapisi warna putih akibat penumpukan bakteri, sisa makanan, atau sel mati. Kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan menjaga kebersihan mulut, mencukupi kebutuhan cairan, dan menerapkan pola hidup sehat.
Namun, jika lapisan putih tidak kunjung hilang atau disertai nyeri dan kesulitan makan, konsultasikan dengan dokter atau dokter gigi. Tujuannya untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Cleveland Clinic — White Tongue
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo — Kenapa Lidah Bisa Berwarna Putih Ini Penjelasan dan 5 Solusinya
Apollo Hospitals — Lidah
RS Abdi Waluyo — Lidah Putih Saat Bangun Tidur, Apakah Ini Jamur? Kenapa Bisa, Ya?
Mayo Clinic — White Tongue
Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila
Frequently Asked Question
Apakah lidah putih berbahaya?
Lidah putih umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan menjaga kebersihan mulut. Namun, jika menetap selama beberapa minggu atau disertai nyeri dan kesulitan makan, periksakan diri ke dokter.
Lidah putih kenapa bisa terjadi?
Lidah putih dapat disebabkan penumpukan bakteri, sisa makanan, dan sel mati. Penyebab lainnya meliputi dehidrasi, kebersihan mulut yang kurang terjaga, infeksi jamur, glossitis, leukoplakia, serta iritasi mulut.
Bagaimana cara menghilangkan lidah putih?
Bersihkan lidah secara rutin menggunakan sikat gigi berbulu lembut atau pembersih lidah, minum air yang cukup, dan jaga kebersihan gigi serta mulut. Jika penyebabnya infeksi atau kondisi tertentu, penanganan perlu disesuaikan.
Kapan lidah putih harus diperiksa ke dokter?
Periksakan diri ke dokter atau dokter gigi jika lapisan putih menetap selama beberapa minggu, sulit dibersihkan, atau disertai nyeri, sensasi terbakar, pembengkakan, maupun kesulitan makan dan berbicara.
Pemeriksaan apa yang dapat dilakukan untuk mengetahui penyebab lidah putih?
Dokter dapat melakukan pemeriksaan mulut dan meninjau riwayat kesehatan. Jika diperlukan, pemeriksaan tambahan meliputi usap atau kultur oral, tes darah, dan pemeriksaan air liur sesuai gejala yang dialami.
