Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Teh Hijau untuk Diet: Manfaat dan Aturan Konsumsinya
Kembali ke Artikel & Berita

Teh Hijau untuk Diet: Manfaat, Cara Minum, dan Efektivitas

SBATips Kesehatan

Menjaga berat badan ideal di tengah rutinitas padat dan godaan makanan tinggi kalori terasa sangat menantang. Banyak orang yang kemudian mencari cara alami mempertahankan untuk mempertahankan bobot tubuh mereka, salah satunya dengan mengonsumsi teh hijau untuk diet.

Sebenarnya, teh hijau bukan varietas minuman yang baru dikenal, bahkan sudah lama sangat populer. Aromanya yang harum dan cita rasa segar alaminya membuat jenis teh ini memiliki begitu banyak penggemar. Namun, hal itu tidak serta merta membuktikan khasiatnya untuk menurunkan berat badan.

Apakah Teh Hijau Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Berdasarkan studi Healthline, teh hijau memang dapat membantu mendukung proses penurunan berat badan, tetapi hasilnya tidak instan. Selain itu, teh hijau juga tidak bisa berdiri sendiri atau berperan tunggal untuk kebutuhan tersebut. Sebab, berat badan bergantung pada banyak elemen.

Anda harus memastikan keseimbangan antara asupan nutrisi, kadar kalori dalam tubuh, dan aktivitas fisik yang teratur. Teh hijau sendiri berperan sebagai suplemen pendukung yang membantu mengoptimalkan proses pembakaran energi di dalam tubuh.

Kandungan Teh Hijau yang Mendukung Program Diet

Adapun peran teh hijau untuk diet tidak terlepas dari kandungan di dalamnya. Sebab, melalui pemanasan minimal tanpa fermentasi, kandungan nutrisi dan senyawa biologis aktif di dalamnya tetap terjaga utuh dan membantu proses pembakaran tersebut.

Berikut adalah beberapa kandungan utama teh istimewa ini yang berperan penting dalam mendukung kelancaran program diet.

  • Senyawa EGCG (Epigallocatechin gallate) merupakan jenis antioksidan alami. Zat inilah yang memicu mekanisme pembentukan panas tubuh untuk membakar kalori.

  • Kafein dengan kadar sedang membantu proses pemecahan asam lemak menjadi sumber energi dengan lebih mudah.

  • Asam amino L-theanine memberi efek menenangkan pikiran dan meredakan rasa cemas yang kerap memicu kebiasaan makan berlebih saat stres (emotional eating).

Apa Saja Manfaat Teh Hijau untuk Diet?

Di kalangan masyarakat awam, terlanjur berkembang klaim berlebihan tentang khasiat teh hijau. Contohnya, “menghancurkan lemak perut secara instan” dan “melunturkan lemak seketika”. Padahal, secara medis, tidak ada satu bahan pun yang dapat membakar lemak hanya di bagian tubuh tertentu.

Lemak tubuh hanya bisa mengalami penurunan secara menyeluruh alias di semua bagian tubuh saat terjadi defisit energi. Namun, jika Anda mengombinasikan teh hijau dengan menerapkan cara diet yang benar, ada beberapa manfaat nyata yang bisa Anda rasakan, yaitu:

  • Meningkatkan laju metabolisme secara berkala melalui kombinasi EGCG dan kafein;

  • Membantu mengendalikan rasa lapar karena teh bisa memberi sensasi kenyang lebih lama. Keinginan untuk makan camilan yang rentan mengakibatkan penumpukan lemak jahat dan obesitas pun berkurang drastis;

  • Menjaga kesehatan pencernaan karena keseimbangan populasi bakteri baik di usus terjaga dengan baik, sehingga bisa melancarkan sistem metabolisme. Pencernaan yang baik merupakan senjata utama mempertahankan berat badan ideal; dan

  • Teh hijau untuk diet juga menjadi salah satu minuman penurun kolesterol terbaik. Ketika kolesterol stabil, risiko penumpukan lemak jahat yang dapat mengacaukan sistem metabolisme dan memicu obesitas jadi lebih kecil.

Cara Tepat Mengonsumsi Teh Hijau untuk Diet

Supaya Anda bisa memperoleh manfaat dari teh hijau, Anda wajib memastikan kandungan gizi dan antioksidan di dalamnya tidak rusak. Caranya dengan memerhatikan langkah-langkah penyeduhan yang tepat berikut ini.

  1. Gunakan air dengan suhu yang tepat, yaitu sekitar 70–80oC. Jangan menyeduh dengan air bersuhu 100oC karena bisa merusak kandungan di dalamnya dan teh jadi pahit.

  2. Jangan menyeduh daun atau kantong teh lebih dari 3 menit agar kandungan antioksidannya tidak menguap. 

  3. Jangan menambahkan gula, apalagi pemanis buatan seperti sirup atau susu tinggi lemak karena justru memicu penumpukan kolesterol yang mengganggu sistem metabolisme.

Setelah menyeduh teh hijau untuk diet sesuai tata cara di atas, Anda bisa mengonsumsinya sekitar 2–3 cangkir per hari. 

Kapan Waktu Minum Teh Hijau untuk Diet?

Saran konsumsi teh hijau sebanyak 2–3 cangkir sebaiknya dilakukan di waktu yang tepat. Sebab, pemilihan waktu konsumsi berkaitan erat dengan efektivitas penyerapan nutrisi harian tubuh. Adapun dalam laman Harvard School, waktu yang disarankan untuk meminum jenis teh satu ini adalah sebagai berikut.

  • Di antara jadwal makan utama, misalnya 1–2 jam setelah sarapan, makan siang, dan makan malam. Jangan langsung meminum teh bersamaan dengan makan berat karena kandungan senyawa pengikat nutrisi dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dan kalsium dari makanan.

  • 20–30 menit sebelum berolahraga juga menjadi waktu yang tepat untuk mengonsumsi teh hijau untuk diet.  Namun, teh hijau sebenarnya sudah cukup membantu bagi Anda yang ingin diet tanpa olahraga tapi tetap sehat.

  • Sore hari menjelang petang, sebagai pengganti camilan untuk menjaga perut tetap nyaman hingga waktu makan malam tiba.

Sementara waktu terlarang untuk meminum teh hijau adalah menjelang jam tidur. Sebab, kandungan kafein di dalamnya bisa membuat Anda kesulitan tidur dan mengacaukan sistem metabolisme yang mana bekerja saat tubuh beristirahat. Inilah salah satu penyebab obesitas yang tidak banyak disadari.

Siapa yang Perlu Berhati-hati Minum Teh Hijau?

Meskipun teh hijau merupakan bahan alami yang aman bagi mayoritas orang, tetapi bagi beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu wajib dibatasi. Berikut adalah kelompok individu yang sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi teh hijau.

  • Penderita gastritis (GERD) karena kandungan kafein dapat merangsang peningkatan asam lambung dalam tubuh. Apalagi jika mengonsumsinya dalam kondisi perut kosong.

  • Penderita kekurangan sel darah merah (anemia) karena senyawa antioksidannya berpotensi mengikat zat besi. Padahal, zat itu paling dibutuhkan untuk menaikkan jumlah sel darah merah.

  • Ibu hamil dan menyusui karena asupan kafein berlebih dapat mengganggu kesehatan janin dan kualitas tidur bayi.

  • Penderita kecemasan berlebih (anxiety disorder) atau insomnia, sebab kafein dapat memicu peningkatan detak jantung dan rasa gelisah.

  • Individu dalam masa penanganan medis dengan obat-obatan tertentu seperti penurun tekanan darah, pengencer darah, dan beberapa suplemen medis. Teh hijau dapat mengacaukan kinerja obat-obatan tersebut dan memperburuk kondisi individu terkait. 

Kenali Respon Tubuh terhadap Nutrisi

Setiap individu tidak hanya memiliki karakteristik unik, tapi juga pola metabolisme, tingkat sensitivitas terhadap kafein, dan toleransi nutrisi yang berbeda-beda. Sebab itu pula, efektivitas konsumsi teh hijau untuk diet sangat bervariasi pada setiap orang.

Jadi, sebelum mempraktikkan satu program diet, apalagi menggunakan bahan tertentu, pahami dulu kondisi tubuh Anda. Salah satu cara yang paling akurat adalah melalui DNAset Lifestyle dari Bumame. Tes ini hanya memerlukan sampel air liur dengan metode usap (swab).

Meskipun tampak sederhana, tapi melalui sampel tersebut dapat mendeteksi lebih dari 200 genetik dalam tubuh yang memengaruhi gaya hidup Anda. Pada laporan pemeriksaan yang keluar 3–5 minggu kemudian, Anda akan mendapatkan informasi lengkap terkait:

  • Rekomendasi aktivitas olahraga yang tepat untuk memaksimalkan upaya diet Anda;

  • Reaksi metabolisme terhadap masing-masing nutrisi yang masuk dalam tubuh. Informasi ini penting untuk mengetahui efektivitas bahan yang Anda pilih untuk program diet; serta

  • Mengidentifikasi risiko alergi, peradangan, dan infeksi dalam tubuh yang juga berpengaruh langsung pada penampilan fisik Anda.

Langkah Bijak Menuju Berat Badan Ideal

Mengonsumsi teh hijau untuk diet merupakan salah satu langkah pendukung yang paling aman untuk menjaga berat badan ideal. Kandungan EGCG dan kafein di dalamnya terbukti membantu menjaga kelancaran metabolisme serta mendukung kontrol asupan kalori jika waktu konsumsi dan porsinya tepat.

Namun, tetap wajib diingat bahwa teh hijau bukan solusi instan dan tunggal untuk menurunkan berat badan. Jangan mudah tergiur dengan produk teh hijau yang dilengkapi klaim “turun berat badan instan”. 

Bila ada produk sehebat itu, maka perlu pengujian Tes NAPZA 6 Parameter untuk memastikan keamanannya. Sebab, salah satu efek narkoba adalah penurunan berat badan drastis dalam waktu singkat.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi:

  1. Healthline. (2025). How Green Tea Can Help You Lose Weight.

  2. WebMD. (2025). Are There Health Benefits to Drinking Green Tea?

  3. SOM Medical Practice. (2025). Does Green Tea Help With Weight Loss?

  4. Medical News Today. (2025). Does green tea help weight loss?

  5. Science Daily. (2025). Scientists reveal green tea’s fat-burning secret.

  6. Harvard Chan School. (2024). Drinking green tea is a healthy habit.

  7. Siloam Hospitals. (2024). 9 Manfaat Teh Hijau, Minuman Sehat yang Baik Dikonsumsi.

Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna

Frequently Asked Question

Apakah teh hijau bisa membantu menurunkan berat badan?
Teh hijau dapat membantu mendukung penurunan berat badan melalui kandungan EGCG dan kafein yang berperan dalam metabolisme energi. Namun, hasilnya tidak instan dan perlu didukung pola makan seimbang serta aktivitas fisik teratur.
Berapa cangkir teh hijau yang dianjurkan untuk diet setiap hari?
Artikel menyarankan konsumsi teh hijau sekitar 2–3 cangkir per hari. Jumlah tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan anjuran medis.
Kapan waktu terbaik minum teh hijau untuk diet?
Teh hijau dapat diminum 1–2 jam setelah makan utama, 20–30 menit sebelum olahraga, atau pada sore hari. Hindari meminumnya menjelang tidur karena kandungan kafein dapat mengganggu kualitas tidur.
Bagaimana cara menyeduh teh hijau untuk diet dengan tepat?
Gunakan air bersuhu sekitar 70–80°C dan seduh daun atau kantong teh selama maksimal tiga menit. Hindari menambahkan gula atau pemanis agar asupan kalori tidak bertambah.
Siapa yang perlu berhati-hati mengonsumsi teh hijau?
Penderita GERD, anemia, gangguan kecemasan atau insomnia, ibu hamil dan menyusui, serta orang yang mengonsumsi obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum minum teh hijau secara rutin.