Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Apa Itu Hidrosalping: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Kembali ke Artikel & Berita

Apa Itu Hidrosalping: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

SBATips Kesehatan

Pasangan suami-istri yang mendambakan buah hati tidak akan ragu melakukan berbagai usaha. Mulai dari mengatur pola makan, rutin berolahraga, hingga menghitung masa subur. Namun, terkadang ada hal tidak terduga yang menjadi kendala, salah satunya adalah gangguan medis hidrosalping.

Apa itu Hidrosalping?

Dalam sistem reproduksi wanita, terdapat saluran telur atau tuba fallopi. Tugas saluran ini sangat penting, yaitu menghubungkan indung telur dengan rahim. Jadi, ketika sel telur dilepaskan, ia akan berjalan melewati saluran ini untuk bertemu dengan sel sperma.

Namun, pada kondisi tertentu, ujung saluran ini dapat mengalami penyumbatan. Akibatnya, cairan yang bertugas membantu pergerakan sel telur jadi terperangkap dan menumpuk di dalamnya. Penumpukan cairan inilah yang menyebabkan saluran membengkak, atau dalam istilah medis disebut hidrosalping (hydrosalpinx).

Jalur yang tertutup otomatis menghalangi pertemuan antara sel telur dan sel sperma sehingga tidak memungkinkan terjadinya pembuahan. Sebab itu, peluang kehamilan menjadi kecil, apalagi jika penyumbatan tersebut tidak lekas mendapatkan penanganan yang tepat.

Tingkatan Kondisi Hydrosalpinx

Dalam sebuah jurnal penelitian dari National Library of Medicine, penyumbatan pada saluran telur ini terbagi menjadi tiga kategori berdasarkan tingkat keparahan kondisinya, yaitu tingkat ringan, sedang, dan berat. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

1. Tingkat Ringan (Mild)

Kerusakan saluran telur masih tergolong kecil dan peluang pemulihan fungsinya mendekati kondisi semula masih sangat besar. Ciri-ciri klinisnya adalah:

  • Ukuran pelebaran tuba kurang dari 15 mm;

  • Dinding saluran telur masih tipis dan elastis, belum menunjukkan penebalan; serta

  • Lipatan jaringan lunaknya masih utuh dan normal.

2. Tingkat Sedang (Moderate)

Sesuai namanya, kondisi hydrosalpinx ini mengakibatkan kerusakan tingkat menengah dengan ciri-ciri berikut.

  • Saluran telur mengalami pelebaran 15–30 mm.

  • Terdapat penebalan yang cukup jelas pada dinding saluran telur.

  • Lipatan jaringan lunak mulai hilang sebagian atau tampak datar. 

3. Tingkat Berat (Severe Hydrosalpinx)

Pada tahap ini, kerusakan saluran telur sudah parah dan fungsi alaminya hampir hilang permanen yang tampak jelas melalui ciri-ciri di bawah ini.

  • Pelebaran saluran telur mencapai diameter lebih dari 30 mm.

  • Dinding saluran telur sangat tebal dan kehilangan elastisitasnya.

  • Lipatan jaringan lunak hilang sepenuhnya.

Penyebab Hidrosalping

Saluran telur dapat tersumbat akibat ujung salurannya mengalami penebalan, peradangan, dan pembengkakan yang dipicu oleh beberapa faktor berikut.

  • Penyakit radang panggul yang menyebabkan jaringan parut pada saluran telur. 

  • Infeksi menular seksual (IMS) akibat bakteri seperti klamidia dan gonore yang menyebabkan saluran telur mengalami pembengkakan.

  • Endometriosis yang tumbuh di sekitar saluran telur dan memicu reaksi iritasi dan peradangan.

  • Riwayat operasi di area perut atau panggul dengan bekas luka yang menempel di saluran telur.

  • Riwayat kehamilan ektopik yang meninggalkan jejak penebalan pada saluran tersebut.

Gejala Hidrosalping

Kondisi penyumbatan saluran telur sering kali terlambat mendapat penanganan karena gejala yang samar, sehingga dianggap sebagai reaksi kelelahan biasa. Padahal, melansir Cleveland Clinic, jika lebih teliti hydrosalpinx memiliki ciri-ciri yang khas, yaitu:

  • Rasa nyeri di area perut bawah yang terasa tumpul, bukan sensasi tajam menusuk;

  • Nyeri panggul semakin kuat saat menjelang dan selama siklus menstruasi;

  • Keputihan abnormal dengan konsistensi kental dan keruh, serta aroma yang cukup menyengat; dan

  • Mengalami kesulitan hamil meskipun rutin berhubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi selama satu tahun penuh.

Diagnosis Hidrosalping

Namun, karena gejalanya cenderung tidak agresif, maka penegakan diagnosis oleh dokter sangatlah penting. Adapun proses pemeriksaannya mencakup metode-metode berikut ini.

1. USG Transvagina

Metode ini menggunakan alat yang memancarkan gelombang suara untuk menciptakan gambar organ reproduksi di monitor. Prosesnya sedikit tidak nyaman, karena alat harus dimasukkan ke dalam organ intim. Namun, prosedur ini sangat efektif untuk melihat ada tidaknya pembengkakan akibat cairan dalam saluran telur.

2. Histerosalpingografi (HSG)

Pemeriksaan ini menggunakan cairan pewarna khusus yang akan disemprotkan ke leher rahim agar mengalir ke saluran telur. Jika saluran terbuka, cairan akan tumpah ke rongga panggul. Namun, bila ada penyumbatan, cairan akan terlihat menumpuk di saluran tersebut pada hasil rontgen.

Bila kedua metode utama tersebut masih meninggalkan keraguan yang membuat dokter tidak dapat menegakkan diagnosis, maka laparoskopi menjadi solusi terakhir. Tindakan tersebut merupakan prosedur bedah kecil. Dokter akan menyayat sedikit kulit di area pusar untuk memasukkan kamera khusus (laparoskop).

Melalui kamera tersebut, dokter dapat melihat langsung kondisi organ panggul pasien secara menyeluruh dan menemukan pemicu penyumbatan sel telur. Pasien tidak akan merasakan apapun, karena mendapatkan bius total. Biasanya, prosedur ini berlangsung selama 20–30 menit.

Dampak Hidrosalping bagi Kesuburan

Penyumbatan saluran telur memiliki dampak besar terhadap kemampuan seorang wanita untuk hamil secara alami. Sebab, ketika terjadi hydrosalpinx, sel telur tidak bisa turun, sementara sel sperma juga tidak bisa berenang ke atas. Akibatnya, proses pembuahan normal hampir mustahil terjadi.

Lebih jauh lagi, sekalipun pembuahan bisa terjadi dan embrio berhasil terbentuk, cairan yang terjebak dalam saluran telur dapat merembes ke dalam rahim. Padahal, cairan tersebut bersifat racun bagi embrio, sehingga berisiko menyebabkan kegagalan perkembangan janin dan keguguran.

Pengobatan Hidrosalping

Penanganan untuk kondisi hydrosalpinx tergantung tingkat keparahan pembengkakan, usia pasien, dan rencana kehamilan di masa depan. Langkah pengobatannya mencakup:

  • Skleroterapi atau menyedot cairan dari saluran telur memakai jarum khusus. Tindakan ini biasanya untuk menangani penyumbatan ringan hingga sedang;

  • Salpingektomi atau operasi pengangkatan saluran telur yang rusak untuk penyumbatan berat. Metode ini biasanya dipilih setelah hasil tes kesuburan wanita untuk program kehamilan keluar; serta

  • Pemberian antibiotik yang bersifat sebagai pendamping salah satu tindakan di atas. Obat-obatan ini berguna untuk meredakan peradangan dan pembengkakan pada saluran telur.

Apakah Hidrosalping Bisa Dicegah?

Secara umum, pemicu dari penyumbatan ini adalah infeksi dan bekas luka pada area organ reproduksi, bukan genetik atau keturunan. Jadi, peluang untuk pencegahan hydrosalpinx sangat besar dan sebenarnya cukup sederhana, seperti:

  • Menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan intim untuk mencegah infeksi menular seksual (IMS);

  • Menerapkan gaya hidup sehat, terutama dari mengatur pola makan dan rutin berolahraga. Tujuannya agar sistem kekebalan tubuh semakin kuat dan ampuh mencegah infeksi bakteri; serta

  • Pengobatan tuntas saat mendapati gejala infeksi, seperti demam dan nyeri panggul, agar tidak menjalar ke saluran telur.

Lakukan Tes Kesuburan Sebelum Memulai Program Kehamilan

Penyumbatan saluran indung telur sering kali menjadi penyebab tidak terduga kegagalan program kehamilan. Terlebih, gangguan medis yang satu ini tidak menunjukkan gejala yang agresif dan dianggap sebagai respons kelelahan tubuh biasa. Oleh sebab itu, perencanaan kehamilan harus lebih menyeluruh.

Salah satunya dengan melakukan tes kesuburan wanita di Bumame yang mengukur kadar berbagai hormon perempuan yang berkaitan dengan persiapan kehamilan. Mulai dari estrogen dan progesteron, hingga prolaktin akan diperiksa secara menyeluruh. Manfaatnya sangat banyak, yaitu:

  • Mengetahui peluang pembuahan (hamil) secara alami;

  • Mendeteksi gangguan siklus menstruasi yang dapat berdampak pada proses pembuahan;

  • Mengukur produksi ASI; dan

  • Mendeteksi gangguan hormon yang menurunkan tingkat kesuburan wanita.

Rangkaian informasi tersebut sangat penting dalam membantu dokter mengatasu permasalahan organ reproduksi, maupun merencanakan kehamilan hingga berhasil.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun kondisi hidrosalping seringkali tidak agresif, Anda harus segera mencari pertolongan medis jika mengalami tanda-tanda bahaya yang mengindikasikan adanya infeksi akut atau kondisi gawat darurat panggul, seperti:

  • Nyeri perut bagian bawah atau panggul yang semula tumpul jadi terasa tajam menusuk;

  • Demam tinggi sampai tubuh menggigil;

  • Mual dan muntah yang parah;

  • Perdarahan yang tidak wajar dari vagina, baik dalam periode menstruasi ataupun tidak; serta

  • Kepala terasa berat dan sakit, bahkan hampir pingsan.

Mencegah Penyumbatan Saluran Telur untuk Kelancaran Program Kehamilan

Hidrosalping memang kondisi yang cukup menyulitkan bagi wanita yang mendambakan buah hati. Namun, kondisi tersebut bukan vonis bahwa tidak bisa mendapatkan keturunan, melainkan hanya membutuhkan penanganan medis yang tepat. Peluang kehamilan sendiri masih terbuka sangat lebar.

Anda juga bisa mencegah agar saluran telur tidak tersumbat melalui penerapan hidup sehat dan skrining kesehatan wanita menyeluruh secara berkala. Tidak perlu khawatir, apalagi panik, karena melalui langkah-langkah pencegahan tersebut, berbagai risiko gangguan organ reproduksi dapat diminimalisir semaksimal mungkin.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi:

  1. EMC Healthcare — Apa Itu Hidrosalping? Pahami Penyebab dan Cara Mengatasinya!

  2. National Library of Medicine — Which patients with hydrosalpinx will benefit more from reproductive surgery to improve natural pregnancy outcomes?: A systematic review and meta-analysis

  3. Apollo Hospitals — Hidrosalping - Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan, dan Pencegahan

  4. Cleveland Clinic — Hydrosalpinx

  5. Medical News Today — Signs and symptoms of blocked fallopian tubes

  6. Eka Hospital — Tuba Falopi Tersumbat: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

  7. Siloam Hospitals — Hidrosalping - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

  8. Rela Hospital — Hydrosalpinx: Causes, Symptoms, Diagnosis, and Treatment

  9. MSD Manual — Nyeri Panggul pada Wanita

Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing

Frequently Asked Question

Apa itu hidrosalping?

Hidrosalping adalah kondisi ketika cairan menumpuk di tuba falopi akibat penyumbatan, sehingga saluran tersebut dapat melebar dan mengganggu fungsi reproduksi.

Apa penyebab hidrosalping?

Penyebab hidrosalping meliputi penyakit radang panggul, infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore, endometriosis, riwayat operasi perut atau panggul, serta kehamilan ektopik sebelumnya.

Apa saja gejala hidrosalping?

Hidrosalping dapat menimbulkan nyeri perut bawah atau panggul, nyeri yang memburuk saat menstruasi, keputihan abnormal, serta kesulitan hamil. Sebagian orang mungkin tidak mengalami gejala yang jelas.

Bagaimana hidrosalping didiagnosis dan diobati?

Dokter dapat menggunakan USG transvagina, histerosalpingografi (HSG), atau laparoskopi sesuai kebutuhan. Penanganan bergantung pada kondisi pasien dan rencana kehamilan, serta dapat mencakup tindakan medis atau operasi.

Apakah penderita hidrosalping masih bisa hamil?

Kehamilan masih mungkin terjadi, terutama jika satu tuba falopi tetap sehat dan berfungsi. Namun, hidrosalping dapat menurunkan peluang kehamilan, sehingga konsultasi dengan dokter spesialis diperlukan untuk menentukan pilihan penanganan.