Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Squat Jump: Cara Melakukan dengan Benar dan Manfaatnya bagi Tubuh
Kembali ke Artikel & Berita

Squat Jump: Cara Melakukan dengan Benar dan Manfaatnya bagi Tubuh

SBATips Kesehatan

Hampir setiap video latihan singkat di rumah menyelipkan squat jump. Setelah beberapa lompatan, paha terasa panas dan lantai berbunyi keras setiap kali kaki mendarat. Banyak orang lalu mempercepat gerakan agar hasilnya cepat terlihat.

Bunyi pendaratan itu sebenarnya memberi petunjuk. Gerakan melompat memang melatih tenaga tungkai, tetapi saat kaki kembali menyentuh lantai, lutut dan pergelangan kaki ikut menerima benturan. Mendarat dengan cara yang keliru termasuk salah satu penyebab cedera lutut.

Artikel ini membahas manfaat squat jump, langkah dan cara mendarat yang benar, jumlah repetisi bagi pemula, serta kondisi yang perlu dikonsultasikan ke dokter.

Apa yang Membuat Squat Jump Berbeda dari Squat Biasa?

Squat jump adalah gerakan squat yang diakhiri lompatan eksplosif ke atas, lalu mendarat kembali ke posisi squat. Lompatan inilah yang memasukkannya ke kelompok latihan plyometric, yaitu latihan dengan gerakan cepat dan bertenaga untuk melatih kekuatan, kecepatan, dan kelincahan.

Latihan plyometric memanfaatkan stretch-shortening cycle, yaitu siklus ketika otot meregang dengan cepat lalu langsung berkontraksi. Otot tungkai memanjang saat tubuh turun pada fase eksentrik, lalu memendek dengan kuat saat tubuh terdorong ke atas pada fase konsentrik. Pergantian cepat ini menghasilkan tenaga besar dalam waktu singkat.

Gerakan ini melibatkan otot paha depan, paha belakang, bokong, dan betis, dibantu otot perut yang menjaga tubuh tetap tegak. Kerja sama ini menggambarkan fungsi otot sebagai penggerak tubuh. Sebelum menambahkan lompatan, pastikan gerakan squat dasar sudah bisa Anda lakukan dengan punggung tegak dan lutut searah jari kaki.

Apa Saja Manfaat Squat Jump bagi Tubuh?

Manfaat utama squat jump ada pada tenaga ledak tungkai atau power, yaitu kemampuan otot mengeluarkan kekuatan dalam waktu singkat. Penelitian pada 30 siswa SMA laki-laki di Surabaya membagi mereka ke dalam dua kelompok latihan lompat. Kelompok yang berlatih half squat jump tiga kali seminggu selama enam minggu mencatat kenaikan power tungkai sekitar 9,93%.

Penelitian ini kecil dan tanpa kelompok kontrol, jadi angkanya lebih tepat dibaca sebagai gambaran awal. Manfaat lain yang perlu Anda ketahui:

  • Otot dan jaringan ikat lebih kuat. Latihan plyometric membantu menguatkan otot beserta jaringan ikatnya, sekaligus melatih koordinasi dan kecepatan reaksi. Kemampuan ini terpakai saat tubuh perlu menahan diri dengan cepat ketika tersandung.

  • Mendukung kesehatan tulang. Latihan menahan beban tubuh yang berbenturan tinggi, termasuk melompat di tempat, membantu menguatkan otot, ligamen, dan sendi. Latihan jenis ini juga penting untuk kepadatan tulang dan membantu mencegah osteoporosis atau keropos tulang.

Squat jump juga melengkapi latihan penguatan otot. Panduan NHS menganjurkan orang dewasa usia 19 sampai 64 tahun melatih semua kelompok otot besar minimal 2 hari seminggu. Gerakan ini melatih tungkai dan pinggul, jadi tetap perlu dipadukan dengan gerakan untuk punggung, perut, dada, dan lengan.

Soal berat badan, squat jump bekerja sebagai bagian dari aktivitas fisik secara keseluruhan. Kemenkes mendorong aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari atau minimal 3 sampai 5 hari seminggu, yang membantu mengendalikan berat badan, kolesterol, dan stres. Beberapa set lompatan berlangsung singkat, jadi padukan dengan jenis dan durasi olahraga lain seperti jalan cepat atau bersepeda.

Urutan Gerakan Squat Jump dari Posisi Awal hingga Mendarat

Lakukan gerakan ini setelah pemanasan, di lantai yang rata dan tidak licin. Ikuti urutan berikut:

  1. Ambil posisi awal. Berdiri tegak dengan kedua kaki selebar bahu dan lengan di samping tubuh. Kencangkan otot perut agar punggung tetap stabil sepanjang gerakan.

  2. Turun ke posisi squat. Turunkan pinggul perlahan seperti hendak duduk sambil mengangkat kedua lengan ke depan. Jaga dada tetap terbuka dan lutut searah ujung jari kaki, lalu tahan sebentar.

  3. Dorong tubuh ke atas. Tekan lantai dengan kedua telapak kaki sambil mengayunkan lengan ke bawah ke samping tubuh, lalu melompat secara eksplosif. Saat di udara, luruskan tubuh dari kepala sampai kaki.

  4. Mendarat dengan lembut. Sentuh lantai dengan bagian depan telapak kaki secara pelan, tanpa hentakan. Biarkan lutut dan pinggul menekuk untuk meredam benturan, lalu langsung turun ke posisi squat yang terkontrol.

  5. Ulangi dengan ritme stabil. Lanjutkan lompatan berikutnya dari posisi squat tadi. Untuk satu set, 8 sampai 10 repetisi sudah cukup sebagai titik awal.

Cara Mendarat yang Melindungi Lutut dan Pergelangan Kaki

Di dalam lutut terdapat anterior cruciate ligament (ACL), ligamen yang melintang di tengah sendi. Ligamen ini menahan tulang kering agar tidak bergeser ke depan dari tulang paha dan menjaga lutut stabil saat tubuh berputar. Sebagian besar cederanya terjadi tanpa benturan langsung ke lutut.

Cedera ACL sering terjadi saat seseorang berputar arah, berbelok tajam, atau melompat lalu menyentuh tanah dengan kaki lurus. Mendarat dari lompatan dengan cara yang keliru juga tercatat sebagai penyebabnya. Karena itu, saat mendarat lutut sebaiknya sedikit menekuk dan segaris di atas ujung jari kaki, posisi yang membantu meredam benturan.

Dengarkan juga bunyi kaki Anda. Kaki yang menghentak lantai menandakan benturan belum teredam, dan kebiasaan ini mudah membuat pergelangan kaki terkilir. Merekam gerakan dari depan dengan ponsel membantu Anda memeriksa posisi lutut. Gunakan juga sepatu olahraga yang menopang pergelangan dan telapak kaki.

Frekuensi Latihan dan Tahapan bagi Pemula

Latihan plyometric cukup dilakukan satu sampai dua kali seminggu, terutama di awal program. Tempatkan squat jump tepat setelah pemanasan sebelum olahraga, saat tubuh masih segar. Bagi yang baru mulai rutin bergerak, persiapan olahraga untuk pemula seperti jadwal yang realistis membantu latihan berjalan konsisten.

Naikkan tantangan secara bertahap. Mulailah dengan squat biasa tanpa lompatan sampai punggung tetap tegak dan lutut stabil di setiap repetisi. Setelah itu, latih pendaratan lewat lompatan rendah di tempat dengan fokus mendarat pelan di bagian depan telapak kaki.

Tahap berikutnya adalah half squat jump, yaitu turun setengah jalan lalu melompat, sehingga gerakan lebih mudah dikontrol. Bila semua tahap terasa mantap, lakukan squat jump lengkap 8 sampai 10 repetisi per set. Tambah kecepatan atau repetisi bila teknik tetap rapi, dan hentikan set saat gerakan mulai berantakan.

Kondisi yang Membuat Squat Jump Perlu Ditunda atau Disesuaikan

Squat jump termasuk latihan berbenturan tinggi. Kelompok berikut sebaiknya berbicara dengan dokter lebih dulu atau memilih variasi yang lebih ringan:

  • Orang dengan nyeri atau riwayat cedera lutut. Lompatan menambah beban pada sendi yang sedang bermasalah. Setelah cedera ACL, bengkak dan nyeri bisa mereda sendiri, tetapi kembali ke aktivitas biasa sering memperburuk rasa goyah dan berisiko merusak struktur lain di lutut. Bila nyeri lutut muncul setiap kali melompat, hentikan latihan dan periksakan diri ke dokter.

  • Orang dengan pengapuran sendi atau berat badan berlebih. Osteoartritis atau pengapuran tulang umumnya mengenai lutut, pinggul, tangan, dan tulang belakang. Kelebihan berat badan, termasuk obesitas, menambah tekanan pada sendi, sedangkan aktivitas berlebihan atau berulang pada sendi tertentu bisa meningkatkan risiko pengapuran. Olahraga ringan yang teratur tetap dianjurkan untuk menjaga kekuatan otot dan kelenturan sendi.

  • Orang dengan keropos tulang. Bila Anda sudah didiagnosis osteoporosis, bicarakan dengan dokter sebelum memulai program latihan baru. Dokter bisa menilai apakah lompatan sesuai dengan kondisi tulang Anda.

  • Ibu hamil. Pada umumnya olahraga aman bagi ibu dan janin, dan aktivitas yang sudah rutin biasanya boleh dilanjutkan. Latihan baru perlu dimulai pelan, dan aktivitas yang berisiko membuat jatuh sebaiknya dihindari. Bila squat jump belum menjadi kebiasaan sebelum hamil, tanyakan dulu ke dokter kandungan atau bidan.

  • Orang yang urinenya merembes saat melompat. Latihan berbenturan tinggi menekan otot dasar panggul dan bisa memperbanyak kebocoran urine atau inkontinensia urine. Latihan otot dasar panggul membantu mengurangi kebocoran, dan sementara itu squat jump bisa diganti dengan latihan penguatan seperti pilates.

Pegal Wajar atau Tanda Cedera?

Rasa tidak nyaman di otot wajar muncul saat latihan terasa menantang. Bila Anda harus melawan nyeri untuk menyelesaikan latihan, hentikan gerakan dan konsultasikan dengan dokter spesialis kedokteran olahraga.

Yang Dirasakan

Kemungkinan Artinya

Langkah yang Disarankan

Otot paha dan betis terasa lelah setelah latihan

Respons wajar terhadap latihan yang menantang

Beri jeda sebelum sesi berikutnya

Bunyi letupan di lutut, lutut terasa lepas atau goyah, lalu bengkak dalam 24 jam

Pola yang sering menyertai cedera ACL

Hentikan latihan dan periksakan ke dokter

Lutut nyeri di setiap lompatan atau sulit ditekuk dan diluruskan penuh

Sendi atau jaringan di sekitarnya perlu dinilai

Ganti dengan latihan tanpa lompatan sampai diperiksa

Pergelangan kaki tertekuk saat mendarat keras

Benturan belum teredam dengan baik

Perbaiki teknik mendarat dan periksakan bila nyeri atau bengkak menetap

Urine merembes saat melompat

Otot dasar panggul menerima tekanan berlebih

Latih otot dasar panggul dan bicarakan dengan dokter

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Kemenkes menganjurkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan bila muncul gejala penyakit atau cedera selama aktivitas fisik. Langkah ini membuat penanganan dari petugas kesehatan bisa diberikan sedini mungkin.

Mendarat Lembut, Naikkan Tantangan Sedikit demi Sedikit

Squat jump bisa menjadi cara praktis melatih tenaga tungkai di rumah tanpa alat. Kuncinya ada pada turunan yang terkontrol, lompatan yang eksplosif, dan pendaratan yang pelan. Mulailah dari repetisi yang bisa Anda lakukan dengan rapi, lalu tambah bertahap.

Bila Anda memiliki keluhan sendi, penyakit kronis, atau baru pulih dari cedera, medical check up membantu dokter menilai kondisi Anda secara menyeluruh sebelum memulai program latihan baru. Untuk berdiskusi soal pemeriksaan kesehatan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Cleveland Clinic (Health Essentials). Blow Up Your Exercise Routine With Plyometrics.

  2. Dhita AF, Purnomo M. Jurnal Prestasi Olahraga, Universitas Negeri Surabaya. Pengaruh Latihan Drop Jump dan Half Squat Jump terhadap Peningkatan Power Tungkai.

  3. American Academy of Orthopaedic Surgeons, OrthoInfo. Anterior Cruciate Ligament (ACL) Injuries.

  4. NHS. Prevention, Osteoporosis.

  5. NHS. Exercise in pregnancy.

  6. NHS. 10 ways to stop leaks, Urinary incontinence.

  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Osteoartritis.

  8. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. 6 Manfaat Rutin Melakukan Aktivitas Fisik.

Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani

Frequently Asked Question

Apa manfaat squat jump bagi tubuh?

Squat jump melatih tenaga ledak tungkai, memperkuat otot dan jaringan ikat, serta meningkatkan koordinasi dan kecepatan reaksi. Sebagai latihan berbenturan tinggi yang menahan beban tubuh, gerakan ini juga mendukung kesehatan tulang.

Apa bedanya squat jump dengan squat biasa?

Squat biasa berakhir dengan berdiri tegak, sedangkan squat jump diakhiri lompatan eksplosif lalu mendarat kembali ke posisi squat. Lompatan tersebut menjadikannya latihan plyometric yang melatih tenaga dan kecepatan, tetapi memberikan benturan lebih besar pada sendi.

Berapa kali squat jump yang dianjurkan untuk pemula?

Pemula dapat memulai dengan 8–10 repetisi per set dan melakukan latihan plyometric satu hingga dua kali seminggu. Kuasai squat dasar dan teknik mendarat terlebih dahulu, lalu tingkatkan latihan secara bertahap selama teknik tetap terjaga.

Apakah squat jump aman untuk lutut?

Risiko cedera dapat dikurangi dengan mendarat secara lembut, menekuk lutut dan pinggul untuk meredam benturan, serta menjaga lutut tetap searah dengan ujung jari kaki. Hentikan latihan jika lutut terasa nyeri dan periksakan diri ke dokter bila keluhan berulang.

Bolehkah ibu hamil melakukan squat jump?

Ibu hamil umumnya dapat melanjutkan olahraga yang sudah rutin dilakukan, tetapi latihan baru perlu dimulai secara bertahap dan aktivitas yang berisiko menyebabkan jatuh sebaiknya dihindari. Konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan sebelum mencoba squat jump, terutama jika gerakan ini belum menjadi kebiasaan sebelum hamil.