Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Makanan Rendah Kalori yang Mengenyangkan: Daftar Pilihan dan Cara Mengolahnya
Kembali ke Artikel & Berita

Makanan Rendah Kalori yang Mengenyangkan: Daftar Pilihan dan Cara Mengolahnya

SBATips Kesehatan

Semangkuk salad saat makan siang terasa ringan. Menjelang pukul tiga sore, perut sudah berbunyi lagi dan tangan mulai mencari gorengan.

Makanan rendah kalori memang membantu mengurangi asupan energi, tetapi tidak semuanya membuat kenyang bertahan lama. Bahan yang ringan juga bisa menjadi hidangan tinggi kalori karena minyak, santan, atau gula yang ditambahkan saat dimasak.

Artikel ini membahas alasan sebagian makanan lebih mengenyangkan, daftar pilihan beserta takaran kalorinya menurut Kementerian Kesehatan, cara memasak dan menyusun piring, serta siapa yang perlu berkonsultasi sebelum memangkas kalori.

Mengapa Sebagian Makanan Rendah Kalori Lebih Mengenyangkan?

Jawaban jujurnya, tidak ada satu makanan pun yang menurunkan berat badan dengan sendirinya. WHO menekankan asupan energi yang seimbang dengan energi yang dikeluarkan tubuh, prinsip yang juga mendasari defisit kalori.

Kuncinya ada pada energy density atau kepadatan energi, yaitu jumlah kalori per gram makanan. Menurut kajian Rolls di jurnal Nutrition Bulletin, nilainya berkisar 0 sampai 9 kkal per gram. Air tidak membawa kalori, sedangkan lemak menyumbang sekitar 9 kkal per gram, sehingga makanan kaya air dan serat seperti sayur, buah, dan sup bisa dimakan dalam porsi lebih besar. Ketika kepadatan energi makanan diturunkan, orang dewasa dan anak-anak secara spontan makan dengan total kalori lebih sedikit.

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa protein membantu hormon kenyang leptin bertahan lebih lama dan menahan hormon lapar ghrelin. Serat dicerna perlahan sehingga rasa kenyang ikut bertahan.

Daftar Makanan Rendah Kalori dari Dapur Sehari-hari

Pilihan berikut mudah ditemukan di pasar dan warung, dengan takaran dari daftar bahan makanan penukar dalam Pedoman Gizi Seimbang Kemenkes.

1. Sayuran Hijau dan Lalapan

Pedoman Gizi Seimbang menggolongkan ketimun, tomat sayur, oyong, gambas, labu air, selada, dan lobak sebagai sayuran berkalori sangat rendah. Bayam, kangkung, sawi, kol, brokoli, buncis, labu siam, taoge, dan wortel menyumbang sekitar 25 kkal per 100 gram, kurang lebih segelas sayur matang yang sudah ditiriskan. Nikmati sebagai lalapan, sayur bening, atau tumisan dengan sedikit minyak.

2. Buah Segar yang Kaya Air

Satu porsi buah setara sekitar 50 kkal, misalnya 2 potong sedang semangka (180 gram) atau hanya 3 buah kurma (15 gram). Buah utuh termasuk pilihan buah untuk diet yang praktis dijadikan bekal. Batasi buah yang terlalu matang karena makin matang buah, makin tinggi kandungan gulanya.

3. Ikan, Udang, Ayam Tanpa Kulit, dan Putih Telur

Satu potong sedang ikan segar (40 gram), 5 ekor sedang udang, satu potong sedang daging ayam, atau dua setengah butir putih telur masing-masing menyumbang sekitar 50 kkal. Ayam dengan kulit pada berat yang sama masuk golongan tinggi lemak dengan sekitar 150 kkal, sehingga melepas kulitnya memangkas kalori cukup banyak. Sesuaikan jumlah lauk dengan kebutuhan protein harian Anda.

4. Tempe dan Tahu

Dua potong sedang tempe (50 gram) mengandung sekitar 80 kkal, setara dua potong sedang tahu (100 gram). Keduanya sumber protein nabati yang terjangkau, cocok dengan prinsip makan sehat dengan anggaran terbatas. Pilih versi kukus, pepes, atau tumis dengan sedikit minyak.

5. Umbi dan Biji-bijian Utuh

Menurut daftar penukar Kemenkes, ¾ gelas nasi (100 gram) setara 2 buah sedang kentang (210 gram) atau 1 biji sedang ubi jalar kuning (135 gram), sehingga umbi memberi porsi lebih besar untuk kalori yang sama. Jagung, beras merah, dan beras hitam tinggi serat, dan karbohidratnya lebih lambat diubah menjadi gula darah. Variasi ini cocok untuk menu diet tanpa nasi, selama makanan pokok tetap ada di piring.

6. Sup dan Sayur Berkuah Bening

Sayur bening, sop sayur, atau sup ikan kaya air sehingga mengisi perut dengan kalori rendah. Kajian Rolls mencatat bahwa sup, salad, atau buah dalam porsi besar sebagai hidangan pembuka bisa menambah rasa kenyang dan mengurangi total kalori yang dimakan.

Perbandingan Takaran dan Kalori Makanan Sehari-hari

Tabel berikut merangkum takaran dari daftar bahan makanan penukar Kemenkes. Berat makanan bisa sangat berbeda untuk kalori yang sama.

Bahan Makanan

Takaran

Berat

Energi

Bayam, kangkung, atau sawi

1 gelas matang, ditiriskan

100 g

25 kkal

Semangka

2 potong sedang

180 g

50 kkal

Kurma

3 buah

15 g

50 kkal

Ikan segar

1 potong sedang

40 g

50 kkal

Ayam dengan kulit

1 potong sedang

40 g

150 kkal

Tempe

2 potong sedang

50 g

80 kkal

Nasi putih

¾ gelas

100 g

175 kkal

Kentang

2 buah sedang

210 g

175 kkal

Kerupuk

3 biji sedang

30 g

175 kkal

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Tiga biji kerupuk sedang membawa kalori setara ¾ gelas nasi, padahal porsinya kecil dan cepat habis. Dua potong semangka memberi volume besar dengan kalori yang sama dengan 3 buah kurma.

Cara Memasak agar Kalorinya Tetap Ringan

Cara memasak bisa mengubah bahan rendah kalori menjadi hidangan padat kalori. Menurut Pedoman Gizi Seimbang, 1 sendok teh minyak menyumbang sekitar 50 kkal, sama dengan sepertiga gelas santan peras. Lemak memang membuat kenyang lebih lama, tetapi kalorinya cepat bertambah.

Beberapa langkah berikut membantu:

  • Kukus, rebus, pepes, atau panggang. Cara ini hanya butuh sedikit minyak, sehingga kalori lauk dan sayur tetap dekat dengan bahan aslinya.

  • Takar minyak dengan sendok. Kemenkes menganjurkan lemak dan minyak tidak lebih dari 25 persen kebutuhan energi. Konsumsi lebih dari 67 gram atau 5 sendok makan per orang per hari meningkatkan risiko hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung.

  • Kurangi gula. Satu sendok makan gula menyumbang sekitar 50 kkal, baik di masakan maupun minuman.

Lemak tetap dibutuhkan karena fungsi lemak dalam tubuh mencakup membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K. Yang perlu dijaga adalah takarannya.

Menyusun Isi Piring agar Kenyang Lebih Lama

Panduan Isi Piringku dari Kemenkes menganjurkan setengah piring berisi sayur dan buah, dan setengah lainnya makanan pokok serta lauk pauk. Pedoman Gizi Seimbang menganjurkan 400 sampai 600 gram sayur dan buah per hari bagi remaja dan orang dewasa, sekitar dua pertiganya sayur. Asupan yang cukup juga menurunkan risiko sembelit dan kegemukan.

Kebiasaan berikut membantu porsi ringan tetap terasa cukup:

  • Biasakan sarapan. Menurut Pedoman Gizi Seimbang, sarapan yang cukup membantu mencegah kegemukan dan mencegah makan berlebihan saat kudapan atau makan siang.

  • Minum air putih sebelum makan. Artikel Kemenkes tentang diet rendah kalori menganjurkan minum air putih setidaknya 30 menit sebelum makan.

  • Makan tanpa terburu-buru. Kebiasaan mindful eating mengajak Anda menikmati setiap suapan dan memperhatikan kapan perut terasa cukup.

Minuman dan Camilan yang Sering Luput Dihitung

Kalori dari minuman jarang membuat kenyang. Pedoman Gizi Seimbang mencatat segelas jus buah bergula mengandung 150 sampai 300 kkal, sekitar separuhnya dari gula tambahan. WHO menyarankan gula bebas di bawah 10 persen energi harian atau setara 50 gram.

Air putih, teh tawar, atau air dengan irisan jeruk nipis dan daun mint bisa menjadi pengganti, sejalan dengan anjuran membatasi konsumsi gula dan garam berlebih. Untuk camilan, pilih buah potong, ketimun, atau tahu kukus. Ide camilan sehat lain tetap bisa dinikmati dengan porsi terukur.

Siapa yang Perlu Berkonsultasi Sebelum Memangkas Kalori?

Memperbanyak sayur umumnya aman bagi orang dewasa sehat, sedangkan pemangkasan kalori yang besar perlu pertimbangan lebih. Kemenkes menyebut low calorie diet berkisar 1.000 sampai 1.500 kkal per hari dan very low calorie diet tidak lebih dari 800 kkal per hari, dengan pendampingan profesional seperti ahli gizi. Harvard Health menyarankan asupan tidak di bawah 1.200 kkal per hari pada perempuan atau 1.500 kkal pada laki-laki, kecuali dalam pengawasan tenaga kesehatan.

Kelompok berikut sebaiknya berbicara dengan dokter lebih dulu:

  • Penyandang diabetes yang memakai obat penurun gula darah. Insulin, sulfonilurea, dan meglitinid bisa menurunkan kadar gula darah. Melewatkan makan atau kurang asupan karbohidrat bisa memicu hipoglikemia atau gula darah rendah.

  • Ibu hamil dan menyusui. Ibu hamil membutuhkan zat gizi lebih banyak untuk dirinya dan janin, sedangkan ibu menyusui perlu menambah jumlah serta jenis makanan untuk memproduksi ASI.

  • Anak dan remaja. Masa tumbuh kembang membutuhkan energi dan zat gizi yang cukup, sehingga pembatasan kalori sebaiknya mengikuti arahan dokter anak atau ahli gizi.

  • Orang dengan penyakit kronis atau riwayat gangguan makan. Rencana diet sebaiknya disusun bersama dokter agar tetap aman.

Kapan Perlu Bicara dengan Dokter atau Ahli Gizi?

Periksakan diri ke dokter bila mengalami kondisi berikut:

  • Gemetar, lapar berlebihan, pusing, atau jantung berdebar setelah porsi makan dikurangi. Keluhan ini bisa menjadi tanda gula darah rendah, terutama pada pengguna obat diabetes, dan biasanya muncul cepat.

  • Berat badan tidak berubah meski pola makan sudah diatur. Dokter bisa membantu mencari penyebab di balik berat badan yang sulit turun atau berat badan naik turun drastis.

  • Anda berencana menjalani diet sangat rendah kalori. Asupan 800 kkal per hari atau kurang perlu pendampingan tenaga kesehatan sejak awal.

Sebelum memulai program penurunan berat badan, medical check up membantu dokter melihat kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh dan menentukan target yang realistis.

Nikmati Rasa Kenyang dari Menu yang Lebih Ringan

Makanan rendah kalori yang mengenyangkan umumnya kaya air, serat, atau protein, dan dimasak dengan sedikit minyak. Pilihannya sudah ada di dapur sehari-hari, dari sayur bening hingga tempe kukus.

Mulailah dengan satu perubahan kecil, misalnya mengganti gorengan sore dengan buah potong. Bila Anda ingin berdiskusi tentang pemeriksaan kesehatan sebelum memulai program diet, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.

  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Isi Piringku, Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian.

  3. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI. Mengenal Diet Rendah Kalori.

  4. Rolls BJ, Nutrition Bulletin. Dietary Energy Density, Applying Behavioural Science to Weight Management.

  5. World Health Organization. Healthy Diet.

  6. Cleveland Clinic. Looking To Stay Fuller, Longer? Try These Healthy, Filling Foods.

  7. Harvard Health Publishing. Calorie Counting Made Easy.

  8. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Low Blood Glucose (Hypoglycemia).

Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing

Frequently Asked Question

Apa saja makanan rendah kalori yang membuat kenyang lebih lama?

Pilihan yang mengenyangkan antara lain sayuran seperti bayam, kangkung, dan ketimun; buah kaya air seperti semangka; serta sumber protein seperti ikan, udang, ayam tanpa kulit, tahu, dan tempe. Kandungan air, serat, dan protein membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Sup bening juga bisa menjadi pilihan karena mengandung banyak air dengan kalori relatif rendah.

Berapa kalori satu porsi sayur dan buah?

Menurut daftar bahan makanan penukar Kementerian Kesehatan yang dirujuk artikel, 100 gram bayam, kangkung, atau sawi matang mengandung sekitar 25 kkal. Satu porsi buah sekitar 50 kkal, misalnya dua potong sedang semangka seberat 180 gram atau tiga buah kurma seberat 15 gram. Nilai kalori dapat berubah sesuai jenis bahan dan cara pengolahan.

Apakah makanan rendah kalori boleh digoreng?

Boleh sesekali, tetapi minyak menambah kalori pada makanan. Dalam artikel, satu sendok teh minyak diperkirakan menyumbang sekitar 50 kkal. Agar asupan kalori lebih terkendali, pilih cara memasak seperti mengukus, merebus, membuat pepes, atau memanggang, dan ukur minyak saat memasak.

Apakah aman makan kurang dari 1.200 kalori sehari?

Harvard Health menyarankan asupan tidak kurang dari 1.200 kkal per hari bagi perempuan dan 1.500 kkal bagi laki-laki, kecuali dengan pengawasan tenaga kesehatan. Diet sangat rendah kalori, yaitu sekitar 800 kkal per hari atau kurang, perlu pendampingan profesional karena berisiko menyebabkan kekurangan zat gizi dan masalah kesehatan lainnya.

Siapa yang sebaiknya berkonsultasi sebelum menjalani diet rendah kalori?

Orang dengan diabetes yang menggunakan obat penurun gula darah, ibu hamil dan menyusui, anak dan remaja, serta orang dengan penyakit kronis atau riwayat gangguan makan sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu. Dokter atau ahli gizi dapat membantu menyesuaikan asupan energi dan zat gizi dengan kebutuhan masing-masing.